• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN

F. Siap Menghadapi Perubahan yang Akan

1. Definisi

Ketika kegiatan usaha dilakukan, mau tidak mau seorang wirausaha harus siap dengan perubahan – perubahan yang akan terjadi dengan usahanya ataupun dengan lingkungannya.

Kerasnya tekanan kehidupan, persaingan bisnis yang mendadak menjadi lebih ketat, perubahan yang begitu cepat dalam dunia bisnis dan lainnya akan meningkatkan tekanan kejiwaan maupun moral dalam kehidupan sehari – hari. Wirausaha harus siap dengan semua tantangan itu untuk mencapai keberhasilan.

Wirausaha yang mampu bertahan adalah yang dapat bertahan dan mengikuti arus perubahan yang terjadi dengan baik.

Perubahan yang begitu cepat dalam dunia usaha mengharusakan wirausaha untuk menyesuaikan dirinya dengan perubahan atau akan hancur apabila tidak bisa bertahan.

Kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi dilingkungan merupakan modal dasar dalam berusaha, bertumbuh

dan sukses. Wirausaha diharapkan bersifat fleksibel, yaitu kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perilaku wirausaha lain, kemampuan bernegosiasi dengan kolega merupakan cerminan wirausaha yang dapat bertahan ketika terjadinya perubahan – perubahan.

2. Contoh Kasus

Pengaruh Sikap Dan Perilaku Terhadap Faktor Kegagalan Dan Keberhasilan Usaha ―Warsiyah: Benih Untuk Perubahan Iklim‖

Dari Kerugian Menjadi Keuntungan‖

―Pemahaman Warsiyah (52) tentang istilah perubahan iklim baru muncul akhir-akhir ini. Namun, sebagai seorang petani yang sudah puluhan tahun bergumul dengan lumpur sawah, ia merasakan perubahan di sawah sudah sejak lama. Beruntung ia terbiasa mandiri sebagai petani. Petani bisa mengantisipasi perubahan iklim dengan kembali pada benih-benih padi lokal yang selama ini ditinggalkan.‖

Pengetahuannya tentang perubahan iklim baru saja muncul menjelang akhir tahun ini, namun sebagai petani ia sudah dapat merasakan perubahan iklim dari panasnya tanah yang ia injak. Kerugian akibat perubahan iklim disikapi dengan berfikir

―Bagaimana cara mengatasinya, bukan sebaliknya‖.

Pada daerah ia bertani, yaitu daerah Indramayu, Jawa Barat, ia merasakan benar bahwa (suhu) tanah sawah yang semakin panas. Masalah yang timbul adalah tanaman layu karena tidak tahan dengan suhu panas apalagi pasokan air ke sawah tidak lagi selancar dulu. Petani memang telah menjadi salah satu pihak yang paling merasakan dampak negatif dari perubahan kondisi lahan, sehingga perubahan itu membuat petani salah memprediksikannya dan jerih payahnya menjadi sia-sia.

Keterampilan kewirausahaan dan ciri-ciri seorang wirausahawan, Ia belajar dari pengalaman, sehingga ia berfikir kreatif dengan memecahkan masalah yang belum pernah ia alami sebelumnya tanpa mengeluh, menyerah, dan penuh percaya diri

sesuai dengan sikap wirausahawan yang sukses. Ini adalah ciri-ciri wirausahaan yang cerdas.

Cara mengatasi masalah adalah faktor suksesnya

1. Warsiyah berpendapat bahwa perubahan iklim berarti membutuhkan perubahan perlakuan. Analisa masalah: Benih padi yang sebelumnya cocok di sawah, kelak tidak akan ada lagi, sebab sejumlah lahan sawah yang dulu memiliki pasokan air yang cukup kini pasokan airnya mulai mengering (sebuah masalah yang harus dipecahkan).

2. Jika benih padi diproduksi secara masal dan itu (benih) akan dibuat untuk kondisi tanah secara umum (nasional). Jadi, belum tentu cocok untuk kondisi tanah di daerah itu.

