RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
D. Materi Ajar
10. Adanya cairan yang membuat tanah menjadi lunak dan rapuh
Lampiran 9. Lembar Observasi Siswa Siklus II
Lembar Observasi terhadap Siswa siklus II
No. Nama Siswa
Aspek yang Dinilai
Pengetahuan Keaktifan Kerja sama K C B K C B K C B
1 Ahmad Nurul Qomar
2 Ani Widiyawati
3 Aulia Natani Anggreni T
4 Fitri Wulandari
5 Hani Mustafidah
6 Izza Fitri Azka
7 M. Agung Nugroho
8 Muhammad Nailul Author
9 Muhammad Nizam Tri Utomo
10 Naufal Ilham Asyarofi
11 Nay Sella Islami Anindita
12 Novi Liana Safila Aulis
13 Rechan Fatkhur Rohman
14 Rian Novi Riyanto
15 Syahril Apriyanto
16 Yulia Fahra Nugraheni
17 Zulfa Raudhotul Ma’wa
18 Zulfa Riyadhotul Ma’wa
19 Cikal Farrasesa Abiansyah
Jumlah 0 12 7 0 11 8 0 9 10 0 % 63% 37 % 0 % 58 % 42 % 0 90 % 10 % Keterangan: K = Kurang C = Cukup B = Baik
Lampiran 10. Lembar Observasi Guru Siklus II
Lembar Observasi terhadap Guru siklus II
No Fase Kompetensi
Skor
3 2 1
13. Pendahuluan Guru mengawali dan menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran
Guru menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus
Guru menjelaskan kompetensi dasar atau tujuan pembelajaran yang akan dicapai
14. Kegiatan Inti Guru menyampaikan poin penting
dalam materi jenis-jenis pelapukan Guru menunjukkan media gambar jenis-jenis pelapukan
Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok kecil
Guru memberikan arahan tentang
pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan membagi materi untuk tiap-tiap kelompok
Guru membimbing siswa secara berkelompok untuk mempelajari materi jenis-jenis pelapukan sesuai dengan materi yang didapatkan
Guru membantu siswa yang kesulitan dalam memahami materi pelajaran
Guru bertanya jawab dengan siswa
mengenai materi pelajaran yang dipelajari
15. Penutup Guru memberikan evaluasi seluruh
rangkaian aktivitas pembelajaran
Guru memberi kesempatan siswa untuk berpendapat tentanng pembelajaran yang diikuti
Guru melakukan kegiatan tindak
lanjut dalam bentuk pemberian tugas (melakukan penilaian hasil belajar)
Guru mengakhiri pelajaran dengan doa dan ditutup dengan salam.
Jumlah 24 12 0
Total 36
Kategori Baik
Keterangan:
Skor Nilai: Kriteria Penilaian: 3 =Sangat baik Sangat Baik : 39 - 45
2 = Baik Baik : 31 - 38
1= Cukup Cukup : 23 - 30
Lampiran 11. Dokumentasi siklus III
Guru menjelaskan materi dengan menggunakan media gambar
Suasana diskusi siswa
Lampiran 12. RPP Siklus III
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : MI Islamiyah Karangpakel Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas/Semester : V / II
Materi Pokok : Jenis tanah Alokasi Waktu : 2 JPL X 35 menit A.Standar Kompetensi
7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam
B.Kompetensi Dasar dan Indikator 7.2. Mengidentifikasi jenis-jenis tanah
7.2.4. Menyebutkan jenis-jenis tanah
7.2.5. Memahami jenis-jenis tanah dan tempat terbentuknya 7.2.6. Mengetahui lapisan-lapisan tanah
7.2.7. Memahami komponen lapisan-lapisan tanah berdasarkan komposisi penyusunnya
C.Tujuan Pembelajaran
1. Dengan memperhatikan penjelasan guru, siswa dapat Menyebutkan jenis-jenis tanah
2. Dengan diskusi kelompok, siswa dapat Memahami jenis-jenis tanah dan tempat terbentuknya
3. Dengan memperhatikan penjelasan guru, siswa dapat Mengetahui lapisan-lapisan tanah
4. Dengan memperhatikan penjelasan guru, siswa dapat Memahami komponen lapisan-lapisan tanah.
Karaktersiswa yang diharapkan: Kerja keras
Kreatif
Mandiri
Rasa ingin tahu D.Materi Ajar
Jenis-jenis tanah dan lapisan tanah
Jenis-jenis tanah di Indonesia berbeda-beda. Jenis tanah akan berpengaruh pada kesuburan tanah. Beberapa jenis tanah antara lainsebagai berikut:
a. Tanah berhumus
Tanah humus berada di lapisan atas, mempunyai warna gelap dan bersifat gembur. Tanah humus terbentuk dari pembusukan tumbuhan. Tanah humus banyak terdapat di hutan tropis. Tanah berhumus merupakan tanah yang paling subur.
b. Tanah berpasir
Tanah berpasir mudah dilalui air atau bersifat porous dan mengandung sedikit bahan organik. Tanah ini terbentuk dari pelapukan batuan. Pada umumnya, tanah berpasir tidak begitu subur karena mengandung sedikit humus. Tanah brpasir cocok digunakan sebagai bahan bangunan.
c. Tanah liat
Tanah liat atau tanah lempung sulit dilalui air. Tanah lempung terdiri atas butiran liat yang halus sehingga bersifat liat. Tanah liat sangat lengket dan mudah dibentuk ketika basah. Oleh karena itu, tanah
liat sering digunakan sebagai bahan dasar pembentukan batu bata dan gerabah.
d. Tanah berkapur
Tanah berkapur terbentuk dari pelapukan bebatuan. Tanah jenis ini sangat mudah dilalui air dan mengandung sedikit sekali humus. Oleh karena itu, tanah berkapur tidak begitu subur.
e. Tanah gambut
Tanah gambut terbentuk di daerah rawa-rawa. Tanah ini bersifat asam, berwarna gelap, serta bertekstur bassah dan lunak. Tanah gambut kurang subur sehingga kurang cocok untuk pertanian.
f. Tanah vulkanik
Tanah vulkanik banyak terdapat di lereng gunung. Tanah ini terbentuk dari material abu yang tertinggal setelah terjadi letusan gunung berapi. Tanah vulkanik bersifat sangat subur sehingga sangat baik untuk pertanian.
Komposisi tanah
Proses pembentukan tanah mengakibatkan tanah terdiri atas lapisan-lapisan (horizon). Setiap lapisan-lapisan tanah mengandung zat-zat tertentu. Berikut adalah lapisan-lapisan penyusun tanah.
a. Tanah lapisan atas
Lapisan atas, merupakan lapisan yang terbentuk dari hasil pelapukan batuan dan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Lapisan itu merupakan tanah yang paling subur.
Lapisan atas adalah lapisan yang paling giat melakukan proses pelapukan. Lapisan tanah ini warnanya gelap kehitam-hitaman. Sifatnya sangat gembur dan subur. Lapisan tanah ini banyak mengandung humus dan berbagai jasad hidup. Tanah lapisan atas banyak dimanfaatkan untuk lahan pertanian dan perkebunan.
b. Tanah lapisan tengah
Terbentuk dari campuran angtara hasil pelapukan batuan dan air. Lapisan tersebut terbentuk karena sebagian bahan lapisan atas terbawa oleh air dan mengendap. Lapisan ini biasa disebut tanah liat.
c. Lapisan bawah
Merupakan bagian yang terdiri atas bongkahan-bongkahan batu. Disela-sela bongkahan terdapat hasil pelapukan batuan. Jadi, masih ada batu yang belum melapuk secara sempurna.
d. Lapisan bahan induk
Berupa batuan yang padat dan sifatnya pejal. Lapisan ini didominasi oleh batuan pecahan yang berukuran besar sebelum akhirnya menjadi batuan kecil.
Lapisan ini warnanya kemerahan. Tanah lapisan atas dan tanah lapisan bawah berasal dari bahan induk tanah.
E. Metode Pembelajaran 1. Metode Ceramah 2. Metode Diskusi 3. Metode Penugasan F. Media Pembelajaran
1. Gambar jenis-jenis tanah dan lapisan tanah G. Sumber Belajar
1. Haryanto. 2007. SAINS untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Erlangga.
2. SCP, Indriati. 2010. Ilmu Pengetahuan Alam 5. Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional.
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran 1. Pendahuluan (10 menit)
Kegiatan pendahuluan berisi urian:
a. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran:
Guru mengucapkan salam Berdoa
Mengabsen dan menanyakan kabar
Menanayakan apakah semuanya siap belajar ?
b. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari
“kemarin kita sudah belajar tentang pelapukan tanah, Sekarang kita akan
c. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai:
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai “setelah
pelajaran hari ini, bapak/ibu berharap kalian dapat mengetahui jenis-jenis tanah, tempat tanah, lapisan tanah dan komponen penyusun
lapisan tanah”
2. Kegiatan Inti (50 menit) Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi guru:
a. Guru menyiapkan siswa untuk masuk ke dalam pembelajaran dengan
mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan materi: “ siapa yang
tahu jenis-jenis tanah ada apa saja?”
