• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

12. Matriks Aspek Budaya Jawa Mengenai Nilai Anak Bagi Orang Tua informan

6.2 Saran

Saran yang dapat disampaikan sehubungan dengan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Puskesmas perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pernikahan dini dalam mencegah dan mengatasi dampak-dampak pernikahan dini.

2. LSM bekerjasama dengan DEPKES dampingi remaja perlu melakukan sosialisasi kepada remaja tentang pernikahan dini baik mengenai kesehatan reproduki dan seksualitas remaja dalam mencegah dan mengatasi dampak- dampak pernikahan dini.

3. Pemerintah perlu melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat (TOMA) maupun ketua adat tentang pernikahan dini dalam mencegah dan mengatasi dampak-dampak pernikahan dini.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2010. Kajian Profil Penduduk Remaja (10-24 tahun). Diakses pada 10

Desember 2010 dengan situs

Anugrah, 2007. Hukum Menikah Dengan Pasangan Zina. Diakses pada 15 September 2012 dengan situs http://www.usuhamulia.net/index.php.

Azwar A, 1987. Perkawinan Dan Kehamilan Pada Wanita Muda Usia. Jakarta : IAKMI.

Dahlan, 2012. Persepsi Tentang Pernikahan Dini Pada Orangtua Yang Memiliki Anak Usia Remaja. Diakses pada 12 Agustus 2012 dengan situs

Darwin, H. 2012. Perkawinan Usia Dini Dalam Perspektif Pluralisme Hukum. Diakses pada 11 April 2012 dengan situs http:/ /repository.usu.ac.id /bitstream/123456789/31351/4/chapter%.pdf.

Depkes RI.2005. Kesehatan Reproduksi, Jakarta.

Dianawati, A. 2006. Pendidikan Seks Untuk Remaja. Jakarta : Kawan Pustaka. Fatawie, Y. 2008. Pernikahan Dini Dalam Perspektif Agama Dan Negara. Di

akses pada 02 November 2009 dengan situs Djamaris E, 1993. Nilai Budaya Dalam Beberapa Karya Sastra Nusantara Sastra

Daerah Di Sumatera. Departemen Pendidikan Kebudayaan.

Geetz, C.1983. Abangan,Santri Priyayi Dalam Masyarakat Jawa. Edisi Ketiga. Jakarta :Pustaka Jaya.

Helfia G, 2009, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Pada Suku Melayu Di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Labuhan Belawan Tahun 2009. Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Haditono R, 1999. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University press.

Hurlock B, 1999. Psikologi Perkembangan. Edisi kelima. Jakarta: Erlangga. Koentjaraningrat, 1990. Kebudayaan Jawa. Edisi kedua. Jakarta : Balai Pustaka.

Lahey, 2004. Pernikahan Dini Tertinggi Di Indonesia. Diakses pada 15 Februari 2013 dengan situs http://wwww.jpnn.com/read/2013/02/15/158516/.

Lily H, 2002. Berapa Permasalahan Remaja. Diakses pada 15 Mei 2009

dengan situs

Luthfiyati D, 2008. Pernikahan Dini pada Kalangan Remaja.(15-19 tahun). Diakses pada 15 September 2008 dengan situs nyna0626.blogspot.com/2008/10/pernikahan-dini-pada-kalangan-remaja- 15.html.

Maemunah, 2008. Hubungan antara faktor pendidikan remaja dan ekonomi keluarga dengan sikap remaja untuk memutuskan menikah di usia muda di desa prapag kidul losari_brebes. Diakses pada 24 April 2009 dengan situs etd.eprints.ums.ac.id/888/1/j210040059.pdf.

Moeleong J, 20007. Metodologi Penelitian Kualitatif. cetakan keempat PT Remaja Rosda, Bandung.

Notoatmodjo S, 2005. Promosi Kesehatan Teori dan Apalikasi. cetakan pertama PT Rineka Cipta, Jakarta.

Nugroho 2007. Pernikahan Dini Tingkatkan Resiko Kanker Cervik. Diakses pada 4 Maret 2009 dengan situs dinkeskotasemarang.go.id/index.php.

Pinkluvly 2010. Belenggu Tradisi Pernikahan Dini. Diakses pada 21 Oktober 2010 dengan situs http//bersama suara.blogspot.com/2009/11/.21.

Riskesdas, 2010. Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Rohman N, 2009. Kontroversi pernikahan di bawah umur di Indonesia. Diakses pada tanggal 15 Mei 2009.

Santrock J, 2003. Adolescen perkembangan remaja. Edisi ketujuh, Erlangga, Jakarta.

Sari P, 2009. Pernikahan Usia Dini dan Permasalahnnya, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, vol. 11, No 2, 2009.

Sarwono S, 2000. Teori-Teori Psikologi Sosial. Cetakan kelima, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sofian A, 2008. Pernikahan Dini Dan Tuntutan Revisi UU Perkawinan. Diakses pada 15 September 2008 dengan situs niasonline.net/2009/01/28/pernikahan – dini-dan –tuntutan –revisi-uu-perkawinan.

Sudibyo A. 2012. Intervensi Untuk Mereduksi Pernikahan Dini. Diakses pada 19 Maret 2013 dengan situs http://17-08-1945.blogspot.com/2012/01/koran- digital-.html#!/2012/01/koran-digital-sudibyo-alimoeso.html.

Thomas B, 1997. Mengungkap Budaya Jawa, Jakarta : PT Pradnya Paramita. Walgito B, 2002. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta : Andi Offset.

PEDOMAN WAWANCARA A. KARAKTERISTIK INFORMAN 1. Nama : 2. Umur : 3. Jenis Kelamin : 4. Pendidikan : 5. Pekerjaan : 6. Pendapatan Orang Tua: B. PERTANYAAN

Pengetahuan

1. Bagaimana pendapat anda tentang pernikahan dini dan apa pernikahan dini? Probing :

 Darimana anda mengetahui hal tersebut?

 Kenapa anda berpendapat demikian?

2. Menurut anda berapa usia bagi pria dan wanita untuk menikah? Probing :

 Dari siapa anda memperoleh informasi tersebut?

 Kenapa berpendapat demikian?

3. Menurut anda bagaimana gaya pacaran anak muda zaman sekarang?

 Mengapa anda berpendapat demikian?

4 Pernahkah anda mendengar undang-undang pernikahan? Probing :

 Jika mengetahui, berapa?

 Bagaimana penikahan dini pada kesehatan?dapat anda?

 Bagaimana pendapat anda terhadap Undang-Undang pernikahan membolehkan laki-laki umur 19 tahun dan perempuan 16 tahun untuk menikah?

 Kenapa demikian?

5. Menurut anda apa faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menikah dini? Probing:

 Faktor ekonomi keluarga

 Faktor pendidikan

 Faktor budaya

6 Menurut anda apa akibat dari pernikahan dini? Probing :

 Mengapa berpendapat demikian?

 Dan apa akibat pernikahan dini pada kesehatan?

 Darimana anda memperoleh informasi tersebut?

Media cetak dan elektronik (TV, VCD/DVD, Majalah)

C. Pelaku pernikahan dini

1. Media (TV, VCD/DVD, Majalah) apa yang anda punya? Probing :

 Pernahkah anda menonton film ataupun VCD porno?

 Berapa kali frekuensinya?

 Apa yang mendorong anda melakukan hal-hal tersebut?

 Apakah ada media lain yang mendorong anda untuk menikah dini? D. Tokoh masyarakat

Pengetahuan

1.Menurut ada apa itu pernikahan dini? Probing :

 Kenapa anda berpendapat demikian?

2. Bagaimana pendapat anda tentang pernikahan dini? Probing :

 Mengapa demikian pendapat anda?

3.Menurut anda berapa umur ideal menikah?

 Mengapa demikian pendapat anda?

 Darimana anda berpendapat demikian?

4.Menurut anda media (TV, VCD/DVD, Majalah) Seperti apakah yang mendorong seseorang menikah dini?

Probing :

 Mengapa berpendapat demikian?

5.Bagaimana menurut anda tentang media (TV, VCD/DVD, Majalah) porno? Probing :

 Mengapa berpendapat demikian?

 Apa yang anda lakukan?

6. Menurut anda bagaimana pendapat anda gaya pacaran anak muda sekarang?

 Mengapa anda berpendapat seperti itu? Budaya

1. Bagaimana pernikahan yang ideal menurut masyarakat? Probing :

 Mengapa demikian?

2. Menurut anda umur berapakah anak yang sudah akil balik Probing :

 Apa alasan anda berpendapat demikian?

 Apakah anak yang sudah akil balik untuk menikah?

 Jika tidak mengapa? 3. Kenapa anda menikah dini?

Probing :

 Apa pendapat anda?

4. Siapa yang menginginkan pernikahan anda? Probing :

 Apa pendapat anda?

 Apa pendapat orang tua anda saat anda ingin menikah?

 Bagaimana menurut anda?

5. Apakah menikah muda dalam keluarga sudah menjadi tradisi/kebiasaan? Probing :

 Jika iya kebiasaan/tradisi seperti apa?

 Bagaimana menurut anda dengan tradisi tersebut?

6. Menurut anda apakah ada hubungan menikah dini dengan kebudayaan Jawa?

 Mengapa anda berpendapat demikian?

7. Menurut anda apakah nilai anak bagi orang tuanya? Probing :

 Darimana anda mengetahui hal tersebut?

Dokumen terkait