• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV METODE PENELITIAN

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

6.2. Saran

a. Bagi pihak sekolah agar mewaspadai masalah ini karena masalah ini sangat rawan. Pihak sekolah mungkin dapat membuat suatu program pendidikan baik berupa penyediaan suatu tempat pelayanan/konseling (UKS) ataupun penyuluhan di sekolah tersebut yang mencakup pendi dikan kesehatan reproduksi, pendidikan seks dan narkoba. Program tersebut diharapkan dapat melibatkan psikiatri, guru maupun petugas kesehatan di sekolah tersebut sehingga siswa -siswi di sekolah tersebut dapat mendapat informasi yang tepat dan dapat melaku kan konsultasi bila berhadapan dengan suatu masalah.

b. Bagi pihak orang tua agar orang tua juga dapat memberikan informasi seputar kesehatan reproduksi kepada anak -anaknya. Sehingga siswa -siswi tersebut dapat terpantau baik di dalam maupun di luar lingkunga n sekolah. c. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat lebih memperluas variabel -

variabel lainya, misalnya perilaku. Ataupun dapat juga menghubungkan perilaku seks bebas dengan pengaruh umur, jenis kelamin, lingkungan pergaulan, status ekonomi, keluarga , keagamaan, internet ataupun sumber informasi lainya.

DAFTAR PUSTAKA

Adiningsih, N.U., 2004. Fenomena Remaja : Seks, Aborsi, HIV/AIDS. http://www.suarapembaharuan.com , diakses 9 Maret 2012.

Ali dan Asrori. 2004. Psikologi Perkembangan Remaja. Jakarta: PT Bumi Aksara.z

Amirudin, dkk. 1997. Kecenderungan Perilaku Seks Bebas Remaja Perkotaan. Semarang. http://infokes/seksbebas.go.id

Apulina, E. 2008. Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Seks Remaja di Kelurahan Padang Bulan. Skripsi. Medan

Arma, A.J.A., 2007. Pengaruh Perubahan Sosial Terhadap Perilaku Seks Remaja Masyarakat : The Journal of Public Health. 11 (2) : 189- 197.

Atkinson R.L,dkk, 2002.Pengantar Psikologi.Jilid 1. Erlangga. Jakarta.

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, 200 5. Pendidikan Seks dan Kespro Sebaiknya Masuk Kurikulum . Diperoleh dari : http://www.bkkbn- go.id/Webs/DetailRubrik.aspx?MyID=2128.

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, 2008. Survey Terakhir, 63 Persen Remaja di Indonesia Usia Sekolah SMP dan SMA Sudah Melakukan Hubungan Seksual di Luar Nikah. Diperoleh dari : http://www.bkkbn-63- persen-remaja-

Departemen Kesehatan RI. 2003. Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Kesehatan Reproduksi Untuk Petugas Kesehatan di Tingkat Pelayanan Dasar. Jakarta: Departemen Kesehatan.

Departemen Kesehatan RI. 200 8. Berantas HIV Berdayakan Keluarga . Jakarta: Departemen Kesehatan.

Dinkes Kota Medan. 2006. Profil Kesehatan Kota Medan 2005. Dinas Kesehatan Kota Medan. Medan

Djuanda, A, dkk., 2007. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Edisi ke-5 cetakan ke- 1. Jakarta : FKUI

Glasier dan Gebbie. 2005. Keluarga Berencana dan Kese hatan Reproduksi.EGC. Jakarta.

Gunarsa, Singgih, 1991. Psikologi Praktis ; Anak, Remaja dan Keluarga. Cet.4. PT BPK Gunung Mulya : Jakarta.

Hadi, et al., 2008.Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja Jakarta Tentang Seks Aman dan Faktor yang berhubungan. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional.

Hurlock B.E, 2007. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan.Penerbit Erlangga. Jakarta.

Ikhwan, K. 2008. Hasil Penelitian Ratusan Pelajar Medan Terjuni Bisnis Se ks.

http://www.detiknews.com/index.php/195944/idnews/86943/idkanal/10. Iriany. 2006. Dampak dan Penanggulangan Penyimpangan Perilaku Seksual

Remaja.http://situs.kesrepro.info/krr/2002/referensi4.html.

Kartono, Kartini. 2007. Patologi Sosial. Jilid I. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Killbourne, et al., 2000. Kesehatan Reproduksi Remaja Membangun Perubaha n yang Bermakna. http://www.Path.org/Files/Indonesia. diakses pada 10 juni 2012.

