• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN

2. Saran

1. Perlu adanya komitmen dari pimpinan yang berupa regulasi supaya peresepan elektronik dapat berjalan di Rumah Sakit Harapan.

2. Perlu dilakukan pelatihan secara menyeluruh terhadap seluruh petugas yang berkaitan dengan penerapan peresepan elektronik.

33 DAFTAR PUSTAKA

1. Andhini RS. Rancang Bangun Perangkat Lunak E-Health. 2007.

2. Alfah R, Nova Megariani T, Rusdina. Sistem E – Prescribing Dan Barcode System Untuk Resep. Jtiulm. 2018;3(2):59–70.

3. Margareta WS, Iwan D. Peran Resep Elektronik dalam meningkatkan Medication Safety pada proses peresepan. J Manaj Pelayanan Kesehat. 2014;17(1):30–6.

4. Sabila FC, Oktarlina RZ, Utami N. Peresepan Elektronik (E-Prescribing) Dalam Menurunkan Kesalahan Penulisan Resep. J Major. 2018;7(3):271–5.

5. Pratiwi PS dan L. E-Prescribing : Studi Kasus Perancangan dan Implementasi Sistem Resep Obat Apotik Klinik. Indones J Comput Sci. 2013;10(4):9–14.

6. Putu Kusumarini , Iwan Dwiprahasto PW. Penerimaan Dokter dan waktu tunggu pada Peresepan elektronik dibandingkan peresepan manual. J Manaj Pelayanan Kesehat. 2011;14(03):133–8.

7. Menteri Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit.

2016;123–30.

8. Arifin S, Dirgahayu T. Evaluasi Implementasi Modul E-Prescribing Rumah Sakit Dengan Metode Pieces ( Evaluate the Implementation E-Prescribing Module Development in Hospital Based on Piecees Method ). Juita.

2017;V(November):115–30.

9. Sutabri T, Yanto DH. Implementasi Aplikasi E-Prescribing Menggunakan Digital Pen Pada Rumah Sakit Haji Jakarta. 2015;(September).

10. Farida S, Gede D, Krisnamurti B, Hakim RW, Dwijayanti A, Purwaningsih EH.

Implementasi Peresepan Elektronik Implementation of Electronic Prescribing.

Implementasi Peresepan Elektron. 2017;5(3):211–6.

11. Oktarlina RZ, Anggraini DI, Carolia N, Zetira Z, Farmakologi B, Kedokteran F, et al. Hubungan Persepsi Pasien terhadap Peresepan Elektronik dengan Kepuasan Pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Imanuel Bandar Lampung The Relationship Between Patient Perceptions of Electronic Prescribing with Patient Satisfaction in Pharmacy Installation. 2019;3:21–7. Available from:

file:///E:/2199-2919-1-PB.pdf

12. Wibowo A. The Barriers in Implementing Electronic Prescribing in The Health

34 Care : a Systematic Review Hambatan dalam Menerapkan Resep Elektronik di Pelayanan Kesehatan : Tinjauan Sistematik. 2018;3.

13. Farmasi JS. Analisis Pelayanan Resep Konvensional dan Elektronik serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Pelayanan Kefarmasian di RSUD M . Natsir Solok.

2019;195–9.

14. Horppu R, Martimo KP, MacEachen E, Lallukka T, Viikari-Juntura E. Application of the Theoretical Domains Framework and the Behaviour Change Wheel to Understand Physicians’ Behaviors and Behavior Change in Using Temporary Work Modifications for Return to Work: A Qualitative Study. J Occup Rehabil.

2018;28(1):135–46.

15. Michie S, van Stralen MM, West R. The behaviour change wheel: A new method for characterising and designing behaviour change interventions. Implement Sci

[Internet]. 2011;6(1):1–11. Available from:

http://www.implementationscience.com/content/6/1/42

16. Mukhsin R, Mappigau P, Tenriawaru AN. Pengaruh Orientasi Kewirausahaan Terhadap Daya Tahan Hidup Usaha Di Kota Makassar. J Anal [Internet].

2017;6(2):188–93. Available from:

http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/ef79bd330d16ba9fda32510e0a581953.pdf 17. Palinkas LA, Horwitz SM, Green CA, Wisdom JP, Duan N, Hoagwood K, et al.

"Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Adm Policy Ment Heal. 2015;42(5):533–44.

18. Etikan I. Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling. Am J Theor Appl Stat. 2016;5(1):1.

19. Andreassen HK, Trondsen MV. How to Use Qualitative Interviews in E-Health Research. eTELEMED 2015 Seventh Int Conf eHealth, Telemidicine Soc Med. Kedokteran. Pros Semin Present Artik Ilm Dies Natalis FK Unila ke 13. 2015;76–

82.

35 22. Laloma A. Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin Di

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bitung. J Adm Publik. 2016;3(038).

23. Nadiyah F, Mawardi MK, Bafadhal AS. Pengaruh Perceived Benefit Dan Perceived Sacrifice Terhadap Attitude Toward Paying Dan Implikasinya Terhadap Willingness To Pay ( Survei Pada Mahasiswi Universitas Brawijaya Angkatan 2015-2018 Pengguna Make Up Merek WARDAH ). J Adm Bisnis.

2019;72(1):100–9.

24. Ratnasari JD, Makmur M, Ribawanto H. Pengembangan kapasitas (. J Adm Publik

[Internet]. 2013;1(3):103–10. Available from:

file:///C:/Users/user/Documents/Mendeley Desktop/Badan, Daerah, Jombang/Unknown/Badan, Daerah, Jombang - 1999 - Pengembangan kapasitas (.pdf

25. Wahyutomo, Sulistiadi W, Sjaaf SA. Hubungan Perencanaan Dan Pengadaan Obat Terhadap Quality Assurance. J Bid Ilmu Kesehat [Internet]. 2019;9(1):108–25.

Available from: http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/kesehatan

36 LAMPIRAN - LAMPIRAN

Lampiran 1. Responden Wawancara 1. Dokter IGD

Dokter yang melakukan input resep secara elektronik pada SIM RS 2. Kepala Dokter IGD

Dokter yang mengkoordinir dan pemberi keputusan di IGD 3. Kepala Perawat IGD

Perawat yang mengkoordinir perawat IGD yang dalam pelaksanaannya membantu pelaksanaan e-resep

4. Perawat IGD 5. Bagian IT

Pelaksana yang mengetahui mengenai SIM RS 6. Apoteker

7. Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK)

Lampiran 2. Panduan Wawancara Tenaga Kesehatan Identitas Responden

1. Apa yang anda ketahui tentang peresepan eletronik?

2. Apa tujuan dari penerapan program peresepan elektronik?

3. Apa saja sarana dan prasana yang dibutuhkan dalam penerapan peresepan elektronik?

4. Bagaimana alur kerja pada penerapan peresepan elektronik, khususnya di unit anda?

5. Apakah ketrampilan yang dibutuhkan dalam untuk mengoperasikan program peresepan elektronik?

6. Hal – hal apakah yang menurut Anda dapat mendukung peningkatan kemampuan Anda dalam pengoperasian peresepan elektronik ini?

