BAB 5: KESIMPULAN, DISKUSI DAN SARAN
4.4. Hasil Uji Hipotesis Nihil
5.3.2 Saran praktis
1. Untuk pihak LAPAS, diperlukan peningkatan pengetahuan dan mengenali ciri-ciri gejala depresi pada narapidana. Dengan begitu pihak LAPAS mampu melakukan upaya-upaya yang positif untuk mencegah gejala depresi pada narapidana khususnya remaja dengan mengaktifkan dan meningkatkan kegiatan Bimbingan Pemasyarakatan (Bimpas); serta mengenali gejala awal terjadinya depresi pada narapidana yang terlihat memiliki gejala tersebut lebih awal mendapatkan penanganan agar gejala depresi tidak bertambah parah.
2. Pada penelitian ini ditemukan bahwa dukungan sosial memberikan pengaruh terhadap gejala depresi, maka untuk pihak LAPAS disarankan untuk lebih meningkatkan dukungan sosial yang sebelumnya sudah ada terhadap narapidana remaja dengan cara melakukan program pelatihan keterampilan interpersonal atau kegiatan yang melibatkan narapidana dengan pihak LAPAS maupun keluarga.
3. Pada penelitian ini juga ditemukan bahwa loneliness memberikan pengaruh paling besar terhadap gejala depresi, untuk narapidana remaja di LAPAS sebaiknya mulai menyesuaikan diri dengan penghuni LAPAS lainnya dan menjalin komunikasi yang baik agar terhindar dari perasaanloneliness yang jika tidak tertangani akan mengakibatkan depresi.
4. Terkait dengan trait kepribadian, kepribadian extraversion dan agreeableness memiliki pengaruh terhadap gejala depresi. Kepribadian extraversion memiliki pengaruh negatif terhadap gejala depresi, artinya
semakin rendah nilai kepribadian extraversion maka besar kemungkinan terjadinya gejala depresi. Untuk itu disarankan untuk narapidana remaja di LAPAS ini untuk lebih bersikap ramah, bersemangat dan menghabiskan banyak waktu untuk mempertahankan suatu hubungan saat berada di Lapas. Dan terkait dengan kepribadian agreeableness yang memiliki pengaruh negatif terhadap gejala depresi, yang artinya semakin rendah nilai kepribadian agreeableness maka besar kemungkinan terjadinya gejala depresi. Maka disarankan kepada narapidana remaja untuk lebih bersikap sabar, percaya terhadap orang lain dan mengurangi rasa curiga.
5. Adanya perbedaan hasil penelitian padatrait kepribadian dengan penelitian sebelumnya yang diakibatkan mungkin masih ada narapidana yang menggunakan narkoba bisa menjadi salah satu alasan mereka untuk terlihat tenang dan mengurangi kecemasan. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan lebih lanjut oleh pihak Lapas terhadap peredaran narkoba yang mungkin masih terjadi di dalam lingkungan Lapas.
99
support, and personal health behavior in young men and woman. Journal Of Health Psychology,20, 223–227
Allport, G.W. (1927). Concepts of trait and personality. Psychological Bulletin, 24, 248–293
Alwisol. (2011).Psikologi kepribadian:Edisi revisi. Malang: UMM Press
Anderson. N.B. (2004). Encyclopedia of health and behavior. California: Sage Publications, Inc.
Cacioppo, J.T., Hawkley, L.C., & Bernston, G.G. (2003). The Anatomy of Loneliness. Current Direction in Psychological Science. 12, (3), 71-74 Chaplin, J.P. (2009). Kamus lengkap psikologi. Terjemahan Kartini Kartono.
Jakarta: Rajawali Press
Cox, B.J., McWilliams, L.A, Enns, M.W., & Clara, I.P. (2004). Broad and specific personality dimensions associated with major depression in a nationally representative sample.Journal of Comprehensive Psychiatry, 45, (4), 246-253
Davidson, G.C., Neale, J.M., & Kring, A.M. (2010). Psikologi abnormal: Edisi Kesembilan. Jakarta: Rajawali Press
Eddyanto, et.al. (2010). Depression : Epidemiologi 3. Diunduh pada 16 April 2011 dari http://depresig.blogspot.com/2011/04/epidemiologi-3.html
Feist, J. & Feist, G.J. (2010). Teori kepribadian. Edisi Ketujuh.Buku 1. Jakarta: Salemba Humanika
Feist, J. & Feist, G.J. (2010). Teori kepribadian. Edisi Ketujuh.Buku 2. Jakarta: Salemba Humanika
Hoeksema, S.N. (2004). Abnormal psychology. Third Edition. New York: McGraw Hill
Hurlock, E. (1980). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang kehidupan. Jakarta: Erlangga
Ng, I.Y.H., Shen, X., Sim, H., Sarri, R. C.,Stoffregen, E. & Shook, J. J.(2006). Adult incarceration and juvenile depression. Singapura: W. K. Kellogg Foundation
John, O.P. & Srivastava, S. (1999). The big five trait taxonomy: history, measurement, and theoretical perspective. In L.A. Pervin & O.P. John (eds). Handbook of Personality: Theory and research. New York: Guildford Press Karsten, J., Penninx, B.W.J.H., Riese, H., Ormel, J., Nolen, W.A. & Hartman, C.A.
(2012). The state effect of depressive and anxiety disorders on big five personality trait.Journal of Psychiatric Research, 46, 644–650
Kartono, K. (2002). Patologi sosial 2: Kenakalan remaja. Edisi 1. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada
Kartono, K. (2002). Patologi sosial 3: gangguan-gangguan kejiwaan. Edisi 3. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada
Kendler, K.S. & Myers, J. (2010). The genetic and environmental relationship between major depression and the five-factor model of personality. Journal of Psychological Medicine, 40, 801–806
Klein, D.N., Kotov, R., & Bufferd. S.J. (2011). Personality and Depression: Explanatory Models and Review of the Evidence. NIH Public Access. Annu Rev Clin Psychol, 7, 269–295.
