BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
6.2. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada: 1. Pendidikan Keperawatan
Melalui institusi pendidikan perlu diinformasikan bahwa ada pengaruh terapi sinema terhadap kecemasan praoperatif pada anak usia sekolah, dimana ada penurunan kecemasan praoperatif pada anak sesudah diberikan terapi sinema.
55
2. Praktik Keperawatan
Saat ini terapi sinema masih jarang dilakukan di rumah sakit, oleh karena itu perawat diharapkan dapat menjadikan terapi ini sebagai salah satu intervensi menurunkan kecemasan anak usia sekolah yang akan menjalani prosedur operasi.
3. Tempat Penelitian
RB2A dan RB2B RSUP. H. Adam Malik Medan merupakan ruang rawat inap yang berfokus pada pasien bedah, oleh karena itu disarankan bagi tempat penelitian untuk mengaplikasikan terapi sinema sebagai salah satu intervensi perawatan praoperatif pada anak usia sekolah dan menyediakan fasilitas menonton yang dibutuhkan dalam terapi ini.
4. Penelitian Selanjutnya
Penelitian selanjutnya sebaiknya memiliki bagian kelompok kontrol dan jumlah sampel ditambah agar hasilnya lebih representatif. Ada baiknya apabila mencobakan terapi sinema ini kepada pasien praoperatif pada kelompok usia lainnya. Selain itu, sebaiknya terapi ini dilakukan di ruang tersendiri atau ruang yang tenang untuk menghindari kemungkinan terjadinya gangguan yang dapat memecah konsentrasi ketika menonton.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmed, M. I., Farrel, M. A., Parrish, K., Karla, A. (2011). Preoperative Anxiety in Children Risk Factors and Non-Pharmacological Management .M.E.J. Anesth 21 (2). Diakses 28 Juni 2015 dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/ pubmed/22435267
Al-Assaf. 2009. Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Danim, S. 2003. Riset Keperawatan: Sejarah dan Metodologi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Deli, S. A. F. (2013). Upin Ipin Ngetop Luar Biasa, Sang Pencipta Kartun Kini Kaya Raya. Artikel Liputan 6. Diakses 29 Juni dari bisnis.liputan6.com /read/785000/upin-ipin-ngetop-luar-biasa-sang-pencipta-kartun-kini-kaya-raya
Detiana, P. 2010. Hamil Aman dan Nyaman di atas 30 Tahun. Jakarta: Penerbit Media Pressindo
Dumtrache, S. D. (2014). The Effect of Cinematherapy Group on Diminishing Anxiety in Young People. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 127 ( 2014 ) 717 – 721. Diakses 2 Juli 2015 dari www.sciencedirect.com/ science/article/ pii/S1877042814024331
Goldberg, F. R. 2007. Turn Box Office Movies Into Mental Health Opportunities: A Literature Review and Resource Guide for Clinicians and Educators. BeneficialFilmGuides.com, 35, 105-130, Diakses 15 Oktober 2014 dari https://secure.cecredit.com/articles/101188/ Turn_ Box_Office_Movies-CE[1].pdf
Grace, V. J. (2007). Gambaran Pelaksanaan Perawatan Luka Post Operasi Sectio Caesarea (SC) dan Kejadian Infeksi. Jurnal Dexa Medika. Diakses 26 Oktober 2014 dari http://www.dexamedixa.com
Greundemann, B. J. & Fernsebner, B. 2006. Buku Ajar Keperawatan Perioperatif Vol.2 Praktik. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Haruyama, S. 2011. The Miracle of Endorphine : Sehat mudah dan Praktis dengan Hormon Kebahagiaan. Bandung : Penerbit Kaifa
Hussein, A & Zolait, S. 2013. Technology Diffusion and Adoption: Global Complexity, Global Innovation. USA: IGI Global
