• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Seorang peneliti harus mampu memberikan sesuatu yang berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan , instansi atau lembaga serta berbagai

pihak yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Adapun saran dari peneliti adalah sebagai berikut:

1. Peranan quality control dalam mengendalikan kualitas pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa guna meminimalkan keluhan pelanggan sudah di terapkan dan dijalankan dengan baik dan optimal dan diharapkan tetap di pertahankan. Namun sebaiknya perlu ditingkatkan lagi dan dikembangkan sehingga kualitas air bersih yang dihasilkan lebih meningkat sehingga pelanggan akan merasa lebih puas terhadap kualitas air bersih yang akan pelanggan dapatkan dari perusahaan.

2. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa sebaiknya melengkapi fasilitas penunjang seperti uji tes di laboratorium yang belum lengkap agar diharapkan pelaksanaan quality control dalam melakukan uji tes untuk mengetahui kualitas air dapat berjalan secara efisien tanpa ada kendala.

6, No 2 Oktober 2019.

Abdul Majid, Suharto,2009, Customer Service dalam Bisnis Jasa, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Ahyari, Agus 2002,”Manajemen produksi: Pengendalian produksi”,edisi empat, buku dua, BPFE, Yogyakarta.

Ahyari, Agus 2002. Tujuan Pengendalian Kualitas. Jakarta: PT Indeks Grandmedia.

Assauri, Sofyan.2012. Manajem Pemasaran. Jakarta, PT Raja Grafindo Persada.

Assauri, Sofyan.2015. Manajemen Pemasaran. Jakarta:Rajawali pers.

Assauri, Sofyan. 2016. Manajemen Pemasaran. Jakarta:Ghalia Indonesia.

Bakti, A.M.2019. “Peran Quality Control Dalam Meningkatkan Kualitas Produk Perusahaan Lunch Box Pada PT. Majapura. Skripsi.Purwokerto: FEB IAIN.

Handoko. 2000. Manajemen Pemasaran. Badan penerbit IPWI. Jakarta.

Hamming Murdifin, Nurnajamuddin M, 2007. Pengendalian Mutu. Jakarta : Bumi aksara

http://veyranazyha1207.blogspot.com/2013/03monitoring-pengertian-dan-tujuan.html, diakses pada 19 Mei 2020 pukul12.00.

https://www.sodexo.co.id/macam-macam-keluhan-pelanggan-dan-cara

mengatasinya,diakses pada 20 Mei 2020 pukul 10.27.

Kotler dan Keller. 2012. Manajem Pemasaran (edisi 13). Jakarta: Erlangga.

Martinich, 2011. Manajemen Pemasaran Jasa, Dimensi Kualitas Produk. Jakarta: Salemba Empat.

Prawirosentono,S 2004. Manajemen MutuProduksi.Jakarta : Bumi aksara.

Pratono, Haryono Didi irwan 2015, Pengendalian kualitas, edisi revisi,jakarta.

Purnomo, 2004. Aktifitas Pengendalian Kualitas. www google.com. di akses pada 10 Mei 2020 pukul 09.00.

Ruslan, Rusadi,2017. Keluhan Pelanggan, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Wongso, Fery. 2016. Perencanaan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Java. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol.14, No. 2, September 2016.

Lampiran 1

INSTRUMEN PENELITIAN

Kisi-kisi Instrumen Penelitian Wawancara

Variabel Sub Variabel Indikator Deskripsi

Banyak Item No. Item Quality Control Mengendalikan Pengendalia n mutu bahan baku Jawaban tentang bagaimana tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pengendalian mutu bahan baku pada tahapan awal. 4 1 2 3 4 Pengendalia n dalam proses pengolahan Jawaban tentang bagaimana proses produksi dalam proses pengolahan 4 5 6 7 8 Pengendalia n mutu produk akhir Jawaban tentang bagaimana proses produksi akhir 1 9 Evaluasi Menilaikualitas

Monitoring Jawaban tentang proses pemantauan yang dilakukan tim quality control terhadap

keseluruhan dari proses produksi air di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa 5 10 11 12 13 14 Uji tes produksi air PDAM tirta jeneberang kab. Gowa

Jawaban tentang uji tes apa saja yang digunakan untuk menguji air di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa 2 15 16 Menilai kualitas produk yang sudah layak dan tidak Jawaban tentang bagaimana cara menilai kualitas produk yang sudah layak dan tidak

Lampiran 1.2

Pedoman Wawancara

1. Bagaimana proses quality control dalam proses produksi air di PDAM Tirta Jeneberang Kab. Gowa?

2. Apa peranan quality control dalam produksi air bersih di PDAM Tirta Jeneberang Kab. Gowa?

3. Bagaimana proses pada tahapan awal pengendalian mutu bahan baku? 4. Darimanakah sumber air tersebut di dapatkan?

5. Bagaimana tahapan awal air tersebut akan diproses menjadi air bersih? 6. Apa-apa saja yang harus diperhatikan dalam proses produksi air bersih? 7. Bagaimana proses sterilisasi dalam proses produksi air bersih?