Kotov, R., Gamez, W., Schmidt, F. & Watson, D. (2010). Linking “Big” personality traits to anxiety, depressive, and subtance use disorder: A meta-analysis. Psichological Bulletin,Vol. 136, 5, 768–821
Kovacs, M. (2007). Children’s Depression Inventory 2nd Edition: Technical Manual. USA: MHS
Lasgaard, M., Goossens, L., & Elklit, A. (2011). Loneliness, Depressive Symptomatology, and Suicide Ideation in Adolescence: Cross-Sectional and Longitudinal Analyses. Journal of Abnormal Child Psychology, 39, 137– 150
Lubis, N.L. (2009). Depresi: Tinjauan psikologis. Edisi 1. Buku 1. Jakarta: Kencana
Naylor, B.T. (2009). Depression in children. New York: Nova Science Publisher, Inc.
Nevid, J.S., Rathus, S.A., & Greene, B. (2005).Psikologi abnormal:Edisi Kelima Jilid 2.Jakarta: Penerbit Erlangga
Papalia, D.E., Olds, S.W. & Feldman, R.D. (2009). Human development: Edisi 10. Buku 2.Jakarta: Penerbit Salemba Humanika
Peirce, R.S., Frone, M.R., Russell, M., Cooper, M.L., & Mudar, P. (2000). A Longitudinal Model of Social Contact, Social Support, Depression, and Alcohol Use. Journal Of Health Psychology, 19, 28–36
Peplau, L.A. & Perlman, D. (1982). Loneliness: A sourcebook of current theory, research and therapy. NewYork: John Willey & Sons
Peplau, L.A., Sears, D.O, & Freedman, J.L. (1994).Psikologi sosial.Edisi Kelima Jilid I. Jakarta: Penerbit Erlangga
Pervin, L.A., Cervone, D. & John, O.P. (2010). Psikologi kepribadian: Teori dan penelitian. Edisi Kesembilan.Jakarta: Kencana
Putwain, D. & Sammons, A. (2002). Psychology and Crime. New York: Routledge
Qualter, P., Brown, S.L., Munn, P., & Rotenberg, K.J. (2010). Childhood loneliness as a predictor of adolescent depressive symptoms: An 8-year longitudinal study.Springer: Eur Child Adolesc Psychiatry, 19, 493–501 Russel, D.W. (1996). UCLA Loneliness Scale (Version 3): Reliability, Validity,
and Factor Structure.Journal of Personality Assessment. 66. 20 –44
Santrock, J.W. (2003). Adolescence: Perkembangan remaja. Edisi keenam. Jakarta: Penerbit Erlangga
Saputri, D.K.D., Rujito, L. & Kartika, A. (2011). Perbedaan kejadian depresi pada narapidana usia muda dan usia tua beserta gambaran sidik jari di lembaga pemasyarakatan Purwokerto.Mandala of Mental Health, 5, (2)
Sarafino, E.P. & Smith, T.W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interaction.Seventh Edition. USA: Wiley International
Sarason, I.G., Sarason, B.B. & Pierce, G. (1990). Social Support: The Search for Theory. Journal of Social and Clinical Psychology. 9 (1)
Sen, S. (2003). A BDNF Coding Variant Is Associated with the NEO Personality Inventory Domain Neuroticism, a Risk Factor for Depression. Faculty Publications, Department of Psychology.
Swami, V., Chamorro, T., Sinniah, D., Maniam, T., Kannan, K., Stanistreet, D. & Furnham, D. (2006). General health mediates the relationship between loneliness, life satisfaction and depression: A study with Malaysian medical students.Journal of Soc Psychiatry Psychiatry Epidemiol, 42, 161–166 Tanthowi, P.U. (2003). Narkoba: Problem dan pemecahannya dalam perspektif
Taylor, S.E. (2003).Health psychology.Fifth Edition. New York: McGraw Hill Taylor, S.E., Peplau, L.A., & Sears, D.O. (2009). Psikologi sosial: Edisi Kedua
Belas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Tim Redaksi Pusat Bahasa. (2008).Kamus besar bahasa indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional
Utami, R.R. & Pratiwi, M.M.S. (2011). Tingkat Depresi Pada Narapidana Wanita: Studi Deskriptif pada Narapidana Lapas Kelas II A Semarang. Asvattha: Journal Of Psychology, 1, (4)
Zimet, G.D., Dahlem, N.W., Zimet, S.G. & Karley, G.K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Journal of Personality Assesment, 52, (1), 30–41
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.
Selamat Pagi/ Siang/ Sore Salam kenal...
Saya mahasiswi Psikologi semester 8 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Saya meminta bantuan saudara sekalian untuk menjadi responden dalam penelitian skripsi saya. Saya mengharapkan kesediaan saudara untuk mengisi serangkaian pernyataan berikut ini secara jujur dan apa adanya. Dalam skala ini tidak ada jawaban benar atau salah. Adapun informasi atau data yang anda berikan akan sangat bermanfaat bagi penelitian ini dan akan terjamin kerahasiaannya,serta hanya digunakan untuk kepentingan pengumpulan data.
Atas kerja sama dan bantuannya, saya ucapkan terimakasih, serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan.
Wassalamu’alaikum, Wr. Wb.
Peneliti,
Yashika Angesti F. __________________________________________________________