• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Temuan Hasil Penelitian

1. Siklus I

a. Perencanaan

Tahap perencanaan pada siklus I dimulai dengan mengidentifikasi permasalahan yang terdapat di sekolah. Desain pembelajaran yang disiapkan meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang menerapkan pendekatan inkuiri, Lembar Kerja Siswa (LKS), lembar observasi kegiatan guru, catatan lapangan dan instrument tes soal uraian pretest dan posttest. Hasil pembelajaran diupayakan agar siswa memperoleh nilai diatas KKM (Kriteria Kelulusan Maksimum) yaitu 70 dengan indikator keberhasilan 75% dari jumlah siswa.

Pembelajaran siklus I dilakukan dalam dua kali pertemuan berlangsung selama 2x45 menit. Pada pertemuan pertama pembelajaran dilakukan di kelas dengan pemberian soal pretest dan praktikum. Pada pertemuan kedua pembelajaran dilakukan di kelas dengan praktikum dan pemberian soal posttest. Indikator pembelajaran dari materi larutan asam dan basa pada siklus pertama diantaranya: (1) Mendeskripsikan pengertian larutan asam basa melalui percobaan, (2) Menentukan larutan bersifat asam, netral dan basa melalui percobaan, (3) Membuat bahan indikator alami untuk mengetahui sifat larutan asam, netral dan basa, (4) Menjelaskan teori asam basa menurut Arrhenius, (5) Menghubungan pH dengan larutan bersifat asam, netral dan basa, (6) Menyebutkan contoh zat bersifat asam dan basa yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan eksperimen yang dilakukan adalah mengenai pengertian larutan asam dan basa dan membuat indikator bahan alam.

b. Tindakan

Pada tahap ini, guru berusaha menerapkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Langkah – langkah tindakan disajikan pada Tabel 4.1.

Tabel 4.1. Kegiatan Guru dan Siswa Pada Siklus I Persiapan

dan Tahapan Pembelajaran

Kegiatan

Guru Siswa

Persiapan - Memberikan soal pretest

- Menginformasikan siswa untuk duduk berkelompok

- Membagikan LKS

- Menjawab soal pretest

- Duduk berkelompok - Mengamati LKS Menjelaskan langkah- langkah dalam LKS

- Menjelaskan tujuan praktikum, perumusan pertanyaan dan hipotesis - Menjelaskan urutan dalam praktikum - Menjelaskan hal-hal penting yang akan

dicatat.

- Menjelaskan penggunaan bentuk catatan lapangan.

- Memperbolehkan siswa berdiskusi dengan teman yang ada didekatnya.

- Memperhatikan tujuan praktikum,perumusan pertanyaan dan hipotesis. - Memperhatikan penjelasan

guru.

- Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal penting.

- Memperhatikan penjelalasan guru.

- Melakukan diskusi dengan teman kelompok maupun teman yang ada didekatnya Menerapkan

langkah- langkah inkuiri

- Memberikan pertanyaan kepada siswa. (Engage by oriented question). - Membimbing siswa dalam

merencanakan penyelidikan/investigasi dan melaksanakan

percobaan/eksperimen untuk mengumpulkan data. (Evidence) - Membimbing siswa dalam

menganalisis dan mengimpretasikan data dan menguji hasil yang diperoleh dengan hipotesis. (Explanation) - Membimbing siswa dalam

mengevaluasi dan membuat kesimpulan hasil. (Evaluasi) - Meminta siswa untuk

mempresentasikan dan mendiskusikan hasil praktikum yang diperoleh (masing-masing kelompok). (Communication)

- Memperhatikan dan

merumuskan permasalahan. - Merencanakan penyelidikan/

investigasi dan pembagian tugas masing-masing anggotakelompok - Mencari penjelasan dari

sumber acuan dalam buku LKS atau paket yang sesuai dengan percobaan

- Menarik kesimpulan

berdasarkan hasil percobaan - Setiap kelompok presentasi

Persiapan dan Tahapan Pembelajaran Kegiatan Guru Siswa Memberikan penguatan materi

- Memberikan penguatan materi dalam bentuk tulisan dan lisan dari hasil presentasi dan menghubungkannya dengan teori.

- Menyimak penjelasan guru

Mengevaluasi hasil

pembelajaran

- Menyimpulkan kembali kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari

- Menginformasikan siswa membuat laporan percobaan.

- Bersama guru

menyimpulkan kembali.

- Menyimak informasi guru.

Pertemuan Kedua

- Dilakukan pengulangan tahapan seperti pertemuan pertama

- Pada tahapan akhir (evaluasi pembelajaran), siswa diberikan soal Post-test

Tabel 4.1 menerangkan tindakan yang dilakukan siswa dan guru selama proses pembelajaran dengan mengacu pada tahapan pendekatan pembelajaran inkuiri dengan dua kali pertemuan, yaitu pertemuan pertama dilakukan sesuai dengan tahapan dalam pembelajaran inkuiri memberikan pertanyaan pengarahan (engage by oriented question), pembuktian (evidence), penjelasan (explanation), evaluasi dan komunikasi, memberikan penguatan materi kepada siswa berdasarkan hasil presentasi yang dihubungkan dengan teori serta evaluasi hasil belajar. Pada pertemuan kedua dilakukan tindakan berulang seperti pada pertemuan pertama.

c. Pengamatan

1) Lembar Observasi Kegiatan Siswa

Dari hasil observasi yang dilakukan selama dilaksanakannya tindakan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan inkuiri, diperoleh persentase kegiatan siswa selama proses pembelajaran adalah sebagai berikut:

Tabel 4.2. Data Observasi Kegiatan Siswa Pada Siklus I

Tabel di atas menunjukkan bahwa rata-rata pencapaian indikator untuk kegiatan siswa berkategori cukup. hal ini menunjukkan sebagian siswa dalam kelompok cukup memunculkan sikap yang positif selama proses pembelajaran berlangsung.

No. Tahapan Temuan Persentase Kategori

1 Menjelaskan langkah dalam LKS.

- Siswa belum memahami

sepenuhnya tahapan dalam LKS. 73,44% Baik

2 Engage by oriented

question

- Beberapa siswa masih bingung mengenai pertanyaan yang diarahkan

62,52% Cukup 3 Mengidentifikasi

permasalahan

- Beberapa kelompok siswa belum dapat merumuskan pertanyaan yang sesuai. 57,80% Kurang 4 Mengevaluasi buku dan sumber informasi dan meriview pegetahuan

- Siswa masih bingung dalam merumuskan hipotesis.

82,85% Sangat Baik

5 Evidence - Kurang teliti dalam membaca

langkah kerja

- Kurang siap dalam melakukan percobaan

- Pembagian tugas masing-masing anggota kelompok tidak merata

61,56% Cukup

6 Explanation - Beberapa kelompok siswa belum

dapat membuat tabel data dan penjelasan yang sesuai

62,50% Cukup

7 Evaluation - Ragu dalam menyimpulkan hasil

percobaan 59,38% Kurang

8 Comunication - Siswa pasif dalam diskusi dan

presentasi

- Terdapat beberapa kelompok mempresentasikan berbarengan

48,44% Sangat Kurang 9 Mengumpulkan

hasil percobaan

- Kelompok siswa tepat waktu

dalam mengumpulkan 93,75%

Sangat Baik

2) Lembar Observasi Guru

Kegiatan guru selama proses pembelajaran diamati dengan menggunakan lembar observasi. Hasil kegiatan guru dimuat pada Tabel 4.3.

Tabel 4.3. Data Observasi Kegiatan Guru Pada Siklus I

Tabel 4.4 memperlihatkan bawa kesesuaian cara mengajar guru dalam menerapkan Rencana Proses Pembelajaran (RPP) berkategori cukup.

No Tahapan Temuan Persentase Kategori

1

Persiapan - Guru kurang spesifik dalam menjelaskan tujuan pembelajaran 75% Baik 2 Menjelaskan langkah dalam LKS. - Penjelasan LKS secara

menyeluruh dan kurang jelas 62,5% Cukup

3 Engage by

oriented question

- Memberikan pertanyaan arahan

yang cukup jelas 75% Baik 4 Mengidentifikasi

permasalahan

- Kurang memberikan bimbingan

kepada siswa 62,5% Cukup 5 Mengevaluasi

buku dan sumber informasi

- Guru cukup memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap siswa

75% Baik

6 Evidence - Beberapa kelompok siswa

kurang mendapatkan

pengawasan dan pengarahan guru

- Pemberian arahan kekompakkan kepada siswamasih belum optimal

71,8% Baik

7 Explanation - Guru kurang spesifik dalam

menjelaskan arahan materi dan pembuatan tabel

66,7% Cukup

8 Evaluation - Guru cukup memberikan arahan

dan bimbingan 75% Baik

9 Comunication - Kurang memancing siswa untuk

melakukan tanya jawab saat presentasi dan diskusi

50% Kurang 10 Memberikan

penguatan materi

- Pemberian penjelasan materi

cukup detail 75% Baik 11 Mengevaluasi

hasil pembelajaran

- Kesimpulan yang diberikan

terhadap siswa kurang menarik 75% Baik

3) Catatan Lapangan

Pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung dimuat dalam catatan lapangan. Uraian lengkap pada lembar catatan lapangan dapat dilihat pada Tabel 4.4.

Tabel 4.4. Catatan Lapangan Pada Siklus I Pertemuan ke Waktu Persiapan dan Tahapan Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran 1 Selasa

07.20-07.40 Persiapan - Siswa mengerjakan soal pre-test

secara mandiri

- Siswa gaduh pada saat duduk berkelompok

07.40-08.10 Tahapan inkuiri - Siswa kurang memahami langkah- langkah LKS

- Persiapan alat dan bahan kurang - Siswa masih bergantung pada

penjelasan guru

- Siswa banyak yang bercanda dan mengobrol

- Beberapa siswa telihat pasif - Kurang memperhatikan pada saat

teman presentasi karena sibuk menyiapkan presentasinya - Siswa tidak percaya diri dalam

menyimpulkan hasil percobaan 08.10-08.20 Memberikan

penguatan materi

- Beberapa siswa ada yang mengobrol saat guru menjelaskan

- Pemberian penjelasan materi kurang spesifik

08.20-08.30 Evaluasi hasil pembelajaran

- Menyimpulkan kembali pembelajaran yang dilakukan

2 Sabtu

09.00-09.10 Persiapan - Siswa memperhatikan pada saat apersepsi dan termotivasi 09.10-09.40 Tahapan inkuiri - Siswa masih bergantung pada

penjelasan guru

- Beberapa siswa terlihat bercanda dan mengobrol

- Siswa kurang percaya diri dalam melakukan diskusi dan tanya jawab 10.10-10.20 Memberikan

penguatan materi

- Kurang spesifik dalam menjelaskan materi yang sesuai dengan percobaan 10.20-10.50 Evaluasi hasil

pembelajaran

- Menyimpulkan kembali pembelajaran yang dilakukan

- Siswa mengerjakan soal post-test

Tabel 4.4 menerangkan catatan lapangan pada saat proses pembelajaran berlangsung yaitu pada pertemuan pertama dimulai dari persiapan sampai memberikan penguatan materi. Pada pertemuan kedua proses pembelajaran yang berlangsung dimulai dari persiapan sampai mengevaluasi hasil percobaan.

d. Hasil Belajar

Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dilakukan tes kemampuan siswa. Adapun hasil tes kemampuan siswa dapat dilihat pada Tabel 4.5, yaitu sebagai berikut:

Tabel 4.5. Data Hasil Post-test Siklus I

No. Koresponden Nilai Post-test Ketuntasan

1 A 83 Tuntas 2 B 83 Tuntas 3 C 80 Tuntas 4 D 78 Tuntas 5 E 72 Tuntas 6 F 64 Tidak Tuntas 7 G 64 Tidak Tuntas 8 H 80 Tuntas 9 I 67 Tidak Tuntas 10 J 67 Tidak Tuntas 11 K 64 Tidak Tuntas 12 L 67 Tidak Tuntas 13 M 64 Tidak Tuntas 14 N 70 Tuntas 15 O 67 Tidak Tuntas 16 P 86 Tuntas 17 Q 61 Tidak Tuntas 18 R 78 Tuntas 19 S 64 Tidak Tuntas 20 T 80 Tuntas 21 U 75 Tuntas 22 V 80 Tuntas 23 W 67 Tidak Tuntas 24 X 53 Tidak Tuntas 25 Y 67 Tidak Tuntas 26 Z 80 Tuntas 27 A1 67 Tidak Tuntas

No. Koresponden Nilai Post-test Ketuntasan 28 B1 67 Tidak Tuntas 29 C1 92 Tuntas 30 D1 61 Tidak Tuntas Rata-rata nilai 71,6 Jumlah Tuntas 14

Jumlah Tidak Tuntas 16

Total Ketuntasan 46,6%

Siklus pertama sebelum dilakukan pembelajaran mendapat skor pre-test 40,07 (Lampiran 4). Tetapi setelah mengalami pembelajaran rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 71,6. Namun hasil tes akhir (post-test) siklus pertama hanya mencapai sebanyak 46,6%.

e. Refleksi

Berdasarkan pengamatan pada hasil pengamatan lembar kegiatan siswa dan guru, serta catatan lapangan, hasil refleksi yang diperoleh pada siklus I dapat dilihat dari tabel 4.6 sebagai berikut:

Tabel 4.6. Hasil Refleksi Pada Siklus I

Tahapan Temuan Solusi

Menjelaskan langkah dalam LKS.

Siswa kurang memahami langkah-langkah dalam LKS

Melakukan pengawasan pada setiap kelompok agar siswa lebih fokus

Engage by oriented question

siswa belum mengerti dalam membuat rumusan masalah

Meningkatkan pengawasan dan pemberian arahan serta penjelasan pada setiap kelompok

Mengidentifikasi permasalahan

Siswa bingung dalam menentukan variabel kontrol

Meningkatkan pengawasan dan pemberian arahan

Evidence Pembegian tugas belum

merata karena guru kurang mengarahkan dan mengawasi setiap kelompok siswa

Meningkatkan pengawasan pada masing-masing siswa bukan perkelompok

Explanation Siswa masih bingung dalam

membuat tabel sehingga penjelasan hasil percobaan yang diberikan kurang sesuai

Berikan contoh tabel yang sesuai dengan hasil percobaan dan membimbing setiap kelompok dalam membuat penjelasan

Evaluation Siswa bingung dalam

membuat kesimpulan

Meningkatkan pengawasan agar lebih menyesuaikan kesimpulan dengan hasil yang diperoleh

Tahapan Temuan Solusi

Comunication Guru kurang memancing

siswa dalam melakukan tanya jawab saat presentasi dan diskusi sehingga siswa pasif dalam berdiskusi dan presentasi

Mengontrol siswa yang tidak melakukan presentasi, lebih membimbing siswa dalam melakukan presentasi dan diskusi serta memberikan reward pada kelompok yang melakukan tanya jawab.

