• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Perlu dilakukan optimasi clean up kuersetin dengan menggunakan cartridge SPE lain, yaitu C4 dan C8 untuk fase terbalik, serta NH2 untuk fase normal dengan jenis dan komposisi fase gerak yang menghasilkan efisiensi clean up yang lebih baik.

50

DAFTAR PUSTAKA

Dharma, P.S., 2012, Optimasi Proses Ekstraksi Kuersetin Total pada Teh Hijau dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis-Densitometri, Skripsi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, 1986, Sediaan Galenik, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, pp. 3-7, 26.

Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan RI, 1995, Farmakope Indonesia, edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 299, 1009-1010.

Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan RI, 2010, Acuan Sediaan

Herbal, volume kelima, edisi I, Departemen Kesehatan Republik

Indonesia, Jakarta, 299, 64-65.

Dwiyoga, A.R.H., 2012, Optimasi dan Validasi Penetapan Kadar Kuersetin Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) fase Terbalik dalam Teh Hijau (Camelia sinensis O.K.), Skripsi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Gandjar, I.G. dan Rohman, A., 2009, Kimia Farmasi Analisis, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, pp. 379.

Hendayana, S., 2006, Kimia Pemisahan Metode Kromatografi dan Elektroforesis Modern, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 21-25.

Kodama, D.H., Goncalves, A.E.d.S.S., Lajolo, F.M., and Genovese, M.I., 2010, Flavonoids, Total Phenolics and Antioxidant Capacity: Comparison between Commercial Green Tea Preparations, Ciencia e Technologia de Alimentos, 1077.

Markham, K.R., 1988, Techniques of Flavonoid Identification, diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata, hal. 15, Penerbit ITB, Bandung.

Mokgadi, J., Mmualefe, L.C., and Torto, N., 2009, SampliQ OPT Solid Phase Extraction Sorbent in the Cleanup of Flavonoids in Ginkgo Biloba by HPLC-DAD, Agilent Technologies, 1 – 8.

Munson, J. W., 1991, Pharmaceutical Analysis Modern Methods, diterjemahkan oleh Harjana, Parwa B., Volume II, hal. 13-5, 8Airlangga University Press, Surabaya.

Pescok, R. L., Shields, L. D., and Cains, T., 1976, Modern Methods of Chemical Analysis, 2nd ed, John Wiley & Sons, Canada, pp. 51.

Phani, Ch. R. S., Vinaykumar, Ch., Rao, K.U., and Sindhuja, G., 2010, Quantitative Analysis of Quercetin in Natural Sources by RP-HPLC, IJRPBS, 19.

Rohman, A., 2009, Kromatografi untuk Analisis Obat, edisi 1, Graha Ilmu, Yogyakarta, pp. 36 – 38.

Sibuea, P., 2006, Makan Sehat Hidup Sehat, hal 162-165, diakses tanggal 3 april 2011.

Silva, A. F. V. D., 2012, Validasi Metode dalam Penetapan Kadar Kuersetin Total dalam Daun Teh Segar (Camellia sinensis O.K.), Teh Hijau, dan Teh Hitam Menggunakan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) Fase Terbalik, Skripsi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Snyder, L.R., Kirkland, J.J., and Glajch, J.L., 1997, Practical HPLC Method Development, 2nd Edition, JohnWiley & Sons, Inc., New York, pp. 690. Soraya, N., 2007, Sehat dan Cantik Berkat Teh Hijau, diakses tanggal 3 April

2011.

Stahl, E., 1985, Drug Analysis by Chromatography and Microscopy, Penerbit ITB, Bandung, pp. 1-8.

The Merck Index, 1989, The Merck Index An Encyclopedia Of Chemicals Drugs and Biological, Eleventh edition, Merck & Co., Inc., USA, pp.1278.

