• Tidak ada hasil yang ditemukan

5.1 Simpulan

1. Terdapat hubungan antara konsumsi makanan dengan kejadian preeklampsia di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang (p-value 0,004< α (0,05))

2. Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian preeklampsia di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang (p-value 0,000 <α (0,05)).

5.3 Saran

Saran yang dikemukakan untuk kesimpulan diatas adalah 1. Bagi Ibu Hamil di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang

Ibu dapat melakukan ANC (Antenatal Care) secara berkala selama kahamilan atau ketika sudah mengalami tensi tinggi/preeklampsia untuk dilakukan deteksi dini atau pencegahan serta pengobatan adanya kegawatdaruratan pada ibu maupun janin.

2. Bagi Dinas Kesehatan dan Tenaga Medis

Dinas Kesehatan dan Tenaga Medis Kabupaten Pemalang diharapkan agar melakukan upaya promosi kesehatan untuk meminimalkan risiko terjadinya preeklampsia

49

3. Bagi Peneliti Selanjutnya

Penelitian ini perlu dilanjutkan dengan pengembangan yang memberikan informasi lebih rinci terhadapfaktor resiko penyebab preeklampsia dengan mengukur variabel yang berbeda dengan jumlah sampel yang besar dan menggunakan desain yang berbeda.

2016. “Assessment of Nutritional Status of Pregnancy Women in a Rural Area in Sri Lanka”. Tropical Agricultural Research, 27 (2), 203-211.

Agrawal, S. 2014. “Frequency of Consumption of Specific Food Items and Symptoms of Preeclampsia and Eclampsia in Indian Women”. International

Journal of Medicine and Public Health, 4 (4), 350-353.

Almatsier S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Andriani, C., Lipoeto, N. I., & Utama, B. I. 2016. “Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Preeklampsia di RSUP Dr. M. Djamil Padang”. Jurnal

Kesehatan Andalas, 5 (1), 173-178.

Anggraeni E. A. 2012. “Hubungan Status Gizi Ibu Hamil Usia Kandungan 4-5 Bulan Berdasarkan Lingkar Lengan Atas (Lila) dengan Berat Badan Bayi Lahir”. [Skripsi]. Semarang: Universitas Muhammadiyah Semarang

Arcana, N., & Sugiritama, W. 2009. “Pengaruh Pemberian Minyak Buah Merah (Pandanus Conoideus Lam) Terhadap Kadar Vitamin E Plasma Hewan Model Preeklampsia”. Medicina, 40, 27-31.

Ariningtyas, N. D., Dachlan. E. G., & Krismariono, A. 2011. “Perbandingan Kadar TNF-a dan Mikroba Patogen Periodontal pada Ibu Hamil Normal, Hamil dengan Priodontitis, dan Preeklampsia Berat Tipe Lambat”. Majalah Obstetri

dan Ginekologi, 19 (3), 121-127.

Asmana, S. K., Syahredi.,& Hilbertina, N. 2016. “Hubungan Usia dan Paritas dengan Kejadian Preeklampsia Berat di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2012-2013”. Jurnal Kesehatan Andalas, 5 (3), 640-646.

Azwar, S. 2009. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azza, A. 2017. “Deteksi Kejadian Preeklampsia Berdasarkan Parietas dan Usia Kehamilan Ibu (Studi Retrospektif)”. The Indonesian Journal of Health

Science, 9 (1), 64-69.

Bej, P., Chhabra, P., Sharma, A. K., & Guleria, K. 2014. “Role of Nutrition in Preeclampsia and Eclampsia cases, a case control study”. Indian Journal of

Brantsaeter, A. L., Myhre, R., Haugen, M., Myking, S., Sengpiel, V., Magnus, P., Jacobsson, B., & Meltzer, H. M. 2011. “Intake of Probiotic Food and Risk of Preeclampsia in Primiparous Women The Norwegian Mother and Child Cohort Study”. American Journal of Epidemiology, 174 (7), 807-815.

Cahyaningtyas, T. P., Didik T., & Suryani, N. 2017. “Analisis Faktor-faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia-Eklampsia pada Ibu Bersalin di RSUD Kabupaten Sukoharjo Periode Tahun 2015”. Indonesian

Journal on Medical Science, 4 (1), 133-146.

Chairiah. 2012. ”Pengaruh Pola Makan dan Status Gizi Terhadap Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di RSU Tanjung Pura Kab Langkat” [Tesis]. Universitas Sumatera Utara: Medan.

Chikmah, A. M., Laksono, B., & Yuniastuti, A. 2016. “Efektivitas SMS Bunda Dibanding Kelas Ibu Balita Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Perilaku”. Public Health Perspective Journal, 1 (1): 21- 28.

Chotimah, C., & Mukarromah, S. B. 2017. “Predisposisi Perilaku Ibu Hamil Anemia yang Mempengaruhi Kepatuhan Antenatal Care dan Mengkonsumsi Tablet Fe”. Public Health Perspective Journal, 2 (2): 148-154.

Cunningham F, G. 2009. Obstetri Williams. Jakarta: EGC

Dahlan, MS. 2010. Langkah-langkah Membuat Proposal Penelitian Bidang

Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Sagung Seto

Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang. 2016. Data Program Kesehatan Ibu dan

Bayi. Pemalang: Bidang Kesehatan Keluarga

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. 2016. Buku Saku Kesehatan Triwulan 2

Tahun 2016. Semarang: Dinkes Jateng.

Djannah, S. N., & Arianti, I. S. 2010. “Gambaran Epidemiologi Kejadian Preeklampsia/eklampsia di RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2007-2009”. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 13 (4), 378-385.

Dumais, C.E.G., Lengkong, R.A., Mewengkang, M. E. 2016. “Hubungan obesitas pada kehamilan dengan preeklampsia”. Jurnal e-Clinic (eCl), 4 (1).

Durst, J.K. 2015. “Degree of obesity at delivery and risk of preeclampsia with severe features”. Presented in part at the 35th Annual Meeting of the Society of

International Journal of Clinical Medicine, 5, 1405-1416.

Fatkhiyah, N. 2015. “Motivasi, Kualitas Supervisi dan Kepatuhan Bidan dalam Mendeteksi Preeklampsia”. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10 (2), 195-202. Fikawati, S., Syafiq, H., Karima K. 2015. Gizi Ibu dan Bayi Ed. 1. Jakarta: Rajawali

Pers

Gao, H., Stiller, C. K., Scherbaum, V., Biesalski, H. K., Wang, Q., Hormann, E., & Bellows, A. C. 2013. “Dietary Intake and Food Habits of Pregnant Women Residing in Urban and Rural Areas of Deyang City, Sichuan Province, China”. Nutrients, 5, 2933-2954.

Grum, T., Hintsa, S., & Hagos, G. 2018. “Dietary Factors Associated with Preeclampsia or Eclampsia Among Women in Delivery Care Services in Addis Ababa, Ethiopia: a case control study”. BMC Research Notes, 11, 683. Gustri, Y., Sitorus, R. J., & Utama, F. 2016. “Determinan Kejadian Preeklampsia

pada Ibu Hamil di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang”. Jurnal Ilmu

Kesehatan Masyarakat, 7 (3), 209-217.

Handayani, D. 2014. “Faktor-faktor Determinan Status Gizi Ibu Hamil”. Jurnal

Al-Maiyyah, 7 (1), 34-52.

Hartati, N. N., Surinati, I. D. A. K., & Pradnyaningrum, N. N. D. V. 2018. “Preeklampsia dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada Ibu Bersalin”.

Jurnal Gema Keperawatan, 11 (1), 1-9.

Hidayah, L., Handayani, O. W. K., & Indriyanti, D. R. 2016. “Pelayanan Kesehatan Maternal dalam Akselerasi Penurunan Maternal Mortality”. Public Health

Perspective Journal, 1 (1), 35-43.

Husin, F. 2013. Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta: Sagung Seto

Imelda, A. D., & Putriana, Y. 2017. “Penanganan Awal Kejadian Preeklampsia Berat dan Eklampsia Salah Satu Rumah Sakit di Provinsi Lampung”. Jurnal

Keperawatan, 8 (2), 203-208.

Institute of Medicine. 2009. Weight Gain During Pregnancy. Weight Gain and

Jayani, I. 2016. “Pemberian Labu Siam Berimplikasi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Ibu Hamil Preeklampsia”. Jurnal Care, 4 (2), 36-44.

Johariyah. 2018. “Studi Fenomenologi Kejadian Preeklampsia di RSUD Cilacap Tahun 2015-2017”. Bidan Prada: Jurnal Publikasi Kebidanan, 9 (1), 39-56. Kemenkes RI & WHO. 2015. Buku Saku Asuhan Gizi di Puskesmas :Pedoman

Pelayanan Gizi bagi Petugas Kesehatan. Indonesia: Ministry of Health

Kementerian Kesehatan RI. 2016. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Khalil, G., & Hameed, A. 2017. “Preeclampsia: Pathophysiology and the Maternal-Fetal Risk”. Journal of Hypertension and Management, 3 (1), 1-5.

Khayati, Y. N., & Veftisia, V. 2018. “Hubungan Stress dan Pekerjaan dengan Preeklampsia di Wilayah Kabupaten Semarang”. Indonesian Journal of

Midwifery (IJM), 1 (1), 35-40.

Khoigani, M. G., Paknahad, Z., & Mardanian, F. 2012. “The Relationship Between Nutrients Intake and Preeclampsia in Pregnant Women”. Journal of Research

in Medical Sciences, 2, 210-217.

Khomsan, A . 2010. Pangan dan Gizi untuk Kesehatan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Khuzaiyah, S., Anies., & Wahyuni, S. 2016. “Karakteristik Ibu Hamil Preeklampsia”.

Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK), 9 (2), 1-5.

Khuzaiyah, S., Anies., & Wahyuni, S. 2017. “Efek Hipnosis Terhadap Perubahan Tekanan Darah Ibu Hamil Preeklampsia”. Jurnal Siklus, 6 (2), 229-237. Kruger, H. S. 2005. “Maternal Anthropometry and Pregnancy Outcomes: A Proposal

for The Monitoring of Pregnancy Weight Gain in Outpatient Clinics in South Africa”. Curationis, 28 (4), 40-49.

Kurniasari, D., & Arifandini, F. 2015. “Hubungan Usia, Paritas dan Diabetes Mellitus pada Kehamilan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbia Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2014”. Jurnal

Kesehatan Holistik, 9 (3), 142-150.

Kurniawan, A., Sistiarani, C., & Hariyadi, B. 2017. “Early Detection of High Risk Pregnancy”. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12 (2), 96-103.

Lestari, A. N., Caturiningsih, R., & Widhayanti, R. 2017. “Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Nutrisi Selama Kehamilan di Kudus”. Jurnal Kebidanan dan

Kesehatan, 7 (1), 41-48.

Lombo, G. E., Wagey, F. W., & Mamengko, L. S. 2017. “Karakteristik Ibu Hamil dengan Preeklampsia di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado”. Jurnal

Kedokteran Klinik (JKK), 1 (3), 9-15.

Lutfiatunnisa, A. A., Nugrahaeni, A., Yuliawati, S., & Sutiningsih, D. 2016. “Faktor Host, Konsumsi Lemak, Konsumsi Kalsium dan Kejadian Hipertensi pada Kehamilan”. VisiKes Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15 (2), 69-78.

Luthfiyani, S. A., Reksoprodjo, M., & Anisah. 2017. “Hubungan Usia Ibu, Graviditas, Riwayat Preeklampsia Berat di RSUD Kabupaten Bekasi Periode Juni 2015-Juni 2016”. Jurnal Profesi Medika, 11 (1), 1-11.