Memberikan penguatan materi

Penjelasan materi yang diberikan guru masih kurang spesifik dan siswa kurang memperhatikan penjelasan guru

Penjelasan yang diberikan lebih detail dan lebih mengkondisikan siswa agar memperhatikan

Mengevaluasi hasil

pembelajaran

Kesimpulan yang diberikan guru kurang menarik

Penarikan kesimpulan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar lebih menarik

Tabel 4.6. menerangkan refleksi dari proses pembelajaran mengacu pada tahapan pembelajaran dengan melihat temuan pada lembar observasi kegiatan siswa dan guru, catatan lanpangan serta solusinya.

f. Keputusan

Berdasarkan hasil refleksi pada siklus I dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada konsep pengertian larutan asam basa dan indikator bahan alam belum memenuhi indikator yang peneliti harapkan. Indikator yang diharapkan oleh peneliti yaitu sebanyak 75% siswa memiliki nilai di atas KKM sekolah namun pada siklus ini hanya mencapai 46,6% siswa yang mencapai KKM. maka perlu dilakukan tindak lanjut proses pembelajaran untuk perbaikan hasil belajar siswa. Oleh karena itu peneliti memutuskan untuk melanjutkan penelitian tindakan ini ke siklus II. Adapun perbaikan-perbaikan pada siklus II yang dianggap perlu oleh peneliti dapat dilihat pada Tabel 4.7

Tabel 4.7. Data Perbaikan Siklus I

No. Tahapan Pembelajaran Perbaikan

1 Menjelaskan langkah dalam LKS

- Pemberian penjelasan tahapan LKS yang lebih detail dan jelas

2 Menerapkan langkah- langkah inkuiri

- Memperbaiki desain pembelajaran yang dapat mengoptimalkan siswa dapat lebih siap dan mandiri dalam melakukan praktikum

- Mengatur dan mengawasi setiap kelompok mulai dari posisi duduk, ketelitian dan persiapan alat dan bahan sebelum melakukan praktikum

- Mengawasi dan mengatur setiap kelompok untuk membagi tugas dan saling bekerja sama

- Guru harus mampu mengawasi setiap kelompok secara merata pada saat praktikum, diskusi dan presentasi - Memancing siswa untuk melakukan

tanya jawab

- Guru harus lebih memotivasi siswa dalam proses pembelajaran

- Guru harus lebih berinteraksi dengan siswa dan dapat membimbing siswa dengan maksimal

3 Memberikan penguatan materi

- Menjelaskan materi lebih jelas - Mengontrol dan mengkondisikan

siswa agar lebih siap mendengarkan penjelasan yang diberikan

4 Mengevaluasi hasil pembelajaran

- Menarik kesimpulan yang menarik bersama siswa dan mengkaitkannya dengan kehidupan sehari-hari

- Pemberian sanksi dalam kerlambatan mengumpulkan laporan hasil

percobaan

2. Siklus II

a. Perencanaan

Tahap perencanaan pada siklus II merupakan tahap perbaikan dari siklus I. Perbaikan dimulai dengan menyiapkan rencana pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran inkuiri yang sedikit berbeda dengan siklus I difokuskan pada peran guru dalam pembelajaran dan perbaikan LKS. Hal ini bertujuan agar hasil belajar meningkat. Selain itu menyiapkan

LKS, menyiapkan lembar observasi kegiatan siswa dan lembar observasi kegiatan guru dan menyiapkan soal pretest dan posttest.

Pembelajaran siklus II dilakukan dalam dua kali pertemuan berlangsung selama 2x45 menit. Pada pertemuan pertama pembelajaran dilakukan di kelas dengan pemberian soal pretest dan praktikum. Pada pertemuan kedua pembelajaran dilakukan di kelas dengan praktikum dan pemberian soal posttest. Indikator pembelajaran dari materi larutan asam dan basa pada siklus pertama diantaranya: (1) Mengetahui konsep pH dan pOH, (2) Menghitung pH berdasarkan data yang diberikan, (3) Menggolongkan larutan asam kuat, asam lemah, basa kuat dan basa lemah, (4) Menghubungkan kekuatan asam dengan derajat ionisasinya dan tetapan keseimbangan ionisasinya. Kegiatan eksperimen yang dilakukan adalah mengenai menghitung pH larutan dan menguji kekuatan asam dan basa.

b. Tindakan

Pada tahap ini, guru berusaha menerapkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Langkah-langkah tindakan disajikan pada Tabel 4.8.

