BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Landasan Teori
6. Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas Dengan Dana Kas Kecil
Menurut Mulyadi, (2016: 442) penyelenggaraanl danat kasl kecil pengeluaranl kasj dengani uang tunaii diselenggarakans dengani dua cara, yaitu sistemi saldoi berfluktuasii dan dalam sisteml isaldo berfluktuasi.
a. Dokumen Yang Digunakan
Adapun dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pengeluaran kas dengan dana kas kecil menurut Mulyadi, (2016: 443) adalah :
1) Buktii kasl keluarl adalah dokumen yang digunakan sebagai perintahl pengeluaranl kasl kepadal bagianl kasirl sesuai dengan nominal yang tertera pada dokumenl tersebut. Dokumen inii juga digunakan sebagai suratl pemberitahuanl yang dikirimkan kepada) kreditur, dan juga digunakan sebagaii sumberl untuk pencatatanl berkurangnya) utang. Contoh bukti kas keluar dapat dilihat pada gambar 2.7
Gambar 2. 7. Bukti Kas Keluar Sumber : Mulyadi, (2016: 252)
2) Cek, yaitu dokumenl yang berisi perintah kepada bank untuk mecairkan sejumlah uang yang tertera kepada sesorang atau organisasii yang namanya tertera pada cek tersebut.
3) Permintaani pengeluaran kasl kecil, yaitu dokumen yang digunakanl pemakaii danal kasl kecili untuk meminta) uang ke pemegang) danaa kas ikecil. Untuk pemegang dana kas kecil dokumen ini dijadikan bukti telah dikeluarkannya kas kecil.
Dokumen ini diarsip berdasarkan nama pemakai dana kas kecil oleh pemegang dana kas kecil. Contoh Permintaan Pengeluaran Kas Kecil dapat dilihat pada gambar 2.8.
Gambar 2. 8. Permintaan Pengeluaran Kas Kecil Sumber : Mulyadi, (2016: 444)
4) Bukti pengeluaran kas kecil, yaitu dokumen yang dibuat untuk mempertanggungjawabkan pemakaian dana kas kecil oleh pemakai dana kas kecil. Pada sistem dana kas kecil dengan imprest system, bukti pengeluaran kas kecil dilampiri dengan dokumen pendukungnya disimpan dalam arsip sementara oleh pemegang dana kas kecil untuk pengisian kembali dana kas kecil. Pada fluctuating-fund-balance system bukti pengeluaran kas kecil dilampiri dengan dokumen pendukungnya diserahkan oleh pemegang dana kas kecil kepada fungsi akuntansi untuk dicatat pada jurnal pengeluaran dana kas kecil. Contoh gambar bukti pengeluaran kas kecil dapat dilihat pada gambar 2.9.
Gambar 2. 9. Bukti Pengeluaran Kas Kecil Sumber : Mulyadi, (2016: 444)
5) Permintaan pengisian kembali kas kecil, yaitu dokumen yang dibuat untuk meminta dibuatkan bukti kas keluar untuk pengisian kembali dana kas kecil kepada bagian utang oleh pemegang dana kas kecil. Pada sistem dana kas kecil dengan imprest system, jumlah yang untuk pengisian kembali dana kas kecil adalah sebesar jumlah uang yang dikeluarkan sesuai dengan yang tertulis pada bukti pengeluaran kas kecil yang ada pada arsip pemegang dana kas kecil. Pada fluctuating-fund-balance system bukti pengeluaran kas kecil, pengisian kembali dilakukan sesuai dengan kebutuhan pengeluaran yang diperkirakan oleh pemegang dana kas kecil. Contoh gambar permintaan pengisian kembali kas kecil dapat dilihat pada gambar 2.10.
Gambar 2. 10. Bukti Pengeluaran Kas Kecil Sumber : Mulyadi, (2016: 445) b. Catatan Akuntansi Yang Digunakan
Adapun catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem akuntansi pengeluaran kas dengan dana kas kecil menurut Mulyadi, (2016: 445) adalah :
1) Jurnal pengeluaran kas, yaitu dokumen yang digunakan untuk mencatat faktur dari pemasok yang sudah lunas dalam ijurnal pengeluaran- kas.
2) Registerl cek, luntuk mencatat) cekl yang dikeluarkani untuk pembayaran.
3) Jurnall pengeluaranl dana kas kecil, digunakan untuk mencatat transaksii pengeluaran dana kas kecil yang diperkukan jurnal khusus.
c. Fungsi Yang Terkait
Fungsii yang terkaitt dalam sistem, akuntansi ipengeluaran kasi dengan dana kas kecil menurut Mulyadi, (2016: 446) adalah sebagai berikut :
1) Fungsi kas, fungsii yang bertanggungl jawab dalam pengisian cek, memintakanl otorisasii cek, dan mengirim cek via pos atau membayar langsung kepada kreditur.
2) Fungsii akuntansi, fungsii bertanggung jawab atas (pencatatan pengeluaranl kas ikecil yang menyangkutt beban dan persediaan, transaksii pembentukan pembentukan danai kas kecil, pengisian kembalii dana ikas lkecil dalam jurnall pengeluaran,kas atau register cek, pengeluarann danai kas kecil dalam jurnal pengeluaran dana kas kecil, serta pembuatan bukti kas keluar yang memberikan otorisasii kepada fungsii kass dalam mengeluarkan cek sesuai yang tertera pada cek tersebut.
3) Fungsii pemegang) dana ikas kecil, bertanggung jawab pada penyimpanