• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V : PENUTUP

B. Saran

144

B. Saran

Peneliti menyadari bahwa penelitian ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu peneliti mengharapkan peneliti selanjutnya menyempurnakan hasil penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dikemukakan saran-saran bagi:

1. Konselor

Pelaksanaan terapi bermain lompat jingkat angka untuk mengembangkan kognitif dalm mengenal angka dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan anak down syndrom. Penerapan terapi bermain lompat jingkat angka dapat lebih efektif bila dikomparasikan dengan teknik-teknik yang ada pada pendekatan konseling. Maka untuk mencapai harapan tersebut alangkah lebih baiknya bila peneliti memperkaya khazanah keilmuannya melalui aktivitas membaca dan berdiskusi mengenai pendekatan-pendekatan konseling dan perkembangan anak berkebutuhan khusus.

2. Konseli

Manusia memang tak dapat memilih dan menuliskan skenario hidup sesuai dengan kemauannya sendiri. Kehidupan yang saat ini dijalani merupakan hadiah dari Allah, walaupun Allah memberi kehidupan dengan jumlah kromosom yang berbeda dengan manusia lain, konseli pasti mampu menciptakan makna atas kehadiran dirinya di dunia, ia pasti juga mampu menjalani hidup dengan mandiri, asal konseli mau dan bersemangat mengembangkan potensi yang telah diberikan Allah.

145

3. Guru di PAUD Inklusi Melati Trisula Sidoarjo

Mendidik anak down syndrom dan anak berkebutuhan khusus lainnya memang tak semudah mendidik anak-anak normal pada umumnya, perlu pengetahuan dan keterampilan khusus untuk menghadapi mereka. Maka, agar dapat memenuhi tuntutan tersebut para pendidik di PAUD Inklusi Melati Trisula Sidoarjo hendaknya mau menambah wawasannya dengan mengikuti seminar-seminar perihal tumbuh kembang anak khusunya anak berkebutuhan khusus.

Menerapkan perilaku adaptif ataupun memberikan informasi baru kepada mereka hendaknya dilakukan dengan cara yang mampu membangkitkan semangat belajar bagi anak berkebutuhan khusus terdahulu, salah satu caranya dengan memberikan kenyamanan. Metode belajarnya pun diusahakan dengan memberikan ketauladanan, serta dilakukan dengan terus menerus hingga anak menemukan polanya.

4. Orang tua konseli

Anugerah yang telah Allah berikan memang tidak sempurna, berbeda dengan anugerah yang diterima oleh orang tua lainnya di luar sana. Akan tetapi, anugerah ‘berbeda’ tersebut bisa menjadi ladang syurga bagi orang tua yang mau sabar dan bertawakkal.

Anak yang berbeda ini mampu menjadi manusia hebat, asal sang orang tua tekun mengajari mereka, menunjukkan penerimaan atas kehadiran mereka, dan berlaku tegas pada mereka untuk beberapa kegiatan dasar. Tanamkan pada diri sendiri bahwa anak berkebutuhan

146

khusus ini harus menjadi manusia yang mandiri karena kita tidak mungkin selamanya hidup untuk melayani mereka.

5. Peneliti selanjutnya

Perlu adanya upaya untuk meneliti lebih lanjut terhadap keefektifan terapi bermain lompat jingkat angka dalam mengembangkan kognitif dalam mengenal angka pada anak down syndrom.

Akhirnya, berkat limpahan rahmat dan hidayat dari Allah peneliti dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini. Seperti kata sebuah adigium, “Tak ada

gading yang tak retak”, maka segala bentuk saran dan kritik yang

DAFTAR PUSTAKA

Ad- Dzaky, M. Hamdani Bakry. Konseling dan Psikoterapi Islam. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2001.

Ahmadi, Abu & Widodo Supriyopno. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta, 1991.

Amin, Moh. Ortopedagogig tunagrahita. Bandung: Depdikbud, 1995.

Anwar, Desi. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Terbaru. Surabaya: Almalia, 2003.

Arikunto, Suharsimi. prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT, Rieneka Cipta, 2006.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kamaus Bahasa Indonesia untuk

Pelajar. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2010.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kamus Bahasa Indonesia untuk

Pelajar. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2010.

Baharuddin dan Wahyuni, Esa Nur. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: AR-RUZ MEDIA, 2015

Bungin, Burhan, Penelitian Kualitaif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik,

dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana, 2010.

Bungin, Burhan. Penelitian Kualitatif komuniksi, Ekonomi, Kebijkan Publik, dan

Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.

Corey, Gerald. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama, 2005.

Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya . Surabaya: UD Mekar Surabaya, 2000.

Deplhie, Bandi. Bimbingan Konseling untuk Perilaku Non- Adaptif. Bandung: Pustaka Bani Quraisy, 2005.

Dian Andriana, Dian. Tumbuh Kembang dan Terapi Bermain pada Anak. Jakarta: Salemba, 2011.

Gunarsa, Singgih D (ed), Bunga Rampai Psikologi Perkembangan dari Anak

Gunarsa, Singgih D. Dasar dan Teori Perkembangan Anak. Jakarta. BPK Gunung Mulia, 2003.

Hurlock, Elizabeth B. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga, 1978.

