BAB III METODOLOGI PENELITIAN
D. Sasaran Penelitian
Sasaran yang hendaknya ingin dicapai dalam penelitian ini, yaitu peneliti ingin mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks drama siswa kelas XI IPA2 SMA N 1 Prambanan Klaten
1. Kondisi Awal
Berdasarkan hasil diskusi bersama dengan guru Bahasa Indonesia, keterampilan menulis teks drama masih kurang dikuasai oleh siswa. Hal ini diperkuat oleh hasil pretes yang telah dilakukan oleh peneliti di kelas XI IPA2, yaitu hanya 25% yang tuntas dengan KKM 75.
2. Kondisi Siklus I
Kemampuan menulis teks drama diharapkan dapat mengalami peningkatan mencapai 65% dinyatakan tuntas.
3. Kondisi Siklus II
Kemampuan menulis teks drama dalam siklus II diharapkan siswa tuntas dapat mengalami peningkatan mencapai 75%.
E. Prosedur Penelitian
Pada penelitian ini peneliti menggunakan dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri dari satu pertemuan (dua jam pelajaran). Pada akhir pertemuan dapat tercapai tujuan yang diharapkan dengan baik. Prosedur penelitian yang dilakukan oleh peneliti akan dilakukan melalui empat langkah, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.
Secara skematis keempat tahap dalam PTK dapat digambarkan sebagai berikut.
Skema 3.1
Desain PTK Model Kemmis dan Taggart
Siklus I Siklus II Perencanaan Perencanaan Refleksi Tindakan Refleksi Tindakan Pengamatan Pengamatan
1. Siklus I
Siklus I terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.
a. Perencanaan
Dalam tahap perencanaan peneliti dan guru berdiskusi untuk merencanakan tindakan yang akan dilakukan terkait dengan masalah yang ditemukan. Rencana yang akan dilaksanakan sebagai berikut.
1. Mengadakan penelitian awal untuk mengidentifikasi masalah dalam pembelajaran yang perlu diatasi. Dalam tahap ini dilakukan observasi dalam proses pembelajaran.
2. Membuat lembar observasi untuk melihat proses pembelajaran di kelas. Selain itu, peneliti juga membuat pedoman wawancara.
3. Membuat instrumen pengumpulan data untuk mengetahui karakteristik siswa dan analisis kebutuhan.
4. Membuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dan silabus.
5. Membuat alat evaluasi untuk melihat peningkatan hasil belajar setelah pembelajaran menulis teks drama dengan media video klip.
b. Tindakan
Dalam pelaksanaan, peneliti yang bertindak sebagai guru menggunakan RPP yang telah disusun sebelumnya untuk melalukan pembelajaran menulis teks drama dengan media video klip. Langkah yang akan dilakukan sebagai berikut.
Sebelum pembelajaran dilakukan, guru memaparkan tujuan, langkah- langkah, dan manfaat pembelajaran. Guru juga melakukan apersepsi dengan bertanya kepada siswa, seperti, a. apakah kalian sering membaca teks drama? b. Teks drama apa yang kalian suka? c. Apakah kalian suka menulis teks drama? pertanyaan tersebut bertujuan untuk menguraikan informasi yang pernah didapat siswa. Langkah berikutnya guru memberi pengantar mengenai materi yang akan dipelajari.
Untuk kegiatan inti guru memutarkan dua video klip, masing-masing video klip diputar dua kali, hal ini bertujuan agar siswa lebih memahami dan menangkap pokok-pokok yang terdapat dalam video klip tersebut. Setelah siswa selesai menyimak video klip tersebut, siswa diminta untuk memilih salah satu dari video klip tersebut, kemudian siswa diminta menuliskan teks drama berdasarkan video klip yang telah mereka simak.
Untuk penutup, guru bersama siswa melakukan rerleksi terhadap pembelajaran yang berlangsung. Hal ini bertujuan untuk mengasah ingatan siswa tentang teks drama yang telah ditulis oleh siswa.
c. Observasi
Peneliti dan observer (pengamat) mengamati kinerja siswa selama pembelajaran berlangsung, yaitu observasi tentang suasana kelas dan respon siswa. Hasil penulisan teks drama oleh siswa diobservasi di luar jam pelajaran berdasarkan struktur drama yang telah dibuat siswa yang meliputi, orientasi, komplikasi, klimaks, dan resolusi.
d. Refleksi
Setelah pelaksanaan tindakan, peneliti menganalisa hasil pengamatan terhadap kinerja dan hasil kerja siswa. Analisa kinerja siswa meliputi sejauh mana siswa aktif mengikuti kegiatan pembelajaran dan bagaimana konsentrasi siswa menyimak drama menggunakan media video klip. Analisis hasil kerja siswa ditentukan dengan nilai yang mereka dapat. Tujuan dari analisis adalah mengetahui kekurangan dan kelebihan teknik dan media yang digunakan dalam pembelajaran menulis teks drama pada siklus I. Hasil analisis digunakan sebagai kajian dan bahan pembanding terhadap hasil siklus II.
2. Siklus II
Tahap-tahap siklus II pada dasarnya sama dengan tahap-tahap pada siklus I. Perbedaan hanya pada tindakan (proses pemahaman materi dan video klip yang diputar). Tindakan pada siklus II dilakukan berdasarkan hasil dari refleksi siklus I. Siklus kedua ini dilakukan sebagai usaha peningkatan keterampilan siswa dalam menulis teks drama dengan cara melakukan proses
pembelajaran menggunakan media video klip. Hasil pembelajaran pada siklus II ini diharapkan lebih baik dibanding dengan hasil pembelajaran pada siklus I. Tahapan siklus II sebagai berikut.
a. Perencanaan
Tahap perencanaan dalam siklus ini, dimanfaatkan untuk menyusun RPP dan instrumen pengumpulan data. Sebelum melaksanakan siklus II peneliti kembali melakukan diskusi dengan guru Bahasa Indonesia untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan pada siklus I. Dalam siklus ini peneliti menyiapkan video klip yang nantinya akan ditulis siswa dalam bentuk teks drama yang baik jelas dan sesuai dengan struktur drama.
b. Tindakan
Langkah awal pada siklus II ini hampir sama dengan siklus I. Hanya saja guru tidak menjelaskan materi secara lemgkap, hanya mengulas kembali materi pada siklus I. Pada siklus II guru memutarkan video klip dan siswa diminta untuk menyimak. Setelah selesai, siswa menulis teks drama berdasarkan video klip yang telah mereka simak.
c. Observasi
Observasi dilakukan bersamaan dengan timdakan. Observasi dilakukan untuk mengetahui dan mengumpulkan data mengenai kegiatan guru dan aktivitas siswa. Pedoman observasi yang digunakan sama dengan siklus I.
d. Refleksi
Pada siklus II ini peneliti menganalisis hasil pengamatan terhadap kinerja siswa dan penilaian hasil kerja siswa. Analisis kinerja siswa meliputi sejauh mana siswa aktif dalam menyimak video klip drama dan menuliskan kembali drama yang telah mereka simak. Kemudian dibandingkan dengan siklus I dalam bentuk presentase apakah ada peningkatan atau tidak. Peneliti juga menganalisis hasil kerja siswa dengan menentukan nilai rata-rata kelas. Hasil analisis digunakan sebagai kajian dan bahan perbandingan terhadap hasil penilaian siklus I dalam bentuk presentase, apakah ada peningkatan nilai rata- rata kelas. Dengan demikian, permasalahan seberapa tinggi peningkatan kemampuan menulis teks drama menggunakan media video klip siswa kelas XI IPA2 SMA N 1 Prambanan Klaten Tahun Ajaran 2015/2016 dapat diketahui.
Tabel 3.1
Nilai Prasiklus Menulis Teks Drama
Siswa Kelas XI IPA2 Semester Genap SMA N 1 Prambanan Klaten
No Nama L/P Nilai Keterangan
1 Ari Nur dewantoro L 70 Tidak Tuntas
2 Arkan Rahma Dhani L 52 Tidak Tuntas
3 Cantika Juwita Murti P 62 Tidak Tuntas
4 Delta Nur Septianihsih P 88 Tuntas
5 Desindra Rahmatia R. P 64 Tidak Tuntas
6 Desty Vera Anugrah Safitri P 84 Tuntas
7 Devi Kristiani P 82 Tuntas
8 Dewi Ayuga Putria T. P 68 Tidak Tuntas
9 Dewi Purnawati P 64 Tidak Tuntas
10 Dewi Tri Setyaningsih P 90 Tuntas
11 Dewi Wulandari P 74 Tidak Tuntas
13 Dimas Anggoro L 72 Tidak Tuntas
14 Dita Rahma Putri P 78 Tuntas
15 Diyas Ika Novianti P 74 Tidak Tuntas
16 Dwiyani Bunga F. P 70 Tidak Tuntas
17 Elsha Nurmalasari P 54 Tidak Tuntas
18 Enggar Salsabila P. P 60 Tidak Tuntas
19 Erna Ariska F. P 64 Tidak Tuntas
20 Erni Setiyowati P 78 Tuntas
21 Fadila Ardhi Asmawi L 62 Tidak Tuntas
22 Fajar Febri Anto L 46 Tidak Tuntas
23 Fitri Krismon D. P 58 Tidak Tuntas
24 Hardeka Triguna S. L 56 Tidak Tuntas
25 Herlina Nafi Aji P 70 Tidak Tuntas
26 Ibadurahman L 56 Tidak Tuntas
27 Ika Neri Astuti L 46 Tidak Tuntas
28 Krisna Abiyanto L 56 Tidak Tuntas
29 Krisna Satria Jaya L 78 Tuntas
30 Laila Yuni Septia Rini P 68 Tidak Tuntas
31 Lili Nuryanti P 82 Tuntas
32 Yoga Dwi Nurhadi L 54 Tidak Tuntas
Keterangan: Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) 75
F. Instrumen Penelitian
Penelitian ini menggunakan dua bentuk instrumen, yaitu tes dan nontes. Instrumen tes diberikan melalui penugasan yang berupa tes untuk mengetahui kemampuan menulis teks drama, sedangkan instrumen nontes diberikan dalam bentuk kuesioner, wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi untuk mengetahui minat siswa dalam menulis teks drama.
1. Tes
Tes yang berupa tugas menulis teks drama dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis teks drama dengan memperhatikan kriteria-kriteria penilaian yang telah ditentukan. Kriteria- kriteria penilaian tersebut adalah pengembangan alur, kejelasan tokoh dan
watak, pengembangan dialog, kesesuaian latar, kesesuaian dengan isi, kesesuaian tema dengan isi, penggunaan petunjuk teknis, dan kaidah penulisan.
Tabel 3.2
Kriteria-kriteria Penilaian Naskah Drama
Kriteria-kriteria di atas dijabarkan dengan pedoman penilaian yang memuat kriteria penilaian, indikator penilaian, skor dan bobot. Pada tabel berikut ini dapat dilihat kriteria-kriteria yang dinilai dengan kategori penilaian dan rentang penilaian sebagai berikut.
No Kriteria Penilaian
Rentang Skor Bobot Bobot X skor Maksimal 1 2 3 4 5 1 Pengembangan alur 4 20 2 Kejelasan tokoh dan watak 2 10 3 Pengembangan dialog 4 20 4 Kesesuaian latar 2 10 5 Kesesuaian tema dengan isi 2 10 6 Penggunaan petunjuk teknis 2 10 7 Kaidah penulisan naskah drama 4 20
Tabel 3.3
Rubrik Penilaian Tes Keterampilan Menulis Teks Drama No Kriteria
Penilaian
Indikator Penilaian Skor Bobot 1 Pengembangan
alur
a. Pengembangan alur sesuai dengan isi video klip dan mengandung konfik yang mendukung. b. Pengembangan alur
kurang sesuai dengan isi video klip, tetapi mengandung konflik c. Pengembangan alur
sesuai dengan isi video klip, tetapi tidak mengandung konflik. d. Pengembangan alur
kurang sesuai dengan isi video klip dan tidak mengandung konflik. e. pengembangan alur tidak
sesuai dengan isi video klip dan tidak mengandung konflik. 5 4 3 2 1 4 2 Kejelasan tokoh dan watak a. Karakter tokoh digambarkan secara jelas dan sesuai dengan isi video klip.
b. Karakter tokoh digambarkan kurang jelas, tetapi sesuai dengan isi video klip. c. Karakter tokoh
digambarkan secara jelas, tetapi kurang sesuai dengan isi video klip.
d. Karakter tokoh digambarkan kurang jelas dan kurang sesuai dengan isi video klip. e. Karakter tokoh
digambarkan tidak jelas dan tidak sesuai dengan isi video klip.
5 4 3 2 1 2
Rubrik Penilaian Tes Keterampilan Menulis Teks Drama 3 Pengembangan
dialog
a. Pengembangan dialog sesuai dengan adegan tokoh dalam isi video klip.
b. Pengembangan dialog sesuai dengan adegan dalam isi video klip, tetapi kurang jelas. c. Pengembangan dialog
sesuai dengan adegan tokoh dalam isi video klip, tetapi jelas.
d. Pengembangan dialog kurang sesuai dengan adegan dalam isi video klip dan kurang jelas. e. Pengembangan dialog
tidak sesuai dengan adegan dalam isi video klip. 5 4 3 2 1 4
4 Kesesuaian latar a. Latar menggambarkan tiga aspek (Tempat, waktu, suasana) dan sesuai dengan isi video klip.
b. Latar menggambarkan tiga aspek (Tempat, waktu, suasana) tetapi kurang sesuai dengan isi video klip.
c. Latar menggambarkan dua aspek dan sesuai dengan isi video klip. d. latar menggambarkan
dua aspek dan kurang sesuai dengan isi video klip.
e. Latar menggambarkan satu aspek dan tidak sesuai dengan video klip. 5 4 3 2 1 2
Rubrik Penilaian Tes Keterampilan Menulis Teks Drama 5 Kesesuaian
tema dengan isi
a. Amanat yang dituangkan sangat sesuai dengan tema cerita dalam isi video klip
b. Amanat yang dituangkan sesuai dengan tema cerita dalam isi video klip.
c. Amanat yang dituangkan cukup sesuai dengan cerita dalam isi video klip.
d. Amanat yang dituangkan kurang sesuai dengan tema cerita dalam isi video klip.
e. Amanat yang dituangkan tidak sesuai dengan tema cerita dalam isi video klip.
5 4 3 2 1 2 6 Penggunaan petunjuk teknis
a. Petunjuk teknis sesuai dengan isi dialog tokoh. Petunjuk teknis sesuai dengan dialog tokoh, tetapi tidak tepat dalam penempatannya.
b. Petunjuk teknis kurang sesuai dengan dialog tokoh, tetapi tepat dalam penempatannya.
c. Petunjuk teknis kurang sesuai dengan dialog tokoh dan kurang sesuai dalam penempatannya. d. Petunjuk teknis tidak sesuai
dengan dialog tokoh.
5 4 3 2 1 2 7 Kaidah penulisan naskah drama
a. Naskah drama sangat sesuai dengan kaidah penulisan naskah drama.
b. Naskah drama sesuai dengan kaidah penulisan naskah drama. c. Naskah drama cukup sesuai
dengan kaidah penulisan naskah drama.
d. Naskah drama kurang sesuai dengan kaidah penulisan naskah drama.
e. Naskah drama tidak sesuai dengan kaidah penulisan naskah drama. 5 4 3 2 1 4
2. Nontes
Instrumen nontes yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi.
a. Wawancara
Pada penelitian ini wawancara ditunjukan kepada guru dan siswa. Wawancara dilakukan dengan guru untuk mengetahui kondisi awal pembelajaran. Wawancara dengan siswa untuk mengetahui keadaan setelah pembelajaran berlangsung.
Tabel 3.4
Kisi – Kisi Instrumen Wawancara
Guru Bahasa Indonesia SMA N 1 Prambanan Klaten
No Butir Pertanyaan
1. Apa sajakah aktivitas yang Anda gunakan saat pembelajaran menulis? 2. Apa saja kesulitan Anda dalam mengajarkan pembelajaran menulis ? 3. Bagaiamana cara Anda mengatasi kesulitan yang ada?
Tabel 3.5
Kisi – Kisi Instrumen Wawancara Siswa SMA N 1 Prambanan Klaten
No Butir Pertanyaan
1 Apakah Anda senang dengan pembelajaran menulis teks drama dengan menggunakan media video klip? Apa alasannya?
2 Selama mengikuti proses pembelajaran, apakah Anda lebih mudah dalam menulis teks drama dengan menggunakan media video klip? Apa alasannya?
3 Setelah mengikuti proses pembelajaran menulis teks drama dengan menggunakan media video klip, apakah Anda lebih mudah dalam mengembangkan ide? Apa alasannya?
4 Apakah ada kesulitan yang Anda alami selama mengikuti proses pembelajaran menulis teks drama dengan menggunakan media video klip?
b. Observasi
Kegiatan observasi dilaksanakan selama pembelajaran menulis teks drama dilaksanakan. Observasi dilakukan untuk mengumpulkan data, yaitu kegiatan guru dan aktivitas siswa selama pembelajaran.
1. Instrumen untuk melakukan observasi terhadap guru pada siklus I dan siklus II.
Tabel 3.6
Instrumen Observasi
Kegiatan Pembelajaran Menulis Pada Kondisi Awal Siswa Kelas XI IPA2 SMA N 1 Prambanan Klaten
NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR
1 2 3 4 I. PRAPEMBELAJARAN
1. Memeriksa kesiapan ruang, alat pembelajaran, dan media 2. Memeriksa kesiapan siswa
II. MEMBUKA PEMBELAJARAN
1. Melakukan kegiatan apersepsi
2. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatannya
III. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN
A.Penguasaan materi pelajaran
1. Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran 2. Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan 3. Menyampaikan materi sesuai dengan hierarki belajar 4. Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan B. Pendekatan/strategi pembelajaran
1. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai
2. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan tingkat
perkembangan dan kebutuhan siswa
3. Melaksanakan pembelajaran secara runtut 4. Melaksanakan pembelajaran yang terkoordinasi
5. Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif
6.
Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan waktu yang telah dialokasikan
D. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa
1. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran
2. Merespons positif partisipasi siswa
3. Memfasilitasi terjadinya interaksi guru-siswa dan siswa-siswa 4. Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons siswa 5. Menunjukkan hubungan antarpribadi yang kondusif 6. Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar
Instrumen Observasi
Kegiatan Pembelajaran Menulis Pada Kondisi Awal Siswa Kelas XI IPA2 SMA N 1 Prambanan Klaten
(Diadopsi dari Buku Pedoman Pengajaran Mikro FKIP USD, 2012:33-34) skor penilaian:
1. Sangat Setuju : 4 2. Setuju : 3 3. Kurang Setuju : 2 4. Tidak Setuju : 1
2. Instrumen untuk mengobservasi situasi kelas pada siklus 1 dan siklus 2. Tabel 3.7
Instrumen Observasi untuk Aktivitas Siswa dan Situasi di Kelas Siswa Kelas XI IPA2 SMA N 1 Prambanan Klaten
No Aspek yang Diobservasi Skor
1 2 3 4 1 Siswa aktif dalam melakukan proses pembelajaran.
2 Tercipta suasana kelas yang serius dan santai.
3 Tercipta hubungan yang harmonis antara guru dan siswa atau siswa dan siswa.
Kriteria skor penilaian: 1. Sangat Setuju : 4
2. Setuju : 3
3. Kurang Setuju : 2 4. Tidak Setuju : 1
E. Penilaian proses dan hasil belajar
1. Memantau kemajuan belajar
2. Memberikan tugas sesuai dengan kompetensi 3. Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi F. Penggunaan bahasa
1. Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancar 2. Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 3. Menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai IV. PENUTUP
A.Refleksi dan rangkuman pembelajaran 1. Menyimpulkan pelajaran
2. Merefleksikan pembelajaran yang telah didapatkan dengan mengisi kuesioner.
c. Kuesioner
Kuesioner digunakan untuk mengetahui bagaimana minat siswa terhadap pembelajaran menulis teks drama yang berlangsung.
d. Dokumentasi
Dokumentasi yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumentasi foto. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik ini berupa gambar kegiatan selama proses pembelajaran berlangsung. Peristiwa yang didokumentasikan diusahakan dapat mewakili setiap kegiatan dalam pembelajaran menulis teks drama.