52

Lampiran 1. Kromatogram optimasi jenis fase gerak pada fase diam C18

1. Kromatogram fase diam C18 dengan fase gerak 0,002 N HCl replikasi 1

3. Kromatogram fase diam C18 dengan fase gerak 0,002 N HCl replikasi 2

Lampiran 2. Kromatogram optimasi jenis fase gerak pada fase diam diol

1. Kromatogram fase diam diol dengan fase gerak n-heksan replikasi 1

3. Kromatogram fase diam diol dengan fase gerak metanol replikasi 1

5. Kromatogram fase diam diol dengan fase gerak etil asetat replikasi 2

Lampiran 3. Kromatogram optimasi jenis fase gerak pada fase diam silika

1. Kromatogram fase diam silika dengan fase gerak n-heksan replikasi 1

3. Kromatogram fase diam silika dengan fase gerak metanol replikasi 1

5. Kromatogram fase diam silika dengan fase gerak etil asetat replikasi 2

Lampiran 4. Kromatogram optimasi volume

1. Volume eluen 5 ml metanol replikasi 1

3. Volume eluen 7,5 ml metanol replikasi 1

5. Volume eluen 10 ml metanol replikasi 1

Lampiran 5. Kromatogram kapsitas

1. Fraksi air pada 0,05 ml sampel replikasi 1

3. Fraksi air pada 0,05 ml sampel replikasi 2

5. Fraksi air pada 0,1 ml sampel replikasi 1

7. Fraksi air pada 0,1 ml sampel replikasi 2

9. Fraksi air pada 0,2 ml sampel replikasi 1

11.Fraksi air pada 0,2 ml sampel replikasi 2

Lampiran 6. Contoh cara perhitungan resolusi Rumus: Rs = 2 ( 𝑑𝑅2βˆ’π‘‘π‘…1 ) ( π‘Š2+ π‘Š1 ) Rs = 2 ( 10,422βˆ’9,544 ) ( 12,603βˆ’9,814 + (9,82βˆ’8,948)) = 0,479650369 Rs = 2 ( 10,363βˆ’8,856 ) ( 13,033βˆ’9,741 + (9,637βˆ’8,637)) = 0,702236719

Lampiran 7. Contoh cara perhitungan efisiensi clean up

Rumus : efisiensi clean up = (π‘—π‘’π‘šπ‘™π‘Ž β„Ž π‘π‘’π‘Žπ‘˜ π‘ π‘’π‘π‘’π‘™π‘’π‘š π‘†π‘ƒπΈβˆ’π‘—π‘’π‘šπ‘™π‘Ž β„Ž π‘π‘’π‘Žπ‘˜ π‘ π‘’π‘ π‘’π‘‘π‘Ž β„Ž 𝑆𝑃𝐸) π‘—π‘’π‘šπ‘™π‘Ž β„Žπ‘π‘’π‘Žπ‘˜ π‘ π‘’π‘π‘’π‘™π‘’π‘š 𝑆𝑃𝐸 π‘₯ 100% efisiensi clean up = (16βˆ’9) 16 π‘₯ 100% = 43,75% efisiensi clean up = (16βˆ’10) 16 π‘₯ 100% = 37,5%

Lampiran 8. Contoh cara perhitungan t-test

Rumus : t = (rata – rata –nilai yang diketahui) x √jumlah sampel/standar deviasi Diketahui persamaan : y = 0,02435x + 2,48761

Standar deviasi yang didapatkan = 0,0401822 t = (0,02435 –0) x √3/0,0401822 = 1,0496 t hitung = 1,0496

derajat kebebasan = n-1 = 3-1 = 2 οƒ  t tabel untuk tingkat kepercayaan 95% = 4,30

72

BIOGRAFI PENULIS

Penulis skripsi yang berjudul β€œOptimasi Clean Up Ekstrak Metanol Air The Hijau dengan Menggunakan Metode Solid Phase Extraction (SPE) Untuk Determinasi Kuersetin dalam Teh Hijau” bernama lengkap Adi Wirasaputra. Penulis lahir di Klaten pada tanggal 20 Oktober 1989 sebagai anak pertama dari pasangan Tri Setiyo Widiyanto dan Yuniati Dewi Dyah Kuswandari. Penulis telah menyelesaikan pendidikannya di SD Maria Assumpta Klaten (2002), di SMP Pangudi Luhur 1 Klaten (2005), SMA Kolese De Britto Yogyakarta (2008). Penulis melanjutkan pendidikannya di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tahun 2008. Selama menempuh pendidikan di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, penulis aktif dalam kegiatan seperti menjadi panitia Pharmacy Performances and Event Cup 2008, panitia TITRASI 2009, menjadi panitia Pharmacy Performances and Event Cup 2010, kegiatan donor darah, dan panitia pelepasan wisuda.

Dokumen terkait