BAB VI PENUTUP
B. Saran
a. Dari proses pemberdayaan melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) ditemukan banyak kelemahan. Peneliti melihat kurangnya intervensi pemerintah. Pertama dari penyusunan rencana kegiatan, peneliti menyarankan untuk pemerintah setempat dan organisasi kemasyarakatan setempat (PKK) membuat rencana kegiatan kelompok untuk jangka panjang untuk menghindari adanya kendala atau hambatan seperti masa pandemic sekarang ini.
Demi kelancaran proses pelaksanaan kegiatan UP2K baik mandiri atau kelompok maka pemerintah hendaknya lebih memperhatikan dengan cara memberikan modal usaha berupa alat maupun uang kepada ibu-ibu anggota UP2K Kelurahan Pela Mampang khususnya RW 01.
Karena melihat prospek yang bagus dari Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di RW 01. Terkait monitoring dan evaluasi, pemerintah setempat baiknya tetap melakukan proses monitoring dan evaluasi melalui daring.
Sebagai bentuk penilaian dan pemantauan agar
pelaksana kegiatan UP2K mandiri tetap diperhatikan dan hasilnya tetap maksimal.
b. Dari dampak yang dirasakan ibu-ibu anggota UP2K RW 01 secara langsung maupun tidak langsung sudah mulai terasa akan tetapi alangkah baiknya mereka dapat memanfaatkan dampak tersebut secara baik dan benar, seperti memanfaatkan ilmu yang mereka dapat dari kegiatan-kegiatan UP2K dengan meningkatkan inovasi dan kualitas produksi mereka untuk penjualan, memanfaatkan jejaring atau networking yang mereka miliki untuk proses pemasaran yang lebih luas sehingga menambah lebih banyak pendapatan dan program UP2K dapat terus berkelanjutan.
DAFTAR PUSTAKA Sumber Buku
Adi, Isbandi Rukminto. 2012. Intervensi Komunitas &
Pengembangan Masyarakat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Anwar. 2007. Manajemen Pemberdayaan Perempuan Perubahan Sosial Melalui Pembelajaran Vocational Skills pada Keluarga Nelayan.
Bandung: Alfabeta
Bungin, M. Burhan. 2010. Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Prenada Media Grup Gunawan, Imam. 2013. Metode Penelitian Kualitatif Teori
dan Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara. Cet. 3 Herdiyansyah, Haris. 2012. Metodologi Penelitian
Kualitatif Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta:
Salemba Humanika
Mardikanto, Totok. 2013. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung:
Alfabeta
Machendrawaty, Nanih. 2001. Pengembangan Masyarakat Islam. Bandung: PT Remaja Rosda Karya
Mulyono, Edy Sungkowo. 2017. Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Moelong, Lexy J. 2000. Metode Penelitian Kualitatif.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Rustanto, Bambang. 2015. Menangani Kemiskinan.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Sugiyono. 2009. Memahami Penelitian Kualitatif.
Bandung: Alfabeta. Cet.5
Suharto, Edi. 2005. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: PT. Refika Aditama
Suratmo, Gunarwan. 2004. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Sumber Jurnal
Agustina, Isna Fitria. 2016. Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi Kebijakan Pengembangan Kawasan Mix Use di Kecamatan Jabon. Jurnal Fisip Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Gusfrianti, Reni dan Budiartiningsih, Rahmita. 2010.
Peranan Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga di Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Ekonomi Universitas Riau
Maryati dan Rusli, Zaili. 2017. Pelaksanaan Program Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Di Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti. Jurnal FISIP Vol. 4 No.1
Martana,Salman Priaji. 2006. Problematika Penerapan Metode Field Research Untuk Penelitian Arsitektur Vernakular Di Indonesia. Jurnal Institut Teknologi Bandung
Susianti. 2017. Efektivitas Program UPPKS Sebagai Usaha Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Usaha Ekonomi: Studi Kasus Kelurahan Srimartani, Piyungan, Bantul. Journal of Business Administration
Zahrowati, Siti. 2019. Kecamatan Mampang Prapatan Dalam Angka. Badan Pusat Statistik: Kota Administrasi Jakarta Selatan
Sumber Skripsi
Amelia. 2019. Peran Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Skripsi, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara, Medan
Hasibuan, Rita Sahyuni. 2011. Dampak program UP2K (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga) Terhadap Pendapatan Kesejahteraan Masyarakat Penerima Bantuan Ditinjau Menurut Ekonomi Di Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan. Skripsi, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Riau
Indriastuti, Ida Fatma. 2014. Efektivitas Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Putri, Diana Kurnia. 2018. Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Desa Sumber Rejo Kecamatan Waway Karya Lampung Timur.
Skripsi, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan, Lampung
Reno, Rahmad. 2014. Manfaat Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dalam Pemberdayaan Perempuan Di Kelurahan Tejosari Kota Metro. Skripsi, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan, Lampung Sumber Web
Badan Pusat Statistik. 2019. Tingkat Kemiskinan dan Ketimpangan. Jakarta: BPS. Diakses pada 15 Juli 2019 dari http://www.bps.go.id/Tingkat Kemiskinan dan Ketimpangan Maret 2019 Provinsi DKI Jakarta No. 32/07/31/Th. XXI Rozak, Abdul. 2019. BPS: Angka Partisipasi Kerja
Cambridge Dictionary Corpus. 2019. Definition of Process. UK: Cambridge University Press. Diakses
pad 21 Agustus 2019 dari
https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english /process
KBBI Daring. 2016. Proses. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/proses
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. 2018. Data Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pekerjaan.
Jakarta: Portal Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta. Di akses pada 26 Agustus 2019 dari
https://data.jakarta.go.id/my/dataset/jumlah-
penduduk-dki-jakarta-berdasarkan- pekerjaan/resource/f1e2b554-9687-4f42-a189-6817e5e555c8
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. 2019. Data Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan Per Kelurahan Tahun 2017. Jakarta:
Portal Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta.
Diakses pada 14 Agustus 2019 dari https://data.jakarta.go.id/my/dataset/data-jumlah- penduduk-berdasarkan-tingkat-pendidikan- perkelurahan/resource/439ab6ce-caab-45fe-a53e-cb5ac72bff4a (diakses pada14 Agustus 2018) Data Referensi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
2020. Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta:
pusat Data dan Teknologi Informasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dari https://referensi.data.kemdikbud.go.id/index11.php
?level=3&kode=016307&id=16
LAMPIRAN
Lampiran 1
Lampiran 2 Dokumentasi Penelitian Pelaksanaan Pembuatan Produk
Keadaan Wilayah RW 01
Proses Wawancara
Foto Produk Hasil Kegiatan UP2K Mandiri RW 01
Lampiran 3
CATATAN OBSERVASI Nama Pengamat : Mariatul Khiftiyah
Waktu : 08 Januari – 24 Agustus 2020 Tempat : RW 01 Kelurahan Pela Mampang
Metode : Observasi Terbuka
Materi : Proses Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) RW 01 Kelurahan Pela Mampang
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa
1. 08
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa Mampang dengan
Setelah bertemu dan berbicara maksud RW 01 agar peneliti bisa melanjutkan ke tahap berikut yakni dalam tahap pengambilan data.
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa
2. 13 dan persetujuan dari pihak Kelurahan,
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa kader PKK juga perizinan dari Ketua PKK RW 01,
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa dan kependudukan ini peneliti bertemu dengan Ketua UP2K berlokasi di Warung
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa milik Ibu Suwarni
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa keluarganya.
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa 2020 ke-5 UP2K RW 01 pada hari sabtu
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa Tepatnya jam 11.00 WIB di depan Kantor Kelurahan Pela Mampang.
Disana peneliti juga berkenalan dengan
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa
7. 24 bertepatan di RW 01 sedang ada kegiatan maupun perempuan.
Peneliti melakukan
No. Tanggal Observasi Ke-
Indikator Catatan Peristiwa peneliti dengan para anggota UP2K RW 01 ini yakni menggali informasi terkait proses pelaksanaan
kegiatan UP2K, produk yang dibuat, sampai kepada dampaknya terhadap kehidupan mereka dan keluarga mereka.Kemudian dilanjutkan Ibu Darwanti.
Wawancara peneliti ini berdurasi kurang lebih tiga jam.
Peneliti juga diperkenankan untuk melihat produk-produk hasil dari UP2K RW 01.
Sumber: Data Observasi Lapangan Peneliti
Lampiran 4
PEDOMAN WAWANCARA A. Pihak Kelurahan Pela Mampang
1. Apa potensi-potensi atau peluang-peluang yang ada diwilayah ini?
2. Apakah ada persiapan seperti pertemuan antara pihak pemerintah setempat kelurahan dengan Ketua PKK dan masyarakat? Berapa waktu yang diperlukan?
3. Dengan cara apa Anda melakukan rencana untuk menyusun program kegiatan kelompok?
4. Bagaimana cara anda menganalisis masalah yang ada sehingga masalah tersebut menjadi alasan konkret untuk dibuatnya program?
5. Bagaimana cara Anda mensosialisasikan program?
6. Bagaimana tanggapan dari masyarakat setelah program disosialisasikan?
7. Bagaimana cara Anda melakukan perekrutan untuk kepengurusan program?
8. Apa cara yang Anda lakukan untuk pengimplementasian program tersebut?
9. Kegiatan apa saja yang dilakukan kelompok?
10. Apakah ada pertemuan rutin dari program UP2K?
11. Bagaimana proses pelaksanaan kegiatan kewirausahaan dari masing-masing anggota/pelaksana program UP2K?
12. Apa saja produk yang di hasilkan para anggota dari kegiatan kewirausahaan program UP2K?
13. Apakah feedback berupa materi tersebut membantu meningkatkan pendapatan keluarga mereka?
14. Apakah sejauh ini menurut Anda program UP2K berhasil? Apakah sudah berjalan sesuai rencana?
15. Bagaimana cara Anda memantau dan mengevaluasi program UP2K?
16. Apakah setelah berjalannya program UP2K terdapat kemajuan dari segi sosial dan ekonomi dari para anggota yang mengikuti UP2K?
17. Apa harapan untuk para anggota yang ikut program UP2K?
B. Ketua Program UP2K dan Ketua PKK RW 01
1. Apa potensi-potensi atau peluang-peluang yang ada diwilayah ini?
2. Apakah ada persiapan seperti pertemuan antara pemerintah setempat dengan masyarakat? Berapa waktu yang diperlukan?
3. Dengan cara apa Anda melakukan rencana untuk menyusun program kegiatan kelompok?
4. Bagaimana cara anda menganalisis masalah yang ada sehingga masalah tersebut menjadi alasan konkret untuk dibuatnya program?
5. Bagaimana cara Anda mensosialisasikan program?
6. Bagaimana tanggapan dari masyarakat setelah program disosialisasikan?
7. Bagaimana cara Anda melakukan perekrutan untuk kepengurusan program?
8. Apa cara yang Anda lakukan untuk pengimplementasian program tersebut?
9. Kegiatan apa saja yang dilakukan kelompok?
10. Apakah ada pertemuan rutin dari program UP2K?
11. Bagaimana proses pelaksanaan kegiatan kewirausahaan dari masing-masing anggota/pelaksana program UP2K?
12. Apa saja produk yang di hasilkan para anggota dari kegiatan kewirausahaan program UP2K?
13. Apakah feedback berupa materi tersebut membantu meningkatkan pendapatan keluarga mereka?
14. Apakah sejauh ini menurut Anda program UP2K berhasil? Apakah sudah berjalan sesuai rencana?
15. Bagaimana cara Anda memantau dan mengevaluasi program UP2K?
16. Apakah setelah berjalannya program UP2K terdapat kemajuan dari segi sosial dan ekonomi dari para anggota yang mengikuti UP2K?
17. Apa harapan untuk para anggota yang ikut program UP2K?
C. Anggota Program UP2K
1. Dari sosialisasi tersebut, bagaimana tanggapan masyarakat?
2. Bagaimana cara perekrutan dalam program ini?
3. Bagaimana cara pelaksanaan atau pengimplementasian dalam program ini?
4. Bagaimana proses pelaksanaan kegiatan kewirausahaan yang Anda lakukan dalam program UP2K ini?
5. Apa yang membuat Anda tertarik untuk mengikuti program ini?
6. Apa produk yang Anda hasilkan dari kegiatan kewirausahaan pada program UP2K?
7. Apakah feedback berupa materi tersebut membantu meningkatkan pendapatan keluarga Anda?
8. Bagaimana Anda melihat keberhasilan program ini? Apakah sudah berjalan sesuai rencana?
9. Bagaimana cara ketua melakukan monitoring dan evaluasi dalam program ini? Apakah sudah sesuai dengan tujuan?
10. Apa dampak yang Anda rasakan sebelum dan sesudah mengikuti program ini?
11. Apakah harapan Anda untuk keberlanjutan dari program ini?