• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

6.2 Saran

1. Melakukan peninjauan antara Dinas Kesehatan Kota Medan dengan Rumah Sakit Mata dalam melakukan pengawasan untuk mengetahui kesehatan mata khususnya pada anak usia sekolah.

2. Melakukan peninjauan terhadap orang tua dalam upaya meningkatkan pengawasan untuk mengurangi terjadinya keluhan kelelahan mata pada anak yang suka bermain game online.

3. Diharapkan kepada anak usia sekolah agar lebih membatasi waktu untuk bermain game online.

DAFTAR PUSTAKA

Affandi, E .2005, Sindrom Penglihatan Komputer, Majalah Kedokteran Indonesia.

Amrizal, 2010. Penyakit Akibat dari Sering Menggunakan Komputer.

Diakses pada 04 Maret 2013 dari situs

http://www.allaboutvision.com/cvs/irritated.htm.

Arikunto, 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis Edisi Revisi IV. Jakarta : PT. Rhineka Cipta

Budiono, A.M.S., Jusuf, R.M.S. & Andriana, P. 2008. Makalah Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Operator Komputer. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Blehm C, Vishnu S, Khattak A, et al. 2005. Computer Vision Syndrome: A Review, Survey of ophthalmology.

Departemen Kesehatan RI. (1998). Berikan 21 Ribu Kacamata, Pertamina Catat Rekor. Diambil tanggal 05 Maret 2013 dari http://www.bataviase.co.id/node/450435

Desmita. 2008. Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Dewi, M. 2011. Pengaruh Kebiasaan Anak dalam Bermain Game Online

pada Komputer terhadap Kesehatan Mata. KTI : SMA Negeri 1 Jember

Erin, S. 2012. Gangguan dan Penyakit akibat Kemajuan Teknologi Masa

Kini. Di akses pada 05 Maret 2012 dari situs

http://sharingdisini.com/2012/10/29/gangguan-dan-penyakit-akibat- kemajuan-teknologi-masa-kini/

Gerry, 2012. Sejarah Game Online. Diakses pada 04 Maret 2013 dari situs http://gameonlinehistory.com

Gondhowiardjo, T.D. 2009. Pengaruh Bermain Komputer Pada Kesehatan Mata Anak-Anak. Jakarta : Ilmu Penyakit Mata RS. Cipto Mangunkusumo. Gunarsa, S.D & Yulia, S.1991. Psikologis Praktis : Anak, Remaja dan

Keluarga. Jakarta : PT BPK Gunung Mulia.

Haeny, N. 2009. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelelahan Mata pada. Skripsi. Dari: http://www.digilib.ui.ac.id/file?file=digital/125958-S- 5700-Analisis%20faktor-Literatur.pdf. Diunggah pada tanggal 03 Maret 2013

Hurlock, EB. 2004. Psikologi Sosial. Bandung : PT. Refika Aditama

Ian s Bruce. 2002. Official : video games are bad for your brain. Diakses pada

15 Desember 2012 dari situs

http://www.tribune.ie/article/2002/jul/28/official-video-games-are-bad-for- your-brain/?q=ian%20bruce.

Ilyas, S. 2008. Ilmu Penyakit Mata. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Indrakesuma. 2003. Pengantar Ilmu Pendidikan. Surabaya : Usaha Nasional Jessica, M. 1999. History Of Game Online. Diakses pada 18 Desember 2012

dari situs http://tharsis-gate.org/articles/imaginary/HISTORY~3.HTM. Junita, E. 2012. Bagaimana Mengatasi Game Addiction. Diakses pada 12 April 2013 dari situs http://www.anakku.net/game-addiction-bagaimana-mengatasinya.html

Jurnal Kehatan Masyarakat. 2011. Waspadai Asthenopia. Diakses pada 05

Maret 2013 dari situs

http://jurnalkesehatanmasyarakat.com/2011/12/waspadai-astenopia.html Kuliksera, 2012. Fenomena Permainan Game Online Tidak Pernah Ada

Habisnya. Diakses pada 04 Maret 2013 dari situs http://www.kolom- pengetahuan.com/2012/10/pengaruh-radiasi-dari-monitor.html

Lindsay, G. 2005. Game Type and Game Genre. Diakses pada 20 Desember

2012 dari situs

http://www.Igrace.com/documents/Game_types_and_genres.pdf.