Lim Su Min. 2007. 101 Questions about Sex. Surabaya: PT. Java Pustaka Media Utama.

Notoatmodjo S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan,Rineka Cipta. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S., 2007. Domain Perilaku. Dalam : Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : PT. Rineka Cipta, 139 -146.

Pardede, N., 2002. Masa remaja. Dalam : Narendra, M.B., Sula ryo, T.S., Soetjiningsih, Suyitno, H., Ranug, IG.N.G., ed. Tumbuh Kembang Anak dan Remaja.Jakarta : Sagung Seto, 138 -170.

Pratiwi. (2004). Pendidikan Seks Untuk Remaja. Edisi revisi. Jakarta : Raja grafindo Persada.

Prihyugiaato, T.Y., 2008. Faktor -faktor yang Mempengaruhi Sikap Terhadap Perilaku Seks Pranikah pada Remaja di Indonesia. Dalam : Jurnal Ilmiah Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi II (2). Diperoleh dari :

www.bkkbn.go.id/Webs/DetailJurnalLitbang.php (diakses pada 29 Juni 2012).

Saparie. 2005. Kessehatan Reproduksi Remaja Berbasis Sekolah???. Dalam : http:/situs.kesrepro.info/krr/nov/200/krr03.htm. diakses pada 29 Juni 2012). Sherris, J. 2000. Out look.Washington : Path

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta

Soetjiningsih. 2004. Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta : Sagung Seto.

Wilopo. S.A. 2004. Perlu layanan Konseling Seks Bagi Remaja. Dalam :

http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=93686 (diakses pada 11 april 2012).

SYARAT MENGAJUKAN ETHICAL CLEARANCE:

1. Proposal Penelitian (dijilid)

2. Mengisi Formulir Isian oleh Peneliti (ditanda tangani

ka.dep. & stempel)

3. Lembar Penjelasan Kepada Calon Subjek penelitian

(dengan bahasa AWAM)

4. Lembar Persetujuan Subjek (Informed Consent)

5. Curriculum Vitae

6. Surat Pengantar dari Departemen

7. Rician Biaya Penelitian

8. Tanda tangan pengesahan di proposal penelitian

HEALTH RESEARCH ETHICAL COMMITTEE

Of North Sumatera

c/o MEDICAL SCHOOL, UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Jl. Dr. mansyur No. 5 Medan, 20155 INDONESIA TEL: +62-61-8211045; 8210555 Fax: +62 -61-8216264 Email:

[email protected]

FORMULIR ISIAN OLEH PENELITI Nama Lengkap Anda:

1 SADDAM AKBAR

Alamat (harap ditulis dengan lengkap): 2 Jl. Sei Belutu No. 103

Telp/Fax/Hp/E-mail/lain-lain: 3 087868842408

Alamat lain yang dapat dihubungi:

4 -

Telp/Fax/Hp/E-mail/lain-lain: 5 061-8217588

Nama Institusi Anda (tulis beserta alamatnya):

6 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(JL. DR. MANSYUR No. 5 MEDAN) Judul Penelitian:

7 GAMBARAN PERILAKU TENTANG SEKS BEBAS PADA PELAJAR

SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 MEDAN PADA TAHUN 2012

DAFTAR PERTANYAAN:

1. Subjek yang digunakan pada penelitian Anda: Penderita Non Penderita Hewan

2. Jumlah subjek yang digunakan dalam penelitian Anda: 60 (orang/ekor/lain - lain)*

4. Waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan penelitian ini (perkiraan) untuk setiap subjek: (detik/menit/jam/hari/bulan/tahun)*

5. Rangkaian usulan penelitian mencakup objektif penelitian, manfaat/relevansi dari hasil penelitian disertai alas an/motivasi dilakukannya penelitian dan resiko yang mungkin timbul disertai cara penyelesaian masalahnya (ditulis dengan bahasa yang dapat dimengerti secara umum).

Manfaat:

- Sebagai masukan bagi pihak sekolah agar dapat mengenalkan pendidikan kesehatan reproduksi pada siswa dan s iswinya.

- Sebagai masukan bagi pihak -pihak yang membutuhkan baik dari kalangan akademis dan peneliti.

- Sebagai masukan bagi pelaksana pelayanan kesehatan sekolah agar dapat memberikan dan mengenalkan pendidikan seks remaja kepada anak didik. Tujuan:

Tujuan Umum :

- Untuk mengetahui gambaran perilaku siswa tentang hubungan seks bebas Tujuan Khusus :

- Untuk mengetahui gambaran tentang hubungan seks bebas.

- Untuk mengetahui gambaran sikap siswa tentang hubungan seks bebas - Untuk mengetahui gambaran tindakan siswa ten tang hubungan seks bebas

6. Apakah masalah etik menurut Anda dapat terjadi pada penelitian Anda ini. - Tidak ada

_______________________________________________________________ _______________________________________________________________ ______________________________________________________________

7. Jika subjeknya manusia, apakah percobaan terhadap hewan sudah per nah dilakukan? Jika tidak, sebutkan alasan mengapa langsung dilakukan terhadap manusia (berikan argumentasi Anda secara jelas dan mudah dimengerti). - Tidak pernah

Karena penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran perilaku seks bebas pada pelajar

8. Prosedur pelaksanaan penelitian atau percobaan (frekwensi, interval dan jumlah total segala tindakan invasive yang dilakukan, dosis dan cara penggunaan obat, isotop, radiasi atau tindakan lainnya) sebutkan!

- Tidak ada

9. Bahaya potensial yang lang sung atau tidak langsung, segera atau tidak langsung, segera atau kemudian dan cara yang digunakan untuk pencegahannya (disebutkan jenis bahayanya).

- Tidak ada

10. Pengalaman terdahulu sebelum atau sesudah penelitian dari tindakan yang akan dilakukan (baik sendiri ataupun perorangan).

- Tidak ada

11. Jika penelitian dilaksanakan pada orang sakit, sebutkan apa kegunaan bagi si sakit, dan bagaimana pula kompensasi yang diberikan jika terjadi kerugian pada jiwanya.

- Penelitian ini tidak dilakukan pad a orang sakit

12. Bagaimana cara memilih penderita dan sukarelawan yang sehat? - Secara acak/ ad random

13. Apa hak dan kewajiban yang bisa Anda berikan sebagai jaminan dan imbalan bagi subjek/objek tersebut? Jika terdapat ganti rugi, sebutkan pula be rapa jumlah yang diberikan!

- Kewajiban merahasiakan identitas objek

14. Sejauh mana hubungan antara subjek manusia yang diteliti dengan penelitian (checklist yang benar):

b. Hubungan guru-murid

c. Hubungan majikan-anak buah d. Mitra

e. Keluarga f. Lain-lain

15. Jelaskan cara pencatatan selama penelitian, termasuk efek samping dan komplikasinya bila ada!

Menggunakan kuesioner penelitian, kemudian melakukan metode wawancara kepada responden. Setelah melakukan wawancara kemudian menandai atau mencontreng pada pilihan jawaban yang tertera di kuesioner sesuai dengan jawaban responden.

16. Jelaskan cara memberitahu dan mengajak subjek (lampirkan contoh surat persetujuan penderita)! Bila memberitahukan dan kesediaannya secara lisan, tulisan atau karena sesuatu ha l penderita tidak dapat dimintakan pernyataan ataupun persetujuannya, beri pula alasan untuk itu.

- Dengan menggunakan inform consent

17. Apakah subjek diasuransikan? (pilih salah satu) a. Ya

b. Tidak

Medan,

Mengetahui: Menyatakan:

Dosen Pembimbing KTI Peneliti Utama

(DR. dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked (OG),Sp.OG(K)) (Saddam Akbar)

INFORMED CONSENT

Saya adalah mahasiswa program S1 Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara yang melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui Gambaran Perilaku Tentang Seks Bebas Pada Pelajar SMA Kemala Bhayangkari 1 Pada tahun 2012

Setiap data yang ada pada kuesioner ini tidak akan disebarluaskan. Data - data tersebut hanya akan digunakan untuk kepentingan penelitian dan segala kerahasiaan menjadi tanggungjawab peneliti. Sehingga saya mengharapkan jawaban yang saudara berikan sesuai dengan pendapat saudara dan jujur tanpa dipengaruhi oleh orang lain.

Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama :

Alamat :

Menyatakan bahwa saya bersedia menjadi responden dalam penelitian

yang berjudul “Gambaran Perilaku Tentang Seks Bebas Pada Pelajar SMA Kemala Bhayangkari 1 Pada tahun 2012”.

Demikian surat pernyataan persetujuan ini saya sampaikan dengan sadar tanpa ada paksaan dari siapapun

Responden Peneliti

KUESIONER

GAMBARAN PERILAKU TENTANG SEX BEBAS PADA PELAJAR SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 MEDAN PADA

TAHUN 2012 No. Responden :

Umur :

Jenis Kelamin :

Kelas :

I. Pengetahuan remaja tentang hubungan seksual 1. Yang dimaksud dengan hubungan seksual ialah...

a. Pengetahuan mengenai berhubungan kelamin antara laki -laki dan perempuan

b. Kekuatan/dorongan hidup yang ada d iantara laki-laki dan perempuan yang memungkinkan terjadinya keturunan/kelangsungan hidup manusia

c. Persenyawaan, persetubuhan & aktivitas merangsang dari sentuhan kulit secara keseluruhan, sampai mempertemukan alat kemaluan laki -laki kedalam organ vital wanita

2. Yang dimaksud dengan hubungan seksual pranikah adalah….

a. Tindakan yang dilakukan seseorang untuk memuaskan nafsunya baik dengan lawan jenis maupun sesama jenisnya

b. Tindakan yang melibatkan sentuhan secara fisik anggota badan antara pri a dan wanita yang telah mencapai pada tahap hubungan intim tanpa ikatan perkawinan

c. Masuknya penis ke dalam vagina dengan dasar suka sama suka

3. Hubungan kelamin sebelum menikah dapat berakibat…..

a. Menyebabkan ketidaksuburan / kemandulan b. Menyebabkan penyakit kandungan

4. Kehamilan dapat terjadi karena…..

a. Bertemunya antara sperma dan ovum

b. Bercumbu/bermesraan antara laki -laki dan perempuan c. Hubungan kelamin antara laki -laki dan perempuan

5. Yang dimaksud dengan Penyakit Menular Seksual adalah….

a. Penyakit yang diderita akibat ganti -ganti pasangan

b. Penyakit yang diderita orang -orang yang mempunyai perilaku seks menyimpang

c. Sekelompok penyakit yang ditularkan/menular m elalui hubungan seksual

6. Pada usia berapa melakukan hubungan sexual yang meningkatkan resiko

terkena kanker rahim…

a. <17 tahun b. 17-20 tahun c. >20 tahun

7. Dampak psikologis yang dapat ditimbulkan akibat hubungan seksual pranikah adalah....

a. Pendiam, kaku, lebih suka menyendiri dan tidak mau berteman dengan orang lain

b. Putus sekolah c. Aborsi

8. Gangguan yang sering timbul pada seorang pria akibat melakukan hubungan

seksual pranikah adalah….

a. Kemandulan

b. Akan terserang penyakit k elamin c. mpotensi dan ejakulasi dini

Sikap tentang Seks Pranikah Keterangan: S = setuju

TS = tidak setuju

Pertanyaan S TS

Perilaku seksual pranikah adalah hal yang tidak wajar untuk remaja yang bersekolah seperti kamu

Berhubungan kelamin dengan lawan jenis tanpa ikatan perkawinan adalah hal yang sah-sah saja asalkan dengan dasar rasa saling suka sama suka:

Sebaiknya memakai alat kontrasepsi ketika melakukan hubungan seksual pranikah

Berpegangan tangan merupakan hal yang wajar bagi saat berpacaran Berciuman adalah hal yang wajar dalam berpacaran

Kurangnya informasi yang tepat tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas dapat menimbulkan kejadian hubungan seksual pranikah Remaja dipandang belum pantas mendapatkan pengetahuan tentang seksual

Menikah akibat kehamilan yang tidak diinginkan akan mengakibatkan kualitas hidup dan keluarga menurun

Bergonta-ganti pasangan merupakan hal yang wajar saat berpacaran Melakukan hubungan sexual di laur nikah didasari cinta sama cinta merupakan hal yang wajar

Film porno bukan salah satu pemicu untuk melakukan hubungan seksual pranikah

Menikah dini merupakan hal yang wajar

Kurangnya informasi yang tepat tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas dapat menimbulkan kejadian hubungan seksual pranikah

Tingkat Kelas

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid Kelas X 19 27.1 27.1 27.1 Kelas XI 27 38.6 38.6 65.7 Kelas XII 24 34.3 34.3 100.0 Total 70 100.0 100.0 Jenis Kelamin Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid laki-laki 42 60.0 60.0 60.0 perempuan 28 40.0 40.0 100.0 Total 70 100.0 100.0 Usia

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid 14 tahun 11 15.7 15.7 15.7 15 tahun 19 27.1 27.1 42.9 16 tahun 23 32.9 32.9 75.7 17 tahun 17 24.3 24.3 100.0 Total 70 100.0 100.0 Pengetahuan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid cukup 38 54.3 54.3 54.3

baik 32 45.7 45.7 100.0

Pty 1

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 66 94.3 94.3 94.3 salah 4 5.7 5.7 5.7 Total 70 100.0 100.0 Pty 2

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 64 91.4 91.4 91.4 salah 6 8.6 8.6 8.6 Total 70 100.0 100.0 Pty 3

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 61 87.1 87.1 87.1 salah 9 12.9 12.9 12.0 Total 70 100.0 100.0 Pty 4

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid benar 57 81.4 81.4 81.4

salah 13 18.6 18.6 18.6

Pty 5

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 49 70.0 70.0 70.0 salah 21 30.0 30.0 30.0 Total 70 100.0 100.0 Pty 6

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 49 70.0 70.0 70.0 salah 21 30.0 30.0 30.0 Total 70 100.0 100.0 Pty 7

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 46 65.7 65.7 65.7 salah 24 34.3 34.3 34.4 Total 70 100.0 100.0 Pty 8

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 55 78.6 78.6 78.6 salah 15 21.4 21.4 21.4 Total 70 100.0 100.0 Sikap

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid cukup 37 52.9 52.9 52.9 baik 33 47.1 47.1 100.0 Total 70 100.0 100.0 Skp 1

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 52 74.3 74.3 74.3 salah 18 25.7 25.7 25.7 Total 70 100.0 100.0 Skp 2

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 48 68.6 68.6 68.6 salah 22 31.4 31.4 31.4 Total 70 100.0 100.0 Skp 3

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 51 72.9 72.9 72.9 salah 19 27.1 27.1 27.1 Total 70 100.0 100.0 Skp 4

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid benar 50 71.4 71.4 71.4

salah 20 28.6 28.6 28.6

Total 70 100.0 100.0

Skp 5

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 46 65.7 65.7 65.7 salah 24 25.7 25.7 25.7 Total 70 100.0 100.0 Skp 6

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 51 72.9 72.9 72.9 salah 19 27.1 27.1 27.1 Total 70 100.0 100.0 Skp 7

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 55 78.6 78.6 78.6 salah 15 21.4 21.4 21.4 Total 70 100.0 100.0 Skp 8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid benar 54 77.1 77.1 77.1 salah 16 22.9 22.9 22.9 Total 70 100.0 100.0 Skp 9

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 48 68.6 68.6 68.6 salah 22 31.4 31.4 31.4 Total 70 100.0 100.0 Skp 10

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 53 75.7 75.7 75.7 salah 17 25.3 25.3 25.3 Total 70 100.0 100.0 Skp 11

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent Valid benar 44 62.9 62.9 62.9 salah 26 37.1 37.1 37.1 Total 70 100.0 100.0 Skp 12

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

salah 17 25.3 25.3 25.3

Total 70 100.0 100.0

Jenis Kelamin * Hasil Pengetahuan Crosstabulation Hasil Pengetahuan

Total

cukup baik

Jenis Kelamin laki-laki Count 25 17 42

% within Hasil Pengetahuan 65.7% 53.1% 60.0% perempuan Count 13 15 28 % within Hasil Pengetahuan 34.3% 46.9% 40.0% Total Count 38 32 70 % within Hasil Pengetahuan 100.0% 100.0% 100.0%

Tingkatan kelas * Hasil Pengetahuan Crosstabulation Hasil Pengetahuan Total cukup baik Tingkat Kelas X Count 10 9 19 % within Hasil Pengetahuan 26.3% 28.1% 27.1%

XI Count 16 11 27 % within Hasil Pengetahuan 42.1% 34.4% 38.6% XII Count 12 12 24 % within Hasil Pengetahuan 31.6% 37.5% 34.3% Total Count 38 32 70 % within Hasil Pengetahuan 100.0% 100.0% 100.0%

Usia * Hasil Pengetahuan Crosstabulation Hasil Pengetahuan Total cukup baik Usia 14 Count 6 5 11 % within Hasil Pengetahuan 15.8% 15.6% 15.8% 15 Count 12 7 19 % within Hasil Pengetahuan 31.6% 21.9% 27.1% 16 Count % within Hasil Pengetahuan 14 36.8% 9 28.1% 23 32.9% 17 Count % within Hasil Pengetahuan 6 15.8% 11 34.4% 17 24.2%

Total Count 38 32 70 % within Hasil

Pengetahuan

Dokumen terkait