• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan yang telah peneliti berikan, maka peneliti memberikan beberapa saran sebagai bahan masukan sebagai berikut :

1. Ketegasan dalam penerapan sanksi untuk sekelompok perempuan yang tidak membayar dana bergulir SPP dengan tepat waktu perlu dipatuhi dan ditegakan oleh semua pihak mulai dari tingkat desa sampai dengan tingkat kabupaten karena telah diamanatkan dalam surat keputusan bupati serang tahun 2015 sebagai PTO nya program PDPM Gerbang Utama. Kemudian peningkatan pengawasan terhadap sektor pelaksanaan kebijakan dalam hal pelaksanaan pembangunan. Mengingat di Kecamatan Baros masih ada pelaksanaan pembangunan kegiatan sarana dan prasarana yang masih ada

penyelesaian tanpa menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemantauan secara intensif dari mulai proses awal pembangunan sampai dengan pembangunan selesai. Dan perlu adanya pembangunan untuk kesehatan dan pendidikan informal, karena hal tersebut adalah salah satu kegiatan yang sudah ada dalam PTO PDPM GERBANG UTAMA.

2. Diharapkan kepada Pemerintah agar dibuat suatu perjanjian tertulis untuk pelaksanaan kebijakan agar bertanggung jawab penuh terhadap tugasnya sampai dengan akhir masa jabatannya berakhir agar tidak ada implementor yang berhenti ditengah masa jabatan. Kemudian lebih memanfaatkan sumberdaya lokal baik dari segi SDM maupun material agar lebih efektif dan efisien.

3. Diharapkan kepada pemerintah agar memberikan pelatihan-pelatihan program secara menyeluruh dan bertahap kepada para implementor sehingga kinerja pegawai dan pelaksanaan tugas dan fungsi di Desa berjalan dengan baik

4. Agar terjadi peningkatan kualitas diharapkan kepada pemerintah dalam setiap perekrutan implementor agar sesuai dengan latar belakang pendiidkan serta kemampuan yang dimilikinya.

5. Diharapkan kepada pemerintah dalam hal ini SKPD terkait seperti BKBPMP perlu memberikan bimbingan teknis dalam rangka peningkatan kapasitas terhadap pelaksana-pelaksana kebijakan agar memahami tupoksinya dan program berjalan sesuai dengan perencanaan. Pemerintah

kabupaten Serang dalam membuat setiap kebijakan harus mensosialisasikannya dengan sungguh-sungguh dan memastikan bahwa sosialisasi betul-betul sampai kepada Kepala Desa dan perangkatnya paham tentang isi yang terdapat dalam kebijakan tersebut sehingga dapat menjalankannya sesuai dengan isi yang terdapat dalam peraturan tersebut. 6. Adanya kebijakan perubahan penganggaran sebaiknya di prioritaskan pada

alokasi untuk masyarakat miskin agar anggaran untuk PDPM GERBANG UTAMA lebih maksimal. Pemerintah desa harus bisa memaksimalkan anggaran yang disediakan oleh pemerintah kabupaten untuk Pelaksanaan PDPM GERBANG UTAMA di Kabupaten Serang dalam memenuhi kebutuhan pelaksanaan kebijakan.

DAFTAR PUSTAKA

Agustino, Leo. 2006. Politik dan Kebijaka Publik. Bandung: IPI Puslit KPZW lemlit Unpad.

Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta : PT RINEKA CIPTA

Djaman Satori dan Aan Komariah. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : ALFABETA

Miles B, Matthew dan Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Metode-metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia Press

Moleong, Lexy J. 2005. Metodologi Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Mulyadi, Deddy. 2015 Studi Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik. Bandung : Alfabeta

Nugroho D. Riant, 2003. Kebijakan Publik : Formulasi Implementasi dan Evaluasi. Jakarta : PT Elex Media Komputindo.

Nugroho D. Riant, 2011. Public Policy Edisi Ketiga. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sahdan, Gregorius. 2005. Ekonomi Rakyat dan Kemiskinan.

Seabrook, Jeremy. 2000. Kemiskinan Global. Yogyakarta : Resist book Sugiyono. 2009. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : ALFABETA Dokumen:

Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2015 tentang Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat dan Gerakan Pembangunan Untuk Masyarakat (PDPM GERBANG UTAMA) Kabupaten Serang.

Keputusan Bupati Serang Nomor : 147.34/Kep.789-Huk/2015 tentang Penetapan Alokasi Dana Batuan Langsung Prpgram Daerah Pemberdayaan Masyarakat dan Gerakan Pembanguna Untuk Masyarakat Kabupaten Serang Tahun 2015.

Sumber lain :

https://serangkab.bps.go.id/

andri Wijaya. 2015. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Implementasi Peraturan Gubernur Nomor 13 Tahun 2012 tentang Program Gerakan Pembangunan Kecamatan Banten Bersatu (GERBANG RATU) di Kecamatan Kasemen Kota Serang Imron Rosyadi. 2014. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan

Ageng Tirtayasa. Implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan (studi kasus program simpan pinjam perempuan di Kec. Sukamulya Kab. Tangerang).

Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan(BKBPMP) Kabupaten Serang

Waktu Wawancara : Senin, 03 oktober 11.20 WIB

Lokasi Wawancara : Kantor BKBPMP Kabupaten Serang Hasil Wawancara :

1. Ukuran dan Tinjauan Kebijakan

a. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan meningkat?

Iya tentu meningkat, karena program ini dari masyarakat dan untuk masyarakat, dalam program ini masyarakat jadi objek utama ukuran keberhasilan kebijakan ini, dalam kebijakan ini masyarakat berperan dari mukai proses perencanaan, pelaksanaan. b. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA kesejahteraan masyarakat miskin

atau Rumah Tangga Miskin dipedesaan di Kecamatan Baros meningkat?

setiap program pemberdayaan masyarakat ya memang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kalau dikatakan meningkat yang signifikan tidak namun pasti ada perubahan sebelum dan sesudah ada program ini.

c. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA pelembagaan dana bergulir pelayanan sosial dasar (Simpan Pinjam Perempuan) dan ketersediaan akses ekonomi terhadap rumah tangga miskin meningkat?

Dalam program ini memang 25% dana dianggarkan untuk SPP yang sasarannya adalah ibu-ibu yang sudah memiliki usaha. Dan yang seperti saya katakan tadi, pasti ada perubahan sebelum dan sesudah menerima dana SPP ini, misalnya usaha jualan

masyarakat daerahnya sendiri yang menjalankan dari mulai pelaksanaan pembangunan sampai merawatnya. Karena merasa memiliki dari hasil kerjanya.

e. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA kesehatan dan pendidikan di Kecamatan Baros meningkat?

Karena di Baros sudah dekat dengan perkotaan, untuk sekolah pun sudah banyak. Jadi alokasi dana digunakan memang untuk pembangunan sarana dan prasarana yang lain. f. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA dapat membangun dan

mengembangkan modal sosial (social capital), seperti kepercayaan, jaringan, dan kegotongroyongan melalui kelompok dan pendampingan?

Karena program ini sifatnya transparan, masyarakat terlibat dan tahu perencanaan, anggaran, pelaksanaan, maka dari itu masyarakat pasti tumbuh rasa kepercayaan. Dan sifat kegotongroyongannya pun terbangun, dapat dilihat pada saat pembangunan semua masyarakat kami ajak terlibat untuk membangun daerahnya.

g. Bagaimana kesesuaian kebijakan dengan kondisi pelaksanan kebijakan?

Sudah sesuai, karena secara procedural sudah berjalan sesuai kebijakan tidak ada yang menyalahi aturan PTO (Petunjuk teknis Operasional).

h. Apakah yang menjadi Faktor penghambat kebijakan?

Dalam program ini kan ada dana SPP, yang menjadi penghambatnya adalah masyarakat yang kurang sadar dalam pengembaliannya.

i. Apakah strategi yang digunakan pelaksana kebijakan dalam menghadapi hambatan program tersebut?

Memberikan sanksi kepada kelompok SPP yang mengalami kemacetan dalam pengembalian dengan tidak memberikan lagi dana nya.

2. Sumber Daya

a. Apakah Jumlah sumber daya manusia dari para implementor sudah sesuai dengan tupoksinya?

b. Siapa saja yang terlibat dalam menjalankan Program (organisasi formal dan organisasi informal)?

Semua terlibat baik dari masyarakat maupun pelaksana programnya, pelaksana programnya pun diambil dari daerahnya sendiri karena mereka yang mengetahui apa yang menjadi kebutuhan didaerahnya. Kalau organisasi formal saja yang menjalankan program yang sudah disepakati dari hasil musyawarah desa.

c. Bentuk dukungan seperti apa yang diberikan terhadap pendamping maupun operator PDPM GERBANG UTAMA?

Para pendamping kami berikan gaji sesuai dengan tugasnya, karena setiap pekerjaan yang dilakukan harus ada imbalan agar kerjanya juga semangat.

d. Apakah Latar belakang pendidikan para implementor?

Kalau untuk tingkat pendidikan alhamdulilah dalam program ini sebagian lulusan sarjana sebagian lagi lulusan sma, walaupun lulusannya tidak sesuai dengan keilmuannya, namun ada pembinaan terhadap para pelaksana program, sehingga tidak kesulitan dalam menjalankan program

e. Bagaimana kemampuan kinerja para implementor?

Kualitas para implementor sudah cukup baik, karena memang sudah dibekali ilmu terkait pemahaman dalam menjalankan program PDPM GERBANG UTAMA ini.

f. Bagaimana pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal?

Kami yang terus menerus mengajak masyarakat agar terlibat langsung baik dalam pelaksanaan pembangunan maupun perencanaannya. Karena dalam program ini masyarakat daerahnya sendiri yang melakukan pembangunan.

g. Bagaimana pemerintah mencukupi fasilitas (sarana/prasraana) untuk menunjang pelaksanaan kebijakan tersebut?

Tentunya kami sudah menyediakan fasilitas yang menjadi kebutuhan para pelaksana program untuk menjalankan program dengan baik.

Pelaksana program dalam menjalankan tugas sudah bagus berkualitas dan baik namun harus terus belajar dan berlatih agar dapat menjalankan program lebih baik lagi.

3. Karakteristik Agen Pelaksana

a. Bagaimana karakteristik Stake holder (pelaksana program) dalam PDPM GERBANG UTAMA?

Karakteristik stakeholder sudah cukup baik dan mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur.

b. Bagaimana Pelaksanaan dari PDPM GERBANG UTAMA sejauh ini?

Sejauh ini program terlaksana dengan baik dan lancar, semua berjalan sesuai dengan PTO.

c. Apakah pelaksanaan teknis yang dilakukan oleh para implementator sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 7 tahun 2015 tentang PDPM GERBANG UTAMA tersebut?

Tentunya harus sesuai, para pelaksana kebijakan atau para impelementor melaksanakan tugasnya memang mengacu pada Peraturan Bupati tersebut. Karena memang sebelumnya sudah diberikan pemahaman mengenai Perbup ini.

4. Sikap/ Kecenderungan (Disposisi) para implementor

a. Bagaimanakah pemerintah mengangkat/ memilih pelaksana kebijakan untuk diberi wewenang melaksanakan kebijakan?

Pelaksana program dipilih berdasarkan hasil keputusan masyarakat dan memang hasil pertimbangan dan dilihat dari segi pengetahuan dan kemampuannya tidak asal memilih b. Bagaimana sistematika pembuatan kebijakan pembinaan ini ? pola apa yang digunakan

? pola top down atau bottom up ?

Pola yang digunakan adalah bottom up, biasanya setiap kebijakan dibuat pola top down yaitu dari atas kebawah. Namun dalam program ini menggunakan pola bottom up yaitu

a. Bagaimana bentuk kordinasi yang terjalin antara pihak – pihak yang terlibat dalam proses implementasi, siapa saja yang melakukan kordinasi, dan kapan kordinasi dilakukan?

Koordinasi dan komunikasi berjalan dengan baik. Baik koordinasi antar stakeholder maupun koordinasi stakeholder dengan masyarakat.

b. Apakah dengan adanya koordinasi dan sosialisasi sudah sesuai dengan manfaat dan tujuannya ?

Sangat bermanfaat, koordinasi dan sosialisasi dari pemerintah sudah jelas mengenai arahan PDPM GERBANG UTAMA ini

c. Apakah ada sosialisasi yang dilakukan? Bagaimana sosialisai yang dilakukan, siapa pihak yang terlibat dalam sosialisai, dan kapan sosialisasi dilakukan?

Sosialisasi sangat penting dilakukan, selain untuk pemahaman mengenai PDPM GERBANG UTAMA juga untuk pendekatan antara stakeholder dengan stakeholder, stakeholder dengan masyarakat.

d. Apakah Musrenbang rutin dilaksanakan?

Iya tentunya harus rutin dilaksanakan, setiap tahun munsrenbang dilaksanakan untuk menampung aspirasi-aspirasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar tercipta pembangunan yang lebih baik dari segi ekonomi maupun sarana dan prasarana.

