BAB V PENUTUP
B. Saran-Saran
Berdasarkan hasil penelitian ini, diajukan beberapa saran sebagai berikut:
1. Disarankan kepada guru khususnya pada mata pelajaran matematika agar menjadikan pendekatan pembelajaran matematika realistik sebagai salah satu alternatif pendekatan dalam melaksanakan pembelajaran di SMP/MTs agar siswa dapat mengalami proses belajar yang lebih optimal.
2. Disarankan kepada guru untuk menguasai pendekatan pembelajaran matematika realistik sehingga pelaksanaan pembelajaran dapat lebih menarik sehingga siswa tidak merasa bosan dalam belajar dan akan lebih mudah memahami materi khususnya pada pelajaran matematika.
Tidak Diterbitkan. Makassar: FKIP Unismuh Makassar.
Aunurrahman. 2012. Belajar dan pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Daryanto. 2011. Penelitian tindakan kelas dan penelitian tindakan sekolah beserta contoh-contohnya. Yogyakarta: Gava Media
Depdiknas. (2009). Peraturan Menteri Tentang Standar Kompetensi Lulusan.
Jakarta.
Gravemeijer, K.P.E. (1994). Developing Realistic Mathematic Education. Utrecht:
CD-B Press. Tersedia : http://pmri.or.id. Diakses tanggal 3 Agustus 2011.
Hadi, Sutarto. (2003). Pendidikan Realistik: Menjadikan Pelajaran matematika Lebih Bermakna bagi Siswa. Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma.
Tersedia : http://www.zainuri.wordpress.com. Diakses pada tanggal 3 Agustus 2011).
Sanimbar. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay-Two Stray Pada Siswa Kelas VIIIB SMP Negeri 2 Sajoanging. Skripsi S1 Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Makassar
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya.Jakarta:
Rineka Cipta.
Soedjadi. 2001. http://3f kelompok 11. Blogspot. Com/2012/12/makalah realistic mathematics-education. Html/. (di akses tanggal08 desember 2012).
Sumarmo, U. (2001). Kecenderungan pembelajaran matematika pada abad 21.
Makalah pada pelatihan Guru MI dan MTs, Bandung Tersedia:
http://www.amazon.com.Diakses tanggal 3 Agustus 2011.
Wijaya Ariyadi. 2012. Pendidikan matematika relistik suatu alternatif pendekatan pembelajaran matematika.Yogyakarta: Graha ilmu.
Zulkardi. 2001. Realistics Mathematics Education (RME): Teori, Contoh Pembelajaran dan Teman Belajar di Internet. Makalah yang disampaikan pada Seminar Nasional pada tgl. 4 April 2001 di UPI Bandung : Bandung. Tersedia: http://pmri.or.id. Diakses pada tanggal 3 Agustus 2011.
(RPP)
A.3 Lembar Kerja Siswa (LKS)
SILABUS PEMBELAJARAN
Standar Kompetensi : Mengidentifikasi sifat-sifat Segitiga dan dapat menentukan Besaran-Besaran yang ada didalamnya.
Kompetensi
tertulis Uraian 2x40 menit Matematika konsep dan aplikasinya 1, Dewi panjang sisi dan besar sudutnya
Tes
tertulis Uraian 2x40
keli-ling dan
tertulis aplikasinya 1, Dewi
Nuharini dan Tri
Menggunakan
Melukis segitiga yang diketahui tiga sisinya, dua sisi satu sudut apitnya atau satu sisi dan dua sudut
Tes
tertulis Uraian 2x40 menit Matematika konsep dan aplikasinya 1, Dewi
Mengetahui Bonerate, April 2014
Kepala UPT SMPN 1 Pasimarannu Guru Mata Pelajaran Matematika
Drs. H. ASKARI Rosmida, S.Pd
NIP: 19680808 199412 1 007 NIP:
Mama Sekolah : SMP Negeri 1 Pasimarannu Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII / II Pokok Bahasan : Segitiga
Sub Pokok Bahasan : Membentuk Segitiga Alokasi waktu : 2 x 40 Menit
Pertemuan : I (pertama)
A. Standar Kompetensi
Mengindentifikasi sifat-sifat segitiga dan dapat menentukan besaran-besaran yang ada di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
Siswa dapat mengenali sifat-sifat segitiga dan melukis segitiga C. Indikator
a. Menjelaskan jenis-jenis segitiga berdasarkan sisi atau sudutnya.
b. Menemukan jenis segitiga berdasarkan sifatnya D. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat menjelaskan jenis-jenis segitiga berdasarkan sisi atau sudutnya.
b. Siswa dapat menemukan jenis segitiga berdasarkan sifatnya.
E. Materi Ajar Jenis-jenis segitiga
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS I
Metode Pembelajaran : Demonstrasi, Diskusi, dan Tanya jawab G. Skenario Pembelajaran
1. Kegiatan awal
Fase 1: Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa 1) Guru memberi salam dan mengecek kehadiran siswa 2) Guru mempersiapkan siswa untuk belajar.
3) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan model, pendekatan serta metode yang akan digunakan selama proses pembelajaran.
4) Sebagai apersepsi, Guru memberikan contoh konkret kepada siswa terkait dengan pecahan sesuai dengan kehidupan nyata siswa, kemudian menstimulus siswa untuk memberikan contoh lain.
2. Kegiatan inti
Fase 2: Menyajikan informasi
1) Guru menjelaskan materi yang diajarkan dengan mengaitkan materi tersebut dengan kehidupan nyata
2) Guru meminta siswa untuk bertanya.
3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab, jika tidak ada siswa yang mampu menjawab maka guru menanggapi/menjawab pertanyaan dari siswa.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok kooperatif
1) Membagi siswa dalam beberapa kelompok yang beranggotakan 5-6 orang 2) Membagikan LKS 01 kepada siswa.
3) Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca dan memahami materi yang dipelajari pada buku siswa, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa yang belum memahaminya untuk bertanya. Jika ada siswa yang bertanya, maka terlebih dahulu memberikan kesempatan siswa untuk menjawabnya. Bila tidak ada, maka guru menjawab pertanyaan siswa.
4) Memberi kesempatan kepada siswa untuk menyelesaikan LKS 01 secara kelompok.
Fase 4: Membimbing kelompok bekerja dan belajar
1) Selama siswa bekerja, guru membimbing siswa dalam bekerja kelompok dan berkeliling untuk melihat pekerjaan siswa dan mengarahkan serta memberikan bimbingan jika ada kelompok yang mengalami kesulitan.
2) Guru memperhatikan dengan seksama kerjasama kelompok
3) Guru mengeck pemahaman kerja kelompok dan memberikan umpan balik apabila ada siswa yang bertanya.
Fase 5: Evaluasi
1) Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan tugasnya, Guru mengarahkan siswa untuk memulai diskusi kelas dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing kelompok menunjuk salah satu anggotanya untuk mempersentasekan hasil kerja kelompoknya dan kelompok lain menanggapi.
kelas.
Fase 6: Memberikan Penghargaan
Memberikan penghargaan berupa pujian sesuai nilai yang diperolehnya dan kepada kelompok yang mempunyai interaksi personal paling dinamis
3. Kegiatan akhir
1) Guru mengumpulkan LKS 01 setiap kelompok 2) Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa
3) Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4) Guru mengakhiri pertemuan dengan salam.
H. Media/Sumber Pembelajaran
1. Buku Sekolah Elektronik Matematika kelas VII SMP dan MTs Penerbit Pusat Perbukuan
2. LKS 01 I. Penilaian
1. Penialaian Hasil
a. Penilaian tertulis terhadap hasil kerja LKS 01.
b. Penilaian tes tertulis untuk mengukur kemampuan pemahaman (kognitif) pada akhir pokok bahasan.
