• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. RINGKASAN, KESIMPULAN DAN SARAN

C. Saran

Bertolak dari hasil penelitian, ada beberapa saran yang peneliti tunjukkan kepada konselor sekolah, program studi bimbingan dan konseling, serta peneliti lain.

1. Konselor Sekolah (BK)

Konselor sekolah mempunyai peranan penting dalam penyelenggaraan layanan konseling individual di sekolah. Oleh sebab itu konselor sekolah perlu meningkatkan wawasan serta keterampilannya khususnya dalam memberikan layanan konseling individual kepada siswa. Supaya para siswa lebih banyak lagi yang memanfaatkan layanan konseling individual. 2. Program Studi Bimbingan dan Konseling

Program studi Bimbingan dan Konseling perlulah untuk semakin mempersiapkan para calon konselor sekolah yang profesional, agar semakin profesional dalam memberikan pelayanan khususnya dalam memberikan layanan konseling individual.

3. Peneliti Lain

Bagi peneliti lain kiranya penelitian ini dapat menjadi suatu referensi yang berarti untuk penelitian yang serupa.

90 Toha Putra.

Alfian. (1985). Persepsi Masyarakat Tentang Kebudayaan. Jakarta: Gramedia. Ali, Mohammad & Asrori, M. (2005). Psikologi Remaja (Perkembangan Peserta

Didik). Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, Suharsimi. (1989). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

________________. (1997). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

________________. (2002) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Edisi Revisi V). Jakarta: Rineka Cipta.

Andi Mappiare. (1982). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

____________. (2004). Pengantar Konseling dan Psikoterapi. Jakarta: Grafindo Persada.

Azwar. (1999). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Depdikbut Universitas Terbuka. (1984). Teori Belajar Dalam PBM dan Interaksi

Manusia dalam PBM, Program Akta Mengajar VB Kependidikan

Program Studi Teknologi Pendidikan. Jakarta: Depdikbut UT. Djumhur.I & Surya.M. (1975). Bimbingan dan Penyuluhan Di Sekolah. Bandung:

Furchan Arif. (1982). Pengantar Penelitian Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Gulo Dali. (1984). Kamus Psikologi. Bandung: Tonis.

Gulo.W (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. Hadi Sutrisno. (2000). Statistik Jilid 2. Yogyakarta: Andi Offset.

___________. (2004). Metodologi Research Jilid 3. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Univesitas Gajah Mada.

Hurlock.E. (1991). Psikologi perkembangan. Jakarta: Air Langga. _________ (1996). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Air langga .

Irwanto, dkk. (1994). Psikologi Umum. Jakarta: Gramedia Pustaka utama.

Jalaluddin Rakhmat. (1983). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT.Remaja Rosadakarya.

________________. (2003). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT.Remaja Rosadakarya.

Kartini, kartono. (1985). Bimbingan dan dasar-dasar Pelaksanaannya; Teknik Bimbingan Praktis. Jakarta: CV. Rajawali.

_____________. (1994). Psikologi Komunikasi. Bandung: Alumni.

Latipun. (2001). Psikologi Konseling. Malang: Muhamadiyah University Press. Loka Karya Bimbingan Ke-II. (1974). Pusat Bimbingan universitas dan IKIP

Kristen Satya Wacana. Salatiga.

Masidjo. (1995). Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa Di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.

Mulyono. (1978). Masalah Persepsi, Anda Volume 19. Jakarta: Yayasan Bima Psikologi.

Nasution. (1982). Teknologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Nawawi Handar. (1998). Metode Penelitian Bidang sosial. Yogyakarta: Gajdah Mada University Press.

Nuggiyantoro,dkk. (2002). Statistik Terapan Untuk penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Prayitno & Amti. (1987). Profesionalisme Konseling dan Pendidikan Konselor. Jakarta: P2LPK

______________. (2004). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Sigit,Soehardi. (2001) Pengantar Metodologi Penelitian Sosial-Bisnis Manajemen. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Sarjana Wiyata Taman siswa.

Soesilo A.L.S. (1983). Gema Bimbingan (Bimbingan Sekolah Dasar). Salatiga: UKSW.

Suardiman. (1981). Psikologi Konseling. Yogyakarta: Pere “STUDING”.

Sukardi Dewa Ketut. (1984). Dasar-dasar Bimbingan dan Penyuluhan Di Sekolah. Jakarta: Bina Aksara.

_________________. (1988). Dasar-dasar Bimbingan dan Penyuluhan Di Sekolah. Surabaya: Usaha Nasional.

Sulaeman. (1995). Psikologi Remaja; Dimensi-dimensi Perkembangan. Bandung. CV. Grasindo.

Surya.M. (1988). Dasar-dasar Penyuluhan (Konseling). Jakarta. P2LPTK.

Syahril & Riska Ahmad. (1986). Pengantar Bimbingan dan konseling. Padang: Angkasa Raya.

Syuhada.A.R. (1988). Bimbingan dan Konseling dalam Masyarakat dan Pendidikan Luar Sekolah. Jakarta: Depdikbut.

Walgito Bimo. (1994). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset. Wijaya Juhana. (1988). Psikologi Bimbingan. Bandung: PT Evesco

Willis S. Sofyan. (2004). Konseling Individual (Teori dan Praktek). Bandung: Alfabeta.

Willis S.S & Setyawan A. (1978). Membina Kebahagian Murid (Suatu Pengantar Bimbingan dan Penyuluhan). Bandung: Angkasa.

Winkel W.S. (1997). Bimbingan dan Konseling Di Institusi Pendidikan. Jakarta: PT. Gramedia.

Winkel W.S & Sri Hastuti. (2004). Bimbingan dan Konseling Di Institusi Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Lampiran 1

KUESIONER (PENELITIAN)

PERSEPSI SISWA TERHADAP LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL IDENTITAS

Jenis Kelamin : Laki- laki/Perempuan (coret yang tidak perlu)

Kelas :………

Tanggal Pengisian :………...……….

KATA PENGANTAR

Para siswa yang terkasih, pada kesempatan ini saya mohon kesediaan anda untuk menjawab pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini. Kuesioner ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dari anda mengenai kegiatan konseling di sekolah khususnya layanan konseling individual. Anda diharapkan menjawab kuesioner ini dengan jujur, sesuai dengan pandangan atau penilaian anda. Jawaban tidak mempengaruhi nilai rapor anda. Jawaban akan diolah dan hasilnya diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konsleing di sekolah, khususnya dalam membantu mengatasi permasalahan dan pengembangan diri anda. Kuesioner ini bukan suatu tes, sehingga tidak ada jawaban yang salah. Semua jawaban adalah benar, asal betul-betul sesuai dengan pendapat, pandangan dan keadaan diri anda.

Mengingat pentingnya pendapat anda, hendaklah anda menjawab kuesioner ini dengan penuh kesungguhan dan kejujuran. bekerjalah seteliti mungkin. Jangan sampai ada nomor yang terlewati.

Atas bantuan anda, saya mengucapkan banyak terima kasih.

PETUNJUK PENGISIAN

Konselor adalah: Guru pembimbing yang memiliki pengetahuan, wawasan, dan keterampilan dalam membantu memecahkan masalah siswa. Konseling adalah: Pertemuan tatap muka antara guru pembimbing dan siswa

dalam rangka membantu siswa memecahkan masalahnya. a. Bacalah pernyataan-pernyataan berikut dengan teliti. Kemudian tentukan

bagaimana pandangan atau penilaian anda terhadap layanan konseling individual yang ada di sekolah anda.

Alternatif jawaban adalah sebagai berikut: SS : Sangat Setuju

S : Setuju

TS : Tidak Setuju

STS : Sangat Tidak Setuju

b. Berilah tanda centang ( v ) pada alternatif jawaban yang anda pilih di tempat yang telah tersedia. Jika anda mengganti jawaban anda, lingkarilah jawaban

tersebut, lalu berilah tanda centang ( v ) pada jawaban yang anda anggap lebih sesuai dengan pengalam anda.