8. Dalam tahapan proses sterilisasi, tindakan apa saja yang harus dilakukan?

9. Bagaimana proses produksi pada tahap akhir?

10. Apakah proses produksi yang telah dilakukan harus di periksa kembali? 11. Selain tahapan dalam produksi air bersih, apakah harus diperhatikan juga

cara kerja peralatan produksi atau alat-alat produksi?

12. Apa yang mesti dilakukan untuk tetap menjaga kualitas air tetap baik meski sudah berminggu-minggu didalam tangki penyimpanan?

13. Apa yang harus dilakukan agar kualitas air tersebut tidak menimbulkan bau?

14. Cara apa saja yang harus dilakukan agar air tersebut tidak mengalami kekeruhan?

15. Untuk mengetahui apakah air tersebut sudah layak atau belum untuk dikonsumsi, apakah uji tes perlu dilakuan?

16. Uji tes apa saja yang digunakan untuk menguji air di PDAM Tirta Jeneberang Kab. Gowa?

17. Setelah itu apa yang harus dilakukan untuk menilai kualitas produksi air bersih di PDAM Tirta Jeneberang Kab. Gowa?

Lampiran 1.3

Pedoman Checklist Observasi

Petunjuk : Beri tanda (√) pada kolom yang telah disediakan terhadap hasilpengamatan (observasi) sesuai dengan jawaban.

NO. Pertanyaan Penataan Baik ( √ ) Kurang Baik ( √ )

1. Bagaimana proses pengendalian mutu bahan baku pada proses produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

2. Bagaimana proses pengendalian dalam proses pengolahan produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

3. Bagaimana proses sterilisasi pada saat proses produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

4. Bagaimana proses produksi pada

pengendalian mutu produk akhir pada proses produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

Lampiran 2

MATRIKS HASIL WAWANCARA

Variabel Sub Variabel Indikator

Hasil Wawancara Skor

Quality Control Mengendalikan Pengendalian mutu bahan baku

proses air baku yang dimanasumber air

bakunyaberasaldaribendunganbili-bili dan kemudian di alirkan ke kantor pusat dan dilakukan proses pengolahan. Baik Pengendalian dalam proses pengolahan tahappencampuran, proses sedimentasi, penyaringan ke filtrasi kemudian dari filtrasi dan ditampung di dalam reservoir.

Baik

Pengendalian mutu produk akhir

Melakukan uji tes di laboratorium dan menilai kualitas airnya.

Baik

Evaluasi Menilaikualitas

Monitoring

Melakukan pengecekan,

mengontrol, dan memeriksa pada proses pengolahan air bersih

Baik Uji tes produksi air PDAM tirta jeneberang kab. Gowa

Uji tes kekeruhan, PH, Suhu, Klorin (Sisa klor),dan uji tes alkalinitas. Baik Menilai kualitas produk yang sudah layak dan tidak

Melihat hasil uji tes di laboratorium apabila sudah

mencapai standar yang ditetapkan oleh perusahaan maka air sudah layak dan bisa di alirkan ke pelanggan

Lampiran 2.2

MATRIKS CHEKLIST OBSERVASI

NO. Pertanyaan Penataan Baik ( √ ) Kurang Baik ( √ )

1. Bagaimana proses pengendalian mutu bahan baku pada proses produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

2. Bagaimana proses pengendalian dalam proses pengolahan produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

3. Bagaimana proses sterilisasi pada saat proses produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

4. Bagaimana proses produksi pada

pengendalian mutu produk akhir pada proses produksi air bersih di PDAM tirta jeneberang kab. Gowa?

