BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Terkait dengan penerapan penegakan administratif keimigrasian maka dapat disarankan hal-hal sebagai berikut:
1. Direktorat Jenderal Imigrasi harus lebih tegas mengatur orang asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian, seperti syarat penindakan pelanggaran keimigrasian harus terwakili secara keseluruhan, bentuk-bentuk Tindakan Administratif Keimigrasian dan mekanisme penindakan harus mampu dilaksanakan secara tegas terintegrasi.
2. Untuk lebih memaksimalkan pelaksanaan Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian, sehingga lebih efektif maka sarana prasarana penindakan harus ditingkatkan.
3. Diperlukan:
a. Program pendidikan, penataran/ seminar atau pelatihan-pelatihan khusus Tindakan Administratif Keimigrasian secara periodik sesuai untuk meningkatkan kinerja petugas imigrasi sesuai dengan nilai – nilai yang terdapat dalam Panca Bhakti Insan Imigrasi, yakni: Taqwa, Menjunjung Tinggi Kehormatan, Cendekia, Integritas Pribadi dan Inovatif yang berarti setiap insan imigrasi menyadari bahwa kualitas pribadi akan mendukung secara langsung kualitas kerjanya.
b. Fasilitas operasional atau sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan Tindakan Administratif Keimigrasian.
c. Standard Operational Procedure (SOP) dalam melakukan proses TAK terhadap orang asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian, untuk meningkatkan kinerja petugas imigrasi sesuai
dengan sasanti Bhumi Pura Wira Wibawa yang berarti penjaga pintu gerbang negara yang berwibawa.
d. Alokasi sumber daya anggaran yang mencukupi untuk menunjang pelaksanaan TAK
4. Koordinasi yang baik antara setiap instansi yang terkait dalam meminimalisir pelanggaran keimigrasian, misalnya antara Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Tenaga Kerja, serta evaluasi secara periodik terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah.
5. Peraturan perundang-undangan yang lebih khusus tentang Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian sebagai bagian Hukum Administrasi Negara. 6. Mengingat Indonesia negara kepulauan yang terdiri dari beberapa
penegak hukum, disarankan agar Imigrasi lebih mandiri untuk menunjang penegakan hukum yang lebih tegas.
DAFTAR PUSTAKA
1. Buku
Anggara Sahya, Perbandingan Administrasi Negara, Bandung: Pustaka Setia, 2012
Anggraini Jum, Hukum Administrasi Negara, Cetakan Pertama, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012.
Arif Moh. Keimigrasian di Indonesia, suatu Pengantar, Jakarta: Pusat Pendidikan dan Latihan Pegawai Departemen Kehakiman, 1997.
Arief Nawawi Muladi dan Barda, Teori-Teori dan Kebijakan Pidana, Bandung: Alumni, 1984.
Bratamidjaja Lukman, “Aspek Ilmu Perundang-undangan BVKS Bagian I”, Pintu Gerbang No. 44, Jakarta: Direktorat Jendral Imigrasi, 2002.
Budiardjo Miriam, Dasar-dasar Ilmu Politik, Edisi Revisi, Cetakan IV, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010
Bagian Penyusunan Program dan Laporan Sekretariat Direktorat Jenderal Imigrasi, Himpunan Peraturan Keimigrasian, Jilid I Periode 1992-1996 (Jakarta: Direktorat Jenderal Imigrasi), 2010
_________, Himpunan Peraturan Keimigrasian, Jilid II Periode 1997-2005
(Jakarta: Direktorat Jenderal Imigrasi), 2010
_________, Himpunan Peraturan Keimigrasian, Jilid III Periode 2006-2008,
(Jakarta: Direktorat Jenderal Imigrasi), 2010
_________, Himpunan Peraturan Keimigrasian, Jilid IV Periode 2009-2010,
Hadiwijoyo Sakti Suryo, Perbatasan Negara dalam Dimensi Hukum Internasional, Jakarta: Graha Ilmu, 2011
Hadjon M Philipus., R.Sri Soemantri Martosoewignyo, dkk, Pengantar Hukum Administrasi Indonesia (Introduction to the Indonesian Administrative Law), Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2008.
