• Tidak ada hasil yang ditemukan

Siklus II Pertemuan II

Dalam dokumen MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS (Halaman 67-71)

BAB I PENDAHULUAN

H. Indikator Capaian Penenlitian

5. Siklus II Pertemuan II

Berdasarkan dari refleksi pada pertemuan I siklus II, maka perencanaan tindakan pada siklus II pertemuan II tanggal 22 Juni 2012, yang juga dijadikan untuk melakukan penilaian adalah sebagai berikut :

1) Membuat RPP dengan mengacu pada pertemuan sebelumnya.

2) Menyusun instrumen yang digunakan dalam siklus PTK, yaitu penilaian passing atas.

3) Menyiapkan media yang diperlukan untuk membantu pengajaran agar proses pelaksanaan pembelajaran passing atas dapat berjalan dengan lancar.

4) Menyusun lembar pengamatan pembelajaran.

b. Tahap Pelaksanaan

Tahap pelaksanaan dilakukan dengan melaksanakan skenario pembelajaran yang telah direncanakan sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat, adapun tahap pelaksanaan sebagai berikut :

1) Pemanasan

a) Berdoa dan absensi

b) Menjelaskan kegiatan belajar mengajar secara umum c) Melakukan pemanasan

commit to user

Seperti pada pertemuan sebelumnya pemanasan menggunakan permainan yang mengarah pada materi inti, pada pertemuan II siklus II guru menggunakan permainan seperti pada pertemuan II siklus I yaitu permainan lempar sasaran yang dirasa paling mendekati dan memberikan dampak positif pada pembelajaran passing atas. Adapun permainan lempar sasaran tersebut adalah sebagai berikut :

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok berada dalam satu kotak/lingkaran dan salah satu berada di luar. Siswa yang di luar berusaha melempar teman di dalam lingkaran dengan lemparan dua tangan dari bawah. Siswa yang di dalam berusaha menghindar, dan yang terkena terkena lemparan ganti menjadi pelempar dan seterusnya.

2) Inti Pelajaran

a) Pada inti pembelajaran guru menjelaskan materi pembelajaran sikap / gerakan badan dalam passing atas. Setelah guru selesai menjelaskan kemudian siswa diberi kesempatan untuk mencoba gerakan-gerakan tersebut dan dilakukan secara individu dengan menggunakan bola voli yang sesungguhnya. Satu persatu siswa melakukan passing atas dan disesuaikan dengan urutan barisan.

b) Setelah selesai melakukan gerakan passing atas kemudian guru menjelaskan gerak ayunan tangan dalam passing atas ( lempar tangkap individu dan berpasangan ). Kedua tangan dijulurkan keatas ibu jari sejajar, kedua tangan lengan lurus dan relak, ayun kedua tangan keatas, lepaskan bola pada posisi antara ke dua tangan dengan dipantulkan keatas. Siswa melakukan latihan dengan tertib dan gembira dengan panduan guru.

c) Kemudian guru menjelaskan dengan contoh, teknik memukul/mempassing bola pada saat yang tepat. Pandangan mata ke arah bola yang datang. Posisi badan ideal dengan bola yang datang. Memukul /mempassing bola pada ketinggian satu meter keatas.dan dua meter keatas. Perkenaan pada bidang yang rata pada dua tangan

commit to user

yang dikaitkan. Siswa melakukan kegiatan sesuai program dan dilakukan berpasangan dengan teman.

d) Guru menjelaskan dengan contoh dan peragaan, gerak lanjut ( follow through ). Gerakan tangan setelah mempassing relak mengikuti arah bola, kedua lutut diluruskan, kaki belakang melangkah maju untuk menjaga keseimbangan, pandangan mata kearah bola yang melambung. Siswa melaksanakan tugas sesuai dengan contoh dan penjelasan guru.

e) Setelah selesai bermain dan melakukan gerakan-gerakan dalam pembelajaran passing atas kemudian siswa dikumpulkan untuk melakukan evaluasi dari pembelajaran yang telah dilakukan agar siswa mengetahui kekurangannya dan juga memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang materi pembelajaran passing atas yang belum dipahami. Setelah selesai bertanya jawab kemudian siswa ditugaskan untuk melakukan kembali gabungan gerak dasar dalam passing atas, sikap ayunan tangan, cara memukul/mempassing bola pada saat yang tepat dan gerak lanjut ( follow through ), untuk memberi penguatan dari materi pembelajaran yang telah diajarkan. siswa ditugaskan untuk melakukan gerakan tersebut dilapangan voli yang telah disediakan dihalaman sekolah dan dilakukan sesuai dengan urutan absen siswa..