Kain, Z.N., Mayes, L.C., Cicchetti, D.V., Bagnal, A.L., Finley, J.D., Hofstadter, M.B. (1997). The Yale Preoperative Anxiety Scale: How Does It Compare with a “Gold Standar?”. International Anasthesia Research
57
Society, 85, 783-788. Diakses 4 Desember dari http://journals.lww.com/anesthesia-analgesia/Fulltext/1997/10000/ The_Yale_Preoperative_Anxiety _Scale__ How _ Does_It.12.aspx Kalkhoran, M. A. & Karrimollahi, M. (2007). Religiousness and Preoperative
Anxiety: A Correlational Study. Annals of General Psychiatry, 6, 17, Diakses 28 Juni 2015 dari http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/ PMC1947984/
Lee, J., Lim, H., Son, J.S., Lee, J.R., Kim, D.C., Ko, S. (2012). Cartoon Distraction Alleviates Anxiety in Children During Induction of Anesthesia. Journal of International Anasthesia Research Society (IARS), 115(5), 1168-1173. Diakses 15 Oktober 2014 dari http://www.ncbi.nlm.nih. gov/pubmed/ 23011563
Lee, J. H., Jung, H.K., Lee, G.G., Kim, H.Y., Park, S.G. & Woo, S.C. (2013). Effect of Behavioral Intervention Using Smartphone Application for Preoperative Anxiety in Pediatric Patients. Clinical Research Article of Korean Society of Anasthesiologists, 65(6), 508-518. Diakses 4 Desember 2014 dari http://jmj.jums.ac.ir/browse.php?a_ id=194&slc_lang=en&sid =1& ftxt=1
Makmuri. (2007). Tingkat Kecemasan Pasien Praoperatif. Diakses 5 Oktober 2014 dari http://etd.eprints.ums.ac.id
Nurhafizah. (2012). Strategi Koping dan Intensitas Nyeri Pasien Post Operasi Di Ruang Rindu B2A RSUP H. Adam Malik Medan. Diakses 6 Desember 2014 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article= 59022& val=4130
Nurhayati, Hasmiwati, dan Rusjdi, S. R. (2014). Uji Reliabilitas Diagnosis Mikroskopis Malaria Tenaga Laboratorium Puskesmas Di Daerah Endemik Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Jurnal MKA, 37 (1), 19-25. Diakses 25 Juni 2015 dari http://jurnalmka.fk.unand.ac.id/ index.php/art/ article/download/135/131
Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan Ed.2. Jakarta: Penerbit Salemba Medika
Olivia, F. 2010. Mengoptimalkan Otak Supaya Awet Muda. Jakarta: Penerbit PT Elex Media Kamputindo
Papalia, D.E., Old, S. W.,Feldman, R. D. 2008. Human Development (Psikologi Perkembangan). Terj. A. K. Anwar. Jakarta: Kencana
Pohan, S. I. 2007. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan: Dasar-Dasar Pengertian dan Penerapan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Powel, M. L. 2009. Cinematherapy As a Cinical Intervention: Theoretical Rationale and empirical Credibility. Ann Arbor : ProQuest LLC
58
Prilia, D. 2010. Hamil Aman dan Nyaman di atas usia 30 Tahun. Yogyakarta: Penerbit Media Presindo
Satyanegara. 2010. Ilmu Bedah Saraf Edisi IV. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Schwartz, J. A., Andropoulos, D. B., Davidson, A. 2014. Anasthesiology Clinic: Pediatric Anasthesiology. USA: Clinics Review Article.
Setiawan, Tanjung, M. (2005). Efek Komunikasi Terapeutik Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan. Diakses 20 Oktober 2014 dari http://repository.usu.ac.id Smeltzer, S.C. & Bare, B. G. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah
Brunner & Suddarth Ed. 8. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC Susetyowati, Ija, M., Makhmudi, A. (2010). Status Gizi Pasien Bedah Mayor
Preoperasi Berpengaruh Terhadap Penyembuhan Luka dan Lama Rawat Inap Pascaoperasi di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Vol. 7, No. 1.