H Ridwan, Hukum Administrasi Negara, Jakarta: Penerbit Raja Grafindo Persada, 2011
Kelsen Hans, Teori Hukum Murni Pure Theority of Law, : Dasar-dasar Ilmu Hukum Normatif, (Berkely University of California Prees, 1978),
Cetakan VII, Bandung: Penerbit Nusamedia, 2010.
_________, Teori Hukum Tentang Hukum dan Negara, Cetakan VII, (Berkely University of California Prees, 1978), Cetakan VII, Bandung: Penerbit Nusa Media, 2011.
Kunjono Rahman Arief, Illegal Migran dan Sistem Keimigrasian Indonesia (Suatu Tinjauan Analisis), Jakarta : Direktorat Jendral Imigrasi, 2002.
Lubis M.Solly, Filsafat Ilmu dan Penelitian, Bandung: Mandar Maju, 1994 . Manan Bagir, “Hukum Keimigrasian dalam Sistem Hukum Nasional”,
disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional Keimigrasian, Jakarta: Sinar Grafika, 2000.
Marzuki Mahmud Peter, Penelitian Hukum, Cetakan Keenam, Jakarta: Prenada Media Group, 2010.
Moleong Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2002.
Rahayu Puji Warassih Esmi,. Pranata Hukum Sebuah Telaah Sosiologis. Semarang: Suryandaru Utama, 2005.
Saleh Sarodja John, Sekuriti dan Inteligen Keimigrasian, Jakarta: Direktorat Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan HAM, 2008
Esmi Warassih Puji Rahayu,. Pranata Hukum Sebuah Telaah Sosiologis. Semarang: Suryandaru Utama, 2005.
Santoso Iman M., Perspektif Imigrasi dalam Pembangunan Ekonomi dan Ketahanan Nasional, Jakarta: Penerbit UI Press, 2004
_________, Perspektif Imigrasi : Dalam United Nation Convention Against Transnational Organized Crime, Jakarta: Perum Percetakan Negara RI, 2007.
Seksi Penyebaran Informasi Direktorat Jenderal Imigrasi, Keimigrasian di Wilayah Perbatasan, Cetakan Pertama, Jakarta: Direktorat Lintas Batas dan Kerja Sama Luar Negeri, 2007
_________, Pemeriksaan Paspor, Jakarta: Direktorat Lintas Batas dan kerjasama Luar Negeri Direktorat Jenderal Imigrasi, 2007.
Sjahriful Abdullah, Memperkenalkan Hukum Keimigrasian, Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia, l993
Sjarif, H. S, Pedoman Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Indonesia dan Peraturan-peraturannya, Jakarta: Sinar Grafika, 1996
Soekanto Soerjono dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat, Jakarta:Raja Grafindo Persada, 2010.
Soetoprawiro Koerniatmanto, Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian Indonesia, Edisi Kedua, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1996. Starke J.G, Pengantar Hukum Internasional, diterjemahkan oleh: Bambang Iriana
Djajaamadja dari buku J.G Starke, Introduction to International Law,
(Butterworth & Co Ltd, 1989), Edisi Kesepuluh, Jakarta: Sinar Grafika, 2008
Sunggono Bambang, Metode Penelitian Hukum, Cetakan Ketiga, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.
Susila Tangun Wayan I, dkk, “Usaha Penaggulangan Tindak Pidana Imigrasi dan Imigrasi Gelap di Kota Madya Denpasar”, Denpasar: Laporan Penelitian, Universitas Udayana dan PDII LIPI (Jakarta), 1993
Ukun Wahyudin, Deportasi Sebagai Instrumen Penegakan Hukum dan Kedaulatan Negara di Bidang Keimigrasian, Jakarta: AKA Press, 2004.
_________,Telaah Masalah-Masalah Keimigrasian, Jakarta: Adi Kencana Aji , 2003
Wagiman, Hukum Pengungsi Internasional, Jakarta: Sinar Grafika, 2012
Saleh Wiramihardja, Di Bawah Naungan Sumpah Jabatan, Jakarta: Direktorat Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan HAM RI, 2006.
_________, Perspektif Sejarah Hukum Kewarganegaraan Indonesia (Perbandingan dengan hukum kewarganegaraan di beberapa Negara), Jakarta: Direktorat Jenderal Imigrasi kerjasama dengan Forum Kajian Tematik Keimigrasian /FKTK, 2008
Yulianti SW, dkk., Pelaksanaan Pengawasan Orang Asing Dalam Rangka Penegakan Hukum Pidana Di Bidang Keimigrasian, Surakarta: Laporan Penelitian Fakultas Hukum UNS, 1998
2. Makalah, Majalah, Jurnal
Antonius Ginting, dkk, Tim Analisa dan Evakuasi , “Analisa dan Evaluasi tentang Pengaturan Fasilitas Bebas Visa wisata bagi Orang Asing yang Berkunjung ke Indonesia” (Laporan Penelitian), Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Jakarta
Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Tahun 2012.
Direktorat Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan HAM RI, Lintas Sejarah
IMIGRASI INDONESIA: Jakarta, 2005.
Kamelo Tan, Perkembangan Lembaga Jaminan Fiducia : Suatu Tinjauan Putusan Pengadilan dan Perjanjian di Sumatera Utara, Disertasi, PPs USU, Medan, 2002.
Kementerian Hukum dan HAM RI Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM Akademi Imigrasi, Kumpulan Peraturan Keimigrasian Edisi 3 Senat Akademi Imigrasi, (Jakarta: Akademi Imigrasi) 2010
International Organization for Migration (IOM), , Buku Petunjuk Bagi Petugas (Dalam rangka penanganan kegiatan penyelundupan manusia dan
tindak pidana yang berkaitan dengan penyelundupan manusia),
International Organization for Migration, Jakarta, 2009.
Robbins, Stephen P., 2003, Perilaku Organisasi, Dialihbahasakan oleh Tim Indeks, Prentice-Hal, New Jersey.
Romi NS Fachruddin, Mengenal Imigrasi Lebih Dekat, Harian Sinar Indonesia Baru, Hukum & Ham, Selasa 17 Juli 2012
Schroeder, betty L. dan Alan D. Kardoff, 1995, Management, Third Edition, Engelwood Cliffs, Prentice-Hall Inc
Syamsudin Amir, Sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke – 62, Jakarta: 26 Januari 2012.
Sutermeister, Robert A., 1976, People and Productivity, Mcgraw-Hill, New Jersey.
3. Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian
Peraturan Presiden RI Nomor 43 tahun 2011 Tentang Perubahan Ketiga atas Keputusan Presiden Nomor 18 tahun 2003 Tentang Bebas Visa Kunjungan Singkat.
Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1994 Tentang Pengawasan dan Tindakan Keimigrasian
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusi RI No. : M.HH-02.GR.02.01 Tahun 2009 Tentang Tempat Pemeriksaan Imigrasi
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 1994 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Pencegahan dan Penangkalan
Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-03.GR.01.06 tahun 2010
Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI
Nomor M-HH-01.GR.01.06 tahun 2010 tentang Visa Kunjungan Saat Kedatangan
Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor F-1002.PR.02.10 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pendetensian Orang Asing (Kumpulan Peraturan Keimigrasian Edisi 3 Senat Akademi Imigrasi),2010
Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia, Nomor: M.02-PW.09.02 Tahun 1995 Tentang Tata Cara Pengawasan, Pengajuan Keberatan Orang Asing, dan Tindakan Keimigrasian
Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M.01.Pr.07.04 Tahun 2004 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Detensi Imigrasi,
Keputusan Menteri Kehakiman No. M.01-12.01.02 tahun 1993 Tentang Bebas Visa Kunjungan Singkat (BVKS)
Petunjuk Pelaksanaan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor. F-309.IZ..01.10 Tahun 1995 Tentang Tata Cara Pemberian, Perpanjangan, Penolakan dan Gugurnya Izin Keimigrasian.
Petunjuk Pelaksanaan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor: F-314.IL.02.10 Tahun 1995 tentang Tata Cara Tindakan Keimigrasian (Kumpulan Peraturan Keimigrasian Edisi 3 Senat Akademi Imigrasi),2010.
