BAB II KAJIAN TEORITIS
2.5 Lembaga Pemeringkatan
2.5.3 Scopus
Dalam buku Pedoman Publikasi Ilmiah Ristekdikti (2017, 92) Scopus saat ini tidak hanya mengindeks jurnal dan konferenci tetapi juga mencakup buku ilmiah hasil penelitian atau tinjauan pustaka (literature review). Bidang studi fokus pada ilmu sosial dan seni & humaniora (A & H) serta ilmu pengetahuan, teknologi & pengobatan (STM). Jenis buku yang diindeks ialah yang berupa monograf, karya referensi utama, dan buku teks tingkat sarjana. Buku yang tidak diindeks oleh Scopus ialah disertasi, atlas, buku tahunan, biografi, buku sains populer, manual, dll.
Berdasarkan penjelasan diatas dapat diketahui bahwa scopus adalah pangkalan data pustaka yang mengandung abstrak dan sitiran artikel jurnal akademik. Pangkalan data ini dimiliki oleh Elsevier dan tersedia secara onlinedengan model berlangganan. Pencarian di Scopus juga mencakup pencarian pangkalan data paten.
Tabel 2.2. Indeks menyediakan daftar judul jurnal, beserta link dan kategorisasi subjek
Kategori Ciri-ciri Lembaga/Nama
pengindeks Bereputasi
tinggi
Meliputi berbagai bidang ilmu, database terbesar di dunia, mempunyai perangkat untuk analisis sitasi dan pemeringkatan jurnal, jadi acuan pemeringkatan PT tingkat dunia, sangat selektif untuk terindeks
Thomson Reuter
Scopus
Dan lembaga yang setara
Sedang Meliputi dan menjadi acuan pengindeksan bidang ilmu tertentu, database yang cukup besar, tidak harus memiliki perangkat analisis sitasi dan pemeringkatan jurnal, selektif untuk bisa terindeks, EBSCO
DOAJ CAS Proquest Gale Pubmed Rendah Meliputi dan menjadi acuan pengindeksan
bidang ilmu tertentu, database yang cukup besar, tidak harus memiliki perangkat analisis sitasi dan pemeringkatan jurnal, tidak selektif untuk bisa terindeks
Google Scholar Sumber: (Annisa, 2017, laporan seminar dan workshop FPPTI DKI) Jakarta
2.7 Schimago
Laboratorium Penelitian Schimago pada tahun 2007 mengembangkan Schimago Journal Rank (SJR) indikator, indikator kualitas jurnal yang menggunakan jurnal Scopus-indeks untuk penilaian kualitas, menerapkan algoritma PageRank Google pada database Scopus. More complex than JIF, it considers citations in a three-year period (Cantin, Munoz & Roa, 2015).
Berdasarkan pendapat diatas maka dapat diketahui bahwa kutipan PageRank dari jurnal yang dihitung pada dasar dari data kutipan Scopus dibagi dengan nomor artikel yang diterbitkan oleh jurnal selama 3 tahun. Schimago Journal & Country Rank database adalah digunakan untuk analisis peringkat negara, peringkat jurnal dan h-index. Country Rank disesuaikan dengan kriteria peringkat h-index. Indikator yang menjadi bagian dari Schimago diantaranya adalah:
1. SJR merupakan jumlah rata-rata kutipan yang diterima pada tahun yang dipilih oleh dokumen, yang diterbitkan dalam jurnal yang dipilih dalam tiga tahun sebelumnya, misalnya kutipan yang diterima di tahun X untuk dokumen yang diterbitkan dalam jurnal di tahun X-1, X-2 dan X-3.
2. h- index merupakan jumlah artikel jurnal (h) yang telah menerima setidaknya kutipan h.
3. Total documents merupakan semua jenis dokumen yang dipilih sebagai output dari periode yang dipilih, termasuk dokumen yang layak dan tidak layak.
4. Total documents (3 years) merupakan Dokumen yang dipublikasikan dalam tiga tahun sebelumnya yaitu ketika tahun X dipilih, kemudian X-1, X-2 dan X-3 dokumen yang dipublikasikan akan diambil. Semua jenis dokumen dipilih, termasuk dokumen yang layak dan tidak layak.
5. Citable documents merupakan jumlah dokumen layak yang diterbitkan oleh jurnal dalam tiga tahun sebelumnya (dokumen tahun yang dipilih dikecualikan). Artikel, ulasan, dan makalah konferensi secara eksklusif dipilih.
6. Total cites (3 years)merupakan Jumlah kutipan yang diterima dalam tahun yang ditentukan oleh jurnal untuk dokumen yang diterbitkan dalam tiga tahun sebelumnya, misalnya kutipan yang diterima di tahun X untuk dokumen yang diterbitkan pada tahun X-1, X-2 dan X-3.
Semua jenis dokumen yang dipilih.
7. Cites documents (2 years) merupakan kutipan rata-rata per dokumen dalam jangka waktu 2 tahun. Ini dihitung dengan memilih jumlah kutipan yang diterima oleh jurnal dalam tahun berjalan ke dokumen yang diterbitkan dalam dua tahun sebelumnya, contohnya kutipan yang diterima di tahun X untuk dokumen yang diterbitkan pada tahun X-1 dan X-2.
8. Citables documents (3 years) merupakankutipan rata-rata per dokumen dalam jangka waktu 3 tahun. Ini dihitung mengingat jumlah kutipan yang diterima oleh jurnal dalam tahun berjalan ke dokumen yang
diterbitkan dalam tiga tahun sebelumnya,kutipan yang diterima di tahun X untuk dokumen yang diterbitkan pada tahun X-1, X-2 dan X-3.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Metode Penelitian
Metode penelitian atau metode ilmiah adalah prosedur atau langkah- langkah dalam mendapatkan pengetahuan ilmiah atau ilmu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif.
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau penghubungan dengan variable yang lain (Sugiyono 2013,11).
Menurut Masri Singarimbun (1982) penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan sarana fisik tertentu atau frekuensi terjadinya sesuatu aspek fenomena tertentu secara terperini.
3.2 Unit Analisis
Unit analisis dalam penelitian ini adalah seluruh jurnal yang diperoleh berdasarkan subjek ilmu perpustakaan dan informasi yang ada pada database Schimago. Daftar jurnal Library Science and Information ini dapat di diakses secara online melalui situs www.scimagojr.com.
Berdasarkan data yang diperoleh, total jurnal berdasarkan subjek Library science pada database Schimago adalah berjumlah 208 judul jurnal dari delapan wilayah pada tahun 2017 dengan rincian seperti terlihat pada tabel dibawah ini:
Tabel. 3.1Subjek jurnal dari Library and Information Science tahun 2017
No Wilayah Jumlah judul jurnal
1 Africa 1
2 Asiatic Region 11
3 Eastern Europe 6
4 Latin America 7
5 Middle East 3
6 Northern America 75
7 Pacific Region 2
8 Western Europe 103
Total 208
3.3 Instrumen Penelitian
Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah dokumentasi. Menurut Arikunto (2002, 136) menyatakan bahwa:
Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti yang mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik, dalam arti lebih cermat, lengkap dan sistematis sehingga mudah diolah.Instrumen dalam penelitian ini berupa formulir berbentuk tabel yang diperoleh dari data sekunder.
Menurut Bungin (2001, 129) data sekunder adalah sumber data kedua sesudah sumber data primer.
Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Pengumpulan data dilakukan dengan cara browsing melalui situs Schimago untuk mencari peringkat jurnal di bagian subjek Library Science (https://www.scimagojr.com/journalrank.php?category=3309) 2. Mencari subjek area yaitu social science
3. Mencari kategori subjek yaitu Library and Information Science
4. Mencari SJR sesuai dengan wilayah bagian dari kategori subjek dan penyesuaian tahun yang digunakan (tahun 2017)
5. MengurutkanSJRdari kategori subjek dari tertinggi sampai yang terendah.
3.4 Tehnik Analisis Data
Analisis data dilakukan dengan prosedur kegiatan sebagai berikut:
Mulai
Mencari koleksi uji sesuai subjek
Membuat daftar jurnal sesuai wilayah
Membuat daftar SJRdari penggabungan jurnal
keseluruhan wilayah
Membuat peringkat SJR jurnaldari tertinggi hingga
terkecil
Selesai
3.5 Penyajian Data
Data dapat disajikan dalam bentuk tabel atau grafik. Penyajian data dalam penelitian ini menggunakan bentuk tabel, seperti pada tabel.3.2 sebagai berikut:
Tabel 3.2. Contoh Tabel Impact Factor Jurnal
No Judul jurnal ISSN SJR Country
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Impact factor pada jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi menggunakan database Schimago
Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui bagaimana peringkat jurnal berdasarkan impact factor dalam pengukuran suatu kualitas jurnal menggunakan database Schimago. Setiap pengukuran bertujuan untuk menyediakan peringkat dan ruang lingkup kinerja jurnal yang memudahkan peneliti dalam jurnal ilmiah yang mempunyai kualitas baik dan pengambilan keputusan. Berhubungan dengan banyaknya jurnal dihasilkan berbaai bidang ilmu di seluruh dunia ini maka diperlukan sebuah “journal metric” yang bertujuan memberikan peringkat dan memberikan penilaian terhadap kualitas dari jurnal yang bersangkutan. Hal ini sangat penting untuk menentukan bobot atau kualitas dari hasil penelitian dan juga kredibilitas dari seorang peneliti. Seorang peneliti akan semakin diakui atau dipercayai secara mendunia apabila karya silmiahnya bisa dimuat pada jurnal dengan peringkat level atas.