6. Lingkungan Ekonomi, sosial dan Politik

a. Bagaimana kondisi ekonomi, sosial dan politik dalam implementasi PDPM GERBANG UTAMA di Kecamatan Baros Kabupaten Serang?

Kondisi lingkungan ekonomi, sosial dan politik sejauh ini sudah mendukung adanya program, seperti halnya dari segi politik seperti anggota DPRD yang memang mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, karena memang untuk kesejahteraan rakyat.

c. Bagaimana Sifat opini publik yang ada di lingkungan implementasi PDPM GERBANG UTAMA di Kecamatan Baros Kabupaten Serang?

Respon dari masyarakat sangat baik, apalagi program ini memang untuk kepentingan masyarakat dan membantu kehidupan masyarakat.

Tanda Tangan

Waktu Wawancara : Senin, 12 Oktober 2016, 01. 35 WIB Lokasi Wawancara : Kantor Kecamatan Baros Kabupaten Serang Hasil Wawancara :

7. Ukuran dan Tinjauan Kebijakan

j. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan meningkat?

masyarakat sangat berpartisipasi dalam program ini, baik dalam pengambilan keputusan perencanaan terutama kelompok perempuan yang mendapat dana SPP dilibatkan dalam perencanaan, dalam pelaksaannyapun Alhamdulillah keterlibatan masyarakat di baros sangat berpartisipasi, misalnya dalam hal pembangunan sarana dan prasarana mereka ikut bergotong royong dan perempuannya memberikan makanan. Dan dalam pelestarian pembangunan tentu meningkat karena disini yang membangun adalah masyarakatnya itu sendiri, jadi mereka merasa harus menjaganya” (Wawancara: Kamis, 29 September 2016, 13.12 WIB. Kantor Kecamatan Baros Kabupaten Serang).

k. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA kesejahteraan masyarakat miskin atau Rumah Tangga Miskin dipedesaan di Kecamatan Baros meningkat?

“kalau dikatakan kesejahteraan masyarakat miskin meningkat keselurahan, tidak bisa dikatakan keseluruhan meningkat. Karena disini anggaran untuk dana SPP saja hanya 25% dan otomatis tidak semua masyarakat atau Rumah Tangga Miskin menerima dana SPP tersebut.

kurang, masih banyak paradigma masyarakat yang menganggap dana tersebut tidak usah dikembalikan karena dana tersebut adalah uang pemerintah, jadi dana bergulir tersebut mandet.

m. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA sarana dan prasarana di Kabupaten Serang menjadi lebih baik?

Jawab : “kalau dilihat dari anggaran yang berdasarkan perengkingan, skala prioritas dari tiap-tiap desa. Kalau di PDPM Gerbang utama ini ada konsultannya yang mengontrol pekerjaan fisik yaitu fasilitator teknik dan fasilitator kegiatan ditingkat kecamatan, jadi sarana dan prasarananyapun menjadi lebih baik. Dari segi kualitas dan segi waktu itu tepat sasaran, kalau dilihat dari anggaran tidak cukup namun karena dari keterlibatan masyarakatnya tinggi jadi hasil sarana dan prasarananya pun semakin bagus.

n. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA kesehatan dan pendidikan di Kecamatan Baros meningkat?

Jawab : “kalau dari sisi kesehatan dan pendidikan di kecamatan baros tidak ada alokasi dana perencanaan anggaran untuk itu, karena anggarannya yang kurang.

o. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA dapat membangun dan mengembangkan modal sosial (social capital), seperti kepercayaan, jaringan, dan kegotongroyongan melalui kelompok dan pendampingan?

Jawab : “tentu, karena program PDPM GERBANG UTAMA ini melibatkan masyarakat dai tahap perencanaan sampai pelestarian pembangunan. Jadi masyarakat pun percaya dan bisa bekerja sama yang baik dengan para pendamping desa.

PDPM.

q. Apakah strategi yang digunakan pelaksana kebijakan dalam menghadapi hambatan program tersebut?

Jawab : Strategi untuk menutupi keterbatasan anggaran disini yaitu melibatkan semua masyarakat, seperti pembangunan sarana dan prasarana masyarakat tidak mendapat bayaran kecuali tenaga ahli nya saja. Jadi anggaran untuk kuli atau yang membangun sarana dan prasarana bisa ditutupi.

8. Sumber Daya

j. Apakah Jumlah sumber daya manusia dari para implementor sudah sesuai dengan tupoksinya?

Jawab : kalau di Kecamatan Baros ini kurang, seperti pegawai UPK pada tahun 2015 1, dan tahun 2016 ini 2

k. Siapa saja yang terlibat dalam menjalankan Program (organisasi formal dan organisasi informal)?

Jawab : semua terlibat dari masyarakat, organisasi yang dibentuk seperti UPK, kelompok SPP Perempuan, karena program ini memang melibatkan semua masyarakat. l. Bentuk dukungan seperti apa yang diberikan terhadap pendamping maupun operator

PDPM GERBANG UTAMA?

“Jawab : bentuk dukungannya ya berupa finansial, para pendamping diberikan gaji. Gaji nya itu sesuai kinerja, kalau memang kinerja nya tepat waktu maka akan diberikan gaji nya. Kalau kinerja belum selesai, gaji nya pun di pending

m. Apakah Latar belakang pendidikan para implementor?

“Jawab : Bermacam-macam, ada yang SLTA, yang sarjana juga sudah banyak seperti fasilitator teknik, fasilitator kegiatan itu kan harus yang kompeten yang memiliki kemampuan dalam mengontrol setiap kegiatan.

o. Bagaimana pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal?

Jawab : Dalam pengelolaan pembangunan semua masyarakat di Kecamatan Baros terlibat, paling hanya tenaga ahli seperti fasilitator teknik dan fasilitator kegiatan yang tidak berasal dari daerah Baros. Dari sumberdaya alamnya pun sebagian memakai bahan material yang ada di Baros, namun pasti ada kekurangan. Oleh karena itu membeli dari luar.

p. Bagaimana pemerintah mencukupi fasilitas (sarana/prasraana) untuk menunjang pelaksanaan kebijakan tersebut?

Jawab : fasilitas sudah ada dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing Desa

q. Bagaimana kecukupan waktu dalam menjalankan program?

Jawab : kalau waktu sebenarnya cukup dalam setahun, namun keterlambatan dalam menjalankan program memang terjadi, misalnya pembangunan jalan karena permasalahan cuaca, akibatnya proses pembangunan terhambat.

r. Bagaimana pencapaian tugas dengan sumber daya yang tersedia?

Jawab : pencapaian tugas masih kurang dalam hal administrasi, sering terjadi keterlambatan pelaporan. Ini terjadi karena sumberdaya manusia yang sering berganti diwaktu yang belum ditentukan.

9. Karakteristik Agen Pelaksana

d. Bagaimana karakteristik Stake holder (pelaksana program) dalam PDPM GERBANG UTAMA?

stakeholder yang mengutamakan pemberian dana program ini kepada orang-orang terdekat. Jadi keluarga atau orang-orang terdekat yang mendapatkan bantuan program terlebih dahulu.

e. Bagaimana Pelaksanaan dari PDPM GERBANG UTAMA sejauh ini?

Jawab : sejauh ini pelaksanaan program PDPM GERBANG UTAMA dalam hal kegiatan sarana dan prasarana cukup baik, dan dalam pemeliharaan dana bergulir memang belum ada kesadaran masyarakat yang baik dalam hal pengembalian dana bergulir.

f. Apakah pelaksanaan teknis yang dilakukan oleh para implementator sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 7 tahun 2015 tentang PDPM GERBANG UTAMA tersebut?

Jawab : sudah sesuai, karena setiap pelaksanaan mengacu pada Peraturan Bupati tersebut.

10. Sikap/ Kecenderungan (Disposisi) para implementor

c. Bagaimanakah pemerintah mengangkat/ memilih pelaksana kebijakan untuk diberi wewenang melaksanakan kebijakan?

Jawab : pengangkatan atau pemilihan para pelaksana program ada yang dipilih melalui musyawarah Desa untuk tingkat Desa, ada yang melalui penunjukan langsung oleh pemerintah yang berwenang namun penunjukan langsung tersebut didasari pada kemampuan para pelaksana program.

d. Bagaimana pemahaman para implementor mengenai isi kebijakan PDPM GERBANG UTAMA?

Jawab : sudah paham pastinya tentang isi kebijakan, karena memang setiap kegiatan yang dilakukan harus berpacu pada kebijakan tersebut.

dengan evaluasi.

11. Komunikasi antar organisai dan aktivitas pelaksana

e. Bagaimana bentuk kordinasi yang terjalin antara pihak – pihak yang terlibat dalam proses implementasi, siapa saja yang melakukan kordinasi, dan kapan kordinasi dilakukan?

Jawab : koordinasi nya baik dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa. Koordinasi dilakukan oleh semua pelaksana kebijakan sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Koordinasi dilakukan ketika memang ada masalah yang perlu diselesaikan, namun koordinasi rutin dilaksanakan pada saat musyawarah desa.

f. Apakah dengan adanya koordinasi dan sosialisasi sudah sesuai dengan manfaat dan tujuannya ?

Jawab : tentu sangat sesuai dengan manfaatnya, karena sosialisasi dan koordinasi penting untuk menjalankan program agar sesuai dengan apa yang diharapkan.

g. Apakah ada sosialisasi yang dilakukan? Bagaimana sosialisai yang dilakukan, siapa pihak yang terlibat dalam sosialisai, dan kapan sosialisasi dilakukan?

Jawab : tentu ada sosialisasi untuk pemahaman terhadap isi kebijakan program agar program berjalan optimal, pihak yang terlibat yaitu dari pemerintah kabupaten, kecamatan, pelaksana program dan masyarakat.

h. Apakah Musrenbang rutin dilaksanakan?

Jawab : rutin, dilaksanakan satu tahun sekali untuk membahas permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat agar bisa terselesaikan.

12. Lingkungan Ekonomi, sosial dan Politik

d. Bagaimana kondisi ekonomi, sosial dan politik dalam implementasi PDPM GERBANG UTAMA di Kecamatan Baros Kabupaten Serang?

di Kecamatan Baros Kabupaten Serang (stakeholder), yakni menolak atau mendukung? Jawab : tentunya sangat mendukung, karena program ini adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

f. Bagaimana Sifat opini publik yang ada di lingkungan implementasi PDPM GERBANG UTAMA di Kecamatan Baros Kabupaten Serang?

Jawab : Masyarakat sangat senang dan berpartisipasi terhadap program PDPM GERBANG UTAMA. Karena program ini melibatkan masyarakat dari mulai perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.

Tanda Tangan

Edi Sumardi, S.Pd

Waktu Wawancara : kamis, 8 Oktober 2016, 09.50 WIB Lokasi Wawancara : Kantor Desa Curug Agung

Hasil Wawancara :

13. Ukuran dan Tinjauan Kebijakan

r. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan meningkat?

Ya masyarakat disini sangat berpartisipasi dan kami yang terus menerus mengajak masyarakat agar terlibat langsung baik dalam pelaksanaan pembangunan maupun perencanaannya.”

s. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA kesejahteraan masyarakat miskin atau Rumah Tangga Miskin dipedesaan di Kecamatan Baros meningkat?

Alhamdulillah dengan adanya program gerbang utama ini, khususnya di desa curug agung jadi ada perubahan walaupun tidak meningkat yang tinggi sekali.

t. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA pelembagaan dana bergulir pelayanan sosial dasar (Simpan Pinjam Perempuan) dan ketersediaan akses ekonomi terhadap rumah tangga miskin meningkat?

kalau sampai saat ini program spp sangat membantu masyarakat, karena jadi ada penambahan modal untuk yang mempunyai usaha. Program spp pun ada beberapa kelompok yang mandet untuk pengembaliannya

dua jadi bisa dilewati karena sudah layak.

v. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA kesehatan dan pendidikan di Kecamatan Baros meningkat?

kelurahan curug agung pernah mengajukan untu pembangunan sekolah PAUD, namun tidak terealisasi. Karena dana memprioritaskan yang lainnya.

w. Apakah dengan adanya PDPM GERBANG UTAMA dapat membangun dan mengembangkan modal sosial (social capital), seperti kepercayaan, jaringan, dan kegotongroyongan melalui kelompok dan pendampingan?

itu pasti membangun kepercayaan, karena sekarang kalau tidak ada keterbukaan masyarakat itu masyarakat sulit percaya dan diajak bekerjasama dengan pemerintah. Tapi karena program ini melibatkan asyarakat dan sifatnya terbuka jadi menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

x. Bagaimana kesesuaian kebijakan dengan kondisi pelaksanan kebijakan?

bisa dikatakan hamper sesuai, namun disetiap pelaksanaan kan pasti ada saja kendalanya tidak mungkin berjalan dengan mulus saja

y. Apakah yang menjadi Faktor penghambat kebijakan? keterlambatan dalam pencairan dana

Dokumen terkait