Tabel 4.8. Kegiatan Guru dan Siswa Pada Siklus II Persiapan

dan Tahapan Pembelajaran

Kegiatan

Guru Siswa

Persiapan - Memberikan soal pretest

- Menginformasikan siswa untuk duduk berkelompok

- Membagikan LKS

- Menjawab soal pretest

- Duduk berkelompok - Mengamati LKS Menjelaskan langkah- langkah dalam LKS

- Menjelaskan tujuan praktikum, perumusan pertanyaan dan hipotesis

- Menjelaskan urutan dalam praktikum

- Memperhatikan tujuan praktikum,perumusan pertanyaan dan hipotesis. - Memperhatikan penjelasan

Persiapan dan Tahapan Pembelajaran

Kegiatan

Guru Siswa

- Menjelaskan hal-hal penting yang akan dicatat.

- Menjelaskan penggunaan bentuk catatan lapangan.

- Memperbolehkan siswa berdiskusi dengan teman yang ada

didekatnya.

- Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal penting.

- Memperhatikan penjelalasan guru.

- Melakukan diskusi dengan teman kelompok maupun teman yang ada didekatnya Menerapkan

langkah- langkah inkuiri

- Memberikan pertanyaan kepada siswa. (Engage by oriented question).

- Membimbing siswa dalam merencanakan

penyelidikan/investigasi dan melaksanakan

percobaan/eksperimen untuk mengumpulkan data. (Evidence) - Membimbing siswa dalam

menganalisis dan

mengimpretasikan data dan menguji hasil yang diperoleh dengan hipotesis. (Explanation) - Membimbing siswa dalam

mengevaluasi dan membuat kesimpulan hasil. (Evaluasi) - Meminta siswa untuk

mempresentasikan dan

mendiskusikan hasil praktikum yang diperoleh (masing-masing kelompok). (Communication)

- Memperhatikan dan

merumuskan permasalahan. - Merencanakan penyelidikan/

investigasi dan pembagian tugas masing-masing anggotakelompok

- Mencari penjelasan dari sumber acuan dalam buku LKS atau paket yang sesuai dengan percobaan

- Menarik kesimpulan

berdasarkan hasil percobaan - Setiap kelompok presentasi

dan tanya jawab

Memberikan penguatan materi

- Memberikan penguatan materi dalam bentuk tulisan dan lisan dari hasil presentasi dan menghubungkannya dengan teori.

- Menyimak penjelasan guru

Mengevaluasi hasil

pembelajaran

- Menyimpulkan kembali kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan - Menginformasikan siswa membuat

laporan percobaan.

- Bersama guru menyimpulkan kembali.

- Menyimak informasi guru.

Pertemuan Kedua

- Dilakukan pengulangan tahapan seperti pertemuan pertama

- Pada tahapan akhir (evaluasi pembelajaran), siswa diberikan soal Post-test

Tabel 4.8 menerangkan tindakan yang dilakukan siswa dan guru selama proses pembelajaran dengan mengacu pada

tahapan pembelajaran inkuiri dengan dua kali pertemuan, yaitu pertemuan pertama dilakukan sesuai dengan tahapan dalam pembelajaran inkuiri seperti memberikan pertanyaan pengarahan (engage by oriented question), pembuktian (evidence), penjelasan (explanation), evaluasi dan komunikasi, memberikan penguatan materi kepada siswa berdasarkan hasil presentasi yang dihubungkan dengan teori, serta evaluasi hasil pembelajaran. Pada pertemuan kedua dilakukan tindakan berulang seperti pada pertemuan pertama.

c. Pengamatan

1) Lembar Observasi Kegiatan Siswa

Dari hasil observasi yang dilakukan selama dilaksanakannya tindakan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan inkuiri, diperoleh persentase kegiatan siswa selama proses pembelajaran adalah sebagai berikut:

