BAB V: PENUTUP
C. Saran
Sesuai dengan hasil penelitian dan kesimpulan yang didapatkan penulis pada penelitian ini, penulis akan mengemukakan masukan atau saran, antara lain sebagai berikut:
1. Bagi seluruh penuntut ilmu yang tidak memiliki kesempatan untuk bisa nyantren, hendaknya melakukan apa-apa yang telah dicontohkan oleh KH. M. Syafi’i Hadzami untuk kesuksesan dalam menuntut ilmu. 2. Kepada para pengajar hendaknya kita mencontoh KH. M. Syafi’i
Hadzami yang menjadikan mengajar sebagai amanah dan pilihan hidup, karena keikhlasan akan membuat apa yang kita lakukan akan menjadi lebih bermakna dan memberikan kenyamanan dalam menjalani kehidupan.
3. Hendaknya kita selaku murid memperhatikan isnad (silsilah keguruan). Agar ilmu yang kita dapatkan adalah benar dan sesuai dengan ajaran dari Rasulullah Saw.
62 Yogyakarta: Kurnia Kalam Semester, 2006.
Alawiyah, Tuty. KH. Abdullah Syafi’ie Tokoh Kharismatik 1910-1985. Jakarta: Perguruan Islam Asy-Syafi’iyah. 1999.
Arief, Armai. Reformulasi Pendidikan Islam. Jakarta: CRSD PRESS. 2005.
Arifin, M. Hubungan Timbal Balik Pendidikan Agama di Lingkungan Sekolah dan Keluarga Sebagai Pola Pengembangan Metodologi. Jakarta: Bulan Bintang, Cet. ke-4, 1987.
---. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Bina Aksara, Cet. ke-1, 1987. ---. Kapita Selekta Pendidikan (Islam dan Umum). Jakarta: Bina Aksara, 1991. Aziz, Abdul. Islam dan Masyarakat Betawi. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, Cet.
ke-1, 2002.
Dasuki, Hafidz. Ensiklopedi Islam. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 1994.
Djaelani, Abdul Qodir. Peran Ulama danSantri dalam Perjuangan Politik Islam di Indonesia.Surabaya: PT Bina Ilmu,1990.
Fadli, Ahmad. Ulama Betawi. Jakarta: Manhalun Nasyi-in Press, 2001.
Fadli, Ahmad. Organisasi dan Administrasi. Jakarta: Manhalun Nasyi-in Press, 2002.
Hadzami, Muhammad Syafi’i. Taudhih al-Adillah, Seratus Masalah Agama Jilid 6. Kudus: Menara Kudus, 1982.
Jalaluddin,. Said, Usman. Filsafat Pendidikan Islam, Konsep dan Perkembangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1996.
Jalaluddin. Teologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002. Kuntowijoyo. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang, 1995.
Marimba, Ahmad D. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Al Ma’arif, Cet. ke-4 1980.
Mohammad, Herry. Tokoh-Tokoh Islam yang Berpengaruh Abad 20. Jakarta: Gema Insani Press, 2006.
Karya, Cet. 29, 2011.
Nata, Abuddin. Pemikiran para Tokoh Pendidikan Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2001.
---. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2005
---. Tokoh-Tokoh Pembaharu Pendidikan Islam Indonesia. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2005.
---. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana. 2010.
Nazir, M. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, Cet. ke-5, 2003.
Nizar, Samsul. Pengantar Dasar-Dasar Pemikiran Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya media Pratama, 2001.
Noer, Deliar. Gerakan Modern, Tim Pembina Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Sejarah Muhammadiyah, Pemikiran dan amal Usaha. Yogyakarta : Tiara Wacana, 1990.
Pedoman Penulisan Skripsi. Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, 2013.
Raharja, Umar Tirta. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rangka Cipta, 1995.
Saidi, Ridwan. Profil Orang Betawi, Asal Muasal, Kebudayaan dan Adat Istiadatnya. Jakarta: Gunara Kata, 2001.
Santosa, Kholid O. Manusia Panggung Sejarah: Pemikiran dan Gerakan Tokoh-Tokoh Islam. Bandung: Sega Arsy, 2007.
Shahab, Yasmine Zaki. Betawi dalam Perspektif Kontemporer, Perkembangan, Potensi dan Tantangan. Lembaga Kebudayaan Betawi. 1997.
Sobri, KH. Thohir Rohili, Riwayat Hidup dan Perjuangannya di Kalangan Masyarakat Betawi. Jakarta: Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah, 2006.
