• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PERENCANAAN KINERJA

A. Rencana Strategis

4. Sasaran dan Indikator Sasaran

Sasaran pembangunan daerah merupakan suatu kondisi yang ingin dicapai dalam jangka pendek ( 1 tahun ). Sasaran adalah penjabaran dari Tujuan yang telah ditetapkan. Sasaran merupakan upaya-upaya khusus untuk melaksanakan serangkaian tindakan dalam mencapai tujuan. Disamping itu, sasaran juga merupakan bagian integral dalam proses perencanaan strategik Pemerintah.

Sasaran pembangunan daerah yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan selama kurun waktu jangka menengah lima tahun sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dapat dikelompokkan menurut urusan pemerintahan sesuai kewenangan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Daerah.

Untuk mewujudkan Misi Pertama dan Tujuan Pertama “ Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata serta berdaya saing “, dijabarkan dalam 3 (tiga) Sasaran dengan indikator Sasaran sebagai berikut :

1. Sasaran Pertama, Meningkatnya aksesbilitas masyarakat terhadap pelayanan pendidikan yang didukung tenaga pendidik berkualitas dengan sarana prasarana yang memadai, dengan indikator pendukung :

a. Indeks Pendidikan

b. Prosentase sekolah terakreditasi minimal B - SD / MI

- SMP / MTs

c. Prosentase Angka Melek Huruf ( AMH )

2. Sasaran Kedua, Meningkatnya fungsi perpustakaan sebagai sarana pendukung budaya literasi guna meningkatkan kecerdasan masyarakat, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Pertumbuhan Kunjungan Perpustakaan b. IMK Perpustakaan.

3. Sasaran Ketiga, Meningkatnya aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kesehatan yang didukung tenaga kesehatan yang profesional dan sarana prasarana yang memadai, dengan indikator pendukung :

a. Indeks Kesehatan b. Akreditasi Puskesmas

c. Nilai Akreditasi Rumah Sakit dr. Soegiri d. Nilai Akreditasi Rumah Sakit Ngimbang.

Untuk mencapai Tujuan Kedua “ Meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi potensi daerah dan ekonomi kerakyatan untuk mewujudkan peningkatan pendapatan masyarakat “, dijabarkan dalam 8 ( delapan ) Sasaran dengan indikator Sasaran sebagai berikut :

1. Sasaran Pertama, Meningkatnya kinerja pertanian terutama produksi padi, palawija, holtikultura dan perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, dengan indikator pendukung :

a. Nilai Tukar Petani

b. Pertumbuhan sub lapangan usaha pertanian.

2. Sasaran Kedua, Meningkatnya kinerja peternakan didukung peningkatan produksi hasil peternakan dan konsumsi masyarakat, dengan indikator :

a. Prosentase Pertumbuhan sub sektor peternakan b. Prosentase Peningkatan konsumsi protein hewani.

c. Sasaran Ketiga, Meningkatnya kinerja perikanan didukung peningkatan produksi perikanan, pemberdayaan masyarakat pesisir / pembudidaya, dengan indikator pendukung : Prosentase pertumbuhan sub sektor perikanan.

d. Sasaran Keempat, Meningkatnya kinerja perindustrian yang berdayasaing ditingkat nasional maupun internasional, dengan indikator pendukung : Prosentase Pertumbuhan sektor industri pengolahan.

e. Sasaran Kelima, Meningkatnya kinerja perdagangan didukung oleh peningkatan sarana perdagangan dan perlindungan konsumen, dengan indikator pendukung : Prosentase Pertumbuhan lapangan usaha perdagangan besar dan eceran. f. Sasaran Keenam, Berkembangnya koperasi dan usaha mikro yang didukung

peningkatan kompetensi SDM dan wirausaha baru di berbagai sektor, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase koperasi berkualitas

b. Prosentase usaha kecil terhadap usaha mikro dan kecil.

g. Sasaran Ketujuh, Meningkatnya realisasi investasi untuk optimalisasi potensi daerah dengan didukung peningkatan pelayanan perijinan dan promosi investasi, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Peningkatan realisasi investasi b. Prosentase Peningkatan jumlah investor.

h. Sasaran Kedelapan, Meningkatnya kunjungan wisata dengan didukung berkembangannya destinasi wisata, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Peningkatan PAD sektor pariwisata b. Prosentase Peningkatan kunjungan wisata.

Untuk mencapai Tujuan Ketiga “ Mewujudkan infrastruktur yang mampu mendukung peningkatan aktifitas sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Lamongan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan “, dijabarkan dalam 6 ( enam ) Sasaran dengan indikator Sasaran sebagai berikut :

1. Sasaran Pertama, Terwujudnya peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana jalan, pengairan serta perhubungan, dengan indikator pendukung : a. Prosentase Kemantapan infrastruktur jalan

b. Prosentase Kemantapan jembatan c. Prosentase Kemantapan air baku d. Prosentase Kendaraan yang uji berkala.

2. Sasaran Kedua, Terwujudnya tata ruang dengan skenario aman dan nyaman untuk masyarakat, dengan indikator pendukung : Prosentase Pertumbuhan Pusat Kegiatan Lokal yang diprioritaskan ( PKLp ).

3. Sasaran Ketiga, Terwujudnya peningkatan akses masyarakat terhadap permukiman sehat, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Rumah Tangga Sehat

b. Prosentase Penanganan Pemukiman Kumuh

c. Prosentase Kemantapan jalan dan drainase lingkungan d. Prosentase Luas Ruang Terbuka Hijau ( RTH ).

4. Sasaran Keempat, Terwujudnya peningkatan kualitas dan konservasi Lingkungan, dengan indikator pendukung :

a. Indeks Pencemaran Air ( IPA ) b. Indeks Pencemaran Udara ( IPU ).

5. Sasaran Kelima, Terwujudnya pengendalian bencana kebakaran, dengan indikator pendukung : Prosentase Penanganan kejadian kebakaran.

6. Sasaran Keenam, Terwujudnya pengendalian bencana alam, dengan indikator pendukung : Prosentase Desa Tangguh Bencana.

Untuk mencapai Tujuan Keempat, “ Mewujudkan reformasi birokrasi bagi

pemenuhan pelayanan publik. ”, dijabarkan dalam 13 (tiga belas) Sasaran

1. Sasaran Pertama, Terwujudnya perencanaan, pengendalian dan evaluasi program/kegiatan pembangunan yang berkualitas, dengan indikator pendukung : a. Prosentase kesesuaian program tahunan dengan program RPJMD

b. Prosentase usulan dari Kecamatan yang diakomodir di RKPD.

2. Sasaran Kedua, Meningkatnya penelitian dan pengembangan untuk mendukung perencanaan pembangunan dan pengembangan inovasi daerah, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Penelitian dan kajian yang ditindaklanjuti b. Prosentase Inovasi pembangunan daerah.

3. Sasaran Ketiga, Meningkatnya kinerja pengelolaan keuangan dan penataan usahaan asset secara tertib, akuntabel dan transparan, dengan indikator pendukung : Prosentase Realisasi belanja daerah.

4. Sasaran Keempat, Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menuju kemandirian fiskal untuk mendukung pembangunan daerah, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Peningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) b. Prosentase Penerimaan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ).

5. Sasaran Kelima, Meningkatnya kualitas dan kapasitas birokrat Pemerintah Daerah dalam rangka mewujudkan tatakelola pemerintah yang baik, dengan indikator pendukung : Prosentase Aparatur Sipil Negara ( ASN ).

6. Sasaran Keenam, Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan keuangan perangkat daerah, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Tindak lanjut hasil temuan

b. Nilai Predikat Penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Daerah.

7. Sasaran Ketujuh, Meningkatnya peran DPRD sesuai dengan fungsinya, dengan indikator pendukung : Prosentase Jumlah naskah PERDA inisiatif DPRD. 8. Sasaran Kedelapan, Meningkatnya pengelolaan arsip pemerintah daerah yang

tertib, rapi dan andal, dengan indikator pendukung : Prosentase Perangkat Daerah ( PD ) yang mengelola arsip secara tertib, rapi dan andal.

9. Sasaran Kesembilan, Meningkatnya tertib administrasi kependudukan dan peningkatan kualitas layanan kependudukan, dengan indikator pendukung : a. IKM layanan penduk Capil

b. Prosentase kepemilikan e-KTP

10. Sasaran Kesepuluh, Meningkatnya pelayanan perijinan untuk mendukung peningkatan penanaman modal, dengan indikator pendukung :

a. IKM Layanan perijinan

b. Prosentase Ijin yang diterbitkan.

11. Sasaran Kesebelas, Terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas dengan didukung birokrasi yang efektif dan efesien serta mampu

memberikan pelayanan publik yang lebih baik, dengan indikator pendukung : Prosentase Peningkatan kebijakan yang dirumuskan.

12. Sasaran Keduabelas, Terwujudnya Sistem Informasi dan Komunikasi yang Mantap untuk Mendukung Pelayanan Publik, dengan indikator pendukung : Prosentase Penerapan e-Gov.

13. Sasaran Ketigabelas, Meningkatnya IKM Kecamatan, dengan indikator pendukung : IKM Layanan Kecamatan.

Untuk mencapai Tujuan Kelima, “ Mewujudkan kehidupan bermasyarakat

yang aman, tenteram dan damai berdasarkan nilai-nilai agama dan hukum melalui pemberdayaan masyarakat, pengurangan kemiskinan dan penggangguran ”, dijabarkan dalam 12 (dua belas) Sasaran dengan indikator

Sasaran sebagai berikut :

1. Sasaran Pertama, Meningkatnya pelayanan sosial dalam upaya penurunan PMKS, dengan indikator pendukung : Prosentase PMKS yang tertangani. 2. Sasaran Kedua, Meningkatnya ketersediaan dan keragaman pangan

masyarakat, dengan indikator pendukung : Skore Pola Pangan harapan.

3. Sasaran Ketiga, Meningkatnya jumlah transmigran yang berhasil, dengan indikator pendukung : Prosentase Jumlah transmigran yang berhasil.

4. Sasaran Keempat, Meningkatnya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dengan indikator pendukung : Indeks Pembangunan gender.

5. Sasaran Kelima, Meningkatnya pelaksanaan Keluarga Berencana ( KB ), dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Laju Pertumbuhan penduduk b. Prosentase Jumlah Kampung KB.

6. Sasaran Keenam, Meningkatnya peran masyarakat dan lembaga dalam pembangunan Desa, dengan indikator pendukung : Prosentase Desa Cepat Berkembang ( Permendagri No. 81 Tahun 2015 ).

7. Sasaran Ketujuh, Meningkatnya prestasi pemuda dan olahraga berkualitas dengan sarana prasarana memadai, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Peningkatan pemuda berprestasi

b. Prosentase Peningkatan prestasi olahraga di berbagai event.

8. Sasaran Kedelapan, Meningkatnya pengembangan seni dan budaya daerah, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Seni dan budaya lokal yang dilestarikan b. Prosentase Benda / situs Cagar Budaya yang ditetapkan.

9. Sasaran Kesembilan, Meningkatnya pencari kerja yang ditempatkan, dengan indikator pendukung : Prosentase Pencari kerja yang ditempatkan.

10.Sasaran Kespuluh, Meningkatnya harmoni sosial dan wawasan kebangsaan, dengan indikator pendukung : Prosentase Konflik sosial yang ditangani.

11.Sasaran Kesebelas, Meningkatnya ketertiban masyarakat / masyarakat taat hukum, dengan indikator pendukung :

a. Jumlah Penurunan pelanggaran PERDA

b. Prosentase Pelanggaran PERDA yang terselesaikan.

12.Sasaran Keduabelas, Peningkatan kesadaran politik masyarakat, dengan indikator pendukung :

a. Prosentase Ormas, orpol dan LSM yang terdaftar

b. Prosentase Partisipasi masyarakat dalam mengikuti pemilihan Presiden dan Pemilihan DPD/DPR/DPRD

c. Prosentase Partisipasi masyarakat dalam mengikuti Pemilihan Gubernur d. Prosentase Partisipasi masyarakat dalam mengikuti Pemilihan Bupati.

Adapun rumusan Tujuan, Sasaran, Indikator Kinerja Sasaran serta Strategi Kebijakan pencapaian Misi secara rinci dijabarkan dalam Lampiran Matriks RPJMD Kabupaten Lamongan Tahun 2016 - 2021.

Dokumen terkait