Swarjana, I. K. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan: Tuntunan Praktis Pembuatan Proposal Penelitian. Yogyakarta: CV Andi Offset (Penerbit Andi)
Tarigan, M. (2014). The Anxiety Level of Preoperative Patients in General Hospital of Dr. Pirngadi Medan. Diakses 15 Oktober 2014 dari http://repository.usu.ac.id
Uliyah, M & Hidayat, A. A. A. 2008. Ketrampilan Dasar Praktik Klinik Kebidanan ed.2. Jakarta: Penerbit Salemba Medika
Videbeck, S. L . 2008. Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Wolz, B. 2011. Cinema Therapy: Using the Power of Imagery in Films for the Therapeutic Process. Diakses 7 Oktober 2014 dari http://www. shamonjgifts.com/wp-content/uploads/2011/11/cinematherapy.pdf. uploads2011
Wong, D. L., Hockenberry-Eaton, M., Wilson, D., Winkelstein, M., Schwartz, P. (2009). Buku ajar keperawatan pediatrik, volume 1. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
---(2009). Buku ajar keperawatan pediatric, volume 2. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC
World Public Library Association . 2015. Fleiss Kappa. Project Gutenberg Self Publishing Press. Diakses 29 Juni 2015 dari http://self.gutenberg.org/ articles/fleiss_kappa
59
Lampiran 1
INSTRUMEN PENELITIAN
Pengaruh Terapi Sinema Terhadap Kecemasan Praoperatif pada Anak Usia Sekolah (6-12 tahun) di RSUP. H. Adam Malik Medan
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk kuesioner data demografi dan lembar observasi Kecemasan: Modified Yale Preoperative Anxiety Scale yang akan digunakan untuk melakukan pengumpulan data terhadap subjek yang memenuhi kriteria penelitian.
I. Kuesioner Data Demografi
Petunjuk pengisian : isilah data di bawah ini dengan lengkap dan berilah tanda (√) pada tempat pilihan yang tersedia.
1. Nomor Responden : (diisi peneliti)
2. Jenis Kelamin : ( ) Laki-laki ( ) Perempuan 3. Umur : tahun 4. Suku : 5. Agama :
60
II. Lembar Observasi Kecemasan
Petunjuk : Pilihlah satu kategori pada masing-masing domain yang paling menggambarkan kondisi dan situasi anak.
F. Kegiatan _______ G. Pernyataan _______ H. Luapan Emosi _______
I. Keadaaan Ingin Tahu _______ J. Peranan Orang tua _______
A. Kegiatan
5. Memperhatikan sekeliling, ingin tahu, bermain, membaca (atau kebiasaan lainnya)
6. Tidak mau melakukan kegiatan, menunduk, gelisah dengan memainkan tangan, duduk dekat dengan orang tua
7. Bergerak tanpa aktivitas yang jelas, menggeliat, memegang orangtuanya
8. Menghindari tenaga kesehatan, menolak perlakuan dengan kaki dan
tangan atau dengan seluruh tubuh, tidak mau bermain dan tidak mau terpisah dari orang tua.
B. Pernyataan
7. Membaca (tanpa suara), bertanya, berkomentar, menjawab pertanyaan, terlalu asyik bermain untuk merespon
8. Menanggapi orang yang lebih dewasa dengan berbisik, hanya
menganggukkan kepala
9. Diam, tidak ada respon terhadap orang yang lebih dewasa
10.Merengek, mengerang, merintih
11.Menangis atau bahkan berteriak “tidak mau dioperasi” 12.Menangis, berteriak keras terus menerus
C. Luapan Emosi
61
7. Sedih, wajah ketakutan, terlihat tegang
8. Menangis, menjadi sangat marah
D. Keadaaan Ingin Tahu
5. Berjaga-jaga, melihat sekeliling, melihat apa yang dilakukan tenaga kesehatan
6. Anak berdiam diri dengan duduk tenang dan diam, menatap orang yang lebih dewasa
7. Waspada melihat sekitarnya, terkejut akan suara-suara tertentu, mata waspada, badan menegang
8. Panik dan merengek, menangis, mendorong orang di sekitarnya
E. Peranan Orang tua
5. Sibuk bermain atau sibuk dengan kebiasaannya, duduk tenang, tidak membutuhkan orang tua, mau berinteraksi dengan orang tua apabila orang tuanya yang memulai
6. Menggapai orang tua, mencari perlindungan dan kenyamanan, bersandar pada orang tua
7. Menatap orang tua, tidak ingin berhubungan dengan orang lain, melakukan apa yang disuruh bila orang tua berada di dekatnya
8. Tidak bisa jauh dari orang tua dan akan marah/menangis apabila berpisah dengan orang tuanya, memegang erat orang tua dan tidak melepaskannya, atau mendorong menjauhi orangtuanya
62
Lampiran 2 INFORMED CONCENT
LEMBAR PENJELASAN PENELITIAN
Saya yang bernama Maristha Roswati / 111101121 adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, Medan. Saat ini saya sedang melakukan penelitiaan tentang “Pengaruh Terapi Sinema Terhadap Kecemasan Praoperatif pada Anak Usia Sekolah di RSUP. H. Adam Malik Medan” yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi sinema terhadap kecemasan akan menjalani operasi pada anak usia sekolah. Penelitian ini merupakan salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir di Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yang diharapkan bermanfaat bagi perkembangan keilmuan keperawatan.
