HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
3. Siklus I Pertemuan Ke II
Pertemuan II dilaksanakan pada hari selasa, 05 Oktober 2021. Tema pembelajaran yang akan disampaikan yaitu binatang, sub tema binatang darat, dan berkaki 4 (binatang kelinci).
1) Kegiatan Awal
Kegiatan awal guru mengajak memulai pembelajaran dengan mengajak anak berbaris dengan bernyanyi dan melakukan senam, kemudian masuk kelas.
Setelah anak duduk dengan rapi guru kemudian mengajak anak berdoa sebelum belajar, dilanjutkan dengan syair “tiap tiap pagi” dan bernyanyi, kemudian menyebutkan nama-nama hari, nama-nama bulan, dan menghitung 1-10.
Kemudian guru memberi salam dan mengabsen anak.
2) Kegiatan inti
Pada kegiatan Inti guru menunjukkan kartu angka dan kartu bergambar kemudian memberikan apersepi/pengantar untuk mengaitkan materi kemudian memberikan arahan dalam penggunaan media kartu angka bergambar, guru memberikan contoh kegiatan mengenal lambang bilangan yang pernah dilakukan oleh anak dengan menyanyikan lagu bertema angka, guru meminta anak untuk menirukan lagu tentang angka, guru memperlihatkan media kartu angka bergambar pada anak, guru memegang kartu angka bergambar dan memberikan penjelasan, anak mendengarkan penjelasan guru, kemudian anak diminta untuk menebak lambang bilangan yang ada pada media, guru menunjuk anak satu per satu di depan kelas untuk mempraktekkan seperti yang telah diperlihatkan.
68
Kegiatan yang dipraktekkan yaitu anak menyebutkan lambang bilangan 1-10, menggunakan lambang bilangan untuk menghitung dan menunjukan lambang bilangan 1-10.
Dalam kegiatan praktek langsung, anak terlihat begitu senang dan mempraktekkan dengan antusias seperti yang telah dicontohkan, guru memberikan motivasi kepada anak yang belum mampu dan dibantu untuk anak yang belum bisa mempraktekkan secara langsung dan yang terkhir guru meyuruh anak-anak kembali duduk rapi di tempat duduk masing-masing.
3) Penutup
Kegiatan penutup guru menyimpulkan materi pembelajaran yang disampaikan, guru mengakhiri kegiatan pada saat itu dengan memberi saran agar anak-anak lebih semangat untuk belajar mengenal lambang bilangan, dan sebagainya, guru memberi reward untuk anak-anak yang sudah menyebutkan lambang bilangan 1-10, menggunakan lambang bilangan untuk menghitung, mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan dan menunjukan lambang 1-10.
c. Observasi
Observasi dilakukan untuk melihat dan mengetahui proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru pada saat siklus I berlangsung. Sikap dan penguasaan materi guru dalam melakukan kegiatan proses pembelajaran dan kemampuan anak didik dalam mengenal lambag blangan 1-10 dalam bermain kartu angka bergambar. Berdasarkan hasil pengamatan, yang telah dilaksanakan
69
oleh guru kelas pada saat kegiatan mengenal lambang bilangan melalui bermain kartu angka bergambar.
Pada akhir pembelajaran peneliti dan guru mengadakan diskusi untuk mengevaluasi pembelajaran pada siklus I. Kegiatan pada siklus I menunjukkan bahwa anak antusias mengikuti pembelajaran dengan bermain kartu angka bergambar. Rasa ingin mencoba anak dengan bermain kartu angka bergambar sangat besar menyebabkan anak tidak sabar dan kurang memperhatikan penjelasan guru.
Aktivitas anak dalam mengikuti kegiatan bermain kartu angka bergambar media kartu angka bergambar 1-10. Anak di arahkan untuk menghitung kartu angka bergambar 1-10 sesuai lambang bilangan yang ada, dengan mengamati indikator yaitu: menyebutkan lambang bilangan 1-10,menggunakan lambang bilangan untuk menghitung,mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan dan menunjukan lambang bilangan 1-10.