Lemeshow, S & DKK. 2004. Besar Sampel Dalam penelitian Kesehatan. Yogyakarta : UGM Press

Mori, A. 2002. “ The Fear of Game Brain ”.

Notoadmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jakarta : Rhineka Cipta

Notoadmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rhineka Cipta

Pertiwi, Aprilia, dkk. 1996. Bermain Dunia Anak. Jakarta: Yayasan Aspirasi Pemuda

Pheasant, Stephen. 1991. Ergonomics, Works, and Health. USA: Aspen Publisher Inc.

P.K., Suma’mur. 1993. Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: CV. Haji Masagung

Rini, A. 2011. Menanggulangi Kecanduan Game Online Pada Anak. Jakarta : Pustaka Mina

Rifhani, D. 2010. Bahaya Komputer Bagi Kesehatan dan Tips untuk Menghindarinya. Diakses pada 04 Maret 2013 dari situs http://destririfhani.com/2010/10/bahaya-komputer-bagi-kesehatan-dan- tips.html

Riki, Y. 2011. Pengaruh Game Online Terhadap Perilaku Remaja. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas Padang.

Rizal, I. 2013. Tips Menjaga Kesehatan Mata. Diakses pada 17 April 2013 dari situs http://www.infonakke.com/2013/04/tips-menjaga-kesehatan- mata.html#ixzz2QnZRJ8Ax

Rozalina, L. 2013. Pengaruh Komputer Pada Kesehatan Mata Anak. Diakses pada 17 April 2013 dari situs http://www.rozalinaloebis.com/

Setyosari, P. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Siti, M. 2011. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Keluhan Kelelahan Mata Pada Pengguna Komputer Di Bagian Outbond Call Gedung Graha Telkom BSD(Bumi Serpong Damai) Tanggerang . Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitan Negeri Islam Syarif Hidayatullah.

Subitha, M. 2013. Pengaruh Komputer Terhadap Kesehatan Mata. Jakarta : Universitas Guna Dharma.

Tridhonanto & Beranda Agency. 2011. Optimalkan Potensi Anak Dengan Game. Jakarta : PT Elex Media Komputindo.

Wati, R (2008). Kelainan Penglihatan/Refraksi Pada Anak . Diambil tanggal 12

Maret 2012, dari

http://www.permatacibubur.com/en/see.php?id=008&lang=id

Widodo, J. 2007. Antisipasi Perilaku Anak Sekolah. Diakses pada 12 April 2013 dari situs www.pdpersi.co.id/pdpersi/news/artikel.php

Wikipedia Bahasa Indonesia. Diakses pada 04 Maret 2013 dari situs http://id.wikipedia.org/wiki/Permainan_daring

Yudha, P. 2009. Penelitian Eksploratif Perilaku Gamers Dikalangan Remaja (Kasus: Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Kabupaten Bogor, Jawa Barat). Skripsi Departemen Perkembangan Komunikasi Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB.

LAMPIRAN 1 Nama Warnet LEMBAR KUESIONER

A. Karakteristik Responden

A1. Nama :

A2. Umur : tahun

A3. Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan A4. Pendidikan :

B. Pengetahuan Responden

B1. Bagaimana dampak bagi kesehatan mata jika terlalu lama bermain game online?

a. Mata jarang berkedip (1)

b. Mata merasa lelah (2)

c. Mata menjadi lebih fokus (0)

B2. Jika terjadi kelelahan mata akibat bermain game online dapat merusak?

a. Saraf otak (1)

b. Saraf mata (2)

c. Tidak tahu (0)

B3. Menurut anda kelelahan mata adalah...

a. Sakit mata (1)

b. Mata yang minus (0)

c. Ketegangan pada mata (2)

B4. Mata lelah akibat game online dipengaruhi oleh?

a. Radiasi dari layar monitor (2)

b. Tidak tahu (0)

c. Posisi duduk yang tidak nyaman (1)

B5. Anda merasa penglihatan kabur, mata merah, mata merasa pedih dan mata berair terutama saat lama di depan komputer, hal tersebut merupakan...

a. Pencegahan kelelahan mata (0)

c. Penyakit mata (1)

B6. Kelelahan mata dapat memberikan pengaruh yang kurang baik bagi kesehatan mata Anda yaitu :

a. Mata menjadi sakit (1)

b. Mata menjadi lebih fokus (0)

c. Penglihatan menjadi kabur (2)

B7. Berapa jam yang dianjurkan untuk bermain game online dalam satu hari?

a. Tidak ada batasnya (0)

b. 5 jam (1)

c. 2 jam (2)

B8. Bagaimana caranya agar mata anda tidak merasa lelah saat bermain game online?

a. Membatasi waktu bermain (1)

b. Mengistirahatkan mata sejenak (2)

c. Tetap fokus pada layar monitor (0)

B9. Berapa jarak yang tepat antara mata dengan monitor saat bermain game online?

a. 50-70 cm (2)

b. 30-50 cm (1)

c. 10-30 cm (0)

B10. Jika Anda merasakan keluhan kelelahan mata, apa yang Anda lakukan?

a. Dibiarin saja (0)

b. Pergi ke dokter mata (2)

C. Sikap Responden

SS : Sangat Setuju; S : Setuju; TS : Tidak Setuju; STS : Sangat Tidak Setuju

SIKAP

No. PERNYATAAN SS S TS STS

1. Kelelahan mata merupakan salah satu dampak negatif bagi kesehatan mata.

2. Jika bermain game online teralalu lama akan membuat mata merah dan penglihatan menjadi kabur

3. Lama bermain game online dapat

meningkatkan jumlah kedipan mata menjadi berkurang.

4. Mengistirahatkan mata dapat mengurangi kelelahan pada mata

5. Kelelahan mata terjadi akibat mata terlalu lama menangkap sinar radiasi di layar monitor 6. Kelelahan mata merupakan salah satu gangguan yang paling sering terjadi pada saat bermain game online

7. Salah satu pencegahan terjadinya kelelahan mata adalah dengan mengatur posisi monitor dengan jarak mata

8. Pencahayaan ruangan yang kurang baik merupakan salah satu penyebab terjadinya kelelahan mata

9. Salah satu cara mengistirahatkan mata adalah dengan melihat lingkungan sekitar Anda 10. Mata merupakan bagian organ yang

D. Tindakan Responden

D1. Apakah setiap bermain game online mata Anda merasa lelah?

a. Sering (2)

b. Kadang-kadang (1)

c. Tidak pernah (0)

D2. Berapa lama Anda bermain game online dalam satu hari?

a. < 3 jam (0)

b. 3 – 5 jam (1)

c. > 5 jam (2)

D3. Dalam satu minggu berapa kali Anda bermain game online?

a. < 4 kali (0)

b. 4 – 8 kali (1)

c. > 8 kali (2)

D4. Sudah berapa tahun Anda bermain game online?

a. < 1 tahun (0)

b. 1 – 2 tahun (1)

c. > 2 tahun (2)

D5. Apakah posisi mata Anda dengan layar monitor sejajar saat bermain game online?

a. Sering (2)

b. Kadang-kadang (1)

c. Tidak pernah (0)

D6. Jika mata Anda merasa lelah apakah permainan game online tetap dimainkan?

a. Sering (2)

b. Kadang-kadang (1)

c. Tidak pernah (0)

D7. Apakah mata Anda selalu merasa perih saat lama bermain game online?

a. Sering (2)

b. Kadang-kadang (1)

c. Tidak pernah (0)

D8. Apakah anda sering mengistirahatkan mata anda ketika mata anda lelah akibat lama di depan layar monitor?

a. Sering (0)

b. Kadang-kadang (1)

c. Tidak pernah (2)

D9. Apakah Anda pada saat bermain game online jarak mata Anda dengan layar monitor selalu mencapai 50-70 cm?

a. Sering (0)

b. Kadang-kadang (1)

c. Tidak pernah (1)

D10. Ketika Anda merasa ada keluhan pada mata, apakah Anda memeriksakan mata anda?

a. Sering (0)

b. Kadang-kadang (1)

c. Tidak pernah (2)

E. Keluhan Kelelahan Mata

E1. Setiap bermain game online, apakah mata selalu merasakan ada keluhan? a. Sering b. Kadang-kadang c. Tidak Pernah

Apakah Anda mengalami gangguan atau gejala seperti dibawah ini ( setelah bermain game online)?

F. Intensitas Cahaya

Bagaimana pencahayaan di tempat warnet Anda? a. Terang (1) b. Tidak terang (0)

Keluhan Ya Kadang-kadang Tidak

Mata terasa tegang Penglihatan kabur

Penglihatan rangkap/ganda Mata merah

Mata terasa pedih Mata berair Mata merasa gatal Sakit kepala

LAMPIRAN PENGOLAHAN SPSS

Frequency Table (Karakteristik Responden)

Jenis Kelamin

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Laki-laki 93 96.9 96.9 96.9

Perempuan 3 3.1 3.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

Umur Responden

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 10-12 tahun 21 21.9 21.9 21.9

13-15 tahun 42 43.8 43.8 65.6

16-18 tahun 33 34.4 34.4 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pendidikan Responden

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid SD 21 21.9 21.9 21.9

SMP 42 43.8 43.8 65.6

SMA/SMK 33 34.4 34.4 100.0

Frequency Table (Pengetahuan Responden)

Pengetahuan 1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid mata menjadi lebih fokus 4 4.2 4.2 4.2

mata jarang berkedip 19 19.8 19.8 24.0

mata merasa lelah 73 76.0 76.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan 2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak tahu 11 11.5 11.5 11.5

saraf otak 10 10.4 10.4 21.9

saraf mata 75 78.1 78.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan 3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid mata yang minus 17 17.7 17.7 17.7

sakit mata 25 26.0 26.0 43.8

ketegangan pada mata 54 56.3 56.3 100.0

Pengetahuan 4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak tahu 14 14.6 14.6 14.6

posisi duduk yang tidak nyaman 10 10.4 10.4 25.0

radiasi dari layar monitor 72 75.0 75.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan 5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid pencegahan kelelahan mata 3 3.1 3.1 3.1

penyakit mata 43 44.8 44.8 47.9

keluhan kelelahan mata 50 52.1 52.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan 6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid mata menjadi lebih fokus 5 5.2 5.2 5.2

mata menjadi sakit 41 42.7 42.7 47.9

penglihatan menjadi kabur 50 52.1 52.1 100.0

Pengetahuan 7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tidak ada batasnya 18 18.8 18.8 18.8

5 jam 32 33.3 33.3 52.1

2 jam 46 47.9 47.9 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan 8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid tetap fokus pada layar monitor 4 4.2 4.2 4.2

membatasi waktu bermain 57 59.4 59.4 63.5

mengistirahatkan mata sejenak 35 36.5 36.5 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan 9

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 10-30 cm 7 7.3 7.3 7.3

30-50 cm 44 45.8 45.8 53.1

50-70 cm 45 46.9 46.9 100.0

Pengetahuan 10

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid dibiarin saja 22 22.9 22.9 22.9

meneteskan obat mata 33 34.4 34.4 57.3

pergi ke dokter mata 41 42.7 42.7 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan Total

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 11-20 88 91.7 91.7 91.7

1-10 8 8.3 8.3 100.0

Total 96 100.0 100.0

Pengetahuan Total K

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Baik 88 91.7 91.7 91.7

Kurang 8 8.3 8.3 100.0

Frequency Table (Sikap Responden)

Sikap 1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Setuju 3 3.1 3.1 3.1

Setuju 48 50.0 50.0 53.1

Sangat Setuju 45 46.9 46.9 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap 3 Sikap 2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.0 1.0 1.0