Lampiran 2.3

TRANSKRIP WAWANCARA INFORMAN KUNCI

NamaPeneliti : NURUL WINDA SARI (NWS) NamaInforman : Nurdin, S.H

Hari/ tanggal : Kamis 15 Oktober 2020 Waktu : Pukul 10.00 WITA Jabatan : Kepala Bagian Produksi

Tempat : Kantor Pusat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa

Pelaku Hasil Wawancara

Pembuka NWS Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh Pak NU Iyadek, waalaikumsalamwarahmatullahiwabarokatuh NWS SayaseorangmahasiswadariUniversitasMuhammadiyah Makassar JurusanManajemen, FakultasEkonomidanBisnis, sebelumnyasayamintamaafkarenatelahmenggangguwaktukerja bapak dansayasangatberterimakasihkarenasudah di perkenankanuntukmelakukanpenelitian di tempatiniyaknisalahsatu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

TirtaJeneberangKabupatenGowa NU Dari UniversitasMuhammadiyah yah?

NWS Iya pak, apakahsudahbisa di mulaiwawancaranya? NU Silahkan, maubertanyatentangapa?

Proses Produk dan pengendalian kualitas

NWS Berkaitandenganjudulpenelitiansaya pak, yakni“ Peranan Quality Control GunaMeminimalkanKeluhanPelanggan” pertama- tama yang sayaingintanyakanduluyaitubagaimana proses produksi air

mulaidaripengendalianbahanbakunyasampaisiap di alirkankepelanggan?

NU

Pertama-tama dimulaidaritahapanawalyaitudari proses air baku yang dimanasumber air bakunyaberasaldaribendunganbili-bili, karena disinimerupakankantorpusatnyamakasumber air bakunyalangsungberasaldaribendungan air bili-bili, daribendunganbili-bililangsung di

alirkankekantorpdampusatmelaluipipainduk, masuk ke intake kemudianlangsungmasukkepompainjeksi,

daripompainjeksitersebutdilakukan proses pencampuranbahankimia,

setelahitulangsungmasukditahappengolahan NWS Intake itu seperti apa pak?

NU

Intake itu bangunan yang berfungsi untuk menangkap air yang langsung dari bendungan bili-bili yang diperlukan sesuai dengan debit bagi pengolahan air bersih

NWS

Terus dari proses pencampuran, Apanamabahankimia yang digunakandanapakegunaanbahankimiatersebut?

NU

Bahankimia yang sering kami gunakandisiniyaitu Poly Aluminium Chloride (PAC) cair, kaporit dan tawas.

NWS Mengapa harus diberikan bahan kimia?

NU

Pemberian bahan kimia dilakukan agar menjagakualitas air jernih, bersihdanamanuntuk di konsumsi.

NWS Oh iya pak, terus proses selanjutnya seperti apa pak?

NU pengolahan tersebut memiliki beberapa tahapan NWS Tahapan-tahapan apa sajakah itu?

NU

Dimulaidaritahappertamayaitutahappencampurandariwaduk 1 kewaduk 2 daritahapaninidisitulahterprosesbahankimianya, selanjutnyamasuk di proses sedimentasi dari proses sedimentasi masih ada tahap penyaringan selanjutnya yaitu tahap penyaringan ke filtrasi kemudian dari filtrasi tersebut air sudah tergolong menjadi air bersih yang sudah ditampung di dalam reservoir, dari reservoir itulah air tersebut sudah bisa di alirkan ke rumah-rumah pelanggan. Kalau proses produksinya cukup sampai disini selanjutnya kalau masalah kualitas nya akan ditangani oleh bagian pengendalian kualitas.

NWS Apakah dalam proses produksi, adakah kendala yang terjadi?

NU

Sebenarnya begini semuanya dilihat tergantung dari air bakunya, selama tingkat kekeruhan air bakunya tidak terlalu tinggi atau masih normal maka air bersihnya juga normal maka tidak terjadi kendala, kecuali pada saat musim hujan biasanya air baku mengalami tingkat kekeruhan yang sangat tinggi sampai mencapai 1000 dan air baku tersebut bercampur denga lumpur dan itu sangat berdampak terhadap kualitas air yang akan dihasilkan nantinya

NWS

Untuk mencegah hal itu terjadi, maka tindakan apa yang harus dilakukan?

NU

Yang harus dilakukan yaitu mengubah atau mengganti bahan kimia yang digunakan serta melakukan pengecekan,memeriksa tingkat kekeruhannya setiap saat sampai benar-benar airnya sudah

normal, agar kualitas air bersih yang dihasilkan juga baik.

NWS Dalam proses produksi berapa liter air yang di produksi dalam satu hari?

NU

Air yang di produksi dalam sehari cukup beragam dan disini terdapat 3 tangki pengolahan yaitu perancis 20 L/detik, Maslandi 20 L/detik, dan Maslandi Palangga 20 L/detik.

