• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PEMBAHASAN

B. Saran

bagaimana kondisi siswa di sekolah, Harus ada kerjasama yang baik antara sekolah dan keluarga dalam mendidik anak, orang tua harus bisa mengkondisikan diri dengan nilai-nilai yang diterima anak di sekolah.

B. Saran

Sehubungan dengan hasil penelitian yang diperoleh, agar

Implementasi Classroom Management dapat berjalan dengan baik dalam mewujudkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI, penulis memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Bagi guru PAI kelas VII, VIII dan IX hendaknya jangan pernah bosan untuk belajar dan belajar, lebih meningkatkan kualitas diri dalam menguasai materi, metode serta memahami karakter siswa, karena proses pembelajaran merupakan proses yang berkelanjutan, interaksi antara guru dan siswa harus dilaksanakan dengan baik dan hangat. Sehingga siswa merasa nyaman dalam proses pembelajaran.

2. Bagi pihak sekolah, hendaknya meningkatkan kualitas sarana-prasarana serta fasilitas yang memadai, sehingga siswa dapat mengeksplor potensi diri dengan mudah, tentunga dengan pendampingan dari guru.

3. Bagi orang tua siswa, sebaiknya meningkatkan komunikasi yang baik dengan anak, memberikan motivasi dan bimbingan secara emosional, agar dapat mendampingi pertumbuhan anak dalam belajar, sehingga anak memiliki rasa semangat dalam mengikuti pembelajaran.

4. Bagi peneliti lain, agar dapat meneliti Classroom Mnagement dengan menggali lebih dalam tentang segala aspek yang berhubungan dengan

Classroom Management agar mendapatkan hasil penelitian yang sempurna untuk kedepannya.

DAFTAR PUSTAKA

Afifuddin & Beni Ahmad Saebandi. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Ahmadi & Sofyan Amri. 2011. cet pertama. Paikem Gembrot. Jakarta: PT. Prestasi Puatakarya.

Darmawan, Deni. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Posdakarya.

Emzir. 2011. Metode Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Majid, Abdul. 2008. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT. Remaja Posdakarya. Moleong, Lexi J. 2008. Metodologi Penelitian Kwalitatif. Bandung:

Posdakarya.

Mulyadi. 2009. Classroom management Mewujudkan Suasana Kelas Yang Menyenangkan Bagi Siswa. Malang: Malang Pres.

Munthe, Bermawi. 2009. Desain Pembelajaran. Yogyakarta: PT. Pustaka Insan Madani.

Rohani, Ahmad. cet ke2. 2004. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Silberman, Melvin L. 2009. Aktiv Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Diterjemahkan oleh: Sarjuli dkk. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Suyadi. 2013. Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: PT. Remaja Posdakarya.

Wardani, Asih, 2013. Implementasi Classroom Management untuk Mewujudkan Suasana Kelas yang Menyenangkan bagi Siswa Kelas IA dan IB di MI Ma’arif Mangunsari Salatiga. Skripsi tidak diterbitkan. Salatiga: jurusan Tarbiyah STAIN Salatiga.

Yamin, Martinis & Maisah. 2009. Manajemen Pembelajaran Kelas (Strategi Meningkatkan Mutu Pembelajaran). Jakarta: Gaung Persada.

http://el-kawaqi.blogspot.com/2012/12/pengertian-implementasi-menurut-para ahli.html.

PEDOMAN WAWANCARA

IMPLEMENTASI CLASSROOM MANAGEMENT UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA KELAS AKTIF PADA PROSES PEMBELAJARAN PAI BAGI SISWA SMP ISLAM AL-AZHAR 18

SALATIGA TAHUN 2015 Wawancara untuk guru PAI

Responden :

Peran :

Data :

Hari/tanggal :

Daftar pertanyaan :

1. Apakah yang ibu/bapak guru ketahui tentang manajemen kelas? meliputi:

a. Pengertian manajemen kelas.

b. Fungsi dan tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan manajemen kelas.

2. Menurut ibu/bapak guru bagaimanakah suasana kelas yang aktif itu? a. Bagaimana strategi ibu/bapak guru agar tercipta suasana kelas yang

aktif saat proses pembelajaran PAI? Berkaitan dengan teknik atau metode mengajar?

b. Menurut ibu/bapak guru apa yang mempengaruhi aktif tidaknya suasana kelas saat proses pembelajaran PAI?

c. Tujuan apa yang ingin dicapai pada proses pembelajaran PAI?

d. Bagaimana upaya guru untuk meningkatkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI?