2. Penilaian Proses
a. Kerja sama dalam kelompok dan penampilan terbaik.
b. Keaktifan dalam kelompokdan hasil kerja LKS 01.
Bonerate, April 2014 Mahasiswa peneliti,
Nur Jannah Nim. 10536 3219 09
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran SMP Negeri 1 Pasimarannu
Drs. H. Askarim Rahmawati, S. Pd Nip: 19680808 199412 1007 Nip:
Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VII / II Pokok Bahasan : Segitiga
Sub Pokok Bahasan : jumlah ukuran sudut dalam segitiga Alokasi waktu : 2 x 40 Menit
Pertemuan : II ( Kedua)
A. Standar Kompetensi
Mengindentifikasi sifat-sifat segitiga dan dapat menentukan besaran-besaran yang ada di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
Siswa dapat mengenali sifat-sifat segitiga dan melukis segitiga.
C. Indikator
a. Menunjukkan bahwa jumlah ukuran sudut segitiga adalah 1800 b. Menyelesaikan soal mengenai sudut dalam segitiga
D. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat menunjukkan bahwa jumlah ukuran sudut segitiga adalah 1800 b. Siswa dapat menyelesaikan soal mengenai sudut dalam segitiga
E. Materi Ajar
Jumlah ukuran sudut segitiga
F. Model, Pendekatan dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Kooperatif
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Matematika Realistik Metode Pembelajaran : Demonstrasi, Diskusi, dan Tanya jawab G. Skenario Pembelajaran
1. Kegiatan awal
Fase 1: Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa 1) Guru memberi salam dan mengecek kehadiran siswa 2) Guru mempersiapkan siswa untuk belajar.
3) Guru menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 4) Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan menjelaskan jenis-jenis
pecahan penggunaan konsep pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kegiatan inti
Fase 2: Menyajikan informasi
1) Guru menjelaskan materi yang diajarkan mengenai jenis pecahan dengan mengaitkan materi tersebut dengan kehidupan nyata.
2) Guru meminta siswa untuk bertanya.
3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab, jika tidak ada siswa yang mampu menjawab maka guru menanggapi/menjawab pertanyaan dari siswa.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa kedalam kelompok kooperatif
1) Guru meminta siswa untuk mengatur posisi sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan
2) Membimbing dan membantu setiap pasangan agar melakukan transisi secara efisien
LKS 02 yang diberikan.
2) Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi dengan kelompoknya 3) Guru membimbing dan mamantau aktivitas siswa atau kelompok.
Fase 5: Evaluasi
1) Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan tugasnya, Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil yang diperoleh dan meminta siswa yang lain untuk menanggapi
2) Guru membimbing dan mengarahkan diskusi jika terdapat perbedaan pendapat, guru bertindak sebagai fasilitator
3) Memberi kesempatan kepada siswa untuk menarik kesimpulan dari diskusi kelas.
Fase 6: Memberikan Penghargaan
Memberikan penghargaan berupa pujian sesuai nilai yang diperolehnya dan kepada kelompok yang mempunyai interaksi personal paling dinamis
3. Kegiatan akhir
1) Guru mengumpulkan LKS 02 setiap kelompok 2) Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa
3) Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4) Guru mengakhiri pertemuan dengan salam.
H. Media/Sumber Pembelajaran
1. Buku Sekolah Elektronik Matematika kelas VII SMP dan MTs Penerbit Pusat Perbukuan.
2. LKS 02 I. Penilaian
1. Penialaian Hasil
a. Penilaian tertulis terhadap hasil kerja LKS 02.
b. Penilaian tes tertulis untuk mengukur kemampuan pemahaman (kognitif) pada akhir pokok bahasan.
2. Penilaian Proses
a. Kerja sama dalam kelompok dan penampilan terbaik.
b. Keaktifan dalam kelompokdan hasil kerja LKS 02.
