BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Besarnya pengaruh suporter terhadap jalannya suatu pertandingan sepak bola dilapangan mendorong peneliti untuk memberikan beberapa saran :
1. Bagi para pengurus suporter
Para pengurus suporter disarankan untuk menjalin kerja sama dengan jendral lapangan dan dirigen lapangan agar dapat mengontrol perilaku agresif para suporter mengingat peran mereka di lapangan sangat penting dan juga banyak berpengaruh pada perilaku agresif suporter.
2. Bagi para petugas keamanan agar lebih fokus pada perilaku para suporter utamanya pada perilaku yang dapat memicu perilaku agresif sehingga perilaku agresif terutama dalam skala yang besar seperti kerusuhan dapat diantisipasi. 3. Bagi peneliti selanjutnya.
Peneliti memang sudah berusaha untuk meminimalisir bias yang mungkin terjadi dengan menggunakan jasa observer lain dan menggunakan alat perekam gambar tetapi tetap saja masih mempunyai banyak kekurangan. Sebaiknya peneliti selanjutnya meminta bantuan tenaga ahli untuk membantu observasi, setidaknya orang tersebut mengetahui dan lebih bagus jika menguasai teknik observasi dengan baik. Begitu pula pengambilan gambar dengan kamera perekam alangkah baiknya jika menggunakan tenaga ahli sehingga hasil rekamannya lebih detail dan lebih bagus sehingga dari rekaman video dapat diperoleh data yang cukup membantu.
DAFTAR PUSTAKA
Abdillah, P. & Syarifuddin A. Kamus Mini Bahasa Indonesia. Surabaya : Arloka.
Adiredja, H. Y. S. (2005, 7 Agustus). Menyulap “Musibah” Menjadi Berkah. Pikiran Rakyat Cyber Media.
Anti Hooliganism (PSMS Medan). (2006). www.brontakzine.com.
Arief, M. S. (2000). Tradisi Bengkok. Suara Karya Online.
Bandura, A. (1973). Aggression a social leraning analysis. New Jersey : Prentice-Hall,Inc.
Baron, A. R. & Byrne, D. (1995). Social Psychology Understanding Human Interaction (7th edition). Untied States of America : Allyn & Bacon.
Baron, A. R. & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial Jilid 2 (Ed.3). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Berkowitz, L. (1980). A Survey of Social Psychology (2nd ed.). USA : Holt Rinehart & Winston.
Bonek Bo... (2006, 7 September). Tabloid BOLA.
Chaplin J. P. (2002) Kamus Lengkap Psikologi (K. Kartono, Penerjemah). Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. (Buku asli diterbitkan tahun 1968)
Crosswell, J. W., (1997). Qualitative Inquiry & Research Design ; Choosing Among Five Tradition. London : Sage Publication, Inc.
Echols, J. M. (1996). Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta : PT. Gramedia.
Fair Play, Please !. (2005, 28 September). Pikiran Rakyat Cyber Media.
Giulianotti, R. (2006). Sepak Bola Pesona Sihir Permainan Global (Novella Parchiano, penerjemah). Yogyakarta : Apeiron Philotes.
The Macz Man Suporter Kreatif Makassar, (2007, Januari). GOLO, Tabloidna Sambori PSM.
“Haah” !, Sepak Bola Tanpa Suporter ?. (2002, 7 Juni). Kompas Cyber Media.
Hall, C. S. & Lindsey, G. (1993). Teori-Teori Psikodinamik (Klinis) (A. Supratiknya, Editor) Yogyakarta : Kanisius. (Buku asli terbit tahun 1978)
Huffman, K., Vernoy, M. & Vernoy, J. (2000). Psichology in Action (5th edition). United States of America : Jhon Wiley & Sons
Irwin & Bushnell. (1981). Observational Stategis For Child Study. Holt, Rinehart & Winston: New York.
Kamus Besar Bahasa Indonesia, (1988). Jakarta : Balai Pustaka.
Kerlinger, F. N., (1998). Asas-Asas Penelitian Behavioral, Penterjemah : Simatupang, L., Yogyakarta ; Gajah Mada University Press.
