• Tidak ada hasil yang ditemukan

BOGOR

2008

Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa tesis saya dengan judul Pengembangan Metode Penetapan Kadar Siklamat berbasis Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Guna Diimplementasikan dalam Kajian Paparan adalah benar-benar asli karya saya dengan arahan komisi pembimbing, dan bukan hasil jiplakan atau tiruan dari tulisan siapapun serta belum diajukan dalam bentuk apapun kepada Perguruan Tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir tesis ini

Bogor, November 2008

Budi Wibowotomo NIM F251040011

viii

ABSTRACT

BUDI WIBOWOTOMO. Modifying Method on Cyclamate Determination based on High Performance Liquid Chromatography utilized in Exposure Assessment. Supervised by HANNY WIJAYA, ROY A. SPARRINGA, and HENDRA ADIJUWANA.

Due to the Decree of Chief of National Agency for Drug and Food Control (NADFC) No: HK.00.05.5.1.4547/2004 regarding artificial sweeteners standards in Indonesia, it is considered there is a need of a practically accurate analytical methods to determining sweeteners concentration level on food products. The aim of this research was to develop a method for determining cyclamate content in foods based on High Performance Liquid Chromatography (HPLC) for exposure assessment of cyclamate by Total Diet Study (TDS).

Modification including solvent extraction procedure by decreasing pH sample until less than 2 and variable on HPLC mobile phase by applying the ratio of phosphate buffer-methanol as 75:25, 80:20, 85:15. The modified method was utilized to estimate the cyclamate intakes by elementary school children in Surabaya. This was conducted by measuring the cyclamate concentration in foods consumed by the students with TDS approach based on dietary intake data generated previously by National Agency for Drug and Food Control (NADFC).

Based on the experiments on food models, the proposed method was achieved by utilize a solvent extraction procedure with modification of pH sample at pH=1 and, HPLC conditions as follow: utilization of ODS RP-18 column (5

μm, 250 x 4.6 mm ID), UV-Vis 200 nm detector and phosphate buffer-metanol in a ratio of 85:15 as mobile phase, at 1 ml/min flow rate and 20 μl injection volume. Parameter of extraction showed a similarity between distribution ratio (D) and distribution coefficient (KD), which is indicating a succesful cyclamate separation from food matrix. The extraction efficiency (%E) within 83.04–94.92%.

Direct determination of cyclamate concentration in foods consumed by the elementary school students using the proposed method showed that the cyclamate concentration level varied from 5.06 to 8,882.71 mg/kg. The results gave the estimated exposure of cyclamate about 28.41 mg/kg bw/day (258.27% ADI) with the high consumers (90th percentile) up to 61.60 mg/kg bw/day (560% ADI). The estimated exposure of cyclamate based on maximum national limit by Decree of Chief of NADFC No. HK.00.05.0.1.4547/2004 showed 2.99 mg/kg bw/day (27.21% ADI). On individual exposure of cyclamate showed the median and the mean about 15.62 mg/kg bw/day and 28.41 mg/kg bw/day, respectively. About 58.74% of respondent had cyclamate intake exceeding the ADI value.

It is recommended that the present method should be validated through intralaboratory and interlaboratory test at prior before be utilized as a standard method for exposure assessment purposes.

viii

RINGKASAN

BUDI WIBOWOTOMO. Pengembangan Metode Penetapan Kadar Siklamat Berbasis Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Guna Diimplementasikan dalam Kajian Paparan. Dibimbing oleh HANNY WIJAYA, ROY A. SPARRINGA, dan HENDRA ADIJUWANA.

Dikeluarkannya pedoman persyaratan penggunaan pemanis buatan dalam SK Kepala Badan POM No. HK.00.05.0.1.4547/2004 memberikan konsekuensi akan perlunya suatu metode analisis untuk penentuan pemanis buatan pada produk pangan yang praktis dan akurat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode penetapan kadar siklamat pada produk pangan berbasis Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) guna diimplementasikan dalam kajian paparan siklamat dengan metode Total Diet Study (TDS).

Percobaan pengembangan metode meliputi pengembangan metode ekstraksi siklamat dari matriks pangan secara ekstraksi cair-cair dengan teknik modifikasi pH (pH 1.0); serta pengembangan fase gerak KCKT dengan menerapkan perlakuan rasio bufer fosfat–metanol yaitu 75:25, 80:20, 85:15. Metode hasil pengembangan kemudian digunakan untuk melakukan estimasi paparan siklamat pada pangan yang dikonsumsi oleh anak sekolah dasar di Surabaya melalui uji konsentrasi sampel pangan dengan metode TDS yang menggunakan data konsumsi pangan yang telah dilakukan oleh Badan POM.

Metode penetapan kadar siklamat dengan cara ekstraksi siklamat secara ekstraksi cair-cair dengan modifikasi pH (pH 1.0) dan kondisi optimal KCKT adalah: kolom ODS RP-18 5 μm (250 x 4.6 mm ID), fase gerak bufer fosfat– metanol rasio 85:15, laju alir 1 ml/menit, volume injeksi 20 μl, serta detektor UV-Vis 200 nm; terpilih sebagai metode yang direkomendasikan berdasarkan percobaan pada model pangan. Parameter ekstraksi menghasilkan rasio distribusi (D) mendekati KD/koefisien distribusi (D ≈ KD), yang mengindikasikan keberhasilan ekstraksi. Efisiensi ekstraksi (%E) model pangan menghasilkan kisaran nilai 83.04-94.92%.

Pengukuran konsentrasi siklamat pada pangan anak sekolah menggunakan metode hasil pengembangan menunjukkan kisaran konsentrasi 5.06–8,882.71 mg/kg dan menghasilkan rerata perkiraan paparan siklamat sebesar 28.41 mg/kg bb/hari (258.27% ADI) pada anak sekolah dasar di Surabaya, dengan paparan pengkonsumsi tinggi (persentil 90th) mencapai 61.60 mg/kg bb/hari (560% ADI). Adapun perkiraan paparan siklamat berdasar konsentrasi maksimum dari SK Kepala Badan POM No: HK.00.05.5.1.4547/2004 menunjukkan nilai 2.99 mg/kg bb/hari (27.21% ADI).

Untuk perkiraan paparan siklamat pada individu diperoleh nilai median dan mean masing-masing 15.62 mg/kg bb/hari dan 28.41 mg/kg bb/hari. Sebanyak 58.74% responden mempunyai paparan di atas nilai ADI.

Direkomendasikan untuk melakukan validasi terhadap metode analisis siklamat hasil pengembangan, baik secara intralaboratory maupun interlaboratory, sebelum diimplementasikan sebagai metode standar dalam kajian paparan.

viii

@ Hak Cipta milik IPB, tahun 2008

Hak Cipta dilindungi Undang-undang

1. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumber

a. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah.

b. Pengutipan tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB. 2. Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau

viii

PENGEMBANGAN METODE PENETAPAN KADAR

Dokumen terkait