Rancangan Penjelasan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Penangkalan
4. Website
Http://www.Imigrasi.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=686&
Itemid=27 , Tanggal 28 Diakses Februari 2012 Pukul 19.35 Wib 13 Juli 2012 pukul 22.00 wib
http://www.Imigrasi.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=587&I temid=34 , diakses Tanggal 24 Juli 2012 Pukul 14.00 Wib
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KANTOR WILAYAH SUMATERA UTARA
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Jalan Jend.Gatot Subroto No.268 A Telp. (061) 8452112 Fax. (061) 8455941 Medan
KEPUTUSAN KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
NOMOR : W2.F1.GR.02.03-3399 TAHUN 2012
TENTANG PELAKSANAAN DETENSI A.N. ZHOU GONGFA (Lk), Cs
KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Menimbang : Bahwa nama yang tercantum dalam keputusan ini adalah Orang
Asing yang telah diduga melakukan pelanggaran perundang-undangan keimigrasian yang berlaku di Indonesia, sehingga dalam rangka proses dan mencari keterangan lanjutan terhadap Orang Asing tersebut perlu ditempatkan ke Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan.
Mengingat : 1. Pasal 83 Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang
Keimigrasian;
2. Pasal 84 Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian ;
3. Pasal 24 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1994 tentang Pengawasan Orang Asing
dan Tindakan Keimigrasian;
6. Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. M.01.PR.07.04
Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Detensi Imigrasi;
7. Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor F-1002.PR.02.10 Tahun 2006 tentang Tata Cara
Pendetensian Orang Asing.
Memperhatikan : Surat Kepala Kepolisian Resort Kota Medan Nomor K/2098/VII/2012/Reskrim tanggal 11 Juli 2012 Perihal Melimpahkan Perkas Perkara
M E M U T U S K A N :
Menetapkan : Keputusan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan tentang Pelaksanaan Detensi
a.n. ZHOU GONGFA (Lk) dan ZHOU CAIXIANG (Lk)
PERTAMA : Melakukan pendetensian kepada Orang Asing tersebut
sebagaimana dimaksud dalam pasal 83
Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. KEDUA : Menempatkan Orang Asing tersebut pada Ruang Detensi Imigrasi
Kelas I Khusus Medan guna proses selanjutnya.
KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan
catatan apabila di kemudian hari
terdapat kekeliruan akan diadakan pembetulan seperlunya. DITETAPKAN DI : MEDAN PADA TANGGAL : 11 Juli 2012 KEPALA KANTOR, FRIEMENT F.S ARUAN, SH.,MH. NIP. 195709011981031001
Tembusan Kepada Yth :
1. Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian; 2. Direktur Intelijen Keimigrasian;
3. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Up. Kepala Divisi Keimigrasian;
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KANTOR WILAYAH SUMATERA UTARA
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Jalan Jend.Gatot Subroto No.268 A Telp. (061) 8452112 Fax. (061) 8455941
SURAT PERINTAH PENDETENSIAN
No.IMI : W2.F1.GR.02.03-3400
PERTIMBANGAN : Bahwa untuk proses lebih lanjut terhadap Orang Asing yang
telah diduga melakukan pelanggaran perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, maka diperlukan suatu Pelaksanaan Detensi untuk menempatkan yang bersangkutan di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan;
D A S A R : 1. Pasal 83 Undang-Undang No.6 Tahun 2011 tentang
Keimigrasian;
2. Peraturan Pemerintah No.31 Tahun 1994 tentang
Pengawasan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian;
3. Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia
No. M.01.PR.07.04 Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Detensi Imgirasi;
4. Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. M.02-PW.09.02 Tahun 1995
tentang Tata Cara Pengawasan, Pengajuan Keberatan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian;
5. Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor F-1002.PR.02.10 Tahun
2006 tentang Tata cara Pendetensian Orang Asing.