Sikap Warsiyah yang siap menghadapi perubahan iklim adalah sikap dan perilaku prestatif.

1. Ia berfikir bahwa ia dulu pernah mempunyai cadangan benih padi yang tidak cocok dengan air dalam jumlah banyak. Ia seorang yang antipatif dan intuitif sehingga ia suka mengoleksi benih-benihnya yang unik dan berbeda. Ia berpendapat bahwa suatu saat nanti akan dibutuhkan sehingga ia telaten mengumpulkannya (sikap visioner adalah sikap dan perilaku wirausahawan).

2. Ia berpendapat bahwa padi-padi lokal kini jumlahnya semakin langka akibat kebijakan penyeragaman benih padi secara nasional: ciri-ciri seorang wirausahawan.

Seorang wirausaha juga harus kreatif dan punya kemampuan inovatif, salah satunya adalah kemampuan untuk melakukan penelitian (riset) secara individu

1. Ia mulai menyilangkan padi dari benih-benih yang langka itu sehingga menghasilkan ratusan padi baru.

2. Sebelum mendapatkan ilmu tentang teknik pembenihan tanaman, Warsiyah sudah terbiasa menanam benih-benih dari pabrik sejak tahun 1980, tetapi para petani berpendapat bahwa benih dari pabrik bisa menghasilkan lebih banyak beras dan umur tanam lebih pendek tetapi justru tidak tahan hama.

3. Kebiasaan menanam padi pabrikan berubah setelah ia mengikuti pelatihan (training) yang diadakan oleh Yayasan Farmer’s Initiative for Ecological Livelihood and Democracy (FIELD). Setelah mengkajinya, ternyata keturunan padi pabrikan tidak bisa ditanam ulang oleh petani (muncul sebuah inspirasi saat ia mempunyai pengalaman, pengetahuan dengan kejadian yang ia alami dan ide muncul dari sebuah masalah).

4. Petani tidak bisa seperti dulu: Mengambil padi dari sawahnya lalu dijadikan benih. Ini berbahaya! (muncul tantangan, gairah, dan semangat untuk membantu orang lain).

5. Selain mengkaji padi hibrida dari pelatihan tersebut, Warsiyah yang lulusan SD juga mendapatkan teori dan praktik sekaligus. Berbekal ilmu itulah Warsiyah menyilangkan padi sendiri.

Riset terus dilakukan, banyak orang yang tidak pandai tetapi kreatif justru menghasilkan seorang penemu dan peluang usaha

Dari benih-benih itu, ia membuat ratusan kombinasi penyilangan padi. Tujuan utamanya adalah mencari varietas unggul yang bisa bertahan hidup meskipun pasokan air sedikit (problem solver dan ia tidak pernah puas diri). Menurut Warsiyah, mencari varietas unggul itu seperti falasafah Jawa, yaitu harus berorientasi ― Bibit, Bobot, Bebet (3B) ― dan diperhitungkan.

1. Ada padi yang tahan lama dan produktivitas tinggi tetapi rasanya kurang enak.

2. Ada yang produktivitasnya rendah tetapi rasanya enak

3. Mengenal kelemahan dan kelebihan (SWOT analysis), ia mulai menemukan jalan untuk mendapatkan padi dengan varietas unggul yang tahan dalam air yang minim.

Riset dan trial menjadi cara untuk mematangkan peluang dan inspirasi usaha.

1. Ia menyilangkan padi itu dan ditanam pada lahan seluas 5000 m², akibatnya bulir padi yang ia tanam saat panen tidak seragam

2. Untung hasil panen itu masih diterima pedagang

3. Akhirnya ia menemukan padi varietas unggul yang ia harapkan dan sekarang ia mendapatkan 104 varietas padi baru.

Seorang wirausaha selalu mau berbagi ilmu dengan orang lain, Ia tidak pantas menyendiri, ilmu-ilmu yang ia peroleh dari pelatihan dan praktik tersebut ia bagikan kepada petani-petani lainnya pada kelompok tani di Indramayu.

G. Kreatif Dan Inovatif

Dokumen terkait