Kustiman, E. (2004, 21 Juni). Bola, Wasit dan Budaya. Pikiran Rakyat Cyber Media
Koeswara, E. (1988). Agresi Manusia (Sarwono, S.W. editor) . Jakarta : Eresco.
Krahe`, B. (2005). Perilaku Agresif. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Marsis, S (2003, 27 Januari). Akan Matikah Sepak Bola Indonesia ?. Bolanews.com
Mustaqin, F. (2005, 23 Maret). PSM Imbang,Suporter Ngamuk. Bolanews.com.
Oriona, Y. (2003, 26 September). Hooligans Inggris Dilarang MasukTurki. Liputan6.com.
Oxford Advanced Learning Dictionary. (1989). New York : Oxford University Press.
Permainan Sepak Bola Berasal Dari Cina. (2004, 17 Juli). Pikiran Rakyat Cyber Media.
Phery. (2006, 12 Maret). Kerusuhan Suporter di Jepara Duel Persijap-PSIS Berakhir Imbang. LigaIndonesia.com.
Phery. (2006, 15 Maret). Persijap Terancam Kena Sanksi. LigaIndonesia.com.
Poerwandari,K., (2005). Pendekatak Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia. Jakarta : LPSP 3 Universitas Indonesia.
Salim, P. & Salim, Y., (1991). Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer ed. I, Jakarta : Modern English Press.
Sears, D. O., Freedman, J. L. & Peplau, L. A. (2000). Psikologi Sosial Jilid 2 (Ed. 5). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Sepak Bola, www.wikipedia.com.
Sunito, I. (2005, 7 Februari). Kompetisi Sepak Bola Indonesia 2005,Wouuw!. Bolanews.com
Sunito. I. (2005, 20 September). Suporter Sepak Bola Cermin Budaya Manusia Indonesia. Bolanews.com.
Suryabrata, S. (1998). Metodelogi Penelitian. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.
Pertandingan : PSM vs Persija Observer : Ondi
Skor : 1-0
Memanjat Pengusiran Intimidasi Menolak Gossip Menggerutu
mt mp up cp Ct cPs np nt it ip tp tn Gsp gm gk gb
X X X X X X X X X X X X X
Perilaku agresif lainnya : -
Deskripsi perilaku agresif suporter pada pertandingan I 1. Memanjat tiang bendera (mt) :
Ada beberapa 4 penonton yang memanjat tiang bendera. Semuanya laki-laki salah satunya telanjang dada.
Mereka sudah menempati tiang bendera.
Dari empat orang tersebut dua orang membawa bendera.
Meraka menggoyang-goyangkan tiang bendera sambil melompat-lompat dan Tetap berada di atas tiang bendera tersebut.
2. Memanjat pagar (mp) :
Suporter, sebagaian anak kecil berlarian memanjat pagar saat petandingan selesai untuk masuk ke dalam stadion.
3. Pengusiran penonton (up) :
Penonton lain yang tidak pakai baju merah disuruh pindah tempat The Mac’z Man disuruh menempati tempat mereka.
4. menghina/mencaci pemain lain (cp) :
pemain lawan yang membawa bola dihina-hina
pemain yang jago dihina supaya grogi dan tidak bermain bagus. 5. menghina/mencaci tim lawan (ct) :
saat tim lawan menguasai pertandingan saat tim lawan mengurung PSM
6. menghina/mencaci pemain PSM (cPs) : pemain PSM yang jelek mainnya pemain PSM yang tidak bisa cetak gol.
7. memaki dengan nyanyian pada pemain lawan (np) :
mengejek pemain lawan dengan menyanyi supaya mereka grogi. Apalagi saat mereka membawa bola.
Semua nyanyian disuruh dari dirigen
8. memaki dengan nyanyian pada tim lawan (nt) :
mengejek tim lawan dengan menyanyi pas mereka mengurung PSM atau menguasai bola
pas mereka kehilangan bola juga disoraki, diejek. 9. menekan tim lawan dengan nyanyian (it) :
menyanyi pada tim lawan supaya mereka takut bermain. Isinya ancaman. 10.menekan pemain lawan dengan nyanyian (ip) :
11.menggerutu saat pemain PSM gagal mencetak gol (gm) :
ngomel-ngomel pas pemain PSM gagal mencetak gol padahal sudah dimuka gawang
12.menggerutu saat pemain PSM gagal menguasai bola (gk) :
ngomel-ngomel saat pemain PSM diambil bolanya sama musuhnya marah-marah saat pemain PSM tidak bisa terima umpannya temannya. 13.menggerutu saat PSM bermain buruk (gb) :
tidak senang sambil ngomel-ngomel saat pertandingan berakhir karena permainan PSM jelek meski unggul 1-0. Banyak peluang disia-siakan padahal bisa gol.pemain asing tidak bermain bagus.
Pertandingan : PSM vs Persib Observer : Ondi
Skor : 3-2
Memanjat Pengusiran Intimidasi Menolak Gossip Menggerutu mt mp Up cp ct cPs np nt it ip tp tn Gsp gm gk gb
X X X X X X X X X X X X X
Perilaku agresif lainnya : -
Deskripsi perilakua gresif suporter pada pertandingan II 1. Memanjat tiang bendera (mt) :
Ada beberapa 4 penonton yang memanjat tiang bendera. Semuanya laki-laki salah satunya telanjang dada.
Mereka sudah menempati tiang bendera.
Meraka menggoyang-goyangkan tiang bendera sambil melompat-lompat dan Tetap berada di atas tiang bendera tersebut.
2. Memanjat pagar (mp) :
Suporter, sebagaian anak kecil berlarian memanjat pagar saat petandingan selesai untuk masuk ke dalam stadion.
3. Pengusiran penonton (up) :
Penonton lain yang tidak pakai baju merah disuruh pindah tempat The Mac’z Man disuruh menempati tempat mereka.
4. menghina/mencaci pemain lain (cp) :
pemain lawan yang membawa bola dihina-hina
pemain yang jago dihina supaya grogi dan tidak bermain bagus. 5. menghina/mencaci tim lawan (ct) :
saat tim lawan menguasai pertandingan saat tim lawan mengurung PSM
saat tim lawan menggungguli PSM 6. menghina/mencaci pemain PSM (cPs) :
saat kebobolan gawangnya
biuang-buang peluang di depan gawang
7. memaki dengan nyanyian pada pemain lawan (np) :
mengejek pemain lawan dengan menyanyi supaya mereka grogi. Apalagi saat mereka membawa bola dan posisi PSM sudah tertinggal
Semua nyanyian disuruh dari dirigen
8. memaki dengan nyanyian pada tim lawan (nt) :
mengejek tim lawan dengan menyanyi pas mereka mengurung PSM atau menguasai bola
pas mereka kehilangan bola juga disoraki, diejek. 9. menekan tim lawan dengan nyanyian (it) :
menyanyi pada tim lawan supaya mereka takut bermain. Isinya ancaman. Pas PSM menyamakan kedudukan dan akhirnya ungguli tim lawan. 10.menekan pemain lawan dengan nyanyian (ip) :
menyanyi pada lawan supaya mereka takut bermain apalagi kalau ada yang mencederai pemain PSM.
Ada tendangan bebas ato pinalti supaya pemain grogi dan tendangannya salah. 11.menggerutu saat pemain PSM gagal mencetak gol (gm) :
ngomel-ngomel pas pemain PSM gagal mencetak gol padahal sudah dimuka gawang. Semakin sering saat kedudukan PSM tetinggal.
12.menggerutu saatpemain PSM gagal menguasai bola (gk) :
ngomel-ngomel saat pemain PSM diambil bolanya sama musuhnya marah-marah saat pemain PSM tidak bisa terima umpannya temannya. 13.menggerutu saat PSM bermain buruk (gb) :
ngomel-ngomel karena PSM hampir kalah di kandang sendiri. PSM bermain buruk dan bermain santai padahal sempat tertinggal meski akhirnya menang tapi di menit-menit akhir.