Tidak Setuju 22 22.9 22.9 24.0

Setuju 49 51.0 51.0 75.0

Sangat Setuju 24 25.0 25.0 100.0

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.0 1.0 1.0

Tidak Setuju 28 29.2 29.2 30.2

Setuju 51 53.1 53.1 83.3

Sangat Setuju 16 16.7 16.7 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap 4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 2 2.1 2.1 2.1

Tidak Setuju 12 12.5 12.5 14.6

Setuju 44 45.8 45.8 60.4

Sangat Setuju 38 39.6 39.6 100.0

Sikap 5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Setuju 12 12.5 12.5 12.5

Setuju 44 45.8 45.8 58.3

Sangat Setuju 40 41.7 41.7 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap 6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.0 1.0 1.0

Tidak Setuju 24 25.0 25.0 26.0

Setuju 49 51.0 51.0 77.1

Sangat Setuju 22 22.9 22.9 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap 7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 3 3.1 3.1 3.1

Tidak Setuju 19 19.8 19.8 22.9

Setuju 59 61.5 61.5 84.4

Sikap 7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 3 3.1 3.1 3.1

Tidak Setuju 19 19.8 19.8 22.9

Setuju 59 61.5 61.5 84.4

Sangat Setuju 15 15.6 15.6 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap 8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 3 3.1 3.1 3.1

Tidak Setuju 22 22.9 22.9 26.0

Setuju 56 58.3 58.3 84.4

Sangat Setuju 15 15.6 15.6 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap 9

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 1 1.0 1.0 1.0

Tidak Setuju 26 27.1 27.1 28.1

Sangat Setuju 23 24.0 24.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap 10

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 3 3.1 3.1 3.1

Tidak Setuju 2 2.1 2.1 5.2

Setuju 13 13.5 13.5 18.8

Sangat Setuju 78 81.3 81.3 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap Total

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 18-30 36 37.5 37.5 37.5

> 30 60 62.5 62.5 100.0

Total 96 100.0 100.0

Sikap Total K

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Cukup 36 37.5 37.5 37.5

Baik 60 62.5 62.5 100.0

Frequency Table (Tindakan Responden)

Tindakan 1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 6 6.3 6.3 6.3

Kadang-kadang 33 34.4 34.4 40.6

Sering 57 59.4 59.4 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan 2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 7 7.3 7.3 7.3

Kadang-kadang 31 32.3 32.3 39.6

Sering 58 60.4 60.4 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan 3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid < 3 jam 6 6.3 6.3 6.3

3-5 jam 41 42.7 42.7 49.0

> 5 jam 49 51.0 51.0 100.0

Tindakan 4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid < 4 kali 2 2.1 2.1 2.1

4-8 kali 40 41.7 41.7 43.8

> 8 kali 54 56.3 56.3 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan 5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid < 1 tahun 26 27.1 27.1 27.1

1-2 tahun 35 36.5 36.5 63.5

> 2 tahun 35 36.5 36.5 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan 6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 7 7.3 7.3 7.3

Kadang-kadang 34 35.4 35.4 42.7

Sering 55 57.3 57.3 100.0

Tindakan 7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 3 3.1 3.1 3.1

Kadang-kadang 28 29.2 29.2 32.3

Sering 65 67.7 67.7 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan 8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sering 12 12.5 12.5 12.5

Kadang-kadang 31 32.3 32.3 44.8

Tidak Pernah 53 55.2 55.2 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan 9

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sering 6 6.3 6.3 6.3

Kadang-kadang 34 35.4 35.4 41.7

Tidak Pernah 56 58.3 58.3 100.0

Tindakan 10

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Sering 3 3.1 3.1 3.1

Kadang-kadang 23 24.0 24.0 27.1

Tidak Pernah 70 72.9 72.9 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan Total K

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Baik 9 9.4 9.4 9.4

Kurang 87 90.6 90.6 100.0

Total 96 100.0 100.0

Tindakan Total

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid 1-10 9 9.4 9.4 9.4

11-20 87 90.6 90.6 100.0

Frequency Table (Intensitas Cahaya & Keluhan Kelelahan Mata)

