BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
1. Siklus I…
Pada siklus I peneliti mencoba menggunakan metode Jigsaw pada proses pembelajaran PAI materi Adab Makan dan Minum, yang dilaksanakan pada hari Kamis 06 April 2017. Beberapa tahap pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
a. Perencanaan 1) Membuat RPP
2) Guru merancang kelompok kooperatif yaitu kelompok asal dan kelompok ahli.
lxxv 4) Menyusun lembar evaluasi b. Tindakan
Tindakan dengan menerapkan tindakan yang mengacu pada skenario diantaranya:
1) Guru memasuki kelas dan mengkondisikan kelas 2) Menyuruh siswa berdo’a, dan absensi
3) Apersepsi
4) Menyetting kelas
5) Guru memberikan informasi awal tentang jalannya pembelajaran
6) Proses pelaksanaan metode Jigsaw.
7) Guru menyiapkan materi diskusi yang dibagi menjadi 5 topik diskusi. 8) Guru membagi kelompok menjadi 5 kelompok, dengan membagi kartu
nomor. Masing-masing kelompok terdiri dari 6 peserta didik (kelompok asal). Pembagian kelompok dibagi secara acak tanpa memperhatikan peserta didik.
9) Guru memberikan materi kepada setiap kelompok asal untuk membaca, memahami, mendiskusikan, serta meringkas materi pembelajaran. Guru berkeliling sambil mengecek pemahaman masing-masing kelompok ahli dengan memberi pertanyaan.
10) Masing-masing kelompok asal mengirimkan 1 peserta didik ahli ke kelompok asal lainnya untuk berdiskusi dan memberikan informasi tentang materi yang telah diperoleh di kelompok asal.
lxxvi
11) Guru mengembalikan peserta didik sesuai dengan kelompok asalnya lalu masing-masing peserta didik menyampaikan hasil yang diperoleh selama di kelompok ahli kepada kelompok asalnya.
12) Guru melakukan klarifikasi terhadap materi pelajaran
13) Guru memberikan tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 15 soal. 14) Peserta didik mengerjakan dan setelah selesai jawaban dikumpulkan. 15) Guru memberi gambaran ulang tentang materi yang di pelajari tadi dan
memberi umpan balik dengan memberi kuis pertanyaan kepada peserta didik.
16) Guru mengajak peserta didik berdo’a bersama dan salam.Pada akhir kegiatan guru memberikan tes formatif atau evaluasi dengan hasil tampak sebagai tabel berikut :
Tabel 4.1
Daftar Hasil Nilai Tes Siklus I
No Nama Nilai Keterangan
1 Adelliataffana Putri 86 Tuntas
2 Aditya Rendi Kurniawan 66 Belum Tuntas
3 Arfena Putri Kirana 73 Belum Tuntas
4 Ayu Eka Rahmawati 66 Belum Tuntas
5 Catur Putri Artanti 46 Belum Tuntas
6 Daris Majid - -
7 Diana Rahmawati 73 Belum Tuntas
lxxvii
9 Fanny Az Zhahira Shaffa 80 Tuntas
10 Fauzi Hilmawan Fahrudin 60 Belum Tuntas
11 Fia Mutika Rahayu 66 Belum Tuntas
12 Gelar Fauzi Yulianto 53 Belum Tuntas
13 Henny Nurhaeny 73 Belum Tuntas
14 Hidayatus Suciningtias 66 Belum Tuntas
15 Ilyas Salam 53 Belum Tuntas
16 Isnaeni Della Safitri 60 Belum Tuntas
17 Karina Ekasari 73 Belum Tuntas
18 Kurniasih 0 Belum Tuntas
19 Lailia Rahmawati 0 Belum Tuntas
20 Majid Ridho Al Rizal 53 Belum Tuntas
21 Muh. Archibald Wibisono 73 Belum Tuntas
22 Muh. Ni'ma Rofiq Ar 0 Belum Tuntas
23 Muhamad Shofi Almajid 66 Belum Tuntas
24 Muhammad Ivan Al Latif 66 Belum Tuntas
25 Mutia Dwi Kuswari - -
26 Najwa Umi Ruma 80 Tuntas
27 Nur Faidhatul Ana 60 Belum Tuntas
28 Septian Dwi Harianto 66 Belum Tuntas
29 Shelly Rahma Sari 66 Belum Tuntas
30 Sheren Natasya 86 Tuntas
31 Wisnu Khoirul Roziqin 86 Tuntas
lxxviii
Secara keseluruhan nilai rata-rata tes formatif siklus 1 adalah60,93, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik belum memenuhi standar KKM yang telah ditetapkan. Rendahnya hasil rata-rata tersebut juga disebabkan adanya peserta didik yang izin dan tidak masuk kelas sebanyak 3 siswa
c. Observasi
Jumlah 1828
lxxix
Hasil observasi siswa pada siklus I memperoleh skor 10 dari skor maksimal 20, mka dapat diprosentasekan sebesar 50%, aktifitas guru dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus I memperoleh skor 25 dari skor maksimal 40, maka dapat diprosentasekan sebesar 62,5 %. Sehingga aktifitas guru pada siklus tergolong predikat baik sekali. Adapun penjelasan lebih lanjut mengenai aktifitas belajar mengajar adalah sebagai berikut :
1) Guru kurang variatif dalam memberikan penjelasan kepada peserta didik mengenai materi adab makan dan minum.