3. Bagaimanakah pelaksanaan manajemen kelas untuk mewujudkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa, apakah sudah berjalan dengan baik atau belum?

4. Bagaimanakah pelaksanaan manajemen kelas yang baik itu agar tercipta suasana ke;as yang aktif pada proses pembelajaran PAI?

5. Apa kesulitan/hambatan ibu/bapak guru dalam pelaksanaan manajemen kelas untuk mewujudkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa? Meliputi:

a. Masalah-masalah yang dihadapi, masalah individu dan kelompok. b. Kesulitan/hambatan dari faktor guru.

c. Kesulitan/hambatan dari faktor Siswa. d. Kesulitan/hambatan dari faktor Fasilitas. e. Kesulitan/hambatan dari faktor keluarga.

6. Bagaimana solusi atas masalah-masalah tersebut dalam pelaksanaan manajemen kelas? berkenaan dengan:

a. Prosedur manajemen kelas dimensi pencegahan (preventif). b. Prosedur manajemen kelas dimensi penyembuhan (kuratif).

7. Menurut ibu/bapak guru bagaimana cara meningkatkan manajemen kelas yang baik agar tercipta suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa?

PEDOMAN WAWANCARA

IMPLEMENTASI CLASSROOM MANAGEMENT UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA KELAS AKTIF PADA PROSES PEMBELAJARAN PAI BAGI SISWA SMP ISLAM AL-AZHAR 18

SALATIGA TAHUN 2015 Wawancara untuk siswa

Nama :

Kelas :

Hari/tanggal :

Waktu :

Daftar Pertanyaan :

1. Bagaimana suasana kelas saat proses pembelajaran PAI, apakah menarik atau membosankan?

2. Apa yang biasanya dilakukan guru sebelum memulai pembelajaran? 3. Apakah guru sering menggunakan metode pembelajaran aktif? 4. Metode apa yang sering digunakan guru saat mengajar PAI?

5. Apakah dengan metode yang digunakan guru siswa memahami materi pembelajaran?

REDUKSI WAWANCARA

IMPLEMENTASI CLASSROOM MANAGEMENT UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA KELAS YANG AKTIF PADA PROSES

PEMBELAJARAN PAI BAGI SISWA SMP ISLAM AL-AZHAR 18 SALATIGA TAHUN 2015

Responden 1 : Inayatul Wakidah,M. Pd

Peranan : Pengampu mapel PAI kelas VIII dan IX

Data : Wawancara

Hari/tanggal : Kamis, 27 Agustus 2015

Waktu : 13:30-14:25

1. Apakah yang ibu ketahui tentang manajemen kelas? meliputi: a. Pengertian

manajemen kelas berasal dari kata manajemen dan kelas, berarti bagaimana caranya memanaj kelas agar kelas itu bisa maksimal dalam proses belajar mengajar, sehingga apa yang menjadi tujuan pembelajaran itu bisa terlaksana dengan baik dan maksimal.”

b. Fungsi dan tujuan

fungsi manajemen kelas sangat penting, karena dengan manajemen itu memudahkan anak dalam belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai ketika anak belajar dengan senang. Tujuannya adalah agar anak bisa memahami atau mengetahui tujuan pembelajaran secara maksimal.”

2. Menurut ibu bagaimanakah suasana kelas yang aktif itu?

Suasana kelas yang aktif yaitu dimana didalam kelas anak terlibat dalam pembelajaran secara sukarela, anak bisa aktif untuk bertanya, anak bisa aktif untuk mengeksplor diri. Dapat dikatakan terjadi interaksi antara siswa dengan guru maupun siswa dengan siswa.”

a. Bagaimana strategi ibu agar tercipta suasana kelas yang aktif saat proses pembelajaran PAI? Berkaitan dengan teknik atau metode mengajar.

agar suasana kelas bisa aktif metode yang saya gunakan salah satunya adalah diskusi, ketika diskusi anak antusias untuk ingin tahu sehingga anak merasa senang saat proses pembelajaran. Jadi pembelajaran tidak kaku yang hanya monoton, guru berbicara anak mendengarkan, maka hasilnya kurang maksimal.”

b. Menurut ibu apa yang mempengaruhi aktif tidaknya suasana kelas saat proses pembelajaran PAI?

ada beberapa faktor yang mempengaruhi aktif tidaknya suatu kelas, yaitu guru, siswa, fasilitas dan keluarga.”

c. Tujuan apa yang ingin dicapai pada proses pembelajaran PAI?

kalau pada proses pembelajaran PAI tujuan yang ingin dicapai anak bisa memahami, mengetahui apa yang menjadi tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan oleh kurikulum.”

d. Bagaimana upaya ibu untuk meningkatkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI?

pertama kita melihat materi apa yang disampaikan, kemudian kita melihat kondisi bagaimana kondisi pembelajaran anak, apakah kelas ini anak-anaknya masuk pada audiotori, kinestetik atau visual. Jadi dengan mengetahui kondisi seperti itu kita akan menentukan metode dan model apa yang sesuai demgan anak, dengan membuat metode atau model pembelajaran yang menarik. Contoh materi sholat. Guru mengajarkan bagaimana anak bisa sholat, yang saya pakai adalah metode modeling, tapi sebelum itu saya ajak anak untuk mencari macam-macam sholat. Kalau sudah anak presentasi lewat power point bagaiman contoh sholat itu. Di endingnya guru mengajak anak-anak untuk memahami dengan cara mempraktekkan sholat yang telah dipresentasikan. Guru hanya meluruskan pekerjaan anak yang salah.”

3. Bagaimanakah pelaksanaan manajemen kelas untuk mewujudkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa?

sebagai guru, kita sudah memiliki perencanaan atau merencanakan bagaimana proses pembelajaran bisa aktif melalui manajemen kelas. salah satunya melalui RPP, menggunakan metode yang memunculkan keaktifan anak seperti diskusi dan presentasi.”

4. Bagaimanakah pelaksanaan manajemen kelas yang baik itu, agar tercipta suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI?

sebelumnya guru harus mengetahui apa itu manajemen kelas, kemudian bagaimana caranya sesudah di kelas guru memanaj kelas itu, bisa membuat kelas itu menarik dan kelas itu aktif sehingga proses

pembelajaran PAI tidak lagi menjadi mata pelajaran yang membosankan.”

5. Apa kesulitan/hambatan ibu dalam pelaksanaan manajemen kelas untukmewujudkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa? Meliputi:

a. Kesulitan/hambatan dari faktor guru

biasanya ada masa-masa dimana guru merasa jenuh, ada masa guru tidak mau belajar. Hal itu mengurangi maksimalnya proses mengajar. Guru harus cepat merefresh hal-hal yang dapat menghambat kemaksimalannya untuk mengajar.”

b. Kesulitan/hambatan dari faktor siswa

siswa memiliki banyak karakter, memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Sepeti di kelas ada anak yang bersifat kinestetik, audiens dan auditori, sedangkan guru inginnya menyampaikan materi dengan metode yang dapat diterima semua anak dengan senang. Terkadang satu metode belum tentu cocok dengan semua anak, kadang si A cocok si B tidak cocok, atau si B cocok si A tidak cocok. Jadi guru merasa kerepotan dengan karakter siswa yang bervariasi.”

c. Kesulitan/hambatan dari faktor fasilitas

fasilitas mempengaruhi proses belajar mengajar, apabila dalam kelas vasilitas yang dibutuhkan tidak atau kurang memadai maka akan menghambat proses belajar mengajar. Tapi disini fasilitas bukan

merupakan masalah yang berarti karena sudah tersedia dengan lengkap dan dapat digunakan kapanpun dibutuhkan.”

d. Kesulitan/hambatan dari faktor keluarga

tidak adanya atau kurangnya kesesuaian antara tujuan yang dilaksanakan dan diajarkan di sekolah dengan contoh yang diterima dikeluarga. Misalnya di sekolah anak diajarkan untuk menutup aurat, mengenakan jilbab, tapi di rumah ternyata ibunya tidak berjilbab dan suka memakai pakaian terbuka. Hal tersebut tentu memengaruhi pamahaman anak.contoh lagi, di sekolah anak diajarkan untuk sholat lima waktu, tapi di rumah orang tua tidak mengingatkan anak dan tidak memberikan contoh yang baik.”

6. Bagaimana solusi atas masalah-masalah tersebut dalam pelaksanaan manajemen kelas? berkenaan dengan:

a. Prosedur manajemen kelas dimensi pencegahan 1) Kesulitan/hambatan dari faktor guru

guru masih harus banyak belajar dalam mengatasi dan mengurus siswa, contohnya bagaimana cara menerapkan metode yang terbaru yang sesuai dengan karakter siswa.