Intensitas Cahaya

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Terang 25 26.0 26.0 26.0

Terang 71 74.0 74.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

Keluhan Kelelahan Mata

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Kadang-kadang 45 46.9 46.9 46.9

Sering 51 53.1 53.1 100.0

Total 96 100.0 100.0

Mata Teras Tegang

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 29 30.2 30.2 30.2

Kadang-kadang 30 31.3 31.3 61.5

Sering 37 38.5 38.5 100.0

Penglihatan Kabur

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 43 44.8 44.8 44.8

Kadang-kadang 28 29.2 29.2 74.0

Sering 25 26.0 26.0 100.0

Total 96 100.0 100.0

Penglihatan Rangkap Ganda

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 58 60.4 60.4 60.4

Kadang-kadang 29 30.2 30.2 90.6

Sering 9 9.4 9.4 100.0

Total 96 100.0 100.0

Mata Merah

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 33 34.4 34.4 34.4

Kadang-kadang 26 27.1 27.1 61.5

Sering 37 38.5 38.5 100.0

Mata Terasa Pedih

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 23 24.0 24.0 24.0

Kadang-kadang 35 36.5 36.5 60.4

Sering 38 39.6 39.6 100.0

Total 96 100.0 100.0

Mata Berair

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 22 22.9 22.9 22.9

Kadang-kadang 36 37.5 37.5 60.4

Sering 38 39.6 39.6 100.0

Total 96 100.0 100.0

Mata Terasa Gatal

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 45 46.9 46.9 46.9

Kadang-kadang 37 38.5 38.5 85.4

Sering 14 14.6 14.6 100.0

Sakit Kepala

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid Tidak Pernah 29 30.2 30.2 30.2

Kadang-kadang 33 34.4 34.4 64.6

Sering 34 35.4 35.4 100.0

Total 96 100.0 100.0

Crosstabs (Jenis Kelamin * Keluhan Kelelahan Mata)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Jenis Kelamin * Keluhan Kelelahan Mata

96 100.0% 0 .0% 96 100.0%

Jenis Kelamin * Keluhan Kelelahan Mata Crosstabulation

Keluhan Kelelahan Mata

Total Kadang-kadang Sering

Jenis Kelamin Laki-laki Count 44 49 93

% within Jenis Kelamin 47.3% 52.7% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

% of Total 45.8% 51.0% 96.9%

Perempuan Count 1 2 3

% within Jenis Kelamin 33.3% 66.7% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

2.2% 3.9% 3.1%

% of Total 1.0% 2.1% 3.1%

Total Count 45 51 96

% within Jenis Kelamin 46.9% 53.1% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata 100.0% 100.0% 100.0% % of Total 46.9% 53.1% 100.0% Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2-

sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)

Pearson Chi-Square .228a 1 .633

Continuity Correctionb .000 1 1.000

Likelihood Ratio .234 1 .629

Fisher's Exact Test 1.000 .547

Linear-by-Linear Association .226 1 .635

N of Valid Cases 96

a. 2 cells (50,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 1,41.

Crosstabs (Umur Responden * Keluhan Kelelahan Mata)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Umur Responden * Keluhan Kelelahan Mata

96 100.0% 0 .0% 96 100.0%

Symmetric Measures

Value Asymp. Std. Errora Approx. Tb Approx. Sig.

Interval by Interval Pearson's R .049 .098 .473 .637c

Ordinal by Ordinal Spearman Correlation .049 .098 .473 .637c

N of Valid Cases 96

a. Not assuming the null hypothesis.

b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Umur Responden * Keluhan Kelelahan Mata Crosstabulation

Keluhan Kelelahan Mata

Total Kadang-kadang Sering

Umur Responden 10-12 tahun Count 8 13 21

% within Umur Responden 38.1% 61.9% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

17.8% 25.5% 21.9%

% of Total 8.3% 13.5% 21.9%

13-15 tahun Count 16 26 42

% within Umur Responden 38.1% 61.9% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

35.6% 51.0% 43.8%

% of Total 16.7% 27.1% 43.8%

16-18 tahun Count 21 12 33

% within Umur Responden 63.6% 36.4% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

46.7% 23.5% 34.4%

% of Total 21.9% 12.5% 34.4%

Total Count 45 51 96

% within Umur Responden 46.9% 53.1% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

100.0% 100.0% 100.0%

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2- sided) Pearson Chi-Square 5.673a 2 .059 Likelihood Ratio 5.717 2 .057 Linear-by-Linear Association 4.117 1 .042 N of Valid Cases 96

a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 9,84.

Symmetric Measures

Value Asymp. Std. Errora Approx. Tb Approx. Sig.

Interval by Interval Pearson's R -.208 .099 -2.064 .042c

Ordinal by Ordinal Spearman Correlation -.215 .100 -2.134 .035c

N of Valid Cases 96

a. Not assuming the null hypothesis.

b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Pendidikan Responden * Keluhan Kelelahan Mata Crosstabulation

Crosstabs (Pendidikan * Keluhan Kelelahan Mata)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Pendidikan Responden * Keluhan Kelelahan Mata

Keluhan Kelelahan Mata

Total Kadang-kadang Sering

Pendidikan Responden SD Count 8 13 21

% within Pendidikan Responden 38.1% 61.9% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

17.8% 25.5% 21.9%

% of Total 8.3% 13.5% 21.9%

SMP Count 16 26 42

% within Pendidikan Responden 38.1% 61.9% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

35.6% 51.0% 43.8%

% of Total 16.7% 27.1% 43.8%

SMA/SMK Count 21 12 33

% within Pendidikan Responden 63.6% 36.4% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

46.7% 23.5% 34.4%

% of Total 21.9% 12.5% 34.4%

Total Count 45 51 96

% within Pendidikan Responden 46.9% 53.1% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

100.0% 100.0% 100.0%

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2- sided) Pearson Chi-Square 5.673a 2 .059 Likelihood Ratio 5.717 2 .057 Linear-by-Linear Association 4.117 1 .042 N of Valid Cases 96

a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 9,84.

Symmetric Measures

Value Asymp. Std. Errora Approx. Tb Approx. Sig.

Interval by Interval Pearson's R -.208 .099 -2.064 .042c

Ordinal by Ordinal Spearman Correlation -.215 .100 -2.134 .035c

N of Valid Cases 96

a. Not assuming the null hypothesis.

b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Crosstabs (Pengetahuan Responden * Keluhan Kelelahan Mata) [DataSet1] D:\mi_Mie fiLe\SKRIPSI\SKRIPSI MATA\DATA SPSS\APLIKASI DATA.sav

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Keluhan Kelelahan Mata * Pengetahuan Total

Keluhan Kelelahan Mata * Pengetahuan Total K Crosstabulation

Pengetahuan Total K

Total Baik Kurang

Keluhan Kelelahan Mata Kadang-kadang Count 38 7 45

% within Keluhan Kelelahan Mata

84.4% 15.6% 100.0%

% within Pengetahuan Total K

43.2% 87.5% 46.9%

% of Total 39.6% 7.3% 46.9%

Sering Count 50 1 51

% within Keluhan Kelelahan Mata

98.0% 2.0% 100.0%

% within Pengetahuan Total K

56.8% 12.5% 53.1%

% of Total 52.1% 1.0% 53.1%

Total Count 88 8 96

% within Keluhan Kelelahan Mata

91.7% 8.3% 100.0%

% within Pengetahuan Total K

100.0% 100.0% 100.0%

Chi-Square Tests Value df Asymp. Sig. (2- sided) Exact Sig. (2- sided) Exact Sig. (1- sided) Pearson Chi-Square 5.784a 1 .016 Continuity Correctionb 4.141 1 .042 Likelihood Ratio 6.328 1 .012

Fisher's Exact Test .024 .019

Linear-by-Linear Association 5.724 1 .017

N of Valid Cases 96

a. 2 cells (50,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 3,75.

b. Computed only for a 2x2 table

Symmetric Measures

Value

Asymp. Std.

Errora Approx. Tb Approx. Sig.