Pertandingan : PSM vs Persita Observer : Ondi
skor : 0-1
Memanjat Pengusiran Intimidasi Menolak Gossip Menggerutu mt mp Up cp ct cPs np nt it ip tp tn Gsp gm gk gb
X X X X X X X X X X X X X
Perilaku agresif lainnya : -
Deskripsi perilaku agresif para suporter pada pertandingan III 1. Memanjat tiang bendera (mt) :
Ada beberapa 4 penonton yang memanjat tiang bendera. Semuanya laki-laki salah satunya telanjang dada.
Mereka sudah menempati tiang bendera.
Dari empat orang tersebut dua orang membawa bendera.
Meraka menggoyang-goyangkan tiang bendera sambil melompat-lompat dan Tetap berada di atas tiang bendera tersebut.
2. Memanjat pagar (mp) :
Suporter, sebagaian anak kecil berlarian memanjat pagar saat petandingan selesai untuk masuk ke dalam stadion.
3. Pengusiran penonton (up) :
Penonton lain yang tidak pakai baju merah disuruh pindah tempat The Mac’z Man disuruh menempati tempat mereka.
4. menghina/mencaci pemain lain (cp) : pemain lawan yang membawa bola dihina pemain lawan yang jago dihina supaya grogi 5. menghina/mencaci tim lawan (ct) :
saat tim lawan menguasai pertandingan saat tim lawan mengurung PSM
saat tim lawan menggungguli PSM 6. menghina/mencaci pemain PSM (cPs) :
saat kebobolan gawangnya
tidak bisa terima umpan dari temannya.
7. memaki dengan nyanyian pada pemain lawan (np) :
mengejek pemain lawan dengan menyanyi supaya mereka grogi. Apalagi saat mereka membawa bola dan posisi PSM sudah tertinggal
Semua nyanyian disuruh dari dirigen
8. memaki dengan nyanyian pada tim lawan (nt) :
mengejek tim lawan dengan menyanyi pas mereka mengurung PSM atau menguasai bola
pas mereka kehilangan bola juga disoraki, diejek. 9. menekan tim lawan dengan nyanyian (it) :
menyanyi pada tim lawan supaya mereka takut bermain. Isinya ancaman untuk berhati-hati.
10.menekan pemain lawan dengan nyanyian (ip) :
menyanyi pada lawan supaya mereka takut bermain apalagi kalau ada yang mencederai pemain PSM.
Ada tendangan bebas atau pinalti supaya pemain grogi dan tendangannya salah
11.menggerutu saat pemain PSM gagal mencetak gol (gm) :
ngomel-ngomel pas pemain PSM gagal mencetak gol padahal sudah dimuka gawang. Semakin sering saat kedudukan PSM tetinggal.
12.menggerutu saat pemain PSM gagal menguasai bola (gk) :
ngomel-ngomel saat pemain PSM diambil bolanya sama musuhnya
marah-marah saat pemain PSM tidak bisa terima umpannya temannya atau salah umpan.
13.menggerutu saat PSM bermain buruk (gb) :
ngomel-ngomel karena PSM kalah di kandang sendiri. PSM bermain buruk dan bermain santai padahal tertinggal dan akhirnya menerima kekalahan. Apalagi pas ada pemain PSM yang dapat kartu merah, penonton marah-marah.
Pertandingan : PSM vs Persija Observer : Peneliti
Memanjat Pengusiran Intimidasi Menolak Gossip Menggerutu mt mp up cp ct cPs np nt it ip tp tn Gsp gm gk gb
X X X X X X X X X X X X X
Perilaku agresif lainnya : -
Deskripsi perilaku agresif para suporter pada pertandingan I 1. Memanjat tiang bendera (mt) :
Suporter, jumlahnya 4 orang memanjat tiang bendera sejak awal pertandingan hingga petandingan selesai
Suporter mengikatkan dirinya di tiang bendera, melompat-lompat sambil mengibarkan bendera
2. Pengusiran penonton (up) :
15 menit sebelum pertandingan penonton lain yang tidak berbaju merah dan menempati tempat The Mac’z Man disuruh pindah.
