• Tidak ada hasil yang ditemukan

(Studi Kasus di UPN Veter an Su rabaya)

Yang Diajukan Oleh

Dita Setya Per matasar i 0812010074 / FE /EM

Telah disetujui untuk diseminarkan oleh

Pembimbing Utama

Sugeng Pur wanto SE, MM Tanggal: ………..

Mengetahui

Ketua Jurusan Progam Studi Manajemen

Dr . Muhadjir Anwar ,MM

NIP. 19650907199103101

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

SKRIPSI

Oleh:

Dita Setya Per matasar i 0812010074 / FE /EM

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL `VETERAN` J AWA TIMUR

2012

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Per syar atan Dalam Memperoleh Gelar Sar jana Ekonomi

J ur usan Manajemen

Oleh:

Dita Setya Per matasar i 0812010074/ FE /EM

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL `VETERAN` J AWA TIMUR

2012

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

SOSRO

(Studi Kasus di UPN Veter an Su rabaya)

Yang Diajukan Oleh

Dita Setya Per matasar i 0812010074/ FE /EM

Telah diseminarkan dan disetujui untuk menyusun skripsi oleh

Pembimbing Utama

Sugeng Pur wanto SE, MM Tanggal: ………..

Mengetahui

Ketua Program Studi Fakultas Ekonomi

Dr . Muhadjir Anwar ,MM NIP : 19650907199103101

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

SOSRO

(Studi Kasus di UPN Veter an Su rabaya)

Yang diajukan

Dita Setya Per matasar i 0812010074 / FE /EM

Disetujui untuk Ujian Lisan oleh

Pembimbing Utama

Sugeng Pur wanto SE, MM Tanggal: ………..

Mengetahui

Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Dr s. Ec. R. A. Suwaedi, MS

NIP.196003301986031003

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

SOSRO

(Studi Kasus di UPN Veter an Su rabaya)

Disusun oleh: Dita Setya Per matasar i

0812010074/ FE /EM Telah Dipertahankan Dihadapan

Dan Diterima Oleh Tim Penguji Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jawa Timur

pada tanggal 24 Febuari 2012 Pembimbing Tim Penguji Pembimbing Utama Ketua

Sugeng Pur wanto SE, MM Dr . Pr asetyohadi, MM Sekretaris

Sugeng Pur wanto SE, MM Anggota

Rizk y Der mawan SE, MM Mengetahui

Dekan Fakultas Ekonomi

Univer sita s Pembangunan Nasional “Veter an” J awa Timur

Dr . Dhani Ichsanudin Nur. SE,MM. NIP. 030 202 389

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

Nya yang diberikan kepada penulis sehingga skripsi yang berjudul “PERAN

PENGARUH ATRIBUT PRODUK DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI TEH

BOTOL SOSRO”

Penyusunan skripsi ini ditujukan untuk memenuhi syarat penyelesaian Studi Pendidikan Strata Satu, Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi bimbingan, petunjuk serta bantuan baik spirituil maupun materiil, khususnya kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Ir. Teguh Sudarto, MP selaku Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

2. Bapak Dr. Dhani Ichsanudin Nur. SE, MM, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

3. Bapak Dr. Muhadjir Anwar, MM, MS. Selaku Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

4. Bapak Sugeng Purwanto SE, MM selaku Dosen Pembimbing Utama yang telah memberikan bimbingan skripsi sehingga penulis bisa merampungkan tugas skripsinya

i

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

6. Kepada Papa, Mama dan Adikku tercinta yang telah memberikan dukungan baik moril ataupun material.

7. Teman-teman yang turut membantu dan menyediakan waktunya demi terselesainya skripsi ini yang tidak dapat penyusun sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa apa yang telah disusun dalam skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis sangat berharap saran dan kritik membangun dari pembaca dan pihak lain.

Akhir kata, Penulis berharap agar skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.