Pemeringkatan tersebut menggunakan ukuran yaitu Impact factor. Jurnal yang mendapatkan skor tinggi untuk ukuran Impact factor yang ditentukan oleh pemeringkatan jurnal ilmiah akan berada pada peringkat atas dan dapat dikatakan sebagai jurnal yang mempunyai pengaruh besar pada bidang tertentu.
4.2 Analisis Deskripsi
Analisis deskripsi dari data yang diambil untuk penelitian ini adalah 208 jurnal ilmu perpustakaan dan informasi yang berasal dari 8 wilayah, yaitu : 1) Africa, 2)Asiatic Region, 3)Eastern Europea, 4) Latin America, 5)Middle East, 6)Nothern America, 7)Pasific Region, 8)Western Europe. Unit analisis pada penelitian ini diakses pada 17 Oktober 2018 dengan menggunakan situs www.scimagojr.com.
Gambar-4.1: Jumlah jurnal pada setiap wilayah
Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui bagaimana pemeringkatan jurnal di bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi menggunakan database Schimago, dengan menggunakan impact factor.
1
11 6 7 3
75
2
103
africa asiatic region
eastern europe
latin america
middle east
nothren america
pacific region
western euopr
Jumlah Jurnal Pada Setiap Wilayah
4.3 Pemeringkatan Jurnal Berdasarkan Impact Factor 4.3.1 Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Africa
Pada wilayah Africa terdapat satu jurnal yang memiliki impact factor. Untuk mengetahui pemeringkatan jurnal wilayah Africa dapat dilihat pada Tabel-4.3.1.
Tabel-4.3.1: Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Africa
No Judul Jurnal ISSN Impact
factor Country 1 African Journal of Library
Archives and Information Science 7954778 0,184 Nigeria
Tabel 4.3.1 menunjukkan bahwa, peringkat jurnal tertinggi Ilmu Perpustakaan dan Informasi di wilayah Africa adalah jurnal African Journal of Library Archives and Information Sciencedengan nomor ISSN 7954778, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.184, angka ini menunjukkan bahwa jurnal tersebut merupakan jurnal yang berada pada peringkat pertama pada wilayah Africa yaitu berasal dari negara Nigeria.
Dari analisis Tabel 4.3.1 dapat diketahui bahwa African Journal of Library Archives and Information Science peringkat jurnal tertinggi pada wilayah Africa dengan impact factor 0.184 yang artinya untuk satu tahun tertentu banyaknya artikel yang dikutip dari jurnal tersebut sebanyak 0.184 dari banyaknya artikel yang terbit.
4.3.2 Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Asiatic Region
Pada wilayah Asiatic Region terdapat 11 jurnal yang memiliki impact factor. Untuk mengetahui pemeringkatan jurnal wilayah Asiatic Region dapat dilihat pada Tabel-4.3.2.
Tabel-4.3.2: Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Asiatic Region
N
o Judul Jurnal ISSN Impact
Factor Country 1 DESIDOC Journal of Library and
Information Technology
9740643,
09764658 0,131 India 2 Malaysian Journal of Library and
Information Science 13946234 0,927 Malaysia 3 Annals of Library and
Information Science
9752404,
09725423 0,268 India 4 Jounal of Information Science
and Engineering 10162364 0,160 Taiwan
5 Journal of Education Media and
Library Science 1013090X 0,149 Taiwan
*selanjutnya dapat dilihat pada lampiran
Tabel-4.3.2 menunjukkan bahwa, peringkat jurnal pertama Ilmu Perpustakaan dan Informasi di wilayah Asiatic Region adalah DESIDOC Journal of Library and Information Technology dengan nomor ISSN 09740643,09764658, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.131, jurnal tersebut berasal dari negara India. Peringkat jurnal kedua adalah jurnal Malaysian Journal of Library and Information Science dengan nomor ISSN 13946234, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.927, jurnal tersebut berasal dari negara Malaysian.
Peringkat jurnal ketiga adalah jurnal Annals of Library and Information Studies dengan nomor ISSN 09752404,09725423, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.268 , jurnal tersebut berasal dari negara India. Peringkat jurnal keempat
adalah jurnal Journal of Information Science and Engineering dengan nomor ISSN 10162364, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.160, jurnal tersebut berasal dari negara Taiwan. Peringkat jurnal kelima adalah Journal of Educational Media and Library Science dengan nomor ISSN 1013090X, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.149 , jurnal tersebut berasal dari negara Taiwan.
Dari analisis Tabel-4.3.2 dapat diketahui bahwa jurnal DESIDOC Journal of Library and Information Technology peringkat jurnal tertinggi pada wilayah Asiatic Region dengan impact factor 0.131 yang artinya untuk satu tahun tertentu banyaknya artikel yang dikutip dari jurnal tersebut sebanyak 0.131 dari banyaknya artikel yang terbit.
Pada Asiatic Region terdapat 11 nama jurnal yang memiliki impact factor yang berasal dari 7 negara, jurnal yang mempunyai impact factor terbanyak berasal dari negara India yaitu saling mempunyai 3 nama jurnal yang terindeks di Schimago. Perbandingan jumlah jurnal setiap negara pada wilayah Eastern Europe terlihat seperti pada gambar berikut.
Gambar-4.2: Jumlah jurnal pada negara Wilayah Asiatic Region
Indonesia berada pada wilayah Asiatic Region belum memiliki jurnal yang mempunyai impact factor yang terindeks pada Schimago.
4.3.3 Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Eastern Europe
Pada wilayah Eastern Europe terdapat enam jurnal yang memiliki impact factor. Untuk mengetahui pemeringkatan jurnal wilayah Eastern Europe dapat dilihat pada Tabel-4.3.3.
Tabel-4.3.3: Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Eastern Europe
No Judul Jurnal ISSN Impact
factor Country 1 Vjesnic Bibliotekara Hrvatske 6071925,
13346938 0,187 Croatia 2 Jornal of Informaton and
Organizational Science
18469418,
18463310 0,156 Croatia 3 Masaryk University Journal of Law
and Technology
18025943,
18025950 0,124 Czech Republic
4 Tuna 14064030 0,102 Estonia
5 Manuscripta Orientalia 12385018,
24153610 0,102 Russian Federation
India Malasya Taiwan Pakistan Japan China South Korea 3
1
2
1
2
1 1
Jumlah Jurnal Pada Negara Wilayah Asiatic Region
*selanjutnya dapat dilihat pada lampiran
Tabel 4.3.3 menunjukkan bahwa, peringkat jurnal pertama Ilmu Perpustakaan dan Informasi di wilayah Asiatic Region adalah Vjesnik Bibliotekara Hrvatskedengan nomor ISSN 06071925,13346938, dan memiliki jumlah impact factor sebesar0.187 , jurnal tersebut berasal dari negara Croatia. Peringkat jurnal kedua adalah Journal of Information and Organizational Sciences dengan nomor ISSN 18469418,18463312, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.156, jurnal tersebut berasal dari negara Croatia. Peringkat jurnal ketiga adalah jurnal Masaryk University Journal of Law and Technology dengan nomor ISSN 18025943, 18025951, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.124, jurnal tersebut berasal dari negara Czech Republic. Peringkat jurnal keempat adalah jurnal Tuna dengan nomor ISSN 14064030, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.102, jurnal tersebut berasal dari negara Estonia. Peringkat jurnal kelima adalah jurnal Manuscripta Orientalia dengan nomor ISSN 12385018, 24153613, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.102, jurnal tersebut berasal dari negara Russian Federation.
Dari analisis Tabel-4.3.3 dapat diketahui bahwa jurnal Vjesnik Bibliotekara Hrvatske peringkat jurnal tertinggi pada wilayah Eastern Europe dengan impact factor 0.187 yang artinya untuk satu tahun tertentu banyaknya artikel yang dikutip dari jurnal tersebut sebanyak 0.187 dari banyaknya artikel yang terbit.
Pada Eastern Europe terdapat 6 nama jurnal yang memiliki impact factor yang berasal dari 4 negara, jurnal yang mempunyai impact factor terbanyak
berasal dari negara Croatia dan Estonia yaitu saling mempunyai 2 nama jurnal yang terindeks di Schimago. Perbandingan jumlah jurnal setiap negara pada wilayah Eastern Europe terlihat seperti pada gambar berikut.
Gambar-4.3: Jumlah jurnal negara wilayah Eastern Europe 4.3.4 Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Latin America
Pada wilayahLatin America terdapat tujuh jurnal yang memiliki impact factor. Untuk mengetahui pemeringkatan jurnal wilayah Latin America dapat dilihat pada Tabel-4.3.4.
Tabel-4.3.4: Pemeringkatan impact factor Jurnal Wilayah Latin America
No Judul Jurnal ISSN Impact
factor Country
1 Cuadernos.info 07193661,
0719367X 0,380 Chile 2 Investigacion Bibliotecologica 24488321,
0187358X 0,274 Mexico 3 Revista Cubana de Informacion en
Ciacias de la Salud 23072113 0,229 Cuba
4 Perspectivas em Ciecia de
Informacao 14139936 0,203 Brazil
5 Transinformacao 1033786 0,192 Brazil
*selanjutnya dapat dilihat pada lampiran
Croatia Czech
Republic
Estonia Russian Federation 2
1
2
1
Jumlah Jurnal Negara Wilayah Eastern Europe
Tabel 4.3.4 menunjukkan bahwa, peringkat jurnal pertama Ilmu Perpustakaan dan Informasi di wilayah Latin America adalah Cuadernos.info dengan nomor ISSN 07193661, 0719367X, dan memiliki jumlah impact factor sebesar0.380, jurnal tersebut berasal dari negara Chile. Peringkat jurnal kedua adalah jurnal Investigacion Bibliotecologica dengan nomor ISSN 24488321, 0187358X, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.274, jurnal tersebut berasal dari negara Mexico. Peringkat jurnal ketiga adalah jurnal Revista Cubana de Informacion en Ciacias de la Salud dengan nomor ISSN 23072113, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.229, jurnal tersebut berasal dari negara Cuba. Peringkat jurnal keempat adalah jurnal Perspectivas em Ciecia de Informacaodengan nomor ISSN 14139936, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.203, jurnal tersebut berasal dari negara Brazil.
Dari analisis Tabel-4.3.4 dapat diketahui bahwa jurnal Cuadernos.info peringkat jurnal tertinggi pada wilayah Latin Americadengan impact factor 0.380 yang artinya untuk satu tahun tertentu banyaknya artikel yang dikutip dari jurnal tersebut sebanyak 0.380 dari banyaknya artikel yang terbit.
Pada Latin America terdapat 7 nama jurnal yang memiliki impact factor yang berasal dari 5 negara, jurnal yang mempunyai impact factor terbanyak berasal dari negara Brazil yaitu mempunyai 3 nama jurnal yang terindeks di Schimago. Perbandingan jumlah jurnal setiap negara pada wilayah Latin America terlihat seperti pada gambar berikut.
Gambar-4.4: Jumlah jurnal negara wilayah Latin America 4.3.5 Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Middle East
Pada wilayah Middle East terdapat tiga jurnal yang memiliki impact factor. Untuk mengetahui pemeringkatan jurnal wilayah Middle East dapat dilihat pada Tabel-4.3.5.
Tabel-4.3.5: Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Middle East
No Judul Jurnal ISSN Impact
factor Country 1 International Journal of Information
Science and Management
20088310,
20088302 0,136 Iran
2 Webology 1735188X 0,126 Iran
3 Bilgi Dunyasi 13023217 0,106 Turkey
Tabel 4.3.5 menunjukkan bahwa, peringkat jurnal pertama Ilmu Perpustakaan dan Informasi di wilayah Middle East adalah jurnal International Journal of Information Science and Management dengan nomor ISSN 20088310, 20088302, dan memiliki jumlah impact factor sebesar0.136, jurnal tersebut berasal dari negara Iran. Peringkat jurnal kedua adalah jurnal webology dengan
Chile Mexico Cuba Brazil Argentina
1 1 1
3
1
Jumlah Jurnal Negara Wilayah Latin America
nomor ISSN 1735188X, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.126, jurnal tersebut berasal dari negara Iran. Peringkat jurnal ketiga adalah jurnal Bilgi Dunyasi dengan nomor ISSN 13023217, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.106, jurnal tersebut berasal dari negara Turkey.
Dari analisis Tabel-4.3.5 dapat diketahui bahwa jurnal International Journal of Information Science and Management peringkat jurnal tertinggi pada wilayah Middle East dengan impact factor 0.136 yang artinya untuk satu tahun tertentu banyaknya artikel yang dikutip dari jurnal tersebut sebanyak 0.136 dari banyaknya artikel yang terbit.
Pada Middle East terdapat 3 nama jurnal yang memiliki impact factor yang berasal dari 2 negara, jurnal yang mempunyai impact factor terbanyak berasal dari negara Iran yaitu mempunyai 2 nama jurnal yang terindeks di Schimago. Perbandingan jumlah jurnal setiap negara pada wilayah Middle East terlihat seperti pada gambar berikut.
Gambar-4.5: Jumlah jurnal negara wilayah Middle East
Iran Turkey
2
1
Jumlah jurnal negara wilayah Middle East
4.3.6 Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Northern America Pada wilayahNorthern America terdapat 75 jurnal yang memiliki impact factor . Untuk mengetahui pemeringkatan jurnal wilayah Northern America dapat dilihat pada Tabel-4.2.6.
Tabel-4.2.6: Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Northern America
No Judul Jurnal ISSN Impact
Factor Country 1 Information System Research 15265536,
10477047 3,160 United States 2 Communications in Information
Literacy 19335954 1,657 United
States 3 College and Research Libraries 100870 1,389 United
States 4 Journal of Chemical Information
and Modeling
15499596,
1549960X 1,349 United States 5 Social Science Computer Review 8944393 1,229 United
States
Tabel-4.3.6 menunjukkan bahwa, peringkat jurnal pertama Ilmu Perpustakaan dan Informasi di wilayah Northern America adalah Information System Research dengan nomor ISSN 15265536, 10477047, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 3.160, jurnal tersebut berasal dari negara United States.
Peringkat jurnal kedua adalah jurnal Communications in Information Literacy dengan nomor ISSN 19335954, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 1.657, jurnal tersebut berasal dari negara United States. Peringkat jurnal ketiga adalah jurnal College and Research Librariesdengan nomor ISSN 100870, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 1.389, jurnal tersebut berasal dari negara United States. Peringkat jurnal keempat adalah Journal of Chemical Information and Modeling dengan nomor ISSN 15499596, 1549960X, dan memiliki jumlah impact
factor sebesar 1.349, jurnal tersebut berasal dari negara United States. Peringkat jurnal kelima adalah jurnal Social Science Computer Review dengan nomor ISSN 8944393, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 1.229, jurnal tersebut berasal dari negara United States.
Dari analisis Tabel-4.3.6 dapat diketahui bahwa jurnal Information System Research peringkat jurnal tertinggi pada wilayah Northren America dengan impact factor 3.160 yang artinya untuk satu tahun tertentu banyaknya artikel yang dikutip dari jurnal tersebut sebanyak 3.160 dari banyaknya artikel yang terbit.
Pada Nothern America terdapat 75 nama jurnal yang memiliki impact factor yang berasal dari 2 negara, jurnal yang mempunyai impact factor terbanyak berasal dari negara United States yaitu mempunyai 71 nama jurnal yang terindeks di Schimago. Perbandingan jumlah jurnal setiap negara pada wilayah Northern America terlihat seperti pada gambar berikut.
Gambar-4.6: Jumlah jurnal negara wilayah Northern America
United States Canada
71
4
Jumlah jurnal negara wilayah Northern America
4.3.7 Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Pacific Region
Pada wilayahPacific Region terdapat dua jurnal yang memiliki impact factor. Untuk mengetahui pemeringkatan jurnal wilayah Pacific Region dapat dilihat pada Tabel-4.3.7.
Tabel-4.3.7: Pemeringkatan Impact Factor Jurnal Wilayah Pacific Region
No Judul Jurnal ISSN Impact
Factor Country
1 Script and Print 18349013 0,179 Australia
2 Libres 10586768 0,156 Australia
Tabel-4.3.7 menunjukkan bahwa, peringkat jurnal pertama Ilmu Perpustakaan dan Informasi di wilayah Pacific Region adalah jurnal Script and Print dengan nomor ISSN 18349013, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.179, jurnal tersebut berasal dari negara Australia. Peringkat jurnal kedua berada pada jurnal Libres dengan nomor ISSN 10586768, dan memiliki jumlah impact factor sebesar 0.156, jurnal tersebut juga berasal dari negara Australia.
Dari analisis Tabel-4.3.7 dapat diketahui bahwa jurnal Script and Print
Dari analisis Tabel-4.3.7 dapat diketahui bahwa jurnal Script and Print