Para The mac’z Man disuruh menggeser posisi orang-orang yang tidak berbaju merah
Meski bukan The Mac’z Man tetapi jika berbaju merah dan mau ikuti nyanyian dan gerakan The Mac’z Man, tidak disuruh pindah.
3. menghina/mencaci pemain lain (cp) :
pada saat pemain lawan membawa bola (spontanitas dengan kata-kata)
pemain lawan yang hebat dihina agar tidak berkonsentrasi utamanya saat menguasai bola
saat pemain merebut bola dari pemain PSM (spontanitas dengan kata-kata). Saat pemain lawan melakukan pelanggaran terhadap pemain PSM.
4. menghina/mencaci tim lawan (ct) : saat tim lawan menguasai bola
saat tim lawan mengatur serangan dan mengurung tim PSM 5. menghina/mencaci pemain PSM (cPs) :
saat pemain PSM bermain buruk
pemain PSM gagal menghalau / menjaga pemain lawan
pemain PSM hampir melakukan blunder (melakukan kesalahan hingga hampir memasukkan bola ke gawang sendiri
6. memaki dengan nyanyian pada pemain lawan (np) : pada saat pemain lawan membawa bola
pemain lawan yang hebat dihina agar tidak berkonsentrasi utamanya saat menguasai bola atau kehilangan bola
semua dalam bentuk nyanyian dan nyanyian mengikuti lagu yang diinstuksikan oleh jendral lapangan.
7. memaki dengan nyanyian pada tim lawan (nt) : saat tim lawan menguasai bola
saat tim lawan mengatur serangan dan mengurung tim PSM
semua dalam bentuk nyanyian dan nyanyian mengikuti lagu yang diinstuksikan oleh jendral lapangan.
8. menekan tim lawan dengan nyanyian (it) :
mengancam tim lawan saat tim lawan mengurung tim PSM dan menguasai bola.
Mengancam tim lawan saat tim lawan dalam keadaan lebih unggul dari PSM (skor)
9. menekan pemain lawan dengan nyanyian (ip) :
mengancam untuk memukul pemain lawan saat melakukan pelanggaran terhadap pemain PSM.
10.membicarakan ketidakpuasan kinerja tim PSM (Gsp) :
permainan PSM secara keseluruhan dinilai tidak bagus meski unggul. Ini terjadi saat pertandingan usai.
Pemain asing tidak bermain bagus dan tidak mencetak gol. 11.menggerutu saat pemain PSM gagal mencetak gol (gm) :
marah-marah dan mengumpat saat pemain PSM gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol
12.menggerutu saat pemain PSM gagal menguasai bola (gk) : saat bola direbut lawan
saat pemain PSM gagal meguasai bola yang dioperkan oleh rekan satu timnya. Saat pemain PSM tidak sempurna menggiring bola
Saat salah memberikan umpan pada rekan satu timnya. 13.menggerutu saat PSM bermain buruk (gb) :
saat PSM gagal menggandakan kemenangan. Saat PSM mengendurkan serangan
Saat PSM ditekan atau dikurung tim lawan.
Pertandingan : PSM vs Persib Observer : Peneliti
Skor : 3-2
Memanjat Pengusiran Intimidasi Menolak Gossip Menggerutu
mt mp Up cp Ct cPs np nt it ip tp tn Gsp gm gk gb
X X X X X X X X X X X X X X X X
Perilaku agresif lainnya : Perkelahian antar suporter Pembakaran
Deskripsi perilaku agresif supporter pada pertandingan II 1. Memanjat tiang bendera (mt) :
Suporter, jumlahnya 4 orang memanjat tiang bendera sejak awal pertandingan hingga petandingan selesai (orang yang sama dengan pertandingan sebelumnya)
Suporter mengikatkan dirinya di tiang bendera, melompat-lompat sambil mengibarkan bendera
2. memanjat pagar
beberapa anak memanjat pagar pembatas tempat duduk penonton dengan stadion saat menonton pertandingan. Ini dilakukan selama pertandingan dan hanya berhenti saat jeda babak pertama. Saat babak kedua berlangsung mereka kembali memanjat pagar.