Salam hormat,

Surabaya, Januari 2012

Penulis

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

iii

DAFTAR TABEL ... vi

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

ABSTRAKSI .... ix BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Perumusan Masalah ... 8 1.3. Tujuan Penelitian ... 8 1.4. Manfaat Penelitian ... 9

BAB II TINJ AUAN PUSTAKA 2.1. Penelitian Terdahulu ... 10

2.2. Landasan Teori ... 12

2.2.1. Pengertian Pemasaran ... 12

2.2.2. Konsep Pemasaran... 13

2.3. Perilaku Konsumen ... ... 15

2.3.1. Pengertian Perilaku Konsumen ... 15

2.3.2. Jenis-Jenis Pembelian... 16

2.4. Produk ... 17

2.4.1. Pengertian Produk ... 17

2.4.2. Klasifikasi Produk... 18

2.5. Atribut Produk ... 20

2.5.1.Pengertian Atribut Produk ... 20

2.6. Harga ... 25

2.7. Minat Beli... 26

2.8. Pengaruh Atribut Produk terhadap Minat Beli ... 27

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

iv BAB III METODE PENELITIAN

3.1. Definisi Operasional Dan Pengukuran Variabel ... 34

3.1.1 Pengukuran Variabel ... 37

3.2. Teknik Penentuan Sampel ... 37

3.2.1.Populasi ... 37

3.2.2.Sampel ... 38

3.3. Teknik Pengumpulan Data ... 38

3.3.1. Jenis Data... 38

3.3.2. Sumber Data ... 39

3.3.3. Teknik Pengumpulan Data ... 39

3.4. Teknik Analisis Data ... 39

3.4.1. Asumsi Model (Structure Equation Modelling) ... 41

3.4.1.1. Uji Normalitas Sebaran dan Normalitas... 41

3.4.1.2. Evaluasi atas Outlier... 42

3.4.1.3. Deteksi Multicolinierty dan Singularity... 42

3.4.1.4. Uji Validitas dan Realibilitas... 42

3.4.2. Pengujian Hipotesis dan Hubungan Kausal ... 43

3.4.3. Evaluasi Model ... 44

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1.Deskripsi Obyek Penelitian ... 48

4.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Sinar Sosro ... 48

4.1.2. Lokasi PT. Sinar Sosro... 49

4.1.3. Visi dan Misi... 49

4.1.4. Struktur Organisasi PT Sinar Sosro... 50

4.2.Deskriptif Hasil Penelitian... .... 54

4.2.1. Deskripsi Responden Berdasarkan Usia ... 54

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

v

4.2.6. Deskripsi Minat Beli ... 59

4.3.Analisis Data ... 60

4.3.1. Evaluasi Outlier ... 60

4.3.2. Evaluasi Reliabilitas ... 61

4.3.3. Evaluasi Validitas ... 63

4.3.4. Evaluasi Construct Reliability dan Variance Extracted 64 4.3.5. Evaluasi Normalitas ... 65

4.4.Structural Equation Modelling ... .... 66

4.4.1. Evaluasi Model One-Step Approach to SEM ... 66

4.4.2. Uji Hipotesis Kausalitas ... 70

4.5. Pembahasan Hasil Penelitian ... 72

4.5.1. Pengujian Hipotesis Pengaruh Atribut Produk Terhadap Minat Beli ... 72

4.5.2. Pengujian Hipotesis Pengaruh Harga Terhadap Minat Beli ... 73

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 75

5.2 Saran ... 75

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

vi

Tabel 3.1 Goodness of Fit Indices ... 44

Tabel 4.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ... 55

Tabel 4.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 55

Tabel 4.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Uang Saku perhari ... 56

Tabel 4.4. Hasil Jawaban Responden Untuk Pertanyaan Variabel Atribut Produk (X1) ... 57

Tabel 4.5. Hasil Jawaban Responden Untuk Pertanyaan Variabel Harga (X2) ... 58

Tabel 4.6. Hasil Jawaban Responden Untuk Pertanyaan Variabel Minat Beli (Y) ... 59

