BAB III: METODE PENELITIAN
F. Tekhnik Analisis Data
1. Seleksi Data
77
2. Observasi
Observasi ini peneliti gunakan untuk mengumpulkan data secara langsung serta mencatat aktivitas kerja pengurus organisasi.
3. Wawancara
Dengan metode wawancara ini peneliti mengadakan tanya jawab dengan sampel penelitian yaitu anggota Ikatan Mahasiswa Bata-Bata Wilayah Surabaya yang tidak memungkinkan untuk bisa mengisi kuisioner penelitian.
F. Teknik Analisis Data
1. Seleksi Data
Data yang terkumpul dicek kemudian diperiksa kelengkapan data dan jawaban kuesioner.
a. Prosentase Data
Prosentasi data dalam penelitian ini menggunakan prosentase dengan tujuan untuk melihat perbandingan besar kecilnya frekuensi jawaban angket yang diberikan responden, karena jumlah jawaban tiap kuesioner berbeda. Sedangkan rumusnya sebagai berikut:
P= F X 100% N
Keterangan:
78
F : Frekuensi yang dicari Prosentasinya N : Jumlah Frekuensi
b. Skala Pengukuran
Data yang telah dihitung prosentasenya kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan skala likert, skala likert paling sering digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi responden.11 Skala rikert merupakan skala yang memungkinkan responden untuk mengekspresikan intensitas perasaan mereka. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Dalam pengukuran persepsi dengan skala Likert terdapat pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Hasil dari jawaban tersebut akan diberi nilai SS=5, S=4, CS=3, TS=2, STS=1.
Untuk melihat Tanggapan Pengurus Ikatan Mahasiswa Bata-Bata Wilayah Surabaya terhadap gaya kepemimpinan, budaya organisasi,
Team Work, motivasi kerja Ketua IMABA dan kinerja Pengurus dinyatakan dengan kuesioner, setiap jawaban diberikan nilai sebagai berikut:
Tabel 3.4: Peryataan Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Team
Work, Motivasi Kerja Ketua IMABA
Keterangan Dengan angka
79
Pernyataan Setuju 4
Pernyataan cukup Setuju 3
Pernyataan tidak Setuju 2
Pernyataan sangat tidak Setuju 1
Tabel 3.5 : Pernyataan Kinerja Pengurus
Keterangan Dengan angka
Pernyataan Sangat Setuju 5
Pernyataan Setuju 4
Pernyataan Cukup Setuju 3
Pernyataan Tidak Setuju 2
Pernyataan Sangat Tidak Setuju 1
Sedangkan untuk pengolahan data tentang Skala Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Team Work, Motivasi Kerja Ketua IMABA dan Kinerja Pengurus peneliti menguraikan skor variabelnya sebagai berikut:
1) Skor Skala Gaya Kepemimpinan Ketua IMABA
Skor skala gaya kepemimpinan terdiri dari 17 pertanyaan dengan 5 pilihan jawaban dari 1 sampai dengan 5 (sangat setuju sampai sangat tidak setuju). Adapun penilaiannya yaitu skor terendah 1x17=17 dan skor tertinggi 5x17=85. Sedangkat untuk memperoleh rentang nilainya adalah dengan cara skor tertinggi dikurangi skor terendah lalu dibagi
80
lima katagori kemudian hasilnya dijumlahkan dengan angka rentang nilai hingga berikutnya.12
Untuk menentukan tinggi rendahnya skala Gaya Kepemimpinan Ketua IMABA, dibuat tabel Kategorisasi berikut:
Tabel 3.6: Kategorisasi Skor Gaya KepemimpinanKetua IMABA
No Kategori Rentang Nilai
1 Sangat tidak Setuju 17-30.6
2 Tidak Setuju 30.6-44.2
3 Cukup Setuju 44.2-57.8
4 Setuju 57.8-71.4
5 Sangat Setuju 71.4-85
Sedangkan cara penghitungan skor rata-rata Gaya Kepemimpinan Ketua IMABA menggunakan bantuan program komputer SPSS Versi 16.
2) Skor Skala Team Work Ketua IMABA
Skor skala Team Work Ketua IMABA terdiri dari 7 pertanyaan dengan 5 pilihan jawaban dari 1 sampai dengan 5 (sangat setuju sampai sangat tidak setuju). Adapun penilaiannya yaitu skor terendah 1x7=7 dan skor tertinggi 5x7=35. Sedangkat untuk memperoleh rentang nilainya adalah dengan cara skor tertinggi dikurangi skor
81
terendah lalu dibagi lima katagori kemudian hasilnya dijumlahkan dengan angka rentang nilai hingga berikutnya.13
Untuk menentukan tinggi rendahnya skala Team Work Ketua IMABA, dibuat tabel Kategorisasi berikut:
Tabel 3.7: Kategorisasi Skor Team WorkKetua IMABA
No Kategori Rentang Nilai
1 Sangat tidak Setuju 7-12.6
2 Tidak Setuju 12.6-18.2
3 Cukup Setuju 18.2-23.8
4 Setuju 23.8-29.4
5 Sangat Setuju 29.4-35
Sedangkan cara penghitungan skor rata-rata Team Work Ketua IMABA menggunakan bantuan program komputer SPSS Versi 16. 3) Skor Skala Budaya Organisasi Ketua IMABA
Skor skala Budaya Organisasi Ketua IMABA terdiri dari 11 pertanyaan dengan 5 pilihan jawaban dari 1 sampai dengan 5 (sangat setuju sampai sangat tidak setuju). Adapun penilaiannya yaitu skor terendah 1x11=11 dan skor tertinggi 5x11=55. Sedangkat untuk memperoleh rentang nilainya adalah dengan cara skor tertinggi
13Ibid,142
82
dikurangi skor terendah lalu dibagi lima katagori kemudian hasilnya dijumlahkan dengan angka rentang nilai hingga berikutnya.14
Untuk menentukan tinggi rendahnya skala Budaya Organisasi Ketua IMABA, dibuat tabel Kategorisasi berikut:
Tabel 3.8: Kategorisasi Skor Budaya Organisasi Ketua IMABA
No Kategori Rentang Nilai
1 Sangat tidak Setuju 11-18.8
2 Tidak Setuju 19.8-28.6
3 Cukup Setuju 28.6-37.4
4 Setuju 37.4-46.2
5 Sangat Setuju 46.2-55
Sedangkan cara penghitungan skor rata-rata Budaya Organisasi Ketua IMABA menggunakan bantuan program komputer SPSS Versi 16.
4) Skor Skala Motivasi Kerja Ketua IMABA
Skor skala Motivasi Kerja Ketua IMABA terdiri dari 9 pertanyaan dengan 5 pilihan jawaban dari 1 sampai dengan 5 (sangat setuju sampai sangat tidak setuju). Adapun penilaiannya yaitu skor terendah 1x9=9 dan skor tertinggi 5x9=45. Sedangkat untuk memperoleh rentang nilainya adalah dengan cara skor tertinggi dikurangi skor
83
terendah lalu dibagi lima katagori kemudian hasilnya dijumlahkan dengan angka rentang nilai hingga berikutnya.15
Untuk menentukan tinggi rendahnya skala Motivasi Kerja Ketua IMABA, dibuat tabel Kategorisasi berikut:
Tabel 3.9: Kategorisasi Skor Motivasi Kerja Ketua IMABA
No Kategori Rentang Nilai
1 Sangat tidak Setuju 9-16.2
2 Tidak Setuju 16.2-23.4
3 Cukup Setuju 23.4-30.6
4 Setuju 30.6-37.8
5 Sangat Setuju 37.8-45
Sedangkan cara penghitungan skor rata-rata Motivasi Kerja Ketua IMABA menggunakan bantuan program komputer SPSS Versi 16.
5) Skor Skala Kinerja Pengurus
Skor skala Kinerja Pengurus terdiri dari 15 pertanyaan dengan 5 pilihan jawaban dari 1 sampai dengan 5 (sangat setuju sampai sangat tidak setuju). Adapun penilaiannya yaitu skor terendah 1x15=15 dan skor tertinggi 5x15=75. Sedangkat untuk memperoleh rentang nilainya adalah dengan cara skor tertinggi dikurangi skor terendah lalu dibagi
15Ibid,142
84
lima katagori kemudian hasilnya dijumlahkan dengan angka rentang nilai hingga berikutnya.16
Untuk menentukan tinggi rendahnya skala Kinerja Pengurus, dibuat tabel Kategorisasi berikut:
Tabel 3.10: Kategorisasi Skor Kinerja Pengurus
No Kategori Rentang Nilai
1 Sangat tidak Setuju 15-27
2 Tidak Setuju 27-39
3 Cukup Setuju 39-51
4 Setuju 51-63
5 Sangat Setuju 63-75
Sedangkan cara penghitungan skor rata-rata Kinerja Pengurus menggunakan bantuan program komputer SPSS Versi 16.