NWS Apakah selama proses produksi terus dilakukan pengontrolan?

NU

Iya tentu saja, setiap saat dilakukan pengontrolan karena disini produksinya 24 jam,makanya setiap saat dicek dan dikontrol dan itu tidak ada hentinya

NWS Apakah kalau jam kerja sudah berakhir masih ada pekerja yang terus mengontrol prosesnya?

NU

Oh iya tentu saja, karena operatornya disini menggunakan menggunakan sistem shift, ada yang shift pagi, shift siang, dan shift malam

NWS Mengapa di waktu malam hari masih di lakukan pengontrolan?

NU

Karena kalau tidak ada yang mengontrol,maka proses produksi bisa saja berhenti dan jika proses produksi berhenti berarti air yang masuk kurang dan bisa saja air tidak mengalir ke rumah-rumah pelanggan dan itu sangat berdampak

NWS Untuk menghindari hal itu terjadi, tindakan apa yang dilakukan?

NU

Itulah sebabnya operator harus terus mengontrol proses produksinya agar tidak terjadi kendala, dan pompa airnya harus terus di cek agar air teus mengalir.

NWS Begini pak saya mau bertanya tentang beberapa pertanyaan lagi NU Iya dek, silahkan mau tanya apa?

NWS Begini pak sering kali ada yang mengeluh tentang airnya pak, baik itu karena airnya keruh, bagaimana itu?

NU

Iya kebanyakan itu yang dikeluhkan oleh pelanggan, baik karena airnya keruh menimbulkan bau atau yang lain-lain, itu Sumber sebenarnya bukan dari pusat pengolahan karena kita alirkan kepelanggan itu sudah benar-benar dalam keadaan steril dan jernih karena tidak mungkin kita alirkan ke pelanggan jika belum mencapai standar karena normal tingkat kekeruhaannya itu 0-5 baru dikatakan standar, diluar dari itu kita betul-betul memperhatikan dan terus berusaha agar bagaimana caranya kualitas air bersihnya bisa lebih baik dan bagus.

Menilai Kualitas

NWS Jadi apa penyebab airnya bisa menjadi keruh pak?

NU

Dari proses perjalanannya kerumah-rumah pelanggan, bisa saja pipanya mengalami kebocoran atau pipa instalasinya dekat dari got maka apabila pipa mengalami kebocoran maka yang bisa terjadi air yang akan di alirkan pelanggan bisa saja bercampur dengan air got, dan itulah yang menyebab air nya keruh atau menimbulkan bau NWS Solusi apa yang harus di lakukan untuk menanganinya?

NU

Mencari dimana titik pipa yang mengalami kebocoran baik dari pipa besar maupun pipa kecil dan pipa yang bocor diganti dengan pipa baru.

NWS Apakah kerja mesin pada produksi diperhatikan juga?

NU Iya, kerja mesin harus setiap saat dikontrol agar pada proses produksi berlangsung tidak terjadi kendala.

NWS Apakah dilakukan juga pemeliharaan mesin?

NU

Iya, pemeliharaan mesin setiap saat harus dikontrol, diperiksa, dibersihkan, jika ada yang rusak harus di perbaiki, dan jika sudah rusak harus diganti. Agar proses produksi juga berjalan secara maksimal dan menghasilkan kualitas air yang baik.

NWS

Apakah setiap saat proses produksi harus selalu dipantau kualitas air?

NU

Air yang di produksi harus terus dipantau kualitasnya oleh laboratorium agar air yang dihasilkan selalu memenuhi standar kesehatan air bersih.

NWS Tindakan apa yang mesti dilakukan untuk tetap menjaga kualitas airnya?

NU

Terus mengontrol proses produksinya, terus mengontrol kondisi airnya seperti tingkat kekeruhan airnya, tetap menjaga kualitas air bersihnya agar kondisinya tetap normal, memperhatikan dan terus berusaha agar bagaimana caranya kualitas air bersihnya bisa lebih baik dan bagus.

NWS Bagaimana cara menindaki jika terjadi keluhan dari pelanggan?

NU

Kita baru bisa menindak lanjuti keluhan dari pelanggan jika sudah mengetahui keluhannya apa, jika sudah mengetahuinya, barulah mengambil tindakan dan akan ditelusuri sampai

benar-benarkeluhan dari pelanggan telah diselesaikan.

NWS Jika keluhannya sudah dipenuhi, apakah ada umpan baliknya ke perusahaan?

NU Iya tentu saja, pelanggan akan mengucapkan terimakasih karena keluhannya bisa di atasi dan pelanggan akan merasa puas.

NWS Bagaimana cara mengupayakan agar keluhan pelanggan bisa dikurangi atau diminimalkan?

NU

Upaya yang harus dilakukan yaitu tetap menjaga dan terus memperhatikan kualitas air bersihnya, meningkatkan kinerja pada proses produksi, cepat menanggapi apa yang dikeluhkan pelanggan.

TRANSKRIP WAWANCARA INFORMAN NON KUNCI

NamaPeneliti : NURUL WINDA SARI (NWS) NamaInforman : Irma Suryaningsi, S.E (IS) Hari/ tanggal : Sabtu 17 Oktober 2020 Waktu : Pukul 10.00 WITA

Jabatan : Staff Produksi Bagian Pengendalian Kualitas

Tempat : Kantor Pusat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa

Pelaku Hasil Wawancara

Pembuka

NWS

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, saya mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Makassar, saya kemari bertujuan untuk melakukan wawancara bu

IS Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh, iya silahkan dek NWS Tentang pengendalian kualitas pada proses produksi dan bebrapa

hal lainnya bu IS Silahkan.

NWS Bagaimana proses penjernihan air mulai dari awal sampai siap di alirkan ke pelanggan?

IS

Pertama dari air baku kemudian masuk ke intake penampungan awal, kemudian disaring, kemudian masuk ke tahap pengolahan, unit pengolahan terbagi menjadi 4 yaitu tahap koagulasi yang dimana pada tahap ini penambahan bahan kimia seperti PHC (tawas), kemudian masuk ketahap vlokulasi atau proses penyisihan kekeruhan, tahap sedimentasi (pengendapan), kemudian masuk ketahap penyaringan (filtrasi) tujuannya untuk menghilangkan

bahan-bahan yang berupa pasir dan lainnya, setelah itu langsung masuk kepenampungan air atau reservoir, setelah masuk ditahap ini air sudah siap di alirkan kepelanggan.

NWS Uji tes apa sajakah yang dipakai untuk menguji kualitas airnya dan kapan sudah di katakan normal?

IS

Kalau Tingkat kekeruhannya itu 0-5 TU, P 7,5, suhu 27,5 C, klorin (sisa klor) 0,5-2,5 ppm dan uji tes alkalinitas. Ini hasil yang sudah termasuk baik dan memenuhi standar yang di tentukan. NWS Apakah ada terjadi kendala dalam proses pengujian?

IS

Yang menjadi kendala disini yaitu untuk uji tes alkalinitasnya karena alat yang mau di pakai untuk menguji belum ada.

NWS Jadi solusi nya apa bu?

IS

Untuk melakukan uji tes alkalinitas pada kualitas air maka hal yang dilakukan yaitu mengambil sampel tersebut dan mengirim sampel tersebut ke Instalasi Penjernihan Air (IPA) Pandang-pandang karena alat yang digunakan disana lengkap

NWS Apakah penting untuk dilakukan uji tes?

IS

Iya, sangat penting karena dengan dilakukannya uji tes di laboratorium dapat mengetahui kondisi air sudah normal dan memenuhi standar.

NWS Apabila uji tes di laboratorium sudah di lakukan dan hasilnya masih belum normal, tindakan apa yang harus dilakukan?

IS

Apabila telah dilakukan uji tes dari kondisi air nya dan masih belum memenuhi standar maka yang harus dilakukan seperti memeriksa kembali pada proses pengolahan dan mengganti bahan kimia yang

digunakan agar air yang dihasilkan bisa memenuhi standar air bersih dan kembali dilakukan uji tes di laboratorium sampai benar-benar siap di alirkan ke pelanggan.

NWS Apakah setiap saat proses produksi harus selalu dipantau kualitas air?

IS

Air yang di produksi harus terus dipantau kualitasnya oleh laboratorium agar air yang dihasilkan selalu memenuhi standar kesehatan air bersih.

NWS Tindakan apa yang mesti dilakukan untuk tetap menjaga kualitas airnya?

IS

Terus mengontrol proses produksinya, terus mengontrol kondisi airnya seperti tingkat kekeruhan airnya, tetap menjaga kualitas air bersihnya agar kondisinya tetap normal, memperhatikan dan terus berusaha agar bagaimana caranya kualitas air bersihnya bisa lebih baik dan bagus.

NWS Bagaimana cara mengupayakan agar keluhan pelanggan bisa dikurangi atau diminimalkan?