Tabel 4.7. Hasil Uji Outlier ... 61

Tabel 4.8. Realibilitas Data ... 62

Tabel 4.9. Validitas Data ... 63

Tabel 4.10. Uji Contrust Reliability dan Variance Extracted ... 64

Tabel 4.11. Uji Normalitas ... 65

Table 4.12. Evaluasi Kriteria Goodness of Fit Indices: Model One Step Approach – Base Model... 67

Tabel 4.13. Evaluasi Kriteria Goodness of Fit Indices: Model One Step Approach – Eliminasi ... 68

Tabel 4.14. Evaluasi Kriteria Goodness of Fit Indices: Model One Step Approach – Eliminasi Modification Models ... 69

Tabel 4.15. Pengujian Hipotesis ... 70

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

vii

And Purchase Intention Model Specification : One Step

Approach Base Model ... 67 Gambar 4.2. Model Pengukuran Dan Struktural: Brand Equity

And Purchase Intention Model Specification : One Step

Approach Elimination Model ... 68 Gambar 4.3. Model Pengukuran Dan Struktural: Brand Equity

And Purchase Intention Model Specification : One Step

Approach Elimination Modification Model ... 69

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

viii Lampiran 2 : Tabulasi Jawaban Responden Lampiran 3 : Data Uji Outlier

Lampiran 4 : Data Uji Realibilitas

Lampiran 5 : Data Uji Normalitas dan Data Uji Realibilitas Lampiran 6 : Data Uji Hipotesis Kausal

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

ix

Dita Setya Per matasari

Abstr aksi

Produk yang berkualitas dengan harga bersaing merupakan kunci utama dalam memenangkan persaingan, yang pada akhirnya akan dapat memberikan nilai kepuasan yang lebih tinggi kepada pelanggan. Munculnya berbagai jenis produk minuman menjadikan persaingan pasar semakin ketat dari satu jenis produk minuman telah ada banyak merek yang mendominasi produk tersebut. Produk minuman tersebut telah dimodifikasi dengan kemasan rasa dan harga yang bervariasi. Perkembangan lingkungan dapat menyebabkan perubahan pada kebutuhan dan keinginan seseorang. Demikian juga dengan berkembangnya produk minuman yang beredar termasuk minuman teh siap saji. Minuman siap saji yang tersedia dipasar dapat dibedakan berdasarkan jenis kemasannya, seperti minuman teh dalam kemasan botol, kaleng dan karton. Banyaknya merek-merek minuman yang beredar di masyarakat mengindikasikan bahwa persaingan dalam industri minuman semakin ketat. Persaingan yang begitu ketat terlihat bukan hanya terbatas dari minuman teh dalam kemasan saja. Berdasarkan data penjualan pada PT. Sinar Sosro terdapat empat merek, yaitu Teh Botol Sosro, Fruit Tea, Joy Tea, TEBS. Adanya fenomena tersebut menyebabkan pelanggan dihadapkan pada berbagai pilihan produk yang pada akhirnya bisa memungkinkan pelanggan untuk beralih ke merek lain, terlebih lagi jika merek tersebut membuat suatu perubahan dan menawarkan karakteristik produk yang lebih unggul dari berbagai sudut atributnya sehingga produsen perlu memperhatikan atribut produknya yang merupakan unsur-unsur yang dipandang penting oleh konsumen untuk dijadikan pengambilan keputusan.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang mengenal produk Teh Botol Sosro di Kampus UPN Veteran Surabaya. Sampel yang diambil adalah sebesar 110 responden. Data yang dipergunakan adalah data primer yaitu data yang berdasarkan kuisioner hasil jawaban responden. Sedangkan analisis yang dipergunakan adalah Structural Equation Modelling.

Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan telah didapatkan bahwa : a) Atribut Produk tidak berpengaruh terhadap Minat Beli (Negatif, Tidak Signifikan) ; b) Harga tidak berpengaruh terhadap Minat Beli (Positif, Tidak Signifikan)

Keywords : Atribut Produk, Harga dan Minat Beli

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini dapat meningkatkan persaingan dunia usaha, baik perusahaan yang bergerak dalam bidang industri, perdagangan maupun jasa. Tingginya tingkat persaingan yang terjadi menuntut perusahaan untuk mempunyai strategi yang tepat dalam mencapai tujuannya dimana untuk mencapai tujuan tersebut tidak terlepas dari usaha pemasaran yang harus dipikirkan dan direncanakan sebelum produk. Menyadari hal itu, pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuan.

Produk yang berkualitas dengan harga bersaing merupakan kunci utama dalam memenangkan persaingan, yang pada akhirnya akan dapat memberikan nilai kepuasan yang lebih tinggi kepada pelanggan. Pelanggan kini memiliki tuntutan nilai yang jauh lebih besar dan beragam karena pelanggan dihadapkan pada berbagai pilihan berupa barang maupun jasa yang dapat mereka beli. Dalam hal ini penjual harus memberikan kualitas produk yang dapat diterima, karena bila tidak, pelanggan akan segera beralih kepada pesaing.

Munculnya berbagai jenis produk minuman menjadikan persaingan pasar semakin ketat dari satu jenis produk minuman telah ada banyak merek yang

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

mendominasi produk tersebut. Produk minuman tersebut telah dimodifikasi dengan kemasan rasa dan harga yang bervariasi

Produk adalah inti dari suatu bisnis dimana konsumen akan menghargai suatu produk yang memiliki kualitas paling baik, performa yang paling baik dan memiliki fitur yang paling inovatif sehingga pelaku bisnis tersebut harus melakukan pengembangan produk secara terus menerus. Kemajuan teknologi telah terjadi secara ”dahsyat”, sehingga mengakibatkan segala sesuatu dengan cepat kelihatan ketinggalan jaman karena memang telah usang. Produk-produk lama secara terus menerus dirancang kembali dan produk-produk baru tiada henti-hentinya dikembangkan. Dalam hal ini, peranan kegiatan penelitian dan pengembangan adalah hal sangat vital untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan (Handoko, 1984:32)

Perusahaan perlu memantau lingkungannya yang terus berubah secara terus-menerus dan menyesuaikan strategi pemasarannya untuk menjawab tantangan dan peluang-peluang baru. Perkembangan lingkungan dapat menyebabkan perubahan pada kebutuhan dan keinginan seseorang. Demikian juga dengan berkembangnya produk minuman yang beredar termasuk minuman teh siap saji.

Salah satu jenis produk minuman ringan yang cukup di kenal di Indonesia adalah minuman teh yang hingga saat ini di konsumsi oleh sebagian besar masyarakat indonesia. Hasil penelitian dari lembaga riset pemasaran MARS Indonesia di 7 kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makasar,

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

Denpasar) menunjukkan bahwa minuman teh di konsumsi oleh 79,2 % pada tahun 2007. Hal tersebut mengindikasikan bahwa minuman teh nyaris telah atau pernah dikonsumsi oleh setiap anggota masyarakat (Sinaga dan Mur dono,2003). Besarnya daya konsumsi masyarakat terhadap minuman teh menyebabkan banyak perusahaan yang memproduksi minuman teh dalam berbagai kemasan.

Minuman siap saji yang tersedia dipasar dapat dibedakan berdasarkan jenis kemasannya, seperti minuman teh dalam kemasan botol, kaleng dan karton. Minuman teh yang dikemas dalam botol memunculkan fenomena tersendiri sejak diperkenalkan secara komersial pada tahun 1970 oleh PT Sinar Sosro.

PT. Sinar Sosro merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang agroindustri yang memproduksi berbagai macam produk dengan menggunakan pucuk daun teh sebagai salah satu bahan baku utamanya, dimana salah satu produknya adalah Teh Botol Sosro. Teh Botol Sosro merupakan produk teh siap minum pertama di Indonesia yang dikemas dalam botol dan dalam usahanya untuk tetap mempertahankan keberadaannya sebagai ”pionir”, maka berusaha secara terus menerus meningkatkan citra perusahaan dan penguasaan pasar.