3. Pengusiran penonton (up) :
15 menit sebelum pertandingan penonton lain yang tidak berbaju merah dan menempati tempat The Mac’z Man disuruh pindah
Para The mac’z Man disuruh menggeser posisi orang-orang yang tidak berbaju merah
Meski bukan The Mac’z Man tetapi jika berbaju merah dan mau ikuti nyanyian dan gerakan The Mac’z Man, tidak disuruh pindah.
4. menghina/mencaci pemain lain (cp) :
pada saat pemain lawan membawa bola (spontanitas dengan kata-kata)
pemain lawan yang hebat dihina agar tidak berkonsentrasi utamanya saat menguasai bola
saat pemain merebut bola dari pemain PSM (spontanitas dengan kata-kata). Saat pemain lawan melakukan pelanggaran terhadap pemain PSM.
5. menghina/mencaci tim lawan (ct) : saat tim lawan menguasai bola
saat tim lawan mengatur serangan dan mengurung tim PSM 6. menghina/mencaci pemain PSM (cPs) :
saat pemain PSM bermain buruk
pemain PSM gagal menghalau / menjaga pemain lawan
pemain PSM hampir melakukan blunder (melakukan kesalahan hingga hampir memasukkan bola ke gawang sendiri
saat gawang PSM kebobolan.
7. memaki dengan nyanyian pada pemain lawan (np) : pada saat pemain lawan membawa bola
pemain lawan yang hebat dihina agar tidak berkonsentrasi utamanya saat menguasai bola atau kehilangan bola
semua dalam bentuk nyanyian dan nyanyian mengikuti lagu yang diinstuksikan oleh jendral lapangan.
8. memaki dengan nyanyian pada tim lawan (nt) : saat tim lawan menguasai bola
saat tim lawan mengatur serangan dan mengurung tim PSM
semua dalam bentuk nyanyian dan nyanyian mengikuti lagu yang diinstuksikan oleh jendral lapangan.
9. menekan tim lawan dengan nyanyian (it) :
mengancam tim lawan saat tim lawan mengurung tim PSM dan menguasai bola.
Mengancam tim lawan saat tim lawan dalam keadaan lebih unggul dari PSM (skor)
10.menekan pemain lawan dengan nyanyian (ip) :
mengancam untuk memukul pemain lawan saat melakukan pelanggaran terhadap pemain PSM
11.menolak memukul drum
suporter meminta divisi musik menabuh drum tetapi jendral lapangan tidak menginstruksikan untuk menyanyi.
Awalnya suporter enggan diajak menyanyi oleh jendral lapangan saat PSM tetinggal. Divisi musik jengkel dan saat suporter mulai menyanyi (malas-malasan) divisi musik tidak memukul drum meski suporter meminta. Setelah diminta jendral lapangan baru mereka bermain kembali
12.menolak menyanyi
suporter asyik memperhatikan pertandingan utamnya saat PSM tertinggal dan hampir mencetak gol. Meski sudah diinstruksikan untuk menyanyi, tetapi tidak menyanyi. Tidak berlangsung lama tapi terjadi beberapa kali saat skor PSM dan ada momen penting saat pemain PSM hampir memasukkan bola. Akhirnya mereka menyanyi tetapi masih malas-malasan sampai PSM mencetak gol lagi.
13.membicarakan ketidakpuasan kinerja tim PSM (Gsp) :
permainan PSM secara keseluruhan dinilai tidak bagus meski unggul tetapi kemasukan bola banyak dan PSM hampir seri. Ini terjadi saat pertandingan usai.
Membicarakan lemahnya sektor petahanan tim. 14.menggerutu saat pemain PSM gagal mencetak gol (gm) :
marah-marah dan mengumpat saat pemain PSM gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol
15.menggerutu saat pemain PSM gagal menguasai bola (gk) : saat bola direbut lawan
saat pemain PSM gagal meguasai bola yang dioperkan oleh rekan satu timnya. Saat pemain PSM tidak sempurna menggiring bola
Saat salah memberikan umpan pada rekan satu timnya. 16.menggerutu saat PSM bermain buruk (gb) :
saat PSM gagal menggandakan kemenangan. Saat PSM mengendurkan serangan
Saat PSM ditekan atau dikurung tim lawan. Saat gawang PSM kebobolan
Tambahan :
17. Perkelahian sesama suporter :
Terjadi saat awal babak kedua. Saat semua suporter dengan kedudukan 1-2, dimana PSM tertinggal, tiba-tiba semua orang dari bagian tengah tribun timur berhamburan dari atas ke bawah. (tribun bentuknya berundak-undak / trap). Ternyata ada dua orang yang berdiri di tribun paling atas saling pukul dan mendorong semua suporter yang ada di bawah mereka sehingga pada barisan itu, semua suporter jatuh dan terdorong ke bawah. Tiba di bawah, keduanya dipisahkan, dan ditenangkan. Kemudian didekatkan untuk didamaikan tetapi saat berdekatan kembali saling memukul dan mereka memukul dengan membabi buta sehingga mengenai beberapa orang. Hampir terjadi perkelahian besar namun dapat diatasi. Jendral lapangan segera menginstruksikan divisi musik untuk bermain dan mengajak suporter bernyanyi. Serentak suporter
bernyanyi ” Buat apa ribut, buat apa ribut, ribut itu tidak ada gunanya”. Setelah bernyanyi sekitar lima menit, jendral lapangan mengumandangkan kata-kata perdamaian lewat megaphone disambut tepuk tangan seluruh suporter The Mac’z Man. Kedua orang tersebut akhirnya berdamai dan kembali ketempat mereka. Diindikasikan oleh suporter lain bahwa mereka yang berkelahi tadi dalam pengaruh alkohol dari minuman keras yang barusan diminumnya sebelum masuk stadion.
18. Pembakaran :
Pembakaran dilakakukan menjelang akhir pertandingan. Saat itu skor 2-2 dan di akhir babak kedua pemain PSM berhasil mencetak gol dan mengubah kedudukan menjadi 3-2, para suporter sangat gembira. Beberapa anak mengambil kardus bekas dan benda-benda apa saja yang mudah dibakar lalu mulai membakar sambil mengelilingi api tersebut. Tetapi ini tidak berlangsung lama karena pengurus suporter bagaian keamanan segera memadamkan api tersebut dan membubarkan kelompok tersebut
Pertandingan : PSM vs Persita Observer : Peneliti
Skor : 0-1
Memanjat Pengusiran Intimidasi Menolak Gossip Menggerutu
mt mp up cp Ct cPs np nt it ip tp tn Gsp gm gk gb
X X X X X X X X X X X X X X X
Perilaku agresif lainnya :
Pelemparan ke dalam stadion pada terhadap lawan
Pemukulan oleh pengurus terhadap salah satu anggota Mac’z Man yang melempar .
Deskripsi perilaku agresif para suporter pada pertandingan III 1. Memanjat tiang bendera (mt) :
Suporter, jumlahnya 4 orang memanjat tiang bendera sejak awal pertandingan hingga petandingan selesai (orang yang sama dengan pertandingan sebelumnya)
Suporter mengikatkan dirinya di tiang bendera, melompat-lompat sambil mengibarkan bendera
2. memanjat pagar (mp) :
beberapa anak memanjat pagar pembatas tempat duduk penonton dengan stadion saat menonton pertandingan. Ini dilakukan selama pertandingan dan hanya berhenti saat jeda babak pertama. Saat babak kedua berlangsung mereka kembali memanjat pagar. Jumlah orang yang memanjat semakin banyak saat PSM sudah tertinggal dengan kedudukan 0-1 pada menit-menit akhir
3. Pengusiran penonton (up) :
15 menit sebelum pertandingan penonton lain yang tidak berbaju merah dan menempati tempat The Mac’z Man disuruh pindah
Para The mac’z Man disuruh menggeser posisi orang-orang yang tidak berbaju