M E M E R I N T A H K A N :
K E P A D A : 1. N a m a : FACHRUDDIN ROMI N.S.SH
N I P : 197111131999031002
Jabatan : Plh. Kepala Bidang Wasdakim pada Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Medan
2. N a m a : MUHAMMAD WAHYUDDIN, SE
N I P : 196101071988031001
Jabatan : Kasi Penindakan Keimigrasian
Pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan
U N T U K : 1. Menempatkan 2(dua) orang warga Negara China (RRC)
masing masing atas nama
ZHOU GONGFA dan ZHOU CAIXIANG di Ruang Detensi
Khusus Medan;
2. Surat Perintah ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : M E D A N Pada tanggal : 11 Juli 2012 KEPALA KANTOR, FRIEMENT F.S ARUAN, SH.,MH. NIP. 195709011981031 001
Tembusan Kepada Yth :
1. Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian; 2. Direktur Intelijen Keimigrasian;
3. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Up. Kepala Divisi Keimigrasian
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KANTOR WILAYAH SUMATERA UTARA
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Jalan Jend.Gatot Subroto No.268 A Telp. (061) 8452112 Fax. (061) 8455941
SURAT PERINTAH PENGELUARAN DETENI
No.IMI : W2.F1.GR.02.03-3468
PERTIMBANGAN : Bahwa untuk proses pemulangan / deportasi ke negara asalnya,
maka Deteni perlu dikeluarkan dari
Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan
D A S A R : 1. Pasal 83 Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang
Keimigrasian ;
2. Pasal 84 Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian ;
3. Pasal 85 ayat (1) Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian;
4. Pasal 24 Peraturan Pemerintah No.31 Tahun 1994 tentang Pengawasan Orang Asing dan
Tindakan Keimigrasian ;
5. Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. M.02-PW.09.02 Tahun 1995
tentang Tata Cara Pengawasan, Pengajuan Keberatan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian;
6. Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. M.01.PR.07.04
Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Detensi Imigrasi;
7. Peraturan Direktur Jenderal Imigrasi Nomor F-1002.PR.02.10 Tahun
2006 tentang Tata Cara Pendetensian Orang Asing.
M E M E R I N T A H K A N :
K E P A D A : N a m a : FACHRUDDIN ROMI NS, SH
N I P : 197111131999031002
Jabatan : Plh. Kepala Bidang Wasdakim pada Kantor
Imigrasi
Kelas I Khusus Medan
N a m a : MUHAMMAD WAHYUDDIN, SE
N I P : 196101071988031001
Jabatan : Kasi Penindakan pada Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Medan
U N T U K : 1. Mengeluarkan Deteni 2 (dua) Orang Asing kebangsaan China
dan ZHOU CAIXIANG dari Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus
Medan yang di detensi sejak tanggal 11 Juli 2012 berdasarkan Surat Perintah
Pendetensian No. IMI : W2.F1.GR.02.03-3400 tgl 11 Juli 2012.
2. Membawa dan melakukan pengawalan serta pengawasan
keberangkatan Orang Asing keluar dari Wilayah Indonesia.
3. Surat Perintah ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : M E D A N
Pada tanggal : 17 Juli 2012
Plh. KEPALA KANTOR,
ZAHLUL SIREGAR NIP. 196103131983031001
Tembusan Kepada Yth :
1.Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian; 2.Direktur Intelijen Keimigrasian;
3.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Up. Kepala Divisi Keimigrasian;
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KANTOR WILAYAH SUMATERA UTARA
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Jalan Jend.Gatot Subroto No.268 A Telp. (061) 8452112 Fax. (061) 8455941
BERITA ACARA PENGELUARAN DARI RUANG DETENSI IMIGRASI
---- Pada hari ini , Selasa tanggal tujuh belas Juli tahun dua ribu dua belas, saya :
---
---FACHRUDDIN ROMI NS, SH
---
---- Pangkat Penata Tk. I (III/d), NIP.197111131999031002, Jabatan Plh. Kepala Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan berdasarkan Surat Perintah Pengeluaran Deteni No.IMI : W2.F1.GR.02.03-3468 tanggal 17 Juli 2012 telah mengeluarkan deteni dari Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, 2 (dua) Orang Asing dengan data :----
a. Nama : ZHOU GONGFA (Lk)
---
Tempat/tgl. lahir : Fujian, 19
-11-1970---
Kebangsaan :
China---
Paspor : G43357072 s/d 04 Juli
2020---
Dokim : Kitas No. 2C21.AF.0067-L s.d 19 Desember
2012---
Terbitan Kantor Imigrasi Kelas I
Tangerang---
Pekerjaan : T. A Bidang Business
Development---