Kehadiran Teh Botol Sosro pada awalnya kurang mendapatkan respon yang cukup baik mengingat adanya pandangan dari sebagaian masyarakat indonesia yang menganggap bahwa meminum teh akan memberikan kenikmatan yang lebih tinggi bila disajikan dengan diseduh. Meminum teh seduh dapat dikatakan telah menjadi tradisi bagi masyarakat indonesia.

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

Banyaknya merek-merek minuman yang beredar di masyarakat mengindikasikan bahwa persaingan dalam industri minuman semakin ketat. Persaingan yang begitu ketat terlihat bukan hanya terbatas dari minuman teh dalam kemasan saja. Berdasarkan data penjualan pada PT. Sinar Sosro terdapat empat merek, yaitu Teh Botol Sosro, Fruit Tea, Joy Tea, TEBS.

Adanya fenomena tersebut menyebabkan pelanggan dihadapkan pada berbagai pilihan produk yang pada akhirnya bisa memungkinkan pelanggan untuk beralih ke merek lain, terlebih lagi jika merek tersebut membuat suatu perubahan dan menawarkan karakteristik produk yang lebih unggul dari berbagai sudut atributnya sehingga produsen perlu memperhatikan atribut produknya yang merupakan unsur-unsur yang dipandang penting oleh konsumen untuk dijadikan pengambilan keputusan.

Menur ut Fandy Tjiptono ( 2001:103 ) Atribut produk adalah unsur-unsur produk yang di pandang penting oleh konsumen di jadikan dasar pengambilan keputusan pembelian. Atribut produk meliputi kualitas, kemasan, merek, jaminan dan pelayanan.

Menur ut Ries dan Trout (2002), konsumen yang berada di overcommunicated society atau masyarakat yang kebanjiran informasi akan sulit mengenali seluruh merek makanan dan minuman yang beredar di pasar, sehingga salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keunggulan bersaing adalah dengan menawarkan produk yang dapat memenuhi harapan dan keinginan konsumen.

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

Untuk mengetahui apakah suatu produk sudah mampu memenuhi harapan dan keinginan konsumen maka dapat diukur melalui persepsi dan sikapnya terhadap produk tersebut. Pemahaman tentang presepsi dan sikap konsumen bagi pemasar akan sangat penting dibandingkan pengetahuan tentang realistis suatu obyek. Kemampuan untuk memahami keseluruhan dari presepsi konsumen akan membantu pemasar untuk mencari faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen untuk membeli produk (Schiffman dan Kanuk, 1994)

Mengingat banyaknya faktor yang berpengaruh terhadap kesuksesan perusahaan dalam mendongkrak angka penjualan produknya, perilaku konsumen menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam usaha pemasaran sebuah produk bagi perusahaan. Dalam konsep pemasaran, salah satu cara untuk mencapai tujuan perusahaan adalah dengan mengetahui apa kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga produk mampu diserap oleh pasar (Kotler dan Ar mstrong, 2001: 87).

Hal ini merupakan tantangan bagi Teh Botol Sosro untuk mempertahankan dan mengembangkan produknya, karena dengan persaingan yang ketat ini akan berdampak pada omzet penjualan. Selama beberapa tahun ini, Teh Botol Sosro mengalami berbagai permasalahan, masalah tersebut adalah menurunnya volume penjualan

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

Dibawah ini adalah tabel Market Share Teh tahun 2008-2010 Tabel 1.1

Market Shar e Teh Dalam Kemasan Siap Minum Tahun 2008-2010

Sumber : SWA No.18/ XXVI/ Agustus-September 2008; SWA No.16/ XXV/ Juli-Agustus 2009; SWA No.15/ XXVI/ Juli 2010