2) Kesulitan/hambatan dari faktor siswa

guru memberikan apersepsi diawal pembelajaran, atau memancing rasa ingin tahu siswa dengan hal-hal yang menarik kalau materinya baru. Atau guru memberi testimoni-testimoni. Misal materi sholat, guru memberi anak testimoni ada anak yang

rajin melaksanakan sholat dan apa yang diinginkan dapat terkabul. Dengan testimoni tersebut maka siswa akan tertarik dengan guru dan materi pembelajaran.”

b. Prosedur manajemen kelas dimensi penyembuhan 1) Kesulitan/hambatan dari faktor siswa

guru harus selalu mengingatkan anak, bagi anak yang bersifat kinestetik guru harus memberikan kegiatan yang dapat menghambat siswa untuk berbuat onar di kelas, seperti menyuruhnya membawakan laptop, menyolokkan kabel LCD dan lainnya, maka nak tersebut akan merasa senang dan merasa dihargai.”

2) Kesulitan/hambatan dari faktor keluarga

harus ada kerjasama yang baik antara sekolah dan keluarga dalam mendidik anak, orang tua harus bisa mengkondisikan diri dengan ajaran yang diterima anak di sekolah.”

7. Menurut ibu bagaimana cara meningkatkan manajemen kelas yang baik agar tercipta suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa?

dalam manajemen kelas yang paling berpengaruh adalah guru, guru harus senantiasa belajar dan belajar, kemudian menilai kembali atau mengklarifikasi, menelaah metode-metode yang selama ini digunakan. Apa kekurangan dan kelebihannya, apakah sudah sesuai dan mendukung proses pembelajaran. Guru harus lebih belajar memahami bagaimana

karakter anak sehingga mampu memutuskan kepada kelas mana suatu metode di terapkan. Kemudian guru belajar mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah yang muncul pada proses pembelajaran.”

REDUKSI WAWANCARA

IMPLEMENTASI CLASSROOM MANAGEMENT UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA KELAS YANG AKTIF PADA PROSES

PEMBELAJARAN PAI BAGI SISWA SMP ISLAM AL-AZHAR 18 SALATIGA TAHUN 2015

Responden : Siti Nur Milatul Jannah, S.Pd.I

Peranan : Guru pengampu mapel PAI kelas VII

Data : Wawancara

Hari/tanggal : Senin, 7 September 2015

Waktu : 14.50-15.30

1. Apakah yang ibu ketahui tentang manajemen kelas? meliputi: a. Pengertian

manajemen kelas adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengelola kelas agar kelas kondusif saat proses pembelajaran.”

b. Fungsi dan tujuan

fungsinya untuk mengatur siswa, membimbing siswa agar belajar lebih giat lagi, sehingga nanti pembelajarannya bisa efektif. Kalau sudah efektif siswa akan bisa memahami dengan baik. Tujuannya agar siswa mudah menerima materi pada proses pembelajaran.”

2. Menurut ibu bagaimanakah suasana kelas yang aktif itu?

suasana kelas yang aktif itu pertama siswa mau memperhatikan guru, mau mendengarkan guru. Mendengarkan bukan sekedar mendengar,

kalau mendengarkan berarti siswa menyimak penjelasan atau instruksi dari guru, penjelasan dari temannya, gagasan dari temannya dengan baik. Yang kedua, siswa sanggup mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dan sudah diinstruksikan oleh guru. Dan ketiga, siswa mau bertanya atau mengkritisi jika ada materi yang belum jelas. Dapat dikatakan suasana kelas yang aktif itu ada interaksi antara guru dengan sisiwa dan siswa satu dengan siswa yang lain..”

a. Bagaimana strategi ibu agar tercipta suasana kelas yang aktif saat proses pembelajaran PAI? Berkaitan dengan teknik atau metode mengajar.

metode yang saya gunakan misalnya diskusi atau membuat pertanyaan terbimbing, kemudian praktik ibadah.”

b. Menurut ibu apa yang mempengaruhi aktif tidaknya suasana kelas saat proses pembelajaran PAI?

ada beberapa faktor, yang pertama fasilitas, jika guru menayangkan suatu tayangan yang mungkin menarik bagi siswa maka banyak siswa yang mau berkomentar atau bertanya. Yang kedua dari faktor siswa, kalau siswa sedang kelelahan maka siswa akan cenderung pasif, cenderung meminta guru untuk tidak menggunakan metode pembelajaran yang aktif, maunya guru yang bercerita siswa Cuma mendengarkan,masih dari faktor siswa, kalu siswa ada minat untuk belajar dia akan aktif dengan sendirinya tanpa disuruh. Yang ketiga dari faktor materi,kalau materi itu kebetulan mungkin menyenggol

atau menyangkut pengalaman siswa maka siswa akan bekomentar dan akan bertanya.”

c. Tujuan apa yang ingin dicapai pada proses pembelajaran PAI?

kalau dalam proses pembelajaran tujuannya siswa mau mengikuti materi dari awal sampai akhir, kemudian tidak hanya sekedar mengikuti saja, siswa mau mendengarkan instruksi dari guru dari awal sampai akhir, siswa mau bekerjasama dengan teman-temannya, bisa menghargai temannya, tidak membuat gaduh saat di kelas, kemudian siswa mau bertanya ketika belum paham, mau mengakui sebenarnya siswa sudah paham atau belum.”

d. Bagaimana upaya ibu untuk meningkatkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI?

yang pertama membangkitkan minat siswa, memberi motivasi pada sisiwa, mengapa harus belajar PAI, apa fungsi PAI, maka dengan demikian siswa akan berfikir. Kedua, mengatur metode atau strategi pembelajaran, misalnya diskusi atau membuat pertanyaan terbimbing, kemudian adalagi praktek, contohnya praktek ibadah.”

3. Bagaimanakah pelaksanaan manajemen kelas untuk mewujudkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa?

saya sudah merasa cukup baik dalam melaksanakan manajemen kelas, tapi juga kadang merasa belum baik, karena saya masih muda masih merasa belum profesional dibandingkan dengan guru senior. Tapi yang

jelas saya sudah melaksanakan upaya menciptakan suasana aktif tersebut.”

4. Bagaimanakah pelaksanaan manajemen kelas yang baik itu, agar tercipta suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI?

masalah manajemen kelas yang baik pertama kelas itu tergantung dari metode yang digunakan guru, kalau pengen metodenya ceramah, pengennya guru didengarkan maka suasana kelas harus tidak ada suara kecuali suara guru, kalau anak mau bertanya baru kita persilahkan. Tapi kalau pengennya metode diskusi kelas mesti rame, kalau metode diskusi yang saya harapkan bukan aktif fisik saja tapi juga aktif secara mental, kalau aktif mental berarti siswa benar-benar bekerja, tapi kalau aktif fisik siswa Cuma menggerombol , mengelompok tapi ternyata yang diobrolkan masalah lain. Dapat dikatakan manajemen kelas yang baik itu adanya suasana kondusif saat proses pembelajaran .”

5. Apa kesulitan/hambatan ibu dalam pelaksanaan manajemen kelas untuk mewujudkan suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa? Meliputi:

a. Kesulitan/hambatan individu/kelompok

saat diskusi kelompok kalau saya menyuruh siswa untuk memilih kelompok sendiri pasti ada satu anak yang tidak dapat kelompok, itu bisa diidentifikasi kalau anak tersebut biasanya punya masalah dengan temannya. Kalau sudah saya tetapkan kelompoknya ada

sebagian siswa yang pengen pindah kelompok maunya dengan teman yang itu-itu saja.”

b. Kesulitan/hambatan dari faktor guru

kurangnya profesionalitas atau pemahaman guru mengenai palaksanaan manajemen kelas.”

c. Kesulitan/hambatan dari faktor siswa

karakter siswa yang berbeda, misalnya guru menggunakan metode diskusi agar menciptakan kelas aktif, kalau anak tipe belajarnya auditorial, kalau belum dijelaskan belum paham itu memang agak kesulitan, biasanya siswa tersebut akan protes.”

d. Kesulitan/hambatan dari faktor fasilitas

fasilitas harus lengkap dan memadai untuk mendukung proses pembelajaran.”

e. Kesulitan/hambatan dari faktor keluarga

dukungan keluarga sangat berpengaruh pada perhatian anak di dalam kelas, biasanya anak yang mendapat dukungan baik dari keluarga, misal mendapat motivasi biasanya dari segi mental akan antusias dalam pembelajaran. Jadi kebanyakan anak-anak yang aktif bertanya tidak lepas dari motivasi keluarga.”

6. Bagaimana solusi atas masalah-masalah tersebut dalam pelaksanaan manajemen kelas? berkenaan dengan:

a. Prosedur manajemen kelas dimensi pencegahan 1) Kesulitan/hambatan dari faktor individu/kelompok

memberikan pemahaman pada siswa untuk bisa belajar memahami karakter orang lain, misalnya pada pembelajaran kelompok, tidak hanya belajar mandiri tetapi juga belajar memahami teman.”

2) Kesulitan/hambatan dari faktor guru

guru harus terus belajar, dan juga memperbaiki kualitas diri.” 3) Kesulitan/hambatan dari faktor siswa

saya lebih cenderung memberikan pemahaman pada siswa, menasehati dan mengarahkan kepada hal yang lebih baik.”

b. Prosedur manajemen kelas dimensi penyembuhan 1) Kesulitan/hambatan dari faktor siswa

seumpama siswa tidak bisa diberi pemahaman maka saya minta bantuan pada wali kelas untuk membimbing siswa tersebut.”

2) Kesulitan/hambatan dari faktor keluarga

berkomunikasi pada orang tuasiswa lewat bantuan wali kelas untuk melaporkan bagaimana kondisi siswa di sekolah, agar orang tua lebih memperhatikan anak.”

7. Menurut ibu bagaimana cara meningkatkan manajemen kelas yang baik agar tercipta suasana kelas yang aktif pada proses pembelajaran PAI bagi siswa?

untuk meningkatkan manajemen kelas yang baik agar kelas menjadi aktif pertama dari faktor guru, guru lebih mempersiapkan materi dengan baik, merancang metode pembelajaran dengan baik. Kemudian dari faktor

siswa, dari awal siswa sudah harus dikondisikan untuk mengikuti pembelajaran di kelas, siswa harus melaksanakan tugas dengan baik, membuat peraturan kelas yang harus disepakati bersama. Dari faktor fasilitas harus memadai dan harus dipersiapkan dengan baik, dari faktor keluarga, harus ada pendekatan emosional dari pihak keluarga dengan siswa.”

PEDOMAN WAWANCARA

IMPLEMENTASI CLASSROOM MANAGEMENT UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA KELAS AKTIF PADA PROSES PEMBELAJARAN PAI BAGI SISWA SMP ISLAM AL-AZHAR 18

SALATIGA TAHUN 2015 Wawancara untuk siswa

Nama : Dinda Meilia Afta

Kelas : VII C

Hari/tanggal : Kamis/ 1 Oktober 2015

Waktu : 09:45

Daftar Pertanyaan :

1. Bagaimana suasana kelas saat proses pembelajaran PAI, apakah menarik atau membosankan?

“Pelajaran PAI di kelas VII cukup menarik, gurunya enak saat mengajar.”

2. Apa yang biasanya dilakukan guru sebelum memulai pembelajaran?

“Sebelum pelajaran dimulai biasanya bu guru memberikan cerita untuk menyemangati siswa belajar.”

3. Apakah guru sering menggunakan metode pembelajaran aktif?

“Ya terkadang aktif, kadang juga tidak. Tapi lebih sering diterangkan.”

“Metode pembelajaran yang sering digunakan yaitu kerja kelompok, siswa diberi tugas atau pertanyaan untuk dikerjakan bersama-sama. Setelah selesai dikerjakan pertanyaan yang paling sulit dijelaskan bu guru, kalau tidak tanya jawab.”

5. Apakah dengan metode yang digunakan guru, siswa memahami materi pembelajaran?

“Ya, sebagian besar materi yang dijelaskan paham, tapi kalau tidak memperhatikan jadi kurang paham.”

PEDOMAN WAWANCARA

IMPLEMENTASI CLASSROOM MANAGEMENT UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA KELAS AKTIF PADA PROSES PEMBELAJARAN PAI BAGI SISWA SMP ISLAM AL-AZHAR 18

SALATIGA TAHUN 2015 Wawancara untuk siswa

Nama : Yasmin Syafa

Kelas : VIII D

Hari/tanggal : Kamis/ 01 Oktober 2015

Waktu : 10:15

Daftar Pertanyaan :

1. Bagaimana suasana kelas saat proses pembelajaran PAI, apakah menarik atau membosankan?

Suasana kelas saat pelajaran PAI sangat menyenangkan, gurunya enak

Dokumen terkait