Alamat :Jalan Krakatau ujung Komp. KMC No. A7
Medan---
b. Nama : ZHOU CAIXIANG (Lk)
---
Tempat/tgl. lahir : Fujian, 10
-03-1973---
Kebangsaan :
China---
Paspor : G28764176 s/d 21 May
2018---
Dokim : Kitas No. 2C21.AF.0015-L s.d 05 Desember 2012
---
Terbitan Kantor Imigrasi Kelas I
Tangerang---
Pekerjaan : T. A Bidang
Marketing---
Alamat :Jalan Krakatau Ujung Komp. KMC No. A7
Didetensi sejak tanggal 11 Juli 2012 s.d tanggal 17 Juli 2012, Deteni tersebut di detensi berdasarkan:
--- 1. Surat Keputusan Kakanim Tentang Pelaksanaan Detensi A.n. ZHOU GONGFA (Lk) Cs. No.IMI : W2.F1.GR.02.03-3399 tanggal 11 Juli 2012
---2. Surat Perintah Pengeluaran Deteni No.IMI : W2.F1.GR.02.03-3468 tanggal 17 Juli 2012
--- Keadaan Deteni baik kesehatan/fisik dan mental : Baik
--- Barang titipan :
-.---
--- Demikian Berita Acara Pengeluaran dari Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus ini dibuat dengan sebenarnya atas kekuatan sumpah jabatan, kemudian ditutup dan ditanda tangani di Medan pada hari, tanggal, bulan dan tahun tersebut diatas.---
Plh. KABID WASDAKIM,
FACHRUDDIN ROMI NS, SH NIP. 197111131999031002
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KANTOR WILAYAH SUMATERA UTARA
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Jalan Jend.Gatot Subroto No.268 A Telp. (061) 8452112 Fax. (061) 8455941 Medan _______________________________________________________________________________
___
KEPUTUSAN KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
NOMOR : W2.F1.GR.02.03-3471TAHUN 2012
TENTANG
TINDAKAN ADMINISTRATIF KEIMIGRASIAN A.N. ZHOU GONGFA (Lk)
KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Menimbang : Bahwa nama yang tercantum dalam keputusan ini adalah Orang
Asing yang telah telah melanggar peraturan keimigrasian yang berlaku di Wilayah Indonesia, sehingga terhadap Orang Asing tersebut dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian.
Mengingat : 1. Pasal 75 Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian; 2.Pasal 24 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1994 tentang
Pengawasan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian;
3.Pasal 19 ayat (2) Keputusan Menteri Kehakiman Nomor: M.02-PW.09.02 Tahun 1995 tentang Tata Cara Pengawasan, Pengajuan Keberatan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian.
Memperhatikan : Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sumatera Utara No. W2. GR.04.01-2128 tgl 17 Juli 2012 dan Resume Plh. Kepala Bidang WASDAKIM tanggal 16 Juli 2012.
M E M U T U S K A N :
Menetapkan : Keputusan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan tentang Tindakan Administratif Keimigrasian a.n. ZHOU GONGFA (Lk) , lahir di Fujian, 19 November 1970,warga negara China, pemegang Paspor No. G43357072 berlaku s.d 04-07-2020, Dokim KITAS No. 2C21.AF.0067-L s.d 19 Des 2012, terbitan Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang
PERTAMA : Memerintahkan ZHOU GONGFA (Lk) untuk segera
meninggalkan wilayah Indonesia dan terhadap yang bersangkutan agar diusulkan namanya dalam Daftar Penangkalan.
KEDUA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan catatan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan pembetulan seperlunya.
DITETAPKAN DI : MEDAN
PADA TANGGAL : 17 Juli 2012
Plh. KEPALA KANTOR,
ZAHLUL SIREGAR NIP. 196103131983031001
Tembusan Kepada Yth :
1. Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian; 2. Direktur Intelijen Keimigrasian;
3. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara
Up. Kepala Divisi Keimigrasian;
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KANTOR WILAYAH SUMATERA UTARA
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Jalan Jend.Gatot Subroto No.268 A Telp. (061) 8452112 Fax. (061) 8455941 Medan _______________________________________________________________________________
___
KEPUTUSAN KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
NOMOR : W2.F1.GR.02.03-3470 TAHUN 2012
TENTANG
TINDAKAN ADMINISTRATIF KEIMIGRASIAN A.N. ZHOU CAIXIANG (Lk)
KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Menimbang : Bahwa nama yang tercantum dalam keputusan ini adalah Orang
Asing yang telah telah melanggar peraturan keimigrasian yang berlaku di Wilayah Indonesia, sehingga terhadap Orang Asing tersebut dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian.