Guru membimbing anak yang mengalami kesulitan dalam bemain kartu angka bergambar yang ada, dan menanyakan “ini kartu angka bergambar nomor berapa?” kepada anak, jika anak tidak mengetahui, guru membimbing anak dan menanyakan lambang bilangan yang lebih rendah dan mudah untuk anak seperti angka 1-5. Kemudian memberikan anak kesempatan bermain kartu angka bergambar kemudian diarahkan untuk maju kedepan menyebutkan lambang bilangan 1-10, menggunakan lambang bilangan untuk menghitung, ketika anak
70
mengalami kesulitan dalam memencocokkan bilangan dengan lambang bilangan, menunjukan lambang bilangan 1-10, maka aka dibimbing oleh guru.
Tabel 4. 3
Hasil Observasi dan Evaluasi Guru Siklus I
No Aspek Kegiatan Hasil yang dicapai
Pertemuan
1 Mempersiapkan siswa dalam kondisi masuk pada
3 Guru memberikan pertanyaan- pertanyaan yang dapat merangsang siswa dalam pembelajaran membagikan kartu angka bergambar yang terdiri dari kartu angka bergambar. mencoba untuk mencocokkan kartu bergambar dan
71
Berdasarkan tabel 4.3 hasil observasi guru pada siklus I Pertemuan pertama diatas menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh guru pada saat mempersiapkan anak dalam kondisi masuk pada pembelajaran, hasil yang dicapai adalah 1 dengan persentase (11%) dan berada pada kategori cukup, guru melakukan apersepsi dan motivasi, hasil yang dicapai adalah 2 dengan persentase (22%) dan berada pada kategori baik, guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dapat merangsang siswa dalam pembelajaran, hasil yang dicapai adalah 1 dengan persentase (11%) dan berada pada kategori cukup, guru menyampaikan tujuan pembelajaran, hasil yang dicapai adalah 1 dengan persentase (11%) dan berada pada kategori cukup, guru menyiapkan dan membagikan kartu angka bergambar yang terdiri dari kartu angka bergambar, hasil yang dicapai adalah 1 dengan persentase (11%) dan berada pada kategori cukup, guru menanyakan gambar-gambar, 1 dengan persentase (11%) dan berada pada kategori cukup, guru menyebutkan lambang bilangan 1-10, hasil yang dicapai adalah 2 dengan persentase (22%) dan berada pada kategori baik, guru menunjukkan kartu gambar angka yang lain dengan cara ditempel pada papan tulis, hasil yang dicapai adalah 1 dengan persentase (11%) dan berada pada kategori cukup, guru membiarkan anak mencoba untuk mencocokkan kartu bergambar dan menunjukan bilangan 1-10, hasil yang dicapai adalah 1 dengan persentase (11%) dan berada pada kategori cukup.
Sedangkan hasil observasi guru pada siklus I pertemuan kedua diatas menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh guru pada saat mempersiapkan anak dalam kondisi masuk pada pembelajaran, hasil yang dicapai adalah 2 dengan
72
persentase (22%) dan berada pada kategori baik, guru melakukan apersepsi dan motivasi, hasil yang dicapai 3 adalah dengan persentase (33%) dan berada pada kategori baik sekali, guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang dapat merangsang siswa dalam pembelajaran, hasil yang dicapai adalah 2 dengan persentase (22%) dan berada pada kategori baik, guru menyampaikan tujuan pembelajaran, hasil yang dicapai adalah 2 dengan persentase (22%) dan berada pada kategori baik, guru menyiapkan dan membagikan kartu angka bergambar yang terdiri dari kartu angka bergambar, hasil yang dicapai adalah 3 adalah dengan persentase (33%) dan berada pada kategori baik sekali, guru menanyakan gambar-gambar, hasil yang dicapai adalah 2 dengan persentase (22%) dan berada pada kategori baik, guru menunjukkan kartu angka bergambar, hasil yang dicapai adalah, guru menunjukkan kartu angka gambar yang lain dengan cara ditempel pada papan tulis, hasil yang dicapai adalah 3 adalah dengan persentase (33%) dan berada pada kategori baik sekal, guru membiarkan anak mencoba untuk mencocokkan kartu bergambar dan mengurutkan bilangan 1-10, hasil yang dicapai adalah 2 dengan persentase (22%) dan berada pada kategori baik.
Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis menyimpulkan bahwa kegiatan guru pada siklus I Pertemuan pertama diatas menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh guru pada saat pembelajaran memiliki kriteria baik dengan persentase (2,5%) nilai rata-rata pada siklus I Pertemuan pertama adalah 233 dengan jumlah skor 21 sedangkan pada siklus 1 pertemuan ke II memiliki kriteria baik sekali dengan
73
persentase (3,6%), nilai rata-rata pada siklus I Pertemuan ke II memiliki kriteria adalah 333 dengan jumlah skor 30.