Saya mengharapkan kesediaan orang tua dan anak untuk berpartisipasi dalam penelitian ini dimana penelitian ini tidak akan memberi dampak membahayakan. Jika orang tua dan anak bersedia, saya akan melakukan terapi sinema selama 20 menit dengan cara mengajak anak menonton film kartun dan berdiskusi singkat mengenai film. Penelitian ini akan dilakukan di ruang rawat sebelum anak dibawa ke ruang operasi. Orang tua sangat diharapkan untuk mau mempercayakan anaknya menjalani terapi ini tanpa mendampinginya demi mendapatkan efek terapi sinema terhadap kecemasan anak yang lebih efektif. Observasi kecemasan dilakukan pada anak sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah dilakukan terapi sinema. Keluarga dan anak diharapkan bersedia untuk diobservasi mengenai kecemasan anak. Jika bersedia menjadi responden penelitian, maka silahkan menandatangani lembar persetujuan sebagai bukti kesukarelaan orang tua dan anak untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.
Partisipasi ini bersifat sukarela sehingga responden penelitian bebas untuk mengundurkan diri setiap saat tanpa ada sanksi apapun. Semua informasi yang diberikan akan dirahasiakan dan hanya akan digunakan untuk penelitian ini. Terima kasih atas partisipasi orang tua dan anak dalam penelitian ini.
63
LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN
Saya adalah orang tua /wali dari anak usia sekolah yang menjadi pasien praoperatif (yang akan menjalani operasi) di RSUP. H. Adam Malik Medan. Saya telah mendapatkan informasi mengenai penelitian yang akan dilaksanakan oleh saudari Maristha Roswati / 111101121 tentang “Pengaruh Terapi Sinema Terhadap Kecemasan Praoperatif pada Anak Usia Sekolah di RSUP. H. Adam Malik Medan” meliputi tujuan penelitian, manfaat, dan prosedur pelaksanaan penelitian. Saya mewakili pasien anak, dengan ini menyatakan bersedia tanpa paksaan dan setuju untuk menjadi responden dalam penelitian ini.
