BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Deskripsi Penelitian dan Hasil Penelitian
1. Siklus I
Deskripsi Penelitian Siklus I a. Perencanaan
1) Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
Peneliti membuat rencana pelaksanaan pembelajaran tentang
materi Sumber Energi Listrik pada mata pelajaran IPA yang mengacu
pada standar kompetensi dan kompetensi dasar yang ada dalam
silabus kurikulum tingkat satuan pendidikan. Standar kompetensi
yang diambil yaitu mempraktikkan pola penggunaan dan perpindahan
energi. Sedangkan kompetensi dasar yang diambil adalah menyajikan
informasi tentang perpindahan dan perubahan energi listrik.
Rencana pelaksanaan pembelajaran pada siklus I ini dibagi
menjadi dua pertemuan, yaitu pertemuan pertama membahas tentang
generator, dan pertemuan kedua membahas tentang baterai dan tes
evaluasi siklus I. Siklus I pertemuan pertama dilaksanakan pada hari
Senin tanggal 4 April 2011 dan siklus I pertemuan kedua
dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 6 April 2011.
2) Menyusun lembar kerja siswa (LKS)
Dalam melakukan kegiatan pembelajaran, siswa akan lebih
mudah menyerap pembelajaran jika pembelajaran tersebut dibawakan
secara runtut. Lembar kerja siswa merupakan salah satu sarana untuk
mengupayakan keruntutan suatu kegiatan pembelajaran agar siswa
kerja siswa ini akan sangat membantu dalam kegiatan kerja
kelompok, yaitu berisi tentang kegiatan yang dilakukan dalam
pembelajaran dan langkah-langkah dalam kegiatan pembelajaran yang
akan dilakukan.
3) Menyusun soal evaluasi dan kunci jawaban
Pada dasarnya penelitian tindakan kelas yang dilakukan
peneliti ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI
SD Kanisius Sorowajan pada mata pelajaran IPA materi Sumber
Energi Listrik, sehingga alat ukur yang digunakan untuk mengetahui
tingkat prestasi belajar siswa adalah dengan soal evaluasi.
Pada siklus I ini untuk mengetahui sejauh mana siswa
menangkap materi pembelajaran dengan metode kerja kelompok
maka pada akhir siklus diberikan tes evaluasi. Soal evaluasi berjumlah
30 soal yang terdiri dari 15 soal pilihan ganda, 10 soal isian singkat, 5
soal uraian. Soal evaluasi ini juga dilengkapi dengan kunci jawaban,
sehingga sudah memiliki patokan.
4) Menyusun penilaian
Penilaian penting untuk mengetahui skor yang telah dicapai
siswa dalam tes evaluasi. Sehingga dapat diketahui hasil prestasi
belajar yang telah dicapai siswa. Pada siklus I ini penilaian
dirumuskan sebagai berikut:
5) Menyiapkan alat dan bahan percobaan
Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan metode kerja
kelompok sehingga perlu banyak persiapan di antaranya adalah
mempersiapkan alat dan media. Pada siklus I alat dan media yang
dipergunakan adalah gambar generator dan komponen penyusunnya,
gambar baterai dan komponen penyusunnya, baterai, isolasi, dan
lampu senter.
6) Menyiapkan lembar penilaian sikap siswa dalam diskusi
Penelitian tindakan kelas ini selain mengukur prestasi siswa juga
mengukur kemampuan koorperatif siswa yang diperoleh melalui
kerjasama, menghargai pendapat orang lain, tanggung jawab, dan
empatik.
b. Pelaksanaan
1) Pertemuan 1
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Senin tanggal 4
April 2011 dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran
a) Kegiatan awal
Sebelum pembelajaran dimulai guru mengecek kehadiran
siswa dan kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Guru
memberikan apersepsi untuk memudahkan siswa masuk ke dalam
materi yang akan dipelajari yaitu tentang pengertian
sumber-sumber energi listrik.. Apersepsi yang dilakukan adalah tanya
listrik?” Setelah mengadakan apersepsi guru menyampaikan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Kegiatan awal ini
dilakukan kurang lebih selama 10 menit.
b) Kegiatan inti
Pembelajaran pada pertemuan pertama ini siswa dibagi
dalam dalam kelompok-kelompok untuk melakukan kerja
kelompok tentang sumber energi listrik berupa generator. Siswa
dibagi menjadi enam kelompok, dimana setiap kelompok terdiri
dari enam anak. Setiap kelompok dibagikan lembar kerja siswa
untuk mempermudah langkah kerja dalam kegiatan kerja
kelompok
Sebelum kegiatan kerja kelompok dilakukan, siswa
mengamati berbagai macam sumber energi listrik dan
mendengarkan penjelasan guru tentang generator dan komponen
penyusunnya. Kemudian siswa ditunjuk ke depan untuk
menyebutkan kompenen generator dan penyusunnya sesuai
penjelasan yang telah mereka dengar. Setelah itu siswa
mengerjakan tugas kelompok sesuai dengan petunjuk. Setelah
kegiatan kerja kelompok selesai, guru dan siswa membahas hasil
kerja kelompok yang telah dilakukan dan guru menunjuk
perwakilan dari salah satu kelompok untuk membacakan hasil
kerja kelompoknya. Kegiatan inti ini kurang lebih dilakukan
c) Kegiatan akhir
Dalam kegiatan akhir ini guru dan siswa secara
bersama-sama menyimpulkan hasil pembelajaran dan mengadakan refleksi
pembelajaran. Kesulitan-kesulitan yang masih dialami siswa dapat
dikemukan pada saat kegiatan refleksi. Guru memberikan
penugasan untuk mempelajari materi sumber energi listrik
khususnya baterai yang akan dipergunakan pada pertemuan
berikutnya. Kegiatan akhir ini kurang lebih dilakukan selama 10
menit.
2) Pertemuan 2
a) Kegiatan awal
Kegiatan pembelajaran pada pertemuan kedua ini diawali
dengan mengecek kehadiran dan kesiapan siswa dalam mengikuti
kegiatan pembelajaran. Guru mengadakan apersepsi sebagai batu
loncatan masuk ke materi sumber energi listrik berupa baterai
dengan mengadakan tanya jawab kepada siswa seperti “Mengapa
baterai disebut sebagai elemen kering?” Setelah itu guru
menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dalam
pembelajaran tersebut.
b) Kegiatan inti
Dalam kegiatan ini siswa dibagi dalam
kelompok dibagikan lembar kerja siswa untuk mempermudah
langkah kerja dalam kegiatan kerja kelompok
Sebelum kegiatan kerja kelompok dilakukan, siswa
mengamati berbagai macam sumber energi listrik dan
mendengarkan penjelasan guru tentang baterai dan komponen
penyusunnya. Kemudian siswa ditunjuk ke depan untuk
menyebutkan kompenen baterai dan penyusunnya sesuai
penjelasan yang telah mereka dengar. Setelah itu siswa
mengerjakan tugas kelompok sesuai dengan petunjuk. Setelah
kegiatan kerja kelompok selesai, guru dan siswa membahas hasil
kerja kelompok yang telah dilakukan.
Setelah kegiatan kerja kelompok berakhir, siswa kemudian
mengerjakan tes evaluasi untuk mengetahui seberapa jauh prestasi
belajar yang dicapai siswa setelah pembelajaran IPA yang
dilakukan dengan metode kerja kelompok.
c) Kegiatan akhir
Kegiatan akhir pembelajaran ditutup dengan menarik
kesimpulan dari hasil pembelajaran. Guru menugaskan siswa
untuk mempelajari materi sumber energi listrik khususnya
akumulator yang akan dipakai pada pertemuan berikutnya.
Kegiatan akhir ini juga diakhiri dengan refleksi bersama tentang
c. Data Perolehan Tes Evaluasi dan Data Persentase KKM Siklus I
Tabel 7.Data Perolehan Tes Evaluasi dan Presentase Kriteria Ketuntasan Minimum Siklus I
No. Kode Siswa Nilai Kriteria
Tuntas Tidak Tuntas
1 Ek 60 9 2 Ot 56 9 3 Ra 67 9 4 Dw 60 9 5 La 67 9 6 Mi 53 9 7 Al 60 9 8 Pr 67 9 9 Au 77 9 10 Ca 50 9 11 Ch 76 9 12 Ch 57 9 13 Di 80 9 14 Do 73 9 15 El 60 9 16 Fe 70 9 17 Yo 70 9 18 Ho 73 9 19 Ka 77 9 20 Kr 60 9 21 La 67 9 22 Ma 57 9 23 Mo 80 9 24 No 60 9 25 Ri 77 9
No. Kode Siswa Nilai Kriteria
Tuntas Tidak Tuntas
26 Ro 50 9 27 Ty 67 9 28 Ye 70 9 29 Yo 70 9 30 Yu 83 9 31 Yu 60 9 32 He 67 9 33 Mo 67 9 34 Im 60 9 35 Gi 70 9 36 Ab 70 9 Jumlah 2388 22 14 Rata-rata 66 61% 39%
Di bawah ini perhitungan hasil perolehan pada siklus I :
a). Cara menghitung nilai rata-rata perolehan siklus I:
∑ 2388
36 66
b). Cara menghitung persentase (%) KKM :
% 100%
% 100% 61%
100 269
432 100 62% d. Pembahasan Siklus I
Pembelajaran IPA siklus I dilaksanakan dalam dua kali
pertemuan, yaitu pada tanggal 4 dan 6 April 2011 dengan submateri
sumber energi listrik berupa generator dan baterai. Pada siklus I ini siswa
kelas VI yang berjumlah tiga puluh enam dibagi menjadi enam kelompok,
dimana masing-masing kelompok terdiri dari enam siswa. Dalam
kelompok besar ini siswa melakukan kegiatan kerja kelompok tentang
materi sumber energi listrik khususnya generator dan baterai. Sebelum
siswa melakukan kegiatan kerja kelompok, guru menunjukkan
masing komponen dari sumber energi listrik di depan kelas dan
masing-masing kelompok kemudian menyebutkan sendiri komponen penyusun
sumber energi listrik tersebut secara lengkap dalam lembar kerja
kelompoknya.