Mahmudah, U., Cahyati, W. H., & Wahyuningsih, A. S. 2011. “Faktor Ibu dan Bayi yang Berhubungan dengan Kejadian Kematian Perinatal”. Jurnal Kesehatan

Masyarakat, 7 (1), 41-50.

Manawan, A. A., Rattu, A. J. M., & Punuh, M. I. 2016. “Hubungan Antara Konsumsi Makanan dengan Kejadian Hipertensi di Desa Tandengan Satu Kecamatan Eris Kabupaten Minahasa”. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi UNSRAT, 5 (1), 340-347.

Manuaba, Ida Bagus Gde. 2009. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga

Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Marshall, J. E. 2011. Myles Textbook for Midwives. United Kingdom: Elsevier

Maryunani, A. 2012. Asuhan Kegawat Daruratan dalam Kebidanan. Jakarta: Trans InfoMedia.

Mayrink, J., Costa, M. L., & Cecatti. 2018. “Preeclampsia in 2018: Revisiting Concepts, Physiopathology, and Prediction”. The Scientific World Journal, 2018: 1-9.

Mbah A., Kornosky J., Kristensen S., August E., Alio A, Marty P, dkk. 2010. “Superobesity and risk for early and late pre-eclampsia”. BOJG.

Muhani, N., & Besral. 2015. “Preeklampsia dan Kematian Ibu”. Jurnal Kesehatan

Masyarakat Nasional, 10 (2), 80-86.

Mutalazimah. 2005.“Hubungan Lingkar Lengan Atas (Lila) dan Kadar Hemoglobin (Hb) Ibu Hamil dengan Berat Bayi Lahir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta”.

Jurnal Penelitian Sains & Teknologi, 6 (2), 114-126.

Mutia P, N., Hartini, T. N. S., & Hakimi, M. 2010. “Kurang Asupan Vitamin A, C, E dan Beta Karoten Meningkatkan Kejadian Preeklampsia di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta”. Gizi Indonesia: Journal of The Indonesian Nutrition

Association, 33 (2), 136-142.

Narasiang, B. R., Mayulu, N., & Kawengian, S. 2016. “Gambaran Pola Konsumsi Makanan pada Ibu Hamil di Kota Manado”. Jurnal e-Biomedik (eBM), 4 (2). Nofita, R., & Anjansari, F. R. 2018. “Korelasi Waktu Pemberian Kalsium dan

Kepatuhan Konsumsi Kalsium dengan Kejadian Resiko Tinggi Preeklampsia Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat”. Indonesian Journal of

Midwivery (IJM), 1 (1), 41-48.

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta. Novian, A. 2013. “Kepatuhan Diit Pasien Hipertensi”. Jurnal Kesehatan

Masyarakat, 9 (1), 100-105.

Novianti, H. 2016. “Pengaruh Usia dan Paritas Terhadap Kejadian Preeklampsia di RSUD Sidoarjo”. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9 (1), 25-31.

Nursal, D. G. A., Tamela, P., & Fitrayeni. 2015. “Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2014”.

Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10 (1), 38-44.

Ortega, R. M. 2001. “Food, Pregnancy and Lactation, Dietary Guidelines for Pregnant Women”. Public Health Nutrition, 4 (6A), 1343-1346.

Palupi, D, D., & Indawati, R. 2014. “Faktor Risiko Kematian Ibu dengan Preeklampsia/Eklampsia dan Perdarahan di Provinsi Jawa Timur”. Jurnal

Paramitasari, T. F. 2012. “Hubungan Antara Gaya Hidup Selama Masa Kehamilan dan Kejadian Preeklampsia”. The Indonesian Journal of Public Health, 8 (3), 122-125.

Peres, G. M., Mariana, M., & Cairrao, E. 2018. “Preeclampsia and Eclampsia: An Update on The Pharmocological Treatment Applied in Portugal”. Journal of

Cardiovascular Development and Disease, 5 (3), 1-13.

Praditama, A. D. 2014. “Pola Makan pada Ibu Hamil dan Pasca Melahirkan di Desa Tiripan Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk”. AntroUnairDotNet, 3(1), 1-16.

Prawirohardjo,S. 2009. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Quedarusman, H., Wantania, J., & Kaeng, J. J. 2013. “Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Peningkatan Berat Badan Saat Kehamilan dengan Preeklampsia”.

Jurnal e-Biomedik (eBM), 1 (1), 305-311.

Rahayu, L. D. P., & Suryandari, A, E. 2015. “Hubungan Kebiasaan Konsumsi Junk Food dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo”. Jurnal Involusi Kebidanan, 4 (8), 1-10.

Retni., Margawati, A., & Widjanarko, B. 2016. “Pengaruh Status Gizi dan Asupan Gizi Ibu Terhadap Berat Bayi Lahir Rendah pada Kehamilan Usia Remaja”.

Jurnal Gizi Indonesia, 5 (1), 14-19.

Roberts, J. M., Balk, J. L., Bodnar, L. M., Belizan, J. M., Bergel, E., & Martinez, A. 2003. “Nutrient Involvement in Preeclampsia”. The Journal of Nutrition, 133, 1684S-1692S.

Roeshadi, R.H. 2007. “Upaya Menurunkan Angka Kesakitan dan Angka Kematian Ibu pada Penderita Preeklampsia/eklampsia”. Indonesian Journal Obstetrics

and Ginecology. 31 (3), 123-133.

Rosmiyati. 2014. “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2013”. Jurnal Kesehatan Holistik, 8 (3), 105-109.

Sahara, R., & Mukarromah, S. B. 2018. “Analysis of Risk Factors Causing the Incidence of Prematurity in Mother with Severe Preeclampsia (Case Study in Permata Bunda Hospital Purwodadi)”. Public Health Perspective Journal, 3 (3), 158-166.

Saifuddin, A. B. 2011. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan

Perinatal. Jakarta: YBSP

Sanjay, G., & Girija, W. 2014. “Preeclampsia-Eclampsia”. The Journal of Obstetrics

and Gynecology of India, 64 (1), 4-13.

Saraswati, N., & Mardiana. 2015. “Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil (Studi Kasus di RSUD Kabupaten Brebes Tahun 2014)”. Unnes Journal of Public Health, 4 (2), 108-116.

Sardeva, I. N. R. G. 2017. “Karakteristik Pasien Preeklampsia dan Eklampsia di RSUD Dr. T. C Hillers Maumere Periode Januari-Juni 2016”. Warmadewa

Medical Journal, 2 (1), 26-32.

Setiyono, A., & Djaidah, A. 2012. “Konsumsi Ikan dan Hasil Pertanian Terhadap Kadar Hg Darah”. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7 (2), 110-116.

Shabara, M., Usman, S., & Santi, T. D. 2018. “Analisis Faktor Resiko Preeklampsia Ibu Bersalin >28 Minggu di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh”. Jurnal

Kesehatan Ilmiah Nasuwakes, 11 (1), 9-26.

Siagian A. 2010. Epidemiologi Gizi. Jakarta : Penerbit Erlangga

Sihotang, P. C., Rahmayanti, E. I., Tebisi, J. M., & Bantulu, F. M. 2016. “Hubungan Pola Makan dan Kecukupan Istirahat Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru”. Jurnal Kesehatan

Tadulako, 2 (1), 68-75.

Siringoringo, H. E., Yusrawati.,& Chundrayetti, E. 2016. “ Perbedaan Rerata Kadar Profil Lipid pada Preeklampsia dengan Kehamilan Normal pada Etnik Minangkabau”. Jurnal Kesehatan Andalas, 5 (1), 30-35.

Situmorang, T. H., Damantalm, Y., Januarista, A., & Sukri. 2016. “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Poli KIA RSU Anutapura Palu”. Jurnal Kesehatan Tadulako, 2 (1), 34-44.

Sugianty, D. 2008. “Hubungan Asupan Karbohidrat, Protein, Lemak, Natrium dan Serta dengan Tekanan Darah pada Lansia”. UNDIP

Cholesterol, Low Density Lipoprotein and to Increase Blood High Density Lipoprotein”. Animal Production, 14 (2), 70-76.

Sukfitrianty., Aswadi., & Lagu, A. M. H. R. 2016. “Faktor Resiko Hipertensi pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Hikmah Kota Makassar”. Al-Sihah : Public Health

Science Journal, 8 (1), 79-88.

Sumarmi, S., Puspitasari, N., & Melaniani, S. 2017. “The Body Size and Micronutrients Status Among The Bride to be in Probolinggo District of East Java”. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13 (1), 50-59.

Taslim, R. W. R., Kundre, R., & Masi, G. 2016. “Hubungan Pola Makan dan Stres dengan Kejadian Hipertensi Grade 1 dan 2 Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kecamatan Palu Barat”. E-Journal Keperawatan (ekp) Vol. 4 (1), Feb 2016

Tim Field Lab. 2013. Modul Field Lab Semester I Edisi Revisi II Keterampilan

Pemantauan Status Gizi Balita dan Ibu Hamil.

fk.uns.ac.id/static/filebagian/Modul_Gizi.pdf. Diakses 12 Desember 2016

Ulfa, Z. D., Kuswardinah, A., & Mukarromah, S. B. 2017. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Maternal Secara Berkelanjutan”. Public Health Perspective Journal, 2 (2), 184-190.

Verma, M. K., Kapoor, P., Yadav, R., & Manohar, R. K. 2017. “Risk Factor Assessment for Pre-eclampsia: A Case Control Study”. International Journal

of Medicine and Public Health, 7 (3): 172-177.

Vijayalaxmi, A. H. M., & Kadapatti, M. 2011. “A Comparative Study on Nutritional Status of Selected Pregnant Women”. Indian Streams Research Journal, 1 (5). Wafiyatunisa, Z., & Rodiani. 2016. “Hubungan Obesitas dengan Terjadinya

Preeklampsia”. Medical Journal of Lampung University, 5 (5), 184-190. Wahyuni, S. 2008. “Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi dengan Status

Gizi Ibu Hamil di Puskesmas Nusukan Surakarta” FK UNS. Surakarta

WHO. 2013. Modul Eklampsia dan Preeklampsia Materi Pendidikan Kebidanan. Jakarta: EGC.

Widhyaningrum, P. D., & Manuaba, I. B. G. F. 2017. “Gambaran Kasus Preeklampsia dengan Penanganan Konservatif di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar Bali Tahun 2013”. E-Jurnal

Medika, 6 (6), 1-4.

Wulandari, N., Astuti, D., & Sumarni. 2015. “Hubungan Konsumsi Makanan Sumber Antioksidan dan Konsumsi Makanan kaleng dengan Kejadian Preeklampsia di RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Tahun 2015”. Bidan

Prada: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 6 (2), 85-93.

Yuliani, D. R., Juniartati, E., Rahayu, D. L., Rofikoh, U., Rohmatika, D., & Sulistiarini, U. 2018. “Launching GEMPITA Bumil Gerakan Makan Pisang dan Jalan Pagi Teratur Bagi Ibu Hamil”. Jurnal LINK, 14 (2), 83-92.

Yulisa, D. K., & Mukarromah, S. B. 2018. “The Effect of Walking Exercise on Blood Pressure in The Elderly with Hipertension in Mulyoharjo Community Health Center Pemalang”. Public Health Perspective Journal, 3 (3): 176-184.

Yuniarti, F., Wijayati, W., & Ivantarina, D. 2018. “Analisis Perilaku Kesehatan dan Faktor Resiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Poliklinik Obstetri Gynekologi RSUD Kabupaten Kediri”. Journal of Issues in Midwifery, 1 (3), 1-17.

Yuniastuti, A., Kamilatussainah., & Sasi, F. A. 2015. “Pengaruh Pemberian Madu Kelengkeng Terhadap Aktivitas Enzim Superoxide Dismutase dan Katalase pada Tikus yang Diinduksi Pb Asetat”. [Prosiding]. Universitas Wahid Hasyim Semarang

Dokumen terkait