BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
1. Hendaknya setiap pasangan mempelai suami istri yang akan melangsungkan perkawinan campuran selain melengkapi dokumen sebagai persyaratan yang diwajibkan oleh peraturan peraturan perundang-undanan untuk sah nya suatu perkawinan campuran, juga harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan juga harus sepakat antara kedua belah pihak tanpa adanya unsur paksaan dan sebaiknya dituangkan ke dalam bentuk akta baik otentik maupun di bawah tangan agar dapat dijadikan alat bukti yang sah apabila terjadi perselisihan atau adanya gugatan pembatalan terhadap perkawinan campuran tersebut.
2. Hendaknya pasangan calon mempelai suami istri yang akan melangsungkan perkawinan campuran tidak menggunakan dokumen yang diperoleh secara tidak sah dgn cara merekayasa atau memalsukan dokumen tersebut karena perbuatan
Universitas Sumatera Utara
merekayasa/memalsukan dokumen tersebut merupakan perbuatan melawan hukum baik perdata maupun pidana yang dapat dikenakan sanksi perdata berupa gugatan pembatalan perkawinan campuran tersebut oleh pihak yang berkepentingan, dan merasa dirugikan oleh perkawinan campuran tersebut dan dapat pula dikenakan sanksi pidana berupa hukuman penjara di atas 5 (lima) tahun bagi calon mempelai yang melakukan perbuatan melawan hukum pidana tersebut, sesuai ketentuan Pasal 263 KUH Pidana tentang pemalsuan surat.
3. Hendaknya dalam suatu putusan pembatalan perkawinan campuran yang dilakukan oleh pengadilan tetap harus mempedomani UUP No. 1 Tahun 1974 dan harus memuat dalam putusannya tentang anak-anak yang dilahirkan sebelum perkawinan campuran tersebut dibatalkan adalah anak yang sah yang memiliki hukum keperdataan terhadap ayah dan ibunya, sesuai ketentuan Pasal 28 UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Sehingga seharusnya permohonan test DNA yang dimohonkan tergugat dalam gugatan konpensinya dikabulkan bukan ditolak oleh pengadilan, karena hal tersebut penting dalam menentukan status anak tersebut apakah memang benar sebagai anak yang dilahirkan dari hubungan Jessica dan Ludwig dalam perkawinan campuran tersebut atau tidak.
Universitas Sumatera Utara
DAFTAR PUSTAKA
Abdurrahman dan Syahrani, Riduan Masalah-masalah Hukum Perkawinan di Indonesia, Bandung, Alumni, 2013
Arif, Marwandi, Perkawinan Campuran di Indonesia (Legalitas Dan Dasar Hukum), Mitra Ilmu, Surabaya, 2011
Badjeber, H. Zain, Tanya Jawab Masalah Hukum Perkawinan, Jakarta, Sinar Harapan, 2010
Bardianto, Akmal, Tinjauan Yuridis Perkawinan Beda Agama dan Perkawinan Beda Kewaragnegaraan di Indonesia (Suatu Studi Perbandingan), Salemba Empat, Jakarta, 2012.
Dahlan, Abdul Azis, Ensilopedi Hukum Islam, Jakarta, Ikhtiar Baru, 2003
Dahlan, Dardyanto, Menyongsong Undang-Undang Perkawinan Baru di Indonesia.
Refika Aditama, Bandung, 2011
Darmabrata, Wahyono, Tinjauan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Beserta Undang-Undang Dan Peraturan Pelaksanaannya, CV Gitama Jaya, Jakarta, 2003.
Darmadi, Yuswarno, Prosedur dan Tata Cara Perkawinan Campuran, Citra Aditya Bakdi, Bandung, 2012.
Darsono, Marwali, Tinjauan Yuridis Pembatalan Perkawinan dan Akibat Hukumnya, Sinar Grafika, Jakarta, 2010.
Dewanto, Kiswo, Kasus-Kasus Perkawinan Campuran di Indonesia, Prenada Media, Jakarta, 2010
Febriani, Citra, Tinjauan Yuridis Tentang Perkawinan Campuran dan Akibat Hukumnya Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Mitra Ilmu, Surabaya, 2014.