Meskipun Teh Botol Sosro dinyatakan sebagai merek peraih Top Brand dan Best Brand selama beberapa tahun berturut-turut dan berhasil menguasai pangsa pasar terbesar untuk kategori ready to drink tea, namun berdasarkan tabel di atas terlihat adanya penurunan market share yang cukup signifikan dari tahun 2008-2010. Hal ini mengindikasikan bahwa minat beli konsumen Teh Botol Sosro mengalami penurunan. Kurangnya minat beli dari konsumen terhadap Teh Botol Sosro, dikarenakan konsumen menilai kemasan Teh Botol Sosro terkesan tidak fresh atau tidak cemerlang lagi karena konsumen lebih menginginkan kemasan yang bagus, praktis, sehat dan modern. Hal ini yang membuat konsumen kemudian beralih ke kemasan botol sekali pakai (SWA 07/XXVI-Apr il/2010)

Merek

Market Share ( % )

2008 2009 2010

Teh Botol Sosro 77,7 72,0 70,8

Fresh Tea 5,1 4,1 5,3

Fruit Tea 2,5 3,5 2,3

Teh Kotak 4,1 3,8 8,0

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

Harga Jual Teh Botol Sosro masih tergolong mahal di mata konsumen. Harga jual Teh Botol Sosro sebesar Rp 2.500/botol atau Rp 3.000-4.000 di warung-warung makan di banding dengan produk teh lainnya seperti Fresh Tea, FruitTea, S-tee harga jualnya hanya Rp 2.000/botol. Hal ini mengindikasikan bahwa Harga Teh Botol Sosro sudah mencapai titik psikologi yang dianggap mahal (SWA 07/XXVI-Apr il/2010)

Kurangnya upaya perusahan untuk mengenalkan merek produk ke pasar dengan berbagai inovasi misalnya dalam bentuk kemasan yang berbeda dengan begitu konsumen akan mempunyai alternatif pilihan dalam membeli Teh Botol Sosro dan tidak mengacu pada kemasan botol saja sehingga akan mendapatkan respon dari konsumen secara luas dan memiliki market share tersendiri, bahkan konsumen menjadi sangat mengenal dengan merek tersebut sehingga timbul minat untuk membeli.

Minat beli merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang di ukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian (Assel, 2001) Bagi manajemen agar dapat meningkatkan dan mempertahankan konsumen salah satunya harus ada kelebihan di atribut produknya dengan dapat memberikan produk yang berkualitas, yang mampu memberikan nilai dan kepuasan konsumen serta menjadi ciri pembeda pesaingnya. Oleh karenanya dalam melakukan pembeliannya konsumen melihat dari atribut produk yang merupakan ciri-ciri yang melekat produk (Assel 1995;p.335)

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

Berdasarkan uraian latar belakang tersebut maka dalam penelitian ini diambillah judul ”PERAN PENGARUH ATRIBUT PRODUK DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI TEH BOTOL SOSRO”

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka permasalahan dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimana pengaruh atribut produk terhadap minat beli konsumen Teh Botol Sosro di UPN Veteran Surabaya?

2. Bagaimana pengaruh harga terhadap minat beli konsumen Teh Botol Sosro di UPN Veteran Surabaya?

1.3. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan latar belakang dan permasalahan yang telah dikemukakan, secara garis besar penelitian bertujuan:

1. Untuk mengetahui pengaruh atribut produk terhadap Minat Beli Konsumen Teh Botol Sosro di UPN Veteran Surabaya

2. Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap Minat Beli Konsumen Teh Botol Sosro di UPN Veteran Surabaya

Hak Cipta © milik UPN "Veteran" Jatim :

1.4. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut 1. Manfaat bagi perusahaan

Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan yang bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui variabel – variabel mana yang belum sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen sehingga PT sinar Sosro akan mudah untuk melakukan pengembangan produk di masa yang akan datang. 2. Manfaat bagi pihak lain

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi pembaca dan dapat memberikan informasi bagi penelitian lain yang berkaitan dengan bidang pemasaran.

Dokumen terkait