Subana, M,. Sudrajat. Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung: CV Pustaka Setia, 2001.
Surdjomiharjo, Abdurrahman. Beberapa Segi Sejarah Masyarakat Budaya Jakarta: Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta.
Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan Islam Dalam Perspektif Islam. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, Cet. ke-7, 2007.
Wawancara bersama Ustadz Hairul, pada tanggal 29 Juli 2016, pukul 13.30 WIB Wawancara dengan Ustadz Suhendi, pada tanggal 29 Juli 2016, pukul 20.00 WIB Wawancara dengan KH. Bahruddin, pada tanggal 17 September 2016, pukul
15.30 WIB
Wawancara degan KH. Fakhruddin Al-Bantani, pada tanggal 28 Oktober 2016 pukul 15:00 WIB
Yahya, Ali. Sumur yang Tak Pernah Kering. Jakarta: Yayasan Al-‘Asyirotus Syafi’iyyah, 1999.
Yatim, Badri. Peran Ulama dalam Masyarakat Betawi. Jakarta: Logos, 2002. Yunus, Mahmud. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Mutiara
Sumber Widya.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan.Jakarta: Yayasan Obor Indonesia 2008.
Zuhairin. Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Proyek Pembinaan Prasarana dan Sarana PTAI, 1986.
2. Gambar Makam Almaghfurlah KH. Muhammad Syafi’i Hadzami
Makam Almaghfurlah Mu’allim KH. Syafi’i Hadzami (hitam), disampingnya adalah makam istrinya Almh. Siti Khiyar.
4. Guru-guru KH. Syafi’i Hadzami
Guru Sa’idan (wafat 1976)
Salah satu guru terdekat Mu’allim Syafi’i Hadzami. Mu’allim belajar kepadanya di daerah Kemayoran. Kepada beliaulah Mu’allim mulai mengaji kitab-kitab kuning
5. Informan Wawancara
Hadzami yang paling utama. Mu’allim mengaji kepadanya hingga beliau wafat tahun 1976.
Ustadz Hairul/H. Ilung (Parung)
Murid Mu’allim, Kepala Sekolah MTs. Al’-Asyirotus Syafi’iyyah.
KH. Bahruddin (Pondok Ranji)
Murid Mu’allim, salah satu santri terbaik
angkatan pertama pesantren al-’Arba’in.
Pendiri pesantren mahasiswa Darul Hikam, Ciputat.
mengaji bertahun-tahun
kepadanya hingga beliau wafat pada tahun 1976.
Ustadz Suhendi (Rawa Belong)
Murid Mu’allim Syafi’i Hadzami, pendiri MT. Darul Musyaffa.
KH. Fakhruddin al-Bantani (Bintaro)
Murid Mu’allim, pimpinan Majelis al -Bantani.
7.
Hari-hari Mu’allim lebih banyak dihabiskan untuk membaca karena membaca adalah kegemarannya yang paling utama. Pada usia muda (kurang lebih 30 tahun) koleksi kitabnya telah banyak.
Mengajar adalah pilihan hidupnya, hidupnya pun didedikasikan untuk ilmu. Gambar Mu’allim sedang mensyarahkan kitab dalam sebuah pengajian.
Silaturahmi Habib Umar bin
Hafidz (kiri) dari Hadharamaut,
Yaman ke Yayasan al’Asyirotus Syafi’iyyah bertemu Muallim
KH. Muhammad Syafi’i
Hadzami (kanan).
Muallim Syafi’i Hadzami
bersama dengan Syekh
Yasin al-Fadani. Paling
kanan adalah KH. Thohir
Rohili, sedangkan paling
kiri adalah KH. Ayatullah.
KH. Zainuddin MZ menghadiri
acara peringatan Maulid Nabi Saw. di Perguruan al-‘Asyirotusy Syafi’iyyah.
Nama Lengkap : Yazid Awlawi
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 18 Oktober 1993
Alamat : Jl. Sawo No. 10 RT 05/01
Kelapa Dua Kebon Jeruk Jakarta Barat
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Status Perkawinan : Belum Menikah
Kewarganegaraan : Indonesia
No. Handphone : 089630069633
Email : [email protected]
RIWAYAT PENDIDIKAN:
1999-2005 SDN Kelapa Dua 01 Pagi 2005-2008 SMPN 189 Jakarta 2008-2011 MA Al-Falah VI Jakarta
2011-2017 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, S1 Jurusan PAI
RIWAYAT ORGANISASI:
2014-2015 Anggota Bidang Keagamaan BEM-J PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta