• Tidak ada hasil yang ditemukan

Simbiosis

Dalam dokumen GABUNG BUKU PLH MANGROVE 5.pdf (Halaman 35-39)

BAB II INTERAKSI ANTAR MAKHLUK HIDUP

B. Simbiosis

Hubungan yang erat antar dua makhluk hidup yang hidup berdampingan disebut dengan simbiosis. Terdapat beberapa bentuk simbiosis, yaitu:

1 Simbiosis mutualisma

Simbiosis yang keduanya saling menguntungkan, contoh :

a. Bunga Sepatu (dibantu proses penyerbukannya) dan Lebah (mendapat nektar).

b. Burung Jalak (mendapat makanan) dan Kerbau (dimakan kutunya).

c. Ikan Badut (mendapat perlindungan) dengan anemon laut (mendapat sisa - sisa makanan dari ikan badut).

d. Bunga (dibantu proses penyerbukannya) dengan kupu-kupu (mendapat nektar).

e. Rafflesia (dibantu proses penyerbukannya) dan lalat (mendapat sari bunganya).

f. Hiu (bersih) dan remora (makan sisa makanan hiu).

Simbiosis Ikan Hiu dan Remora

Sumber: ht tp://www .ebiologi.c om/2015/12/ con toh-simbiosis-k omensalisme.h tml

Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove

22 23

2

bab

INTERAKSI

ANTAR MAKHLUK HIDUP

Kompetensi Dasar

1. Siswa dapat memahami apa yang dimaksud dengan interaksi sesama makhluk hidup dan dapat mengenalnya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Siswa dapat mengerti pentingnya peran dan manfaat keberadaan mangrove bagi kelangsungan hidup makhluk di sekitarnya.

Indikator Hasil Belajar

1. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian simbiosis dan jenis-jenisnya.

A. Pendahuluan

Ekosistem di permukaan bumi termasuk ekosistem mangrove didalamnya, selalu terdiri dari flora dan fauna yang menjadi ciri khas setempat. Flora dan fauna tersebut saling berhubungan atau berinteraksi satu dengan lainnya. Interaksi terjadi karena semua makhluk hidup membutuhkan makanan dan tempat tinggal untuk mempertahankan hidupnya. Terdapat makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan makanan sendiri namun ada yang tidak dapat menghasilkan makanan sendiri sehingga bergantung dengan makhluk lainnya, hal ini menyebabkan adanya interaksi. Bentuk interaksi antar makhluk hidup tersebut bermacam-macam, yaitu ada yang saling menguntungkan atau interaksi yang satu untung satunya rugi atau bentuk lainnya. Untuk lebih jelasnya akan diterangkan hal tersebut dibawah ini.

B. Simbiosis

Hubungan yang erat antar dua makhluk hidup yang hidup berdampingan disebut dengan simbiosis. Terdapat beberapa bentuk simbiosis, yaitu:

1 Simbiosis mutualisma

Simbiosis yang keduanya saling menguntungkan, contoh :

a. Bunga Sepatu (dibantu proses penyerbukannya) dan Lebah (mendapat nektar).

b. Burung Jalak (mendapat makanan) dan Kerbau (dimakan kutunya).

c. Ikan Badut (mendapat perlindungan) dengan anemon laut (mendapat sisa - sisa makanan dari ikan badut).

d. Bunga (dibantu proses penyerbukannya) dengan kupu-kupu (mendapat nektar).

e. Rafflesia (dibantu proses penyerbukannya) dan lalat (mendapat sari bunganya).

f. Hiu (bersih) dan remora (makan sisa makanan hiu).

Simbiosis Ikan Hiu dan Remora

Sumber: ht tp://www .ebiologi.c om/2015/12/ con toh-simbiosis-k omensalisme.h tml

Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove

24 25

2. Simbiosis Parasitisma

Simbiosis yang satu untung sedang yang lain dirugikan, contoh :

a Tanaman benalu (mendapat sari makanan) dengan inangnya (diambil sari makanannya).

b Tali putri (menyerap sari makanan yang berupa zat organik) dengan inangnya (diambil sari makanannya).

c Cacing perut dan cacing tambang (mengambil sari makanan) yang hidup di dalam usus manusia .

d Bunga Rafflesia (menyerap sari - sari makanan) dengan inangnya (diambil sari makanannya). Tali putri dengan inangnya Sumber : http://www .ebiologi.c om/2015/12/ con toh-simbiosis-par asitisme.h tml

3. Simbiosis Komensalisma

Simbiosis yang satu untung sedang yang lain tidak dirugikan, contoh :

a. Tanaman paku Sarang burung dengan tanaman sawo.

b. Anggrek (menumpang tempat

hidup) dengan Pohon Mangga.

c. Paku tanduk rusa (menumpang

tempat hidup) dengan tumbuhan inangnya.

d. Sirih (menumpang hidup) pada

tumbuhan inangnya. Sumber: ht tps://k or eshinf o.blogspot.c o.id/2015/10/10-con toh-simbiosis-k omensalisme.h tml

Tanaman sirih dengan inangnya

4. Simbiosis Amensalisma

Simbiosis yang pihak dirugikan dan pihak lainnya tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contoh hubungan ini adalah:

a. Pohon Walnut dengan tumbuhan lainnya (tidak dapat hidup karena pohon walnut menghasilkan senyawa alelopati. b. Pohon pinus dengan

tumbuhan sekitarnya c. Rumput teki dengan

tanaman di sekitar.

Pohon pinus dengan lingkungannya

Foto : Hendra Gunawan

5. Simbiosis Kompetisi

Simbiosis yang kedua pihak saling merugikan, biasanya terjadi melalui kompetisi dalam memperebutkan makanan. Kompetisi ada dua yaitu kompetisi intraspesifik dan kompetisi interspesifik. Contoh kompetisi interspesifik (antar individu yang berbeda spesies) adalah persaingan antara kambing dengan sapi di padang rumput. Contoh kompetisi intraspesifik (antar individu yang spesiesnya sama) adalah persaingan antara para singa jantan dalam memperebutkan wilayah atau pasangan dan pertarungan ayam jago untuk memperebut pasangan ayam betina.

Sumber: ht tps:// ca turr atnaw ati10. wor dpr ess.c om/2015/04/27/pola-in ter ak si-ek osis tem/

Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove

24 25

2. Simbiosis Parasitisma

Simbiosis yang satu untung sedang yang lain dirugikan, contoh :

a Tanaman benalu (mendapat sari makanan) dengan inangnya (diambil sari makanannya).

b Tali putri (menyerap sari makanan yang berupa zat organik) dengan inangnya (diambil sari makanannya).

c Cacing perut dan cacing tambang (mengambil sari makanan) yang hidup di dalam usus manusia .

d Bunga Rafflesia (menyerap sari - sari makanan) dengan inangnya (diambil sari makanannya). Tali putri dengan inangnya Sumber : http://www .ebiologi.c om/2015/12/ con toh-simbiosis-par asitisme.h tml

3. Simbiosis Komensalisma

Simbiosis yang satu untung sedang yang lain tidak dirugikan, contoh :

a. Tanaman paku Sarang burung dengan tanaman sawo.

b. Anggrek (menumpang tempat

hidup) dengan Pohon Mangga.

c. Paku tanduk rusa (menumpang

tempat hidup) dengan tumbuhan inangnya.

d. Sirih (menumpang hidup) pada

tumbuhan inangnya. Sumber: ht tps://k or eshinf o.blogspot.c o.id/2015/10/10-con toh-simbiosis-k omensalisme.h tml

Tanaman sirih dengan inangnya

4. Simbiosis Amensalisma

Simbiosis yang pihak dirugikan dan pihak lainnya tidak diuntungkan maupun dirugikan. Contoh hubungan ini adalah:

a. Pohon Walnut dengan tumbuhan lainnya (tidak dapat hidup karena pohon walnut menghasilkan senyawa alelopati. b. Pohon pinus dengan

tumbuhan sekitarnya c. Rumput teki dengan

tanaman di sekitar.

Pohon pinus dengan lingkungannya

Foto : Hendra Gunawan

5. Simbiosis Kompetisi

Simbiosis yang kedua pihak saling merugikan, biasanya terjadi melalui kompetisi dalam memperebutkan makanan. Kompetisi ada dua yaitu kompetisi intraspesifik dan kompetisi interspesifik. Contoh kompetisi interspesifik (antar individu yang berbeda spesies) adalah persaingan antara kambing dengan sapi di padang rumput. Contoh kompetisi intraspesifik (antar individu yang spesiesnya sama) adalah persaingan antara para singa jantan dalam memperebutkan wilayah atau pasangan dan pertarungan ayam jago untuk memperebut pasangan ayam betina.

Sumber: ht tps:// ca turr atnaw ati10. wor dpr ess.c om/2015/04/27/pola-in ter ak si-ek osis tem/

Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove Pendidikan Lingkungan Hidup Tematik Mangrove

26 27

Dalam dokumen GABUNG BUKU PLH MANGROVE 5.pdf (Halaman 35-39)

Dokumen terkait