Ibda, Fatimah. “Perkembangan Kognitif: Jean Piaget”, Intelektualita, 1, Januari. 2015.

Ismail, Andang. Education Games. Yogyakarta: Pilar Media, 2006. Jahja, Yudrik. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana, 2011.

Lena Rosida dan Roselina Panghiyangani, “Gambaran dermatologlifi pada penderita sindrom down di Banjarmasin dan Martapura Kalimantan Selatan”, Jurnal Anatomi Indonesia, 01 (Desember. 2006).

Lubi, Saiful Akhyar. Konseling Islami. Yogyakarta: eLSAQ Press, 2007.

Muhid, Abdul, dkk. Psikologi Umum. Surabaya: IAIN Sunan Ampel Press, 2013.

Mutiah, Dian. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana, 2010.

Oemarjoedi, Kasandra. Pendekatan Cognitive Behavior dalam Psikoterapi . Jakarta: Kreativ Media, 2003.

Pae, Rica. Permainan- Permainan Pengembangan Karakter Anak- Anak. Jakarta: PT. Indeks,2012.

Paul Henry Mussen,dkk. Perkembangan dan Kepribadian Anak. Jakarta: Erlangga,1954.

Poerwadarminto. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.

Putra, Nusa & Ninin Dwilestar. Peneletian Kualitatif: Pendidikan Anak Usia

Dini.. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2012.

Putranto, Bambang. Tips Menangani Siswa yang Membutuhkan Perhatian

Khusus. Yogyakarta: DIVA Press, 2015.

Rahayu, Iin Tri. Psikoterapi. Malang: UIN Malang Press, 2009.

Rosida, Lena dan Roselina Panghiyangani, “Gambaran dermatologlifi pada penderita sindrom down di Banjarmasin dan Martapura Kalimantan Selatan”, Jurnal Anatomi Indonesia, 01 Desember. 2006.

Sarwono, Sarlito Wirawan. Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Bulan Bintang,1982.

Shaleh, A. Rasyad. Management Dakwah. Jakarta: PT Bulan Bintang, 1977. Smart, Aqila. Anak Cacat Bukan Kiamat. Yogyakarta: Katahati, 2010. Smith, J. David. Inklusi. Bandung: Nuansa, 2006.

Sobur, Alex. Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia, 2003.

Soetjiningsih, Christina Hari. Perkembangan Anak sejak Pembuahan samapai

dengan Kanak-Kanak Akhir. Jakarta: Prenadamedia group, 2012.

Sternberg, Robert J. Psikologi Kognitif. Terjemahan oleh Yudi Santoso. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Sudarsono. Kamus Konseling. Jakarta: Reinaka Cipta, 1997.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2012. Sujanto, Agus. Psikologi Umum. Jakarta: Bumi Aksara, 1993. Sukadi. Progressive Learning. Kencana: Jakarta, 2005.

Suryani. Psikologi Kognitif. Surabaya: Dakwah Digital Press, 2007.

Susanto, Ahmad. Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai

Aspeknya. Jakarta: Kencana, 2011.

Tohirin. Metode Penelitian Kualitatif dalam Pendidikan dan Bimbingan

Konseling. Jakarta: Rajawali Press, 2013.

Uno, Hamzah B. Orientasi Baru dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara, 2006.

Upton, Panny. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga, 2012.

Wati, Anita Kusuma., Skripsi:“Penanganan Kognitif Anak Down Syndrom Melalui Metode Kartu Warna di TK Permata Bunda Surakarta Tahun Ajara 2013/2014”. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2013.

Zein,Syauqi Abdillah. Pintar Kuasai Ilmu Sabar dan Ikhlas. Jogjakarta: Saufa, 2014.

Ardi Al-Maqassary, Jurnal Hasil Riset, 2016: pengertian kromosom

(http://www.e-jurnal.com/2013/09/pengertian-kromosom.html, diakses 21

Januari 2017).

Fitri, Nadya. 7 Anak Down Syndrom yang Menakjubkan, accessed on 8 Oktober 2016; http://ibudanmama.com/topik-hangat/10-anak-sydrome-yang-menakjubkan-dunia; Internet.

Hastin Dyah dan Ina Kusrini, “ Status Gizi dan Status Iodium pada Balita dengan Suspect Down Syndrom”, Jurnal Media Gizi Mikro Indonesia, (online), vol. 2, no. 1, (http://id.portalgaruda.org, diakses 21 Januari 2017.

Purwanto, Setiyo. Artikel Psikologi Klinis Perkembangan dan Sosial, 2007:

Penerapan Terapi Bermain bagi Penyandang Autisme

(https://klinis.wordpress.com/2007/08/30/penerapan-terapi-bermain-bagi-penyandang-autisme-1/, diakses 14 Desember 2016.

Sasrawan, Hedi. 4 Fungsi Kromosom, 2016

(http://hedisasrawan.blogspot.co.id/2015/06/4-fungsi-kromosom.html,

diakses 21 Januari 2017).

Silviana Dekayati,dkk. Pengaruh Terapi Bermain Menyusun Menara Donat terhadap Peningkatan Kemampuan Motorik anak Down Syndrome Usia

Sekolah di SLB Negeri Semarang, 20134, accessed on 17 September 2016;

Dokumen terkait