IS

Upaya yang harus dilakukan yaitu tetap menjaga dan terus memperhatikan kualitas air bersihnya, meningkatkan kinerja pada proses produksi, cepat menanggapi apa yang dikeluhkan pelanggan.

TRANSKRIP WAWANCARA DENGAN PELANGGAN

Nama Peneliti : Nurul Winda Sari (NWS) Nama Informan : Dg. So’na (DS)

Alamat Informan : Jalan Swadaya

Hari/tanggal : Sabtu 17 Oktober 2020 Waktu : Pukul 09.20 WITA

Tempat : Kantor Pusat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa

NWS

Maaf Ibu , bisa minta waktunya sedikit untuk melakukan wawancara dengan ibu mengenai air pdam yang ibu gunakan dirumah?

DS Silahkan dek.

NWS Sudah berapa lama ibu memakai air pdam?

DS Saya sudah sangat lama memakai air pdam dirumah saya sekitar 2 tahunan

NWS Bagaimana tanggapan ibu mengenai kualitas air yang di hasilkan oleh pdam?

DS

Kalau kualitas airnya, menurut saya sudah cukup lumayan bagus, karena air pdam dirumah saya itu kualitas airnya itu jernih, bersih, pokoknya sudah bagus.

NWS Apakah selama itu ibu mempunyai keluhan?

DS

Awalnya memang saya banyak mengeluhkan kualitas airnya yang kadang keruh, kadang juga tidak mengalir, tapi untuk sekarang ini saya merasa bahwa semuanya sudah baik, normal.

Nama Peneliti : Nurul Winda Sari (NWS) Nama Informan : Syamsinar (SY)

Alamat Informan : pallangga

Hari/tanggal : Sabtu 17 Oktober 2020 Waktu : Pukul 09.30 WITA

Tempat : Kantor Pusat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa

NWS

Maaf Ibu , bisa minta waktunya sedikit untuk melakukan wawancara dengan ibu mengenai air pdam yang ibu gunakan dirumah?

SY Silahkan dek.

NWS Sudah berapa lama ibu memakai air pdam?

SY Saya sudah sangat lama memakai air pdam dirumah saya,sudah 1 tahunan

NWS Bagaimana tanggapan ibu mengenai kualitas air yang di hasilkan oleh pdam?

SY

Kalau kualitas airnya, menurut saya sudah cukup lumayan bagus, karena air pdam dirumah saya itu kualitas airnya itu jernih, bersih dan sudah jarang macet, palingan cuman airnya yang kadang kurang tapi untuk macet sudah tidak pernah.

NWS Apakah selama itu ibu mempunyai keluhan?

SY

Beberapa bulan yang lalu awalnya memang saya mengeluhkan kualitas airnya yang kadang keruh, tapi untuk sekarang saya merasa bahwa semuanya sudah baik, normal dan sangat berguna untuk kebutuhan saya.

Nama Peneliti : Nurul Winda Sari (NWS) Nama Informan : Nursam (NS)

Alamat Informan : Desa Borongbulo, Bontoala Hari/tanggal : Sabtu 17 Oktober 2020 Waktu : Pukul 10.00 WITA

Tempat : Kantor Pusat PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa

NWS

Permisi pak, bisa minta waktunya sedikit untuk melakukan wawancara dengan bapak mengenai air pdam yang bapak gunakan dirumah?

NS iya,boleh dek

NWS Sudah berapa lama bapak memakai air pdam? NS Saya sudah cukup lama menggunakan air pdam

NWS Selama itu pak, bagaimana tanggapan bapak terhadap kualitas air yang dihasilkan oleh pdam?

NS

Kalau masalah kualitas air pdam dirumah saya menurut saya sudah bagus apalagi kalau ditempat tinggal saya,saya dirumah mengkonsumsi air pdam untuk memasak karena air nya bersih dan jernih.

NWS Apakah selama anda menggunakan air pdam tidak mempunyai keluhan terutama dalam kualitas airnya?

NS

Kalau masalah keluhan itu ia memang pada awalnya air pdam dirumah saya mengalami kekeruhan tapi untuk sekarang ini sudah bagus,kalau saya presentasekan 70% jernihnya 30% kadang memang keruh. Jadi kalau menurut saya kalau bisa memang harus terus ditingkatkan.

Nama Peneliti : Nurul Winda Sari (NWS) Nama Informan : Hariyanti (HY)

Alamat Informan : BTN Mutiara zahra, Taeng Pallangga

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh NURUL WINDA SARI NIM (Halaman 75-114)

Dokumen terkait