Tabel 4.4
Hasil Observasi Mengenal Lambang Bilangan Anak Siklus I Pertemuan I Dan II
Rata – rata Kemampuan mengenal lambang bilangan 39.14% MB
74
Dari tabel hasil observasi anak siklus I diatas dapat diperjelas memulai tabel berikut ini :
Tabel 4.5
Rekapitulasi Hasil Observasi Mengenal lambang bilangan Anak Siklus I
No Kriteria Jumlah Anak Persentase
1 Belum berkembang 2 10%
2 Mulai berkembang 16 84%
3 Berkmbang sesuai harapan 1 5%
4 Berkembang sangat baik 0 0%
Jumlah 19
Dari hasil rekapitulasi pada siklus I diatas, kriteria yang dicapai yakni mulai belum berkembang sebanyak 2 anak dengan persentase ( 10% ). Kriteria mulai berkembang sebanyak 16 anak dengan persentase ( 84% ). Kriteria bersembang sesuai harapan sebanyak 1 anak dengan persentase ( 5% ). Jadi pada siklus I peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui bermain kartu angka bergambar pada anak kelompok A Di TK Sikamaseang memperoleh nilai rata-rata 39,14% dikategori Mulai berkembang ( MB ).
d) Refleksi
Kegiatan refleksi adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru dan peneliti setelah melakukan kegiatan mengenal lambang bilangan. Kegiatan refleksi dilakukan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan pada siklus sebelumnya dengan harapan, dapat memberikan perubahan yang lebih baik dalam melakukan siklus selanjutnya. Berdasarkan hasil observasi siklus I mengenal lambang bilangan melalui permainan kartu angka bergambar sangat menarik
75
untuk anak, anak merasa antusias untuk mencoba melaksanakan perintah dari guru.
Antusias anak ini dapat kita lihat dengan adanya peningkatan kemampuan pada diri anak. Kemampuan anak mengenal lambang bilangan memang sudah mengalami peningkatan, namun belum sesuai dengan kriteria keberhasilan yang telah ditentukan. Melihat hasil siklus I ini maka perlu diadakan perbaikan agar kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan dapat meningkat sesuai dengan kriteria keberhasilan yang ditentukan. Adapun kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran Siklus I berlangsung diantaranya yaitu:
1) Beberapa anak masih berebut mainan yang digunakan dalam bermain kartu angka bergambar.
2) Efisiensi waktu pembelajaran masih rendah akibat lambannya mobilitas anak pada saat pergantian untuk bermain.
3) Beberapa anak belum selesai bermain kartu angka bergambar akan tetapi waktu bermain telah habis dan anak-anak lain sudah makan bersama sehingga kosentrasi anak terpecah.
4) Ada beberapa anak yang mengganggu temannya bermain padahal anak tersebut belum saatnya bermai
5) Media berupa kartu yang digunakan kurang besar sehingga untuk bilangan jumlah besar, gambarnya terlalu kecil.
Berdasarkan pada permasalahan pada siklus I yang telah disampaikan di atas maka peneliti dan guru berdiskusi mencoba mencari solusi agar pada siklus II
76
nanti hal seperti ini tidak terulang lagi. Di bawah ini beberapa solusi yang diperoleh antara lain:
1) Guru memberikan penjelasan pada anak dengan lebih detail dan sebelum diberi penjelasan atau perintah anak dikondisikan untuk tenang memperhatikan dan tertib terlebih dahulu.
2) Mengarahkan anak agar sabar menunggu giliran dengan memperhatikan temannya dan memberitahu temannya jika salah menujukkan atau mengurutkan lambang bilangan 1-10.
3) Memotivasi anak agar semangat menyebutkan lambang bilangan dengan cara memberikan stiker bintang untuk anak yang menyebutkan lambang bilangan dengan benar.
Dengan melihat hasil yang diperoleh pada pelaksanaan siklus I, terjadi peningkatan pada kegiatan kemampuan mengenal lambang bilangan setiap indikatornya. Namun hasil yang diperoleh dalam siklus I belum mencapai indikator keberhasilan yang diinginkan, sehingga direncanakan adanya perbaikan perbaikan sebagaimana tersebut di atas. Perbaikan-perbaikan tersebut akan dilakukan pada pelaksanaan siklus II.