Bonerate, Maret 2014 Mahasiswa peneliti,
Nur Jannah Nim. 10536 3219 09
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran SMP Negeri 1 Pasimarannu
Drs. H. Askarim Rahmawati, S. Pd Nip: 19680808 199412 1007 Nip:
Kelas / Semester : VII / II Pokok Bahasan : Segitiga
Sub Pokok Bahasan : Segitiga istimewa Alokasi waktu : 2 x 40 Menit
Pertemuan : III (Ketiga)
A. Standar Kompetensi
Mengindentifikasi sifat-sifat segitiga dan dapat menentukan besaran-besaran yang ada di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
Siswa dapat mengenali sifat-sifat segitiga dan melukis segitiga C. Indikator
Menemukan sifat-sifat segitiga istimewa yang mempunyai sifat simetris.
D. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menemukan sifat-sifat segitiga istimewa yang mempunyai sifat simetris.
E. Materi Ajar
Sifat-sifat segitiga istimewa
F. Model, Pendekatan dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Kooperatif
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Matematika Realistik
Metode Pembelajaran : Demonstrasi, Diskusi, dan Tanya jawab G. Skenario Pembelajaran
1. Kegiatan awal
Fase 1: Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa 1) Guru memberi salam dan mengecek kehadiran siswa 2) Guru mempersiapkan siswa untuk belajar.
3) Guru menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 4) Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan menjelaskan cara
mengubah pecahan ke bentuk lain penggunaan konsep pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kegiatan inti
Fase 2: Menyajikan informasi
1) Guru menjelaskan materi yang diajarkan mengenai perubahan pecahan ke bentuk lainnya dengan mengaitkan materi tersebut dengan kehidupan nyata.
2) Guru meminta siswa untuk bertanya.
3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab, jika tidak ada siswa yang mampu menjawab maka guru menanggapi/menjawab pertanyaan dari siswa.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa kedalam kelompok kooperatif
1) Guru meminta siswa untuk mengatur posisi sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan
1) Selama siswa bekerja, guru berkeliling untuk melihat pekerjaan siswa dan mengarahkan serta memberikan bimbingan dalam menyelesaikan LKS 03 yang diberikan.
2) Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi dengan kelompoknya 3) Guru membimbing dan mamantau aktivitas siswa atau kelompok
Fase 5: Evaluasi
1) Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan tugasnya, Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil yang diperoleh dan meminta siswa yang lain untuk menanggapi
2) Guru membimbing dan mengarahkan diskusi jika terdapat perbedaan pendapat, guru bertindak sebagai fasilitator
3) Memberi kesempatan kepada siswa untuk menarik kesimpulan dari diskusi kelas.
Fase 6: Memberikan Penghargaan
Memberikan penghargaan berupa pujian sesuai nilai yang diperolehnya dan kepada kelompok yang mempunyai interaksi personal paling dinamis
3. Kegiatan akhir
1) Guru mengumpulkan LKS 03 setiap kelompok 2) Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa
3) Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4) Guru mengakhiri pertemuan dengan salam.
H. Media/Sumber Pembelajaran
1. Buku Sekolah Elektronik Matematika kelas VII SMP dan MTs Penerbit Pusat Perbukuan.
2. LKS 03 I. Penilaian
1. Penialaian Hasil
a. Penilaian tertulis terhadap hasil kerja LKS 03.
b. Penilaian tes tertulis untuk mengukur kemampuan pemahaman (kognitif) pada akhir pokok bahasan.
2. Penilaian Proses
a. Kerja sama dalam kelompok dan penampilan terbaik.
b. Keaktifan dalam kelompokdan hasil kerja LKS 03.
Nim. 10536 3219 09
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran SMP Negeri 1 Pasimarannu
Drs. H. Askarim Rahmawati, S. Pd Nip: 19680808 199412 1007 Nip:
Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Pasimarannu Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VII / II Pokok Bahasan : Segitiga
Sub Pokok Bahasan : Melukis Segitiga Alokasi waktu : 2 x 40 Menit
Pertemuan : IV ( Keempat)
A. Standar Kompetensi
Mengindentifikasi sifat-sifat segitiga dan dapat menentukan besaran-besaran yang ada di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
Siswa dapat mengenali sifat-sifat segitiga dan melukis segitiga C. Indikator
a. Melukis segitiga sama kaki dan sama sisi dengan jangka dan penggaris b. Melukis garis tinggi, garis bagi, garis berat dan garis sumbu.
D. Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat melukis segitiga sama kaki dan sama sisi dengan jangka dan penggaris
b. Siswa dapat melukis garis tinggi, garis bagi, garis berat dan garis sumbu.
E. Materi Ajar
Melukis segitiga dan garis-garis pada segitiga
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II
Metode Pembelajaran : Demonstrasi, Diskusi, dan Tanya jawab G. Skenario Pembelajaran
1. Kegiatan awal
Fase 1: Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa 1) Guru memberi salam dan mengecek kehadiran siswa 2) Guru mempersiapkan siswa untuk belajar.
3) Guru menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 4) Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan menjelaskan materi
penggunaan konsep pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kegiatan inti
Fase 2: Menyajikan informasi
1) Guru menjelaskan materi yang diajarkan mengenai membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan mengaitkan materi tersebut dengan kehidupan nyata.
2) Guru meminta siswa untuk bertanya.
3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab, jika tidak ada siswa yang mampu menjawab maka guru menanggapi/menjawab pertanyaan dari siswa.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa kedalam kelompok kooperatif
1) Guru meminta siswa untuk mengatur posisi sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan
2) Membimbing dan membantu setiap pasangan agar melakukan transisi secara efisien
Fase 4: Membimbing kelompok bekerja dan belajar
1) Selama siswa bekerja, guru berkeliling untuk melihat pekerjaan siswa dan mengarahkan serta memberikan bimbingan dalam menyelesaikan LKS 04 yang diberikan.
2) Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi dengan kelompoknya 3) Guru membimbing dan mamantau aktivitas siswa atau kelompok.
Fase 5: Evaluasi
1) Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan tugasnya, Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil yang diperoleh dan meminta siswa yang lain untuk menanggapi
2) Guru membimbing dan mengarahkan diskusi jika terdapat perbedaan pendapat, guru bertindak sebagai fasilitator
3) Memberi kesempatan kepada siswa untuk menarik kesimpulan dari diskusi kelas.
Fase 6: Memberikan Penghargaan
Memberikan penghargaan berupa pujian sesuai nilai yang diperolehnya dan kepada kelompok yang mempunyai interaksi personal paling dinamis
3. Kegiatan akhir
1) Guru mengumpulkan LKS 04 setiap kelompok
4) Guru mengakhiri pertemuan dengan salam.
H. Media/Sumber Pembelajaran
1. Buku Sekolah Elektronik Matematika kelas VII SMP dan MTs Penerbit Pusat Perbukuan
2. LKS 04 I. Penilaian
1. Penialaian Hasil
a. Penilaian tertulis terhadap hasil kerja LKS 04.
b. Penilaian tes tertulis untuk mengukur kemampuan pemahaman (kognitif) pada akhir pokok bahasan.
2. Penilaian Proses
a. Kerja sama dalam kelompok dan penampilan terbaik.
b. Keaktifan dalam kelompokdan hasil kerja LKS 04.
Bonerate, Maret 2014 Mahasiswa peneliti,
Nur Jannah Nim. 10536 3219 09
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran SMP Negeri 1 Pasimarannu
Drs. H. Askarim Rahmawati, S. Pd Nip: 19680808 199412 1007 Nip:
Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VII / II Pokok Bahasan : Segitiga
Sub Pokok Bahasan : Keliling dan luas segitiga Alokasi waktu : 2 x 40 Menit
Pertemuan : V ( Kelima)
A. Standar Kompetensi
Mengindentifikasi sifat-sifat segitiga dan dapat menentukan besaran-besaran yang ada di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
Siswa dapat menghitung besaran-besaran pada segitiga C. Indikator
Siswa dapat menghitung keliling dan luas segitiga D. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu Menyelesaikan operasi hitung, tambah dan kurang pada pecahan
E. Materi Ajar
Operasi hitung pada pecahan
F. Model, Pendekatan dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Kooperatif
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Matematika Realistik
Metode Pembelajaran : Demonstrasi, Diskusi, dan Tanya jawab G. Skenario Pembelajaran
1. Kegiatan awal
Fase 1: Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa 1) Guru memberi salam dan mengecek kehadiran siswa 2) Guru mempersiapkan siswa untuk belajar.
3) Guru menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 4) Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan menjelaskan materi
penggunaan konsep pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kegiatan inti
Fase 2: Menyajikan informasi
1) Guru menjelaskan materi yang diajarkan mengenai operasi hitung pada pecahan dengan mengaitkan materi tersebut dengan kehidupan nyata.
2) Guru meminta siswa untuk bertanya.
3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab, jika tidak ada siswa yang mampu menjawab maka guru menanggapi/menjawab pertanyaan dari siswa.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa kedalam kelompok kooperatif
1) Guru meminta siswa untuk mengatur posisi sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan
2) Membimbing dan membantu setiap pasangan agar melakukan transisi secara efisien
yang diberikan.
2) Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi dengan kelompoknya 3) Guru membimbing dan mamantau aktivitas siswa atau kelompok
Fase 5: Evaluasi
1) Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan tugasnya, Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil yang diperoleh dan meminta siswa yang lain untuk menanggapi
2) Guru membimbing dan mengarahkan diskusi jika terdapat perbedaan pendapat, guru bertindak sebagai fasilitator
3) Memberi kesempatan kepada siswa untuk menarik kesimpulan dari diskusi kelas.
Fase 6: Memberikan Penghargaan
Memberikan penghargaan berupa pujian sesuai nilai yang diperolehnya dan kepada kelompok yang mempunyai interaksi personal paling dinamis
3. Kegiatan akhir
1) Guru mengumpulkan LKS 05 setiap kelompok 2) Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa
3) Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4) Guru mengakhiri pertemuan dengan salam.
H. Media/Sumber Pembelajaran
1. Buku Sekolah Elektronik Matematika kelas VII SMP dan MTs Penerbit Pusat Perbukuan.
2. LKS 05 I. Penilaian
1. Penialaian Hasil
a. Penilaian tertulis terhadap hasil kerja LKS 05.
b. Penilaian tes tertulis untuk mengukur kemampuan pemahaman (kognitif) pada akhir pokok bahasan.
2. Penilaian Proses
a. Kerja sama dalam kelompok dan penampilan terbaik.
b. Keaktifan dalam kelompokdan hasil kerja LKS 05.
Bonerate, Maret 2014
Mahasiswa peneliti,
Nur Jannah Nim. 10536 3219 09
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran SMP Negeri 1 Pasimarannu
Drs. H. Askarim Rahmawati, S. Pd Nip: 19680808 199412 1007 Nip:
Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : VII / II Pokok Bahasan : Segitiga
Sub Pokok Bahasan : Segitiga yang sama dan sebangun Alokasi waktu : 2 x 40 Menit
Pertemuan : VI ( Keenam)
A. Standar Kompetensi
Mengindentifikasi sifat-sifat segitiga dan dapat menentukan besaran-besaran yang ada di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
Siswa dapat menghitung besaran-besaran pada segitiga yang sama dan sebangun
C. Indikator
Menghitung luas segitiga yang sama dan sebangun D. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menghitung luas segitiga yang sama dan sebangun E. Materi Ajar
Segitiga yan sama dan sebangun
F. Model, Pendekatan dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Kooperatif
Pendekatan Pembelajaran : Pembelajaran Matematika Realistik
Metode Pembelajaran : Demonstrasi, Diskusi, dan Tanya jawab G. Skenario Pembelajaran
1. Kegiatan awal
Fase 1: Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa 1) Guru memberi salam dan mengecek kehadiran siswa 2) Guru mempersiapkan siswa untuk belajar.
3) Guru menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 4) Guru memberikan motivasi kepada siswa dengan menjelaskan materi
penggunaan konsep pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kegiatan inti
Fase 2: Menyajikan informasi
1) Guru menjelaskan materi yang diajarkan mengenai operasi hitung pada pecahan dengan mengaitkan materi tersebut dengan kehidupan nyata.
2) Guru meminta siswa untuk bertanya.
3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab, jika tidak ada siswa yang mampu menjawab maka guru menanggapi/menjawab pertanyaan dari siswa.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa kedalam kelompok kooperatif
1) Guru meminta siswa untuk mengatur posisi sesuai dengan kelompok yang telah ditentukan
2) Membimbing dan membantu setiap pasangan agar melakukan transisi secara efisien
Fase 4: Membimbing kelompok bekerja dan belajar
2) Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi dengan kelompoknya 3) Guru membimbing dan mamantau aktivitas siswa atau kelompok
Fase 5: Evaluasi
1) Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan tugasnya, Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil yang diperoleh dan meminta siswa yang lain untuk menanggapi
2) Guru membimbing dan mengarahkan diskusi jika terdapat perbedaan pendapat, guru bertindak sebagai fasilitator
3) Memberi kesempatan kepada siswa untuk menarik kesimpulan dari diskusi kelas.
Fase 6: Memberikan Penghargaan
Memberikan penghargaan berupa pujian sesuai nilai yang diperolehnya dan kepada kelompok yang mempunyai interaksi personal paling dinamis
3. Kegiatan akhir
1) Guru mengumpulkan LKS 06 setiap kelompok 2) Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa
3) Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
4) Guru mengakhiri pertemuan dengan salam.
H. Media/Sumber Pembelajaran
1. Buku Sekolah Elektronik Matematika kelas VII SMP dan MTs Penerbit Pusat Perbukuan.
2. LKS 06 I. Penilaian
1. Penialaian Hasil
a. Penilaian tertulis terhadap hasil kerja LKS 06.
b. Penilaian tes tertulis untuk mengukur kemampuan pemahaman (kognitif) pada akhir pokok bahasan.
2. Penilaian Proses
a. Kerja sama dalam kelompok dan penampilan terbaik.
b. Keaktifan dalam kelompokdan hasil kerja LKS 06.
Bonerate, Maret 2014 Mahasiswa peneliti,
Nur Jannah Nim. 10536 3219 09
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran SMP Negeri 1 Pasimarannu
Drs. H. Askarim Rahmawati, S. Pd Nip: 19680808 199412 1007 Nip:
LEMBAR KEGIATAN SISWA MEMBENTUK SEGITIGA
1. Bagilah gambar bangun berikut sehingga menjadi beberapa bentuk segitiga!
Segienam
………
………
………
………
………
………
……….
1. Sediakan tiga lembar kertas
2. Susunlah tiga lembar kertas bertumpuk dan guntinglah ketiga-tiganya secara bersamaan membentuk satu segitiga.
3. Hasilnya adalah tiga buah segitiga yang tepat sama. Selanjutnya letakkan ketiga segitiga tersebut sehingga sisi-sisinya berimpit
4. Dari kegiatan ini, apa yang Anda dapat simpulkan?
………
………
………
………
………
………
………
………...
...
...
...
...
Hari/Tanggal :...
Kelompok :...
Anggota : 1. ... 4...
2. ... 5... ...
3. ... 6.. ...
02
1. Sediakan selembar kertas
2. Lipatlah kertas tersebut dan buatlah segitiga siku-siku seperti gambar di bawah ini!
3. Guntinglah segitiga siku-siku yang telah dibuat dan bukalah. Hasilnya adalah bentuk segitiga sama kaki seperti gambar berikut:
4. Apakah CAB = CBA? Selidikilah tanpa menggunakan busur derajat.
4. Apakah CAB = CBA? Selidikilah tanpa menggunakan busur derajat.