Fradana, Jefrry, Kepastian Hukum Perkawinan Campuran di Indonesia, Intermasa, Jakarta, 2011.
Universitas Sumatera Utara
Fransisko, Eduard, Tata Cara Mengajkan Gugatan Pembatalan Perkawinan Dalam Teori dan Praktek, Eressco, Bandung, 2008
Gautama, Sudargo, Hukum Perdata Internasional Indonesia Jilid III Bagian I Buku ke-7, Penerbit Alumni, Bandung, 1995
______________, Segi-segi Hukum Peraturan Perkawinan Campuran,PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2005
Ghazaly, Abdurrahman, Fiqh Munakahat, Kencana, Jakarta, 2003.
Gunardi, Rahmad, Aspek Hukum Perkawinan campuran di Indonesia, Mitar Ilmu, Surabaya, 2014
Gunardi, Rahmad, Aspek Hukum Perkawinan Campuran di Indonesia, Mitra Ilmu, Surabaya, 2014
Gunawan, Hadi, Perkawinan Campuran di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Rineka Cipta, Jakarta, 2011
Gunawan, Harianto, Hukum Perkawinan di Indonesia Dalam Teori Dan Praktek, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2011
Hadikusuma, Hilman, Hukum Perkawinan di Indonesia Menurut Perundangan, Hukum Adat Hukum Agama, Penerbit CV. Mandar Maju, Bandung, 2007 _______________, Hukum Perkawinan Indonesia, Mandar Maju, Bandung, 2007 Hadiman, Muradi, Perkawinan Campuran dan Implikasinya di Indonesia
Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2013
Hardjowahono, Bayu Seto, Dasar-Dasar Hukum Perdata Internasional, Cet-4, PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2006
Harjanto, Dede, Akibat Hukum Perkawinan Campuran, Galia Indonesia, 2011
Hazairin, Tinjauan Mengenai UU Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974, Timtamas Indonesia, Jakarta, 2005
Ibrahim, Jhonny, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Banyu Media, Malang, 2005
Larkoni, Johan, Aspek Hukum Perkawinan Campuran Beda Kewarganegaraan di Indonesia, Nuansa Ilmu, Jakarta, 2011
Universitas Sumatera Utara
Lubis, M. Solly, Filsafat Ilmu dan Penelitian, Mandar Maju, Bandung, 1994
Marzuki, Meter Mahmud, Pengantar Ilmu Hukum, Kencana Pranada Media Group, Jakarta, 2008
Muchtar, Kamal, Asas-asas Hukum Islam Tentang Perkawinan, Jakarta, Bulang Bintang, 2014
Nasution, Khoriddin, Status Wanita di Asia Tenggara, Studi Terhadap Perundang-Undangan Perkawinan Muslim Kontemporer di Indonesia dan Malaysia, INIS, Jakarta, 2002
Parmito, Joko, Hukum Perkawinan Campuran Dalam Teori Dan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta, 2013
Prawirohamidjojo, R. Soetojo, Pluralisme Dalam Perundang-undangan Perkawinan di Indonesia, Airlangga University Press, Surabaya 2007
Prawirohardjo, R. Soetojo, dan Asis Safioedin, Hukum Orang dan Keluarga, Alumni, Bandung, 2010
Prawirohamidjojo, Soetojo dkk, Hukum Orang dan Keluarga, Cetakan Kesebelas, Alumni, Bandung. 2000
Prodjodikoro, R. Wirjono, Hukum Antar Golongan di Indonesia, Cet-7, Sumur Bandung, 2013
Prodjohamjojo, Martiman, Hukum Perkawinan Indonesia, Penerbit Indonesia Legal Center, Jakarta, 2011
Purbacaraka, Purnadi, Agus Brotosusilo, Sendi-Sendi Hukum Perdata International Suatu Orientasi, Jakarta, Raja Grafindo Persada, 2013
Purnomo, Muhammad, Perkawinan Campuran dan Aspek Hukumnya Berdasarkan UndangUndang No. 1 Tahun 1874, Erlangga, Surabaya, 2010
Purwaharsanto, F.X, Pedoman Perangkat Pelayanan Kasus Perkawinan Gerejawi (Instrimentarium Tribunalis), Kanisius, Yogyakarta. 1995
Putranto, Hardono, Legalitas Perkawinan Campuran di Indonesia Ditinjau Dari Undang-Undang No. 1 Tahun 1974, Tarsito, Bandung, 2011
Universitas Sumatera Utara
Rachmadi Usman, Aspek-aspek Perorangan dan Kekeluargaan di Indonesia Cet-1, Sinar Grafika, Jakarta,2006
Rahadi, Burhanuddin, Tinjauan Yuridis Pembatalan Perkawinan Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974, Pustaka Ilmu, Jakarta, 2013
Ramulyo, Bintang, Etika Suami Istri Dalam Perkawinan Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Hukum Islam, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2010
Reksopradoto, Wibowo, Hukum Perkawinan Nasional Jilid II Tentang Batal dan Putusnya Perkawinan, I’tikad Baik, 2010
Saleh, K. Wantjik, Hukum Perkawinan Indonesia, Ghalia Indonesia, Jakarta Timur, 2011