b. Guru menyampaikan materi tentang jenis-jenis tanah. c. Guru menyampaikan jenis-jenis tanah secara umum
1. Tanah humus 2. Tanah berpasir 3. Tanah liat 4. Tanah berkapur 5. Tanah gambut 6. Tanah vulkanik
d. Guru menyampaikan secara singkat tentang lapisan-lapisan tanah
e. Guru menujukkan media gambar yang berisi tentang contoh jenis-jenis tanah dan lapisan tanah
Elaborasi
Dalam kegiatan Elaborasi guru:
a. Menyuruh siswa mencatat hal penting dari penyampaian guru mengenai jenis-jenis tanah dan lapisan tanah.
c. Guru mengelompokkan siswa menjadi 3 kelompok, setiap kelompok membahas 2 jenis tanah. Kelompok A membahas tanah gambut, tanah berpasir, dan tanah liat. Kelompok B membahas tanah berkapur, tanah gambut dan tanah vulkanik. Kelompok C membahas tentang lapisan-lapisan tanah.
d. Siswa melakukan presentasi hasil diskusi, kelompok A menggirimkan 1 orang sebagai tim ahli ke kelompok B untuk menjelaskan materi yang telah mereka diskusikan, begitu seterusnya. Materi yang disampaikan meliputi; jenis-jenis tanah, tempat tanah terbentuk, komposisi tanah dan lapisan tanah.
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
a. Membantu siswa yang masih kesulitan dalam mengerjakan soal evaluasi b. Mengecek jawaban siswa
c. Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat
d. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya seputar materi yang belum dikuasai.
e. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapat tentang pembelajaran yang telah diikuti.
3. Kegiatan Penutup (15 menit)
a. Guru bersama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar materi tersebut.
b. Guru memberi saran untuk pembelajaran hari ini
c. Guru menyampaikan sekilas materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
d. Guru memberikan dorongan dan motivasi kepada siswa agar rajin belajar. e. Mengajak semua siswa membaca hamdalah
I. Penilaian
a. Teknik penilaian : tes tertulis b. Instrumen penilaian
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat!
1. Bersifat gembur, cocok untuk ditanami tanaman dan berwarna hitam merupakan ciri tanah ...
2. Tanah yang mudah dilalui air atau bersifat porous dan mengandung sedikit bahan organik adalah ....
3. Jenis tanah yang sulit dilalui air adalah ....
4. Jenis tanah yang terbentuk di daerah rawa-rawa adalah.... 5. Tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan kapur adalaha .... 6. Jenis tanah yang baik digunakan untuk bahan bangunan adalah .... 7. Jenis tanah yang berada di lereng gunung biasanya merupakan tanah .... 8. Tanah terdiri atas lapisan-lapisan. Lapisan yang paling aktif terjadi
pelapukan adalah ....
9. Lapisan tanah yang merupakan campuran antara tanah dengan batuan yang belum lapuk seluruhnya berada pada bagian ....
10.Susunan lapisan tanah dari yang terluar sampai yang paling dalam berturut-turut adalah .... Kunci Jawaban 1. Tanah berhumus 2. Tanah berpasir 3. Tanah liat 4. Tanah gambut 5. Tanah berkapur 6. Tanah berpasir 7. Tanah vulkanik 8. Lapisan atas
Lampiran 13. Soal dan jawaban evaluasi III
Nama :
Nomor presensi :
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat!
1. Bersifat gembur, cocok untuk ditanami tanaman dan berwarna hitam merupakan ciri tanah ...
2. Tanah yang mudah dilalui air atau bersifat porous dan mengandung sedikit bahan organik adalah ....
3. Jenis tanah yang sulit dilalui air adalah ....
4. Jenis tanah yang terbentuk di daerah rawa-rawa adalah.... 5. Tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan kapur adalaha .... 6. Jenis tanah yang baik digunakan untuk bahan bangunan adalah .... 7. Jenis tanah yang berada di lereng gunung biasanya merupakan tanah .... 8. Tanah terdiri atas lapisan-lapisan. Lapisan yang paling aktif terjadi
pelapukan adalah ....
9. Lapisan tanah yang merupakan campuran antara tanah dengan batuan yang belum lapuk seluruhnya berada pada bagian ....
10.Susunan lapisan tanah dari yang terluar sampai yang paling dalam berturut-turut adalah .... Kunci Jawaban 1. Tanah berhumus