Medan, 2015 Orang tua/ Wali Responden
64
Lampiran 3
PROSEDUR PELAKSANAAN PENELITIAN TERAPI SINEMA
A. Perkenalan/Orientasi
1. Alat: lembar penjelasan / informed consent
2. Waktu dan tempat:
Dilakukan di ruang rawat inap anak sehari sebelum operasi 3. Prosedur:
a. Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri kepada anak dan orang tua
b. Menjelaskan maksud, tujuan dan manfaat penelitian kepada orang tua dan anak
c. Melakukan pendekatan untuk membina trust
d. Meminta kesediaan orang tua dan anak untuk mau bekerja sama dan orang tua menandatangani informed consent
e. Salam penutup
B. Tahap Kerja
1. Alat: lembar observasi kecemasan praoperatif untuk pre-test dan post-test
dan tablet
2. Waktu dan tempat: Dilakukan di ruang rawat inap selama 30 menit sebelum anak dibawa ke ruang operasi
3. Prosedur pada tahap kerja: a. Menyapa orang tua dan anak b. Melakukan pre-test
Peneliti mengobservasi kecemasan anak selama 5 menit di ruang rawat sebelum dilakukan intervensi terapi sinema. Peneliti menggunakan lembar observasi kecemasan praoperatif
c. Melakukan terapi sinema
1)Persiapan alat terapi sinema: menghidupkan tablet
65
- Menghimbau anak untuk berkonsentrasi dan memperhatikan film yang akan ditonton
3)Waktu dan tempat pelaksanaan terapi sinema: Dilakukan selama 20 menit di ruang rawat inap anak
4)Prosedur melakukan terapi sinema: - Menyapa anak
- Mengadakan kontrak waktu dengan anak - Mendekatkan tablet
- Menayangkan film
- Mengajak anak berdiskusi singkat mengenai film yang telah ditonton
- Membereskan alat 4. Melakukan post-test
Peneliti mengobservasi kecemasan anak selama 5 menit di ruang rawat setelah dilakukan intervensi terapi sinema. Peneliti menggunakan lembar observasi kecemasan praoperatif
C. Terminasi
1. Mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan anak 2. Salam penutup
66
Lampiran 4
ANGGARAN BIAYA PENELITIAN
No Keterangan Biaya
1. Proposal
- Kertas A4 80gr 2 rim - Tinta printer
- Biaya pulsa internet - Penjilidan
- Fotokopi literatur
- Menterjemahkan instrumen - Konsumsi Seminar Proposal
Rp 96.000 Rp 40.000 Rp 100.000 Rp 10.000 Rp 30.000 Rp 105.000 Rp 150.000 2. Pengumpulan dan Analisa Data
- Izin penelitian - Biaya Kost
- Fotokopi instrument penelitian dan lembar persetujuan menjadi responden/
informed concent - Souvenir penelitian Rp 307.000 Rp 1.300.000 Rp 20.000 Rp 150.000 3. Pengumpulan Laporan Skripsi
- Kertas A4 80gr 2 rim - Tinta printer
- Penjilidan
- Konsumsi sidang skripsi
Rp 96.000 Rp 40.000 Rp 10.000 Rp 250.000
Biya Tidak Terduga 10% Rp 270.400
68
70
75
77
78
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Maristha Roswati
Tempat / Tanggal Lahir : Binjai, 13 Maret 1993 Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Kristen Protestan
Alamat : Jl. Ikan Arwana II No.10 Binjai No. Telp / HP : 087713940050
Riwayat Pendidikan :
1. TK St. Theresia Binjai (1997-1998)
2. SD Negeri 020275 Binjai (1998-2004)
3. SMP Negeri 4 Binjai (2004-2007)
4. SMA Negeri 2 Binjai (2007-2010)
79
Lampiran 10
Hasil Analisa Data Demografi Anak Usia Sekolah
Frequencies
Statistics
Umur Jenis Kelamin Suku Agama
N Valid 8 8 8 8
Missing 0 0 0 0
Frequency Table
Umur
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 6 4 50.0 50.0 50.0 10 2 25.0 25.0 75.0 12 2 25.0 25.0 100.0 Total 8 100.0 100.0 Jenis Kelamin
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid laki-laki 3 37.5 37.5 37.5 perempuan 5 62.5 62.5 100.0 Total 8 100.0 100.0 Suku
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid aceh 1 12.5 12.5 12.5 batak 5 62.5 62.5 75.0 jawa 2 25.0 25.0 100.0 Total 8 100.0 100.0 Agama
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Islam 5 62.5 62.5 62.5
Kristen 3 37.5 37.5 100.0
Total 8 100.0 100.0
80
NPar Tests
Wilcoxon Signed Ranks Test
Ranks
N Mean Rank Sum of Ranks
sesudah - sebelum Negative Ranks 8a 4.50 36.00
Positive Ranks 0b .00 .00 Ties 0c Total 8 a. sesudah < sebelum b. sesudah > sebelum c. sesudah = sebelum Test Statisticsb sesudah - sebelum Z -2.524a
Asymp. Sig. (2-tailed) .012
a. Based on positive ranks. b. Wilcoxon Signed Ranks Test
81
Uji Normalitas Data
Explore
Case Processing Summary Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
sebelum 8 100.0% 0 .0% 8 100.0%
sesudah 8 100.0% 0 .0% 8 100.0%
Descriptives
Statistic Std. Error
sebelum Mean 50.2038 3.95225
95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 40.8582 Upper Bound 59.5493 5% Trimmed Mean 49.6714 Median 48.3300 Variance 124.962 Std. Deviation 1.11786E1 Minimum 36.66 Maximum 73.33 Range 36.67 Interquartile Range 12.92 Skewness 1.275 .752 Kurtosis 2.294 1.481 sesudah Mean 30.8288 2.43932
95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 25.0607 Upper Bound 36.5968 5% Trimmed Mean 30.6436 Median 32.4950 Variance 47.602 Std. Deviation 6.89945 Minimum 23.33 Maximum 41.66 Range 18.33 Interquartile Range 12.50 Skewness .137 .752 Kurtosis -1.195 1.481
82
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
sebelum .198 8 .200* .915 8 .389
sesudah .236 8 .200* .883 8 .201
a. Lilliefors Significance Correction
*. This is a lower bound of the true significance.