II OPPORTUNITY

1. Bagaimana dukungan dari pimpinan Anda dalam penerapan peresepan elektronik?

37

2. Apakah ada buku petunjuk praktis dalam pengoperasian peresepan elektronik yang disediaan oleh unit Anda?

3. Apakah terdapat SPO pengoperasian peresepan elektronik ini?

4. Apakah ada pelatihan untuk pengoperasian peresepan elektronik?

5. Bagaimana dukungan lingkungan kerja terhadap penerapan peresepan elektronik ini?

6. Apakah kolega satu unit saling membantu dalam hal pengoperasian peresepan elektronik ini?

7. Bagaimana koordinasi antar unit terkait dengan kelancaran pengoperasian peresepan elektronik ini?

8. Bagaimana penganganan oleh pihak terkait (misalnya unit TI) jika terjadi permasalahan teknis?

9. Bagaimana tanggapan pasien terhadap pelayanan dengan peresepan elektronik ini?

III MOTIVATION

1. Bagaimana penilaian Anda tentang pengoperasian peresepan elektronik yang Anda lakukan?

2. Apakah Anda mudah mengoperasikannya?

3. Apakah peresepan elektronik membantu pekerjaan Anda?

4. Apa saja kesulitan Anda dalam mengoperasikannya?

5. Apakah peresepan elektronik menghambat pekerjaan Anda?

6. Hal – hal apakah yang memotivasi Anda untuk mensukseskan penerapan peresepan elektronik di unit Anda bekerja?

IV PROJECTED BEHAVIOR

1. Apa rencana Anda untuk peningkatan ketrampilan Anda dalam menggunakan peresepan elektronik?

2. Apa harapan Anda tentang penerapan program peresepan elektronik di rumah sakit ini?

38 Lampiran 3. Panduan Wawancara bagian IT

Identitas Responden Nama :

Usia :

Jenis kelamin : Jabatan : Lama bekerja :

No. Pertanyaan

I CAPABILITY

1. Apa yang anda ketahui tentang peresepan eletronik?

2. Apa tujuan dari penerapan program peresepan elektronik?

3. Apa saja sarana dan prasana yang dibutuhkan dalam penerapan peresepan elektronik?

4. Apa yang Anda ketahui tentang peran Anda sebagai supporting system dalam penerapan program peresepan elektronik di rumah sakit ini?

5. Bagaimana cara Anda mengajarkan penggunaan peresepan elektronik pada pengguna?

6. Bagaimana alur kerja pada unit Anda sebagai supporting system dalam penerapan peresepan elektronik ini?

7. Apakah ketrampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan peran Anda sebagai supporting system untuk pengoperasian program peresepan elektronik?

8. Hal – hal apakah yang menurut Anda dapat mendukung peningkatan kemampuan Anda dalam menjalankan peran Anda sebagai bagian dari supporting system pada pengoperasian peresepan elektronik?

II OPPORTUNITY

1. Bagaimana dukungan dari pimpinan Anda dalam menjalankan peran Anda sebagai bagian dari supporting system pada penerapan peresepan elektronik?

2. Apakah ada buku petunjuk praktis dalam pengoperasian peresepan elektronik yang Anda sediakan untuk unit yang berhubungan dengan program peresepan elektronik?

3. Apakah terdapat SPO pengoperasian peresepan elektronik ini?

4. Bagaimana pelatihan yang Anda berikan kepada pengguna mengenai program peresepan elektronik?

39

5. Bagaimana dukungan lingkungan kerja Anda terhadap penerapan peresepan elektronik ini?

6. Apakah kolega dalam unit Anda saling membantu dalam hal pengoperasian peresepan elektronik ini?

7. Bagaimana koordinasi antar unit terkait dengan kelancaran pengoperasian peresepan elektronik ini?

8. Apa yang akan Anda lakukan jika pengguna menemui kesulitan teknis dalam pengoperasian peresepan elektronik?

III MOTIVATION

1. Bagaimana penilaian Anda tentang peran Anda sebagai supporting system pada pengoperasian peresepan elektronik yang Anda lakukan?

2. Hal – hal apakah yang memotivasi Anda untuk menyukseskan penerapan peresepan elektronik sesuai dengan peran Anda sebagai supporting system?

IV PROJECTED BEHAVIOR

1. Apa rencana Anda untuk peningkatan ketrampilan Anda sebagai supporting system dalam menjalankan peran Anda pada program peresepan elektronik?

2. Apa harapan Anda tentang penerapan program peresepan elektronik di rumah sakit ini?

40 Lampiran 4. Surat Keterangan Kelaikan Etik

Dokumen terkait