Interval by Interval Pearson's R -.245 .081 -2.455 .016c

Ordinal by Ordinal Spearman Correlation -.245 .081 -2.455 .016c

N of Valid Cases 96

a. Not assuming the null hypothesis.

b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Crosstabs (Sikap Responden * Keluhan Kelelahan Mata) [DataSet2]

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Sikap Total K * Keluhan Kelelahan Mata

Sikap Total K * Keluhan Kelelahan Mata Crosstabulation

Keluhan Kelelahan Mata

Total Kadang-kadang Sering

Sikap Total K Cukup Count 22 14 36

% within Sikap Total K 61.1% 38.9% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

48.9% 27.5% 37.5%

% of Total 22.9% 14.6% 37.5%

Baik Count 23 37 60

% within Sikap Total K 38.3% 61.7% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

51.1% 72.5% 62.5%

% of Total 24.0% 38.5% 62.5%

Total Count 45 51 96

% within Sikap Total K 46.9% 53.1% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

100.0% 100.0% 100.0%

Chi-Square Tests

Value df

Asymp. Sig. (2-

sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)

Pearson Chi-Square 4.688a 1 .030

Continuity Correctionb 3.818 1 .051

Likelihood Ratio 4.714 1 .030

Fisher's Exact Test .036 .025

Linear-by-Linear Association 4.639 1 .031

N of Valid Cases 96

a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 16,88.

b. Computed only for a 2x2 table

Symmetric Measures

Value Asymp. Std. Errora Approx. Tb Approx. Sig.

Interval by Interval Pearson's R .221 .100 2.197 .030c

Ordinal by Ordinal Spearman Correlation .221 .100 2.197 .030c

N of Valid Cases 96

a. Not assuming the null hypothesis.

b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Crosstabs ( Tindakan Responden * Keluhan Kelelahan Mata)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Keluhan Kelelahan Mata * Tindakan Total

96 100.0% 0 .0% 96 100.0%

Tindakan Total

Total Baik Kurang

Keluhan Kelelahan Mata Kadang-kadang Count 5 40 45

Expected Count 4.2 40.8 45.0

% within Keluhan Kelelahan Mata

11.1% 88.9% 100.0%

% within Tindakan Total 55.6% 46.0% 46.9%

% of Total 5.2% 41.7% 46.9%

Sering Count 4 47 51

Expected Count 4.8 46.2 51.0

% within Keluhan Kelelahan Mata

7.8% 92.2% 100.0%

% within Tindakan Total 44.4% 54.0% 53.1%

% of Total 4.2% 49.0% 53.1%

Total Count 9 87 96

Expected Count 9.0 87.0 96.0

% within Keluhan Kelelahan Mata

9.4% 90.6% 100.0%

% within Tindakan Total 100.0% 100.0% 100.0%

Chi-Square Tests

Value df

Asymp. Sig. (2-

sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig. (1-sided)

Pearson Chi-Square .301a 1 .584

Continuity Correctionb .039 1 .844

Likelihood Ratio .300 1 .584

Fisher's Exact Test .730 .420

Linear-by-Linear Association .297 1 .586

N of Valid Cases 96

a. 2 cells (50,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 4,22.

b. Computed only for a 2x2 table

Symmetric Measures

Value Asymp. Std. Errora Approx. Tb Approx. Sig.

Interval by Interval Pearson's R .056 .102 .543 .588c

Ordinal by Ordinal Spearman Correlation .056 .102 .543 .588c

N of Valid Cases 96

a. Not assuming the null hypothesis.

b. Using the asymptotic standard error assuming the null hypothesis.

Crosstabs (Intensitas Cahaya * Keluhan Kelelahan Mata) [DataSet2]

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Intensitas Cahaya * Keluhan Kelelahan Mata

Intensitas Cahaya * Keluhan Kelelahan Mata Crosstabulation

Keluhan Kelelahan Mata

Total Kadang-kadang Sering

Intensitas Cahaya Tidak Terang Count 9 16 25

% within Intensitas Cahaya 36.0% 64.0% 100.0%

% within Keluhan Kelelahan Mata

20.0% 31.4% 26.0%

% of Total 9.4% 16.7% 26.0%

Dokumen terkait