• Tidak ada hasil yang ditemukan

SHARE CAPITAL

Dalam dokumen Laporan Tahunan | Asuransi Jasindo  (Halaman 141-144)

Modal / Equity 2008-

SHARE CAPITAL

Composition of shareholders as per December 31, 2011 and 2010 are as follows:

Perolehan pendapatan eksploitasi yang terdiri dari pendapatan

sewa ruangan, pendapatan service charge, pendapatan proyek

dan pendapatan lain-lain pada tahun 2012 mengalami peningkatan.

Pencapaian pendapatan eksploitasi menunjukan peningkatan sebesar Rp4,06 miliar, dari Rp20,79 miliar di tahun 2011 menjadi Rp24,84 miliar di tahun 2012 atau mengalami peningkatan sebesar 19,48%.

Beban usaha terdiri dari beban operasional, beban administrasi dan umum. Realisasi beban usaha meningkat Rp10,69 miliar atau sebesar 67,56% dari Rp15,82 miliar di tahun 2011 menjadi Rp26,51 miliar di tahun 2012. Kenaikan beban usaha antara lain disebabkan oleh meningkatnya beban operasional yaitu biaya proyek sebesar Rp11,60 miliar atau naik 191,67% dari tahun lalu. Pendapatan (beban) non operasi terdiri dari bunga deposito, jasa giro, bunga kredit investasi dan lain-lain. Pendapatan (beban) non operasi tahun 2012 sebesar Rp6,67 miliar mengalami peningkatan Rp5,87 miliar dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp801,49 juta. Peningkatan itu disebabkan antara lain oleh meningkatnya pendapatan lain - lain sebesar Rp6,93 miliar bila dibandingkan tahun 2011.

ASET

Aset lancar terdiri dari kas & setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, selisih lebih pendapatan atas tagihan, dan biaya dibayar dimuka sebesar Rp15,05 miliar mengalami penurunan sebesar Rp4,22 miliar atau 21,91% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp19,26 miliar. Penurunan terbesar berasal dari akun kas & setara kas sebesar Rp8,01 miliar atau 60,76% dibandingkan tahun lalu. Aset tidak lancar terdiri dari aset pajak tangguhan, properti investasi, aset tetap setelah dikurangi akumulasi penyusutan aset tetap. Tahun 2012 aset tidak lancar PT Mitracipta Polasarana sebesar Rp34,82 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp10,79 miliar atau 44,87% dibandingkan tahun 2011 sebesar Rp24,04 miliar.

Aset tetap dan properti investasi mengalami peningkatan Rp15,89 miliar dari Rp18,97 miliar di tahun 2011 menjadi Rp34,86 miliar di tahun 2012 atau meningkat sebesar 83,76%. Aset tetap dan properti investasi PT Mitracipta Polasarana terdiri dari tanah,

Exploitation income consists of room rental income, service charge income, project income and other incomes which in 2012 experienced an increased.

Exploitation income achievement showed an increase of Rp4,06 billion, from Rp20,79 billion in 2011 to Rp24,84 billion in 2012 or experienced an increase of 19,48%.

Operating expenses consist of operational expenses, general and administrative expenses. Realization of operating expenses increased to Rp10,69 billion or 67,56% from Rp15,82 billion in 2011 to Rp26,51 billion in 2012. The increase was partly due to the increase in operating expenses which is the cost of project amounted to Rp11,60 billion or rose by 191,67% from the previous year.

Non-operating income (expense) consists of deposits interest, giro service, investment loan interest, and other investments. The non- operating income (expense) in 2012 of Rp6,67 billion, an increase of Rp5,87 billion compared to 2011 amounting to Rp801,49 million. The increase was caused by the increased of other incomes by Rp6,93 billion compared to 2011.

ASSETS

Current assets consist of cash and cash equivalents, operating receivables, other receivables, the excess of income over the bill, and prepaid expenses of Rp15,05 billion, a decline of Rp4,22 billion or 21,91% from the previous year of Rp19,26 billion. The largest decrease came from the cash account and cash equivalents amounting to Rp8,01 billion or 60,76% compared to the previous year.

Non-current assets consist of deferred tax assets, investment property, and fixed assets after deductin from accumulated depreciation of fixed assets. In 2012, PT Mitracipta Polasarana non-current assets amounting to Rp34,82 billion, experienced an increase of Rp10,79 billion or 44,87% compared to 2011 amounting to Rp24,04 billion.

Fixed assets and investment properties increased by Rp15,89 billion from Rp18,97 billion in 2011 to Rp34,86 billion in 2012 or an increase of 83,76%. Fixed assets and investment property of PT Mitracipta Polasarana comprise of land, buildings, inventory and equipment,

Aset pajak tangguhan mengalami kenaikan sebesar Rp44,99 juta dari Rp192,63 juta di tahun 2011 menjadi Rp237,63 juta tahun 2012 atau naik sebesar 23,36%.

LIABILITAS

Total liabilitas PT Mitracipta Polasarana pada tahun 2012 sebesar Rp17,94 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 31,72% dibandingkan dengan tahun 2011 yang berjumlah Rp13,62 miliar.

Liabilitas jangka pendek tahun 2012 sebesar Rp15,60 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp10,25 miliar atau sebesar 191,59% dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar Rp5,35 miliar. Peningkatan terbesar berasal dari akun utang bank jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun sebesar Rp3,20 miliar atau 178,24% dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan liabilitas jangka panjang pada tahun 2012 sebesar Rp2,33 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp5,93 miliar atau 71,70% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan hutang bank dari Rp5 miliar dari tahun 2011 menjadi nihil ditahun 2012.

Deferred tax assets increased by Rp44,99 million from Rp192,63 million in 2011 to Rp237,63 million in 2012, an increase of 23,36%.

LIABILITIES

Total liabilities of PT Mitracipta Polasarana in 2012 amounted to Rp17,94 billion or an increase of 31,72% compared to 2011 amounting to Rp13,62 billion.

The short-term liabilities in 2012 amounted to Rp15,60 billion, experienced an increase of 10,25 billion or 191,59% compared to 2011 amounting to Rp5,35 billion. The largest increase came from the bank account of long-term liability due within one year amounted to Rp3,20 billion or 178,24% compared to the previous year.

Whereas the long-term liabilities in 2012 amounted to Rp2,33 billion, a decrease of Rp5,93 billion or 71,70% compared to the previous year. This decrease was due to the decrease in bank liability of Rp 5 billion from 2011 to nil in 2012.

Sebagai institusi bisnis yang memegang teguh

Dalam dokumen Laporan Tahunan | Asuransi Jasindo  (Halaman 141-144)