Untuk lebih jelas, dapat dilihat contoh dibawah ini:

No Apakah pandangan atau penilaian anda terhadap layanan konseling individual seperti pernyataan-peryataan berikut ini?

SS S TS STS 1. Konselor hanya memanggil siswa yang bermasalah untuk

konseling. v

2. Pada saat konseling konselor memberi perhatian penuh pada

siswa. v

c. Jawablah semua pernyataan berikut dan periksalah kembali jawaban anda sebelum dikumpulkan.

No

Apakah pandangan atau penilaian anda terhadap layanan konseling individual sepe rti pernyataan-peryataan berikut ini?

SS S TS STS 1. Konselor memanggil siswa untuk konseling pada saat jam

pelajaran berlangsung.

2. Siswa menghadap konselor untuk mencari informasi, misalnya: studi lanjutan setamat SMA.

3. Pada saat konseling, konselor berbicara melompat- lompat dari satu topik ke topik lain.

4. Melalui konseling siswa lebih memahami apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.

5. Melalui konseling siswa semakin mampu membuat keputusan sendiri secara bijaksana dan bertanggung jawab.

6. Setelah konseling siswa tidak mendapatkan jalan keluar malah masalah bertambah rumit.

7. Konselor memberi saran/pemecahan masalah yang memuaskan untuk menyelesaikan masalah siswa.

8. Selama konseling terjalin keterbukaan antara konselor dengan siswa sehingga konseling berjalan dengan lancar.

9. Pada saat konseling, konselor memberi perhatian penuh pada siswa.

10. Didalam memberikan konseling konselor tidak membeda-bedakan antara siswa laki- laki dan perempuan.

11. Selama konseling, konselor menggunakan kata-kata yang sopan, halus dan tidak menusuk perasaan

12. Saat konseling, konselor sering memotong pembicaraan siswa. 13. Selama konseling konselor bisa membuat siswa merasa nyaman

14. Dalam menyelesaikan masalah konselor memaksa siswa untuk bertindak sesuai dengan keinginnya.

15. Pada saat konseling konselor menerima berbagai macam pandangan dan perasaan yang diungkapkan oleh siswa.

16. Pada saat konseling konselor menggunakan kata-kata yang menyinggung perasaan.

17. Pada saat konseling konselor menghargai siswa yang mengutarakan masalahnya

18. Pada saat konseling konselor menyalahkan siswa atas masalah yang dihadapi siswa.

19. Konselor mampu menjaga rahasia siswa yang datang konseling. 20. Konselor menganggap bahwa masalah yang dialami siswa

sebagai masalah yang ringan.

21. Pada saat konseling, konselor sabar mengahadapi siswa yang bermasalah.

22. Pada saat konseling, konselor mampu menyimpulkan masalah yang sebenarnya dialami siswa.

23. Konselor mudah memarahi siswa saat konseling berlangsung. 24. Melalui konseling konselor mampu menumbuhkan rasa percaya

diri pada siswa.

25. Pada saat konseling berlangsung konselor melarang siswa untuk bertanya.

26. Konselor hanya membantu siswa yang disukainya saja dalam memecahkan masalah.

27. Pada saat konseling, konselor bersikap tenang menghadapi siswa yang bermasalah.

28. Selama konseling konselor melakukan pekerjaan lain sambil mendengarkan siswa.

29. Konselor hanya membantu siswa yang memiliki masalah yang ringan.

30. Konselor memberikan konseling pada siswa yang sudah pernah dibantu sebelumnya.

31. Meskipun masalah siswa berat namun konselor siap membantu siswa.

32. Pada saat konseling, konselor sering lupa apa yang telah diucapkan/dibicarakan oleh siswa.

33. Konselor selalu siap memberikan konseling pada siswa yang membutuhkan bantuannya.

34 Pada saat konseling berlangsung konselor berbicara terus menerus dan siswa hanya mendengarkan saja.

35. Dalam memberikan konseling konselor menerima keadaan siswa apa adanya.

36. Pada saat konseling, konselor terlalu cepat memberi respon atas apa yang diungkapkan oleh siswa.

Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted VAR00001 176,8500 171,282 -,155 . ,872 VAR00002 177,4000 168,651 -,020 . ,869 VAR00003 177,2500 164,699 ,134 . ,867 VAR00004 176,6000 161,464 ,373 . ,862 VAR00005 177,2500 164,258 ,152 . ,867 VAR00006 177,2333 162,860 ,252 . ,865 VAR00007 176,5333 163,779 ,273 . ,864 VAR00008 177,8167 173,474 -,321 . ,872 VAR00009 176,5500 164,557 ,312 . ,864 VAR00010 176,1667 165,056 ,232 . ,864 VAR00011 176,4667 171,406 -,219 . ,870 VAR00012 177,5333 172,355 -,197 . ,873 VAR00013 176,5667 166,216 ,186 . ,865 VAR00014 176,6167 161,766 ,432 . ,862 VAR00015 176,5333 164,185 ,396 . ,863 VAR00016 176,5667 164,385 ,310 . ,863 VAR00017 176,5667 162,724 ,410 . ,862 VAR00018 176,4333 163,504 ,328 . ,863 VAR00019 176,9833 166,491 ,101 . ,867 VAR00020 176,5333 158,863 ,577 . ,859 VAR00021 177,0667 166,673 ,102 . ,866 VAR00022 176,6667 163,209 ,324 . ,863 VAR00023 176,8000 165,756 ,100 . ,868 VAR00024 176,3333 162,090 ,479 . ,861 VAR00025 176,6833 166,457 ,130 . ,866 VAR00026 176,3500 161,519 ,466 . ,861 VAR00027 176,6000 161,905 ,463 . ,861 VAR00028 176,4167 162,044 ,447 . ,862 VAR00029 176,5833 162,654 ,342 . ,863 VAR00030 176,7167 162,173 ,421 . ,862 VAR00031 176,7833 169,223 -,053 . ,870 VAR00032 176,9833 164,254 ,229 . ,865 VAR00033 176,3167 161,745 ,403 . ,862 VAR00034 176,5500 159,133 ,568 . ,859 VAR00035 176,4333 158,182 ,604 . ,859 VAR00036 176,4500 159,506 ,528 . ,860 VAR00037 176,8333 161,870 ,397 . ,862 VAR00038 176,5833 162,315 ,424 . ,862 VAR00039 176,9500 164,319 ,230 . ,865 VAR00040 176,6500 157,248 ,698 . ,857 VAR00041 176,4667 161,033 ,404 . ,862 VAR00042 176,5500 158,862 ,645 . ,859 VAR00043 177,2667 167,250 ,052 . ,868 VAR00044 176,7500 160,496 ,414 . ,862 VAR00045 176,8000 165,756 ,133 . ,866 VAR00046 176,4833 158,186 ,534 . ,859 VAR00047 176,9667 167,728 ,035 . ,868 VAR00048 176,9167 168,823 -,027 . ,868 VAR00049 176,5667 162,012 ,531 . ,861 VAR00050 176,5667 157,877 ,630 . ,858 VAR00051 176,7667 164,962 ,239 . ,864 VAR00052 176,6000 160,786 ,465 . ,861 VAR00053 176,6500 164,062 ,294 . ,864 VAR00054 177,0000 160,881 ,459 . ,861 VAR00055 176,4333 159,877 ,577 . ,860 VAR00056 176,8500 159,045 ,469 . ,860 VAR00057 176,4000 163,803 ,394 . ,863 VAR00058 176,6667 162,090 ,417 . ,862 VAR00059 176,3667 162,914 ,424 . ,862 VAR00060 177,0167 161,847 ,378 . ,862

Dokumen terkait