Tabel 4.9. Data Observasi Kegiatan Siswa Pada Siklus II

No. Tahapan Temuan Persentase Kategori

1 Menjelaskan langkah dalam LKS.

- mulai memahami sepenuhnya

tahapan dalam LKS. 85,9% Sangat baik

2 Engage by

oriented question

- Siswa mulai mengerti maksud

pertanyaan arahan yang diberikan 74,9% Baik 3 Mengidentifika

si permasalahan

- Cukup sesuai dalam membuat

pertanyaan 73,4% Baik 4 Mengevaluasi buku dan sumber informasi dan meriview pegetahuan

- Siswa tepat dalam menentukan materi yang relevan

- Ketepatan siswa saat

merumuskan hipotesis. 85,2%

Sangat baik

5 Evidence - Sudah teliti dalam membaca

langkah kerja

- lebih siap dalam melakukan percobaan

80,3% Sangat baik

6 Explanation - Cukup sesuai dalam

menghubungkan hasil percobaan

dengan materi 82,3%

Sangat baik

Tabel 4.9 menunjukkan bahwa rata-rata pencapaian indikator untuk kegiatan siswa berkategori cukup. Hal ini menunjukkan sebagian siswa dalam kelompok banyak memunculkan sikap yang positif selama proses pembelajaran berlangsung.

2) Lembar Observasi Guru

Kegiatan guru selama proses pembelajaran diamati dengan menggunakan lembar observasi. Hasil kegiatan guru dimuat pada Tabel 4.10.

Tabel 4.10. Data Observasi Kegiatan Guru Pada Siklus II

No. Tahapan Temuan Persentase Kategori

- Mulai mengerti cara membuat tabel data dan penjelasan yang tepat

7 Evaluation - Siswa percaya diri dalam

menyimpulkan hasil percobaan 81,2%

Sangat baik

8 Comunication - Siswa mulai aktif dalam diskusi

dan presentasi

- Masih ada beberapa siswa yang terlihat pasif

73,4% Baik 9 Mengumpulkan

hasil percobaan

- 1 kelompok tidak tepat waktu dalam mengumpulkan laporan hasil percobaan

92,2% Sangat baik

Rata-rata 80,97% Sangat

baik

No Tahapan Temuan Persentase Kategori

1

Persiapan - Guru lebih spesifik dalam menjelaskan tujuan dan langkah pembelajaran 83,3% Sangat baik 2 Menjelaskan langkah dalam LKS.

- Cukup dalam menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran 87,5% Sangat baik 3 Engage by oriented question

- Memberikan pertanyaan arahan yang cukup jelas

-

75% Baik 4 Mengidentifikasi

permasalahan

- Pertanyaan yang diajukan siswa cukup sesuai dengan arahan pertanyaan yang diberikan guru

87,5% Sangat baik 5 Mengevaluasi

buku dan sumber informasi

- Guru cukup maksimal dalam membimbing dan mengawasi siswa

87,5% Sangat baik

Tabel 4.10 merupakan kesesuaian cara mengajar guru dalam menerapkan Rencana Proses Pembelajaran (RPP) berkategori sangat baik.

3) Catatan Lapangan

Pengamatan selama proses pembelajaran berlangsung dimuat dalam catatan lapangan. Catatan lapangan tersebut merupakan hasil catatan yang dilakukan observer. Uraian lengkap pada lembar catatan lapangan dapat dilihat pada Tabel 4.11.

No Tahapan Temuan Persentase Kategori

6 Evidence - Guru optimal dalam

mengarahkan siswa melakukan percobaan sesuai LKS.

- Guru dapat mengkondisikan siswa saat praktikum - Guru cukup mengawasi

persiapan melakukan eksperimen - Cukup mengarahkan

kekompakkan siswa

87,5% Sangat baik

7 Explanation - Cukup membimbing siswa

dalam menjelaskan pembuatan tabel dan penjelasan

75% Baik

8 Evaluation - Cukup optimal mengarahkan

siswa membuat kesimpulan 81,25%

Sangat baik

9 Comunication - Guru lebih memancing siswa

untuk aktif melakukan tanya jawab

87,5% Sangat baik 10 Memberikan

penguatan materi

- Guru lebih detail dalam

memberikan penjelasan materi 100%

Sangat baik 11 Mengevaluasi

hasil

pembelajaran

- Memberikan kesimpulan yang

menarik terhadap siswa 87,5% Sangat baik

Rata-rata 85,41% Sangat

Tabel 4.11. Catatan Lapangan Pada Siklus II Pertemuan ke Waktu Persiapan dan Tahapan Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran 1 Selasa