_______________, Uraian Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Perkawinan No.
9 Tahun 1975, Ichtiar Baru, Jakarta, 2012
______________, 2013, Hukum Perkawinan Indonesia, Ghalia Indonesia, Jakarta Samudra, Anton, Tinjauan Yuridis Praktis terhadap Undang-Undang No. 1 Tahun
1974 tentang Perkawinan di Bidang Hukum Perkawinan Campuran, Prenada Media, Jakarta, 2008
Sinamo, Nomensen, Metode Penelitian Hukum dalam Teori dan Praktek, Bumi Intitama Sejahtera, Jakarta, , 2010
Sjahdeini, Sutan Remy, Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan Yang Seimbang Bagi Para Pihak Dalam Perjanjian Kredit di Indonesia, Institut Bankir Indonesia¸Jakarta, 1993
Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji, Penelitian Normatif, UI Press, Jakarta, 2001 Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, UI Press, Jakarta, 1986
Soemiyati, Hukum Perkawinan Islam Dan Undang-Undang Perkawinan, 2004 Sudarsono, Hukum Perkawinan Nasional, Rineka Cipta, Jakarta, 2010
Sudaryanto, Mahmud, Prosedur dan Tata Cara Perkawinan Campuran di Indonesia Berdasarkan UU No. 1 Tahun 1974, Salemba Empat, Jakarta, 2013
Universitas Sumatera Utara
Sukmadianto, Kemal, Asas-Asas Hukum Perkawinan Campuran di Indonesia, Prenada Media, Jakarta, 2011
Sunggono, Bambang, Metode Penelitian Hukum, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2002
Suryanto, Jandri Wiliam, Pencegahan dan Pembatalan Perkawinan Campuran Serta dasar Hukumnya berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pustaka Pelajar, Jakarta, 2009
Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Di Indonesia, Antara Fiqh Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta, Kencana, 2007
Targono,Isworo, Sejarah Pengaturan Hukum Perkawinan Campuran di Indonesia, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2009
Tutik, Titik Triwulan, Pokok-Pokok Hukum Tata Negara, Jakarta, Prestasi Pustaka Publiser, 2006
Wahyuno, Rustam, Hukum Perkawinan di Indonesia, Ghalia Indonesia, Jakarta, 2011 Wiradi, Fajriawan, Pengaturan Hukum Perkawinan Campuran di Indonesia dari
Waktu ke Waktu, Citra Aditya Bakti, Jakarta, 2013
Wuisman, JJJ M, engan penyunting M. Hisyam, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, (Jilid I), FE UI, Jakarta, 1996
Yudha, Garpenta Hukum Perkawinan Campuran dalam Teori dan Praktek, Rineka Cipta, Jakarta, 2012
Zebulo, Gharko, Perkawinan Campuran Menurut Agama Katolik, Kesaint NIBlaNC, Jakarta, 2010
Zuhair, Alimuddin, Perkawinan Campuran, Menurut Kompilasi Hukum Islam (KHI), Medai Ilmu, Jakarta, 2009,
Universitas Sumatera Utara