Hasil prestasi belajar siswa kelas VI SD Kanisius Sorowajan
pada siklus I meningkat dibandingkan kondisi awal sebelum diterapkan
metode kerja kelompok. Rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus I
adalah 66. Tetapi pada siklus I ini masih ada 14 anak yang tidak tuntas,
artinya nilai anak tersebut masih berada dibawah nilai KKM yang telah
ditentukan yaitu 65. Sedangkan siswa yang sudah dinyatakan tuntas
yang tidak tuntas mencapai 39%, sedangkan yang sudah tuntas sebesar
61%. Data perolehan tes evaluasi dan data persentase KKM siklus I dapat
dilihat pada halaman 60 sedangkan analisis perhitungan nilai rata-rata dan
persentase KKM siklus I dapat dilihat pada halaman 61.
Kemampuan kooperatif siswa dalam pelaksanaan Siklus I ini
juga sudah menunjukkan usaha yang maksimal, sebab sudah mencapai
target yang diharapkan yaitu 62 % diatas target yang diharapkan. Analisis
perhitungan persentase kemampuan kooperatif dapat dilihat pada halaman
62 dan lembar penilaian sikap siklus I dapat dilihat pada lampiran 27.
Meskipun hasil siklus I sudah diatas KKM yang ditentukan
namun tetap diadakan penelitian pada siklus II karena penelitian tindakan
kelas ini memang dirancang dalam dua siklus. Dalam siklus berikutnya
pendampingan guru benar-benar sangat diperlukan dalam kegiatan kerja
kelompok ini.
Berikut ini tabel hasil peningkatan prestasi belajar siklus I
Tabel 8. Hasil Peningkatan Prestasi Belajar Siklus I
Peubah Indikator Kondisi
Awal
Siklus I Target Capaian
Prestasi belajar siswa
Nilai rata-rata siswa dalam materi perubahan sifat benda
63 65 66
Persentase siswa yang
mencapai KKM 48% 60% 61% Kemampuan
Kooperatif
Kemampuan kooperatif
e. Refleksi Siklus I
Dari siklus pertama yang telah dilaksanakan diperoleh hasil yang
sudah memenuhi KKM, dimana nilai rata-rata kelas 66 dan jumlah siswa
yang dinyatakan tuntas yaitu 22 siswa atau dalam persentase sebesar 61%.
Data perolehan tes evaluasi dan data persentase KKM siklus I dapat
dilihat pada halaman 60 sedangkan analisis perhitungan nilai rata-rata dan
persentase KKM siklus I dapat dilihat pada halaman 61.
Kemampuan kooperatif siswa dalam pelaksanaan Siklus I ini
juga sudah menunjukkan usaha yang maksimal, sebab sudah mencapai
target yang diharapkan yaitu 62 % diatas target yang diharapkan. Analisis
perhitungan persentase kemampuan kooperatif dapat dilihat pada halaman
62 dan lembar penilaian sikap siklus I dapat dilihat pada lampiran 27.
Meskipun hasil siklus I sudah diatas KKM yang ditentukan
namun tetap diadakan penelitian pada siklus II karena penelitian tindakan
kelas ini memang dirancang dalam dua siklus. Dalam siklus berikutnya
pendampingan guru benar-benar sangat diperlukan dalam kegiatan kerja
kelompok ini.