07.20-07.40 Persiapan - Siswa mengerjakan soal pre-test

secara mandiri

07.40-08.10 Tahapan inkuiri - Siswa kurang memahami langkah- langkah LKS

- Pembagian tugas kelompok merata

- Siswa telihat aktif saat praktikum - Beberapa siswa kurang

memperhatikan pada saat teman presentasi

- Siswa berani menyimpulkan hasil percobaan

08.10-08.20 Memberikan penguatan materi

- Siswa fokus saat guru menjelaskan

- Guru lebih detail dan jelas dalam menjelaskan materi

08.20-08.30 Engevaluasi hasil

pembelajaran

- Menyimpulkan kembali pembelajaran yang telah dilakukan

2 Sabtu

09.00-09.10 Persiapan - Siswa memperhatikan pada saat apersepsi dan termotivasi 09.10-09.40 Tahapan inkuiri - Siswa lebih mandiri dalam

mengerjakan praktikum

- Siswa fokus pada saat presentasi dan diskusi

- Siswa aktif berdiskusi dan tanya jawab

10.10-10.20 Memberikan penguatan materi

- Siswa fokus menyimak penjelasan guru

10.20-10.50 Evaluasi hasil pembelajaran

- Menyimpulkan kembali pembelajaran yang dilakukan - Siswa mengerjakan soal post-test

Tabel 4.11. menerangkan catatan lapangan pada saat proses pembelajaran berlangsung yaitu pada pertemuan pertama dimulai dari persiapan sampai memberikan penguatan materi. Pada pertemuan kedua proses pembelajaran yang berlangsung dimulai dari persiapan sampai mengevaluasi hasil percobaan.

d. Hasil Belajar

Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada siklus II dilakukan tes kemampuan siswa. Adapun hasil tes kemampuan siswa dapat dilihat pada Tabel 4.12.

Tabel 4.12. Data Hasil Post-test Siklus II No. Koresponden Nilai Post-test Ketuntasan

1 A 79 Tuntas 2 B 87 Tuntas 3 C 84 Tuntas 4 D 76 Tuntas 5 E 74 Tuntas 6 F 66 Tidak Tuntas 7 G 89 Tuntas 8 H 76 Tuntas 9 I 76 Tuntas 10 J 76 Tuntas 11 K 66 Tidak Tuntas 12 L 76 Tuntas 13 M 37 Tidak Tuntas 14 N 60 Tidak Tuntas 15 O 71 Tuntas 16 P 76 Tuntas 17 Q 37 Tidak Tuntas 18 R 89 Tuntas 19 S 84 Tuntas 20 T 79 Tuntas 21 U 76 Tuntas 22 V 74 Tuntas 23 W 74 Tuntas 24 X 76 Tuntas 25 Y 76 Tuntas 26 Z 76 Tuntas 27 A1 82 Tuntas 28 B1 71 Tuntas 29 C1 89 Tuntas 30 D1 60 Tidak Tuntas Rata-rata nilai 73,7 Jumlah Tuntas 24

Jumlah Tidak Tuntas 6

Persentase Ketuntasan 80,0%

Siklus kedua sebelum dilakukan pembelajaran mendapat skor pre-test 30,7 (Lampiran 7). Tetapi setelah mengalami pembelajaran rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 73,7.

Pada hasil tes akhir (post-test) siklus kedua persentase hasil belajar mencapai 80%.

e. Refleksi

Berdasarkan pengamatan pada proses pembelajaran, hasil refleksi pada siklus II dapat dilihat dari tabel 4.13 sebagai

Dokumen terkait