2) Peserta didik kurang memahami bagaimana pelaksanaan metode Jigsaw yang sebenarnya.
3) Peserta didik terlalu mengandalkan materi yang ada di buku, sehingga bila ada pertanyaan di luar buku kesulitan menjawab.
4) Peserta didik belum maksimal memanfaatkan diskusi dalam kelompok ahli, masih banyak yang main-main sendiri.
d. Refleksi
Selanjutnya, guru melakukan refleksi dengan mengevaluasi kegiatan yang ada di siklus I yaitu dengan melakukan tindakan sebagai berikut:
1) Guru menerangkan metode Jigsaw kepada peserta didik sampai mereka benar-benar paham.
2) Menggunakan kartu nomor berwarna dalam pembagian kelompok diharapkan dapat menambah semangat dalam mencari kelompoknya.
lxxx
3) Guru lebih sering mengelilingi peserta didik dan mengecek pemahaman mereka.
4) Menambah materi yang berkaitan dengan adab dan minum di luar buku pelajaran dan merangsang peserta didik untuk menggembangkan materi yang dipelajari.
Refleksi di atas dilakukan pada siklus II sebagai upaya perbaikan pada siklus I.
2.Siklus II
Setelah peneliti melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan siklus 1 serta mencari solusi dari permasalan yang timbul dalam siklus 1, peneliti melakukan penelitian kembali yang dilaksanakan pada hari Kamis 13 April 2017. Beberapa tahap pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
a. Perencanaan 1) Membuat RPP
2) Guru merancang kelompok kooperatif yaitu kelompok asal dan kelompok ahli.
3) Guru menerangkan metode belajar tipe Jigsaw. 4) Menyusun lembar evaluasi
b. Tindakan
Tindakan dengan menerapkan tindakan yang mengacu pada skenario diantaranya:
1) Guru memasuki kelas dan mengkondisikan kelas. 2) Menyuruh siswa berdo’a, dan absensi
lxxxi 3) Apersepsi
4) Menyetting kelas
5) Guru memberikan informasi awal tentang jalannya 6) Proses pelaksanaan metode Jigsaw.
7) Guru menyiapkan materi diskusi yang dibagi menjadi 5 topik diskusi. 8) Guru membagi kelompok menjadi 5 kelompok, dengan membagi kartu
nomor. Masing-masing kelompok terdiri dari 6 peserta didik (kelompok asal). Pembagian kelompok dibagi secara acak tanpa memperhatikan peserta didik.
9) Guru memberikan materi kepada setiap kelompok asal untuk membaca, memahami, mendiskusikan, serta meringkas materi pembelajaran. Guru berkeliling sambil mengecek pemahaman masing-masing kelompok ahli dengan memberi pertanyaan.
10) Masing-masing kelompok asal mengirimkan 1 peserta didik ahli ke kelompok asal lainnya untuk berdiskusi dan memberikan informasi tentang materi yang telah diperoleh di kelompok asal.
11) Guru mengembalikan peserta didik sesuai dengan kelompok asalnya lalu masing-masing peserta didik menyampaikan hasil yang diperoleh selama di kelompok ahli kepada kelompok asalnya.
12) Guru melakukan klarifikasi terhadap materi pelajaran
13) Guru memberikan tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 15 soal. 14) Peserta didik mengerjakan dan setelah selesai jawaban dikumpulkan.
lxxxii
15) Guru memberi gambaran ulang tentang materi yang di pelajari tadi dan memberi umpan balik dengan memberi kuis pertanyaan kepada peserta didik.
16) Guru mengajak peserta didik berdo’a bersama dan salam.
Pada akhir kegiatan guru memberikan tes formatif atau evaluasi dengan hasil tampak sebagai tabel berikut :
Tabel 4.2
Daftar Hasil Nilai Tes Siklus II
No Nama Nilai Keterangan
1 Adelliataffana Putri 100 Tuntas
2 Aditya Rendi Kurniawan 73 Belum Tuntas
3 Arfena Putri Kirana 100 Tuntas
4 Ayu Eka Rahmawati 100 Tuntas
5 Catur Putri Artanti 0 Belum Tuntas
6 Daris Majid - -
7 Diana Rahmawati 100 Tuntas
8 Elok Karunia 100 Tuntas
9 Fanny Az Zhahira Shaffa 100 Tuntas
10 Fauzi Hilmawan Fahrudin 86 Tuntas
11 Fia Mutika Rahayu 100 Tuntas
lxxxiii Be
rd as ar
kan hasil tes formatif di atas dapat diketahui bahwa tingkat penguasaan
13 Henny Nurhaeny 93 Tuntas
14 Hidayatus Suciningtias 100 Tuntas
15 Ilyas Salam 53 Belum Tuntas
16 Isnaeni Della Safitri 100 Tuntas
17 Karina Ekasari 93 Tuntas
18 Kurniasih 93 Tuntas
19 Lailia Rahmawati 93 Tuntas
20 Majid Ridho Al Rizal 80 Tuntas
21 Muh. Archibald Wibisono 100 Tuntas
22 Muh. Ni'ma Rofiq Ar 86 Tuntas
23 Muhamad Shofi Almajid 93 Tuntas
24 Muhammad Ivan Al Latif 100 Tuntas
25 Mutia Dwi Kuswari - -
26 Najwa Umi Ruma 100 Tuntas
27 Nur Faidhatul Ana 100 Tuntas
28 Septian Dwi Harianto 93 Tuntas
29 Shelly Rahma Sari 100 Tuntas
30 Sheren Natasya 100 Tuntas
31 Wisnu Khoirul Roziqin 73 Belum Tuntas
32 Retno Sofinata Zahi 100 Tuntas
Jumlah 2675
lxxxiv
materi sudah berhasil. Hal ini didukung dengan perolehan nilai rata-rata kelas mencapai 89,16 sedangkan prosentase ketuntasan 83%.
Dari data di atas menunjukkan metode Jigsaw bisa meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan rata-rata nilai formatif sebanyak 83,3% peserta didik. Peneliti menganggap peningkatan sudah baik dan hanya menyisakan sedikit peserta didik yang nilainya tidak tuntas. Selanjutnya peneliti melanjutkan Siklus III karena belum mencapai Kriteria Ketuntasan Klasikal sebesar 85%.
c. Observasi
Hasil observasi siswa pada siklus II memperoleh skor 15 dari skor maksimal 20, mka dapat diprosentasekan sebesar 75%, aktifitas guru dalam kegiatan belajar mengajar pada siklus II memperoleh skor 32 dari skor maksimal 40, maka dapat diprosentasekan sebesar 80 %. Sehingga aktifitas guru pada siklus tergolong predikat baik sekali. Adapun penjelasan lebih lanjut mengenai aktifitas belajar mengajar adalah sebagai berikut :
1) Guru sudah menjelaskan skenario pembelajaran dengan menggunakan metode jigsaw kepada peserta didik.
2) Guru menerangkan materi dan mengelola kelas dengan baik
3) Peserta didik sudah mampu mengikuri pembelajaran dengan metode jigsaw dengan baik.
lxxxv
Dari penjelasan di atas menunjukkan metode Jigsaw bisa meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan ketutasan nilai sebanyak 83% peserta didik. Selanjutnya peneliti menganggap peningkatan sudah baik dan hanya menyisakan sedikit peserta didik yang nilainya tidak tuntas, maka penelitian ini dilanjutkan Siklus III karena belum mencapai Kriteria Ketuntasan Klasikal (KKL) sebesar 85%.