Hasil Analisa Data Kategori Kecemasan Anak Sebelum dan Sesudah Terapi Sinema Frequencies Statistics sebelum Sesudah N Valid 8 8 Missing 0 0 Frequencies sebelum
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid cemas 8 100.0 100.0 100.0
sesudah
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid cemas 5 62.5 62.5 62.5
tidak cemas 3 37.5 37.5 100.0
83
HASIL ANALISA DATA OBSERVASI SEBELUM TERAPI SINEMA
Frequencies
Statistics
Kegiatan Pernyataan Luapan Emosi
Keadaan Ingin Tahu Peranan Orang Tua N Valid 8 8 8 8 8 Missing 0 0 0 0 0 Mean 2.25 2.50 2.62 1.88 1.62 Median 2.00 2.00 3.00 2.00 2.00 Std. Deviation 1.165 .756 .916 .641 .518 Minimum 1 2 1 1 1 Maximum 4 4 4 3 2 Frequencies Kegiatan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1 2 25.0 25.0 25.0 2 4 50.0 50.0 75.0 4 2 25.0 25.0 100.0 Total 8 100.0 100.0 Pernyataan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 2 5 62.5 62.5 62.5 3 2 25.0 25.0 87.5 4 1 12.5 12.5 100.0 Total 8 100.0 100.0 Luapan Emosi
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1 1 12.5 12.5 12.5 2 2 25.0 25.0 37.5 3 4 50.0 50.0 87.5 4 1 12.5 12.5 100.0 Total 8 100.0 100.0
84
Valid 1 2 25.0 25.0 25.0
2 5 62.5 62.5 87.5
3 1 12.5 12.5 100.0
Total 8 100.0 100.0
Peranan Orang Tua
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 1 3 37.5 37.5 37.5
2 5 62.5 62.5 100.0
85
HASIL ANALISA DATA OBSERVASI SESUDAH TERAPI SINEMA
Frequencies
Statistics
Kegiatan Pernyataan Luapan Emosi
Keadaan Ingin Tahu Peranan Orang Tua N Valid 8 8 8 8 8 Missing 0 0 0 0 0 Mean 1.25 1.38 1.50 1.38 1.12 Median 1.00 1.00 1.50 1.00 1.00 Std. Deviation .463 .518 .535 .518 .354 Minimum 1 1 1 1 1 Maximum 2 2 2 2 2 Frequencies Kegiatan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1 6 75.0 75.0 75.0 2 2 25.0 25.0 100.0 Total 8 100.0 100.0 Pernyataan
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1 5 62.5 62.5 62.5 2 3 37.5 37.5 100.0 Total 8 100.0 100.0 Luapan Emosi
86
Valid 1 4 50.0 50.0 50.0
2 4 50.0 50.0 100.0
Total 8 100.0 100.0
Keadaan Ingin Tahu
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 1 5 62.5 62.5 62.5
2 3 37.5 37.5 100.0
Total 8 100.0 100.0
Peranan Orang Tua
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid 1 7 87.5 87.5 87.5 2 1 12.5 12.5 100.0 Total 8 100.0 100.0