3) Penutup

Melaksanakan penenangan / pendinginan :

a) Siswa dibariskan kemudian diminta untuk duduk dengan kedua kaki diluruskan.

b) Refleksi Pengalaman Belajar Siswa. Siswa diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapat tentang hal- hal yang belum dipahami. c) Evaluasi Umum terhadap Proses Pembelajaran gerak dasar dalam

mempassing bola voli.

d) Apresiasi yaitu memberikan penghargaan atas hasil kerja siswa, baik kelompok dan atau individu.

commit to user

e) Tindak Lanjut (pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan pembelajaran berikutnya).

f) Selesai mengevaluasi hasil belajar siswa kemudian guru memimpin berdoa kemudian siswa dibubarkan.

c. Observasi dan Interprestasi

Pada pembelajaran bola voli passing atas dengan model pembelajaran bermain, ternyata dapat meningkatkan semangat serta peran aktif siswa dalam mengikuti pembelajaran passing atas, hal ini dapat dilihat dari hasil evaluasi pada siklus II yang memuaskan.

Tabel 5. Diskripsi Data Akhir Siklus II Hasil Belajar Passing Atas Pada Siswa Kelas V SD Negeri Sukorejo Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2011/2012

Rentang Nilai Keterangan Kriteria Jumlah

Anak Prosentase

80 – 95 Baik Sekali Tuntas 13 52% 75 – 79 Baik Tuntas 9 36% 70 – 74 Cukup Tuntas - 0% 65 – 69 Kurang Tidak Tuntas 1 4% 50 – 64 Kurang Sekali Tidak Tuntas 2 8% Jumlah 25 100%

d. Analisis dan Refleksi

Adapun keberhasilan yang diperoleh pada siklus II adalah sebagai berikut:

1) Keberhasilan guru/siswa:

Dari hasil tes pada siklus II menunjukkan bahwa hasil belajar passing atas meningkat dari 52% pada kondisi awal menjadi 64% pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 88% pada akhir siklus II. Dari perbandingan peningkatan prosentase tersebut maka guru mampu memberikan materi pembelajaran passing atas dengan baik yaitu dengan melakukan model pembelajaran bermain dan berdampak pada antusias siswa dalam

commit to user

mengikuti pembelajaran yang baik sehingga siswa mampu memahami pembelajaran passing atas secara maksimal dan juga pencapaian hasil pembelajaran passing atas yang maksimal pula. Penerapan model pembelajaran bermain ternyata dapat memberi pencerahan sebagai alternatif dalam memberikan pembelajaran guna meningkatkan peran aktif siswa dalam mengikuti pembelajaran passing atas sehingga siswa dapat menerima pembelajaran dengan baik dan memiliki antusias yang tinggi sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

2) Dari prosentase di atas maka hasil pembelajaran passing atas pada siklus II pertemuan ke II telah memenuhi target dari yang diharapkan. Oleh karena itu model pembelajaran bermain dalam pelaksanaan pembelajaran passing atas dapat memberikan pencerahan kepada guru sebagai alternatif dalam memilih model-model pembelajaran khususnya materi pembelajaran passing atas guna meningkatkan hasil belajar siswa dan juga sebagai bentuk usaha guru dalam menyampaikan materi pembelajaran agar siswa dapat berperan aktif selama mengikuti proses pembelajaran sehingga tujuan dari pembelajaran tersebut dapat tercapai secara maksimal.

Dalam dokumen MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS (Halaman 67-71)

Dokumen terkait