Mengingat : 1. Pasal 75 Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang
Keimigrasian;
2. Pasal 24 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 1994 tentang Pengawasan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian;
3. Pasal 19 ayat (2) Keputusan Menteri Kehakiman Nomor: M.02-PW.09.02 Tahun 1995 tentang Tata Cara Pengawasan, Pengajuan Keberatan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian. Memperhatikan : Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham
Sumatera Utara No. W2. GR.04.01-2128 tgl 17 Juli 2012 dan Resume Plh. Kepala Bidang WASDAKIM tanggal 16 Juli 2012.
M E M U T U S K A N :
Menetapkan : Keputusan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan tentang Tindakan Administratif Keimigrasian a.n. ZHOU CAIXIANG
(Lk) , lahir di Fujian, 10 Maret 1973,warga negara China
pemegang Paspor No. G28764176 berlaku s.d 21-05-2018, Dokim KITAS No. 2C21.AF.0015-L s.d 05 Des 2012, terbitan Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang;
PERTAMA : Memerintahkan ZHOU CAIXIANG (Lk) untuk segera
meninggalkan wilayah Indonesia dan terhadap yang bersangkutan agar diusulkan namanya dalam Daftar Penangkalan.
KEDUA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan catatan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan pembetulan seperlunya.
DITETAPKAN DI : MEDAN
PADA TANGGAL : 17 Juli 2012
Plh. KEPALA KANTOR,
ZAHLUL SIREGAR NIP. 196103131983031001
Tembusan Kepada Yth :
1. Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian; 2. Direktur Intelijen Keimigrasian;
3. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara
Up. Kepala Divisi Keimigrasian;
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KANTOR WILAYAH SUMATERA UTARA
KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
Jalan Jend.Gatot Subroto No.268 A Telp. (061) 8452112 Fax. (061) 8455941 Medan _______________________________________________________________________________
SURAT PERINTAH
Nomor : W2.F1.GR.02.01-
KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS MEDAN
MENIMBANG : Guna kepentingan pengawalan dan pengawasan Orang Asing
yang tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka perlu dikeluarkan Surat Perintah.
DASAR : 1. Pasal 75 Undang-Undang No.6 Tahun 2011 Tentang
Keimigrasian ;
2. Pasal 83 ayat (1) huruf a Undang- undang No.6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian;
2. Pasal 24 Peraturan Pemerintah No.31 Tahun 1994
Tentang Pengawasan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian ;
3. Pasal 12 Keputusan Menteri Kehakiman RI No.M.02-PW.09.02 Tahun 1995 Tentang Cara Pengawasan, Pengajuan, Keberatan Orang Asing dan Tindakan Keimigrasian.
MEMPERHATIKAN : Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham
Sumatera Utara No. W2. GR.04.01-2128 tgl 17 Juli 2012, Surat Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan No. W2.F1.GR.02.03-3470 Tahun 2012 tgl 17 Juli 2012 dan Surat Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan No. W2.F1.GR.02.03-3470 Tahun 2012 tgl 17 Juli 2012
M E M E R I N T A H K A N :
K E P A D A : N a m a : FACHRUDDIN ROMI NS,SH
N I P : 197111131999031002
Jabatan : Plh. Kabid Pengawasan dan Penindakan
Keimigrasian
pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan
N a m a : MUHAMMAD WAHYUDDIN, SE
N I P : 196101071988031001
Jabatan : Kasi Penindakan pada Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Medan
N a m a : WARHAN WIRASTO
Jabatan : Pejabat Imigrasi Bidang Wasdakim pada Kantor Imigrasi
Kelas I Khusus Medan
N a m a : M.IKHSAN SIREGAR
N I P : 197812222000121001
Jabatan : staff WASDAKIM
pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus
Medan
UNTUK : 1. Melakukan pengawalan dan pengawasan keberangkatan
Orang Asing tersebut ke TPI Bandar Udara Polonia di Medan;
2. Surat Perintah ini berlaku mulai tanggal 18 Juli 2012 sampai dengan selesai.
3. Melaporkan segera hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan.
DITETAPKAN DI : MEDAN
PADA TANGGAL : 18 Juli 2012
Plh. KEPALA KANTOR,
ZAHLUL SIREGAR