• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V

SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

A. Simpulan

Dari setiap tindakan yang telah dilakukan dalam penelitian ini maka dapat diambil kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar Mata Diklat Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan siswa kelas X AP 1 SMK Kristen 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012.

Hal tersebut terrefleksi dari beberapa indikator berikut ini:

1. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 17,65%. Peningkatan tersebut di ketahui hasil evaluasi yang dikerjakan siswa pada siklus pertama diketahui bahwa sebanyak 25 siswa atau sebesar 73,52% sudah memenuhi KKM dan sebanyak 31 siswa atau sebesar 91,17% pada siklus yang kedua. 2. Motivasi berprestasi siswa meningkat sebesar 9,7%. Hal ini ditunjukkan

dengan persentase motivasi belajar siswa pada siklus pertama sebesar 71,14% dan kemudian pada siklus kedua meningkat menjadi 80,84%.

3. Partisipasi siswa meningkat sebesar 13,56%. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan persentase partisipasi belajar siswa pada siklus pertama sebesar 60,58% dan kemudian pada siklus kedua meningkat menjadi 74,14%.

Penerapan metode pembelajaran tipe Numbered Heads Together secara rinci telah dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif siswa dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Siswa diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran. Dengan variasi pembelajaran yang terdiri dari penomoran, pengajuan masalah, berfikir bersama dan pemberian jawaban membuat siswa merasakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan materi yang disajikan dalam bentuk masalah yang harus dipecahkan menjadi lebih mudah dipahami siswa sehingga dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa.

B. Implikasi

Berdasarkan kesimpulan yang telah peneliti kemukakan di atas, maka dapat dikaji implikasinya, baik implikasi teoretis maupun implikasi praktis, yaitu sebagai berikut:

1. Implikasi Teoretis

Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata diklat bekerjasama dengan kolega dan pelanggan siswa kelas X AP SMK Kristen 1 Surakarta. Hasil belajar Mata Diklat Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan dalam penelitian ini dipengaruhi dari partisipasi / keaktifan siswa selama pembelajaran dan motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian ada suatu gambaran yang jelas bahwa keberhasilan suatu proses pembelajaran tergantung pada beberapa faktor yang saling berkaitan satu sama lain. Faktor-faktor tersebut berasal dari pihak guru maupun siswa. Faktor dari guru antara lain kemampuan guru dalam mengelola kelas pada saat proses pembelajaran berlangsung, kemampuan guru dalam mengembangkan dan menjelaskan suatu materi. Faktor yang lainnya yaitu kemampuan guru dalam mengembangkan model dan metode pembelajaran, serta kemampuan guru dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Sedangkan faktor yang berasal dari siswa antara lain minat dan antusias belajar siswa serta keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

2. Implikasi Praktis

Penelitian ini memberikan gambaran secara jelas bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata diklat bekerjasama dengan kolega dan pelanggan. Hasil penelitian tersebut menjadikan guru mata diklat bekerjasama dengan kolega dan pelanggan termotivasi untuk melakukan peningkatan hasil pembelajaran di kelas lain dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together. Oleh karena itu pembelajaran dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang sederhana dan mudah diterapkan dalam bentuk kelompok-kelompok yang dibagi

commit to user

secara heterogen dan pemberian nomor kepala pada setiap siswa dalam masing- masing kelompok. Selain itu, guru mata diklat bekerjasama dengan kolega dan pelanggan juga menjadi lebih optimis dalam melakukan perbaikan dari metode pembelajaran yang selama ini diterapkan. Menjadikan ceramah sebagai sebuah sarana dan bukan yang utama dalam memberikan pemahaman materi pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.

C. Saran

Berdasarkan simpulan dan implikasi yang telah dikemukakan, maka dapat dikemukakan saran-saran sebagai berikut :

1. Bagi siswa :

a. Pada saat proses pembelajaran di dalam kelas, apbila siswa belum pahan dengan penjelasan guru hendaknya siswa bertanya, mengemukakan pendapat secara aktif selama proses pembelajaran.

b. Hilangkan perasaan malu dan takut untuk presentasi didepan kelas serta memiliki motivasi internal untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik dari sebelumnya

c. Siswa harus dapat mengembangkan berkomunikasi yang positif dalam mengerjakan soal pada diskusi kelompok, sehingga semua siswa dalam kelompok itu saling bekerjasama tidak hanya dikerjakan seorang siswa saja dan yang lain berpangku tangan.

d. Siswa hendaknya lebih mempersiapkan diri dengan membaca materi sebelum dijelaskan oleh guru ketika dikelas sehingga mereka akan semakin menguasai materi.

e. Siswa diharapkan lebih meningkatkan ketrampilan berkomunikasi, terutama keberanian siswa dalam bertanya, mengemukakan pendapat dan presentasi, dimana hal ini pada akhirnya akan sangat bermanfaat bagi siswa terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri.

2. Bagi Guru:

a. Guru diharapkan dapat selalu mengembangkan motivasi dan semangat siswa selama mengikuti pembelajaran Mata Diklat Bekerjasama dengan Kolega

dan Pelanggan yaitu dengan memberi penguatan, misalnya dengan memberi pujian, sentuhan, dan hadiah kepada siswa agar siswa merasa mampu dan percaya diri dengan materi pembelajaran yang siswa pelajari.

b. Guru hendaknya menggunakan metode Numbered Heads Together pada Mata Diklat Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan karena telah terbukti bawa metode tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. c. Guru hendaknya dapat memilih penerapan pembelajaran yang tepat dalam

proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

d. Guru diharapkan selalu mengembangkan pengetahuan tentang model pembelajaran yang lebih inovatif agar pembelajaran dapat dikemas menjadi lebih menarik bagi siswa dan proses pembelajaran di dalam kelas.

e. Guru perlu meningkatkan kemampuannya dalam pengelolaan kelas sehingga pembelajaran apapun yang akan diterapkan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

3. Bagi Kepala Sekolah :

a. Kepala Sekolah hendaknya lebih memberikan kesempatan kepada guru-guru mata pelajaran untuk mengikuti workshop yang berhubungan dengan model dan metode pembelajaran inovatif.

b. Kepala sekolah hendaknya menyediakan fasilitas – fasilitas yang digunakan untuk media pembelajaran yang lengkap, agar guru dapat termotivasi untuk menggunakan metode – metode pembelajaran yang menarik pada saat mengajar.

c. Kepala Sekolah hendaknya lebih mengintefsifkan dalam mendiskusikan permasalahan dalam pendidikan dan pembelajaran dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) pada tingkat sekolah yang kaitannya dengan penggunakaan model pembelajaran.

d. Kepala Sekolah hendaknya lebih mengusahakan fasilitas berupa buku-buku dan sumber referensi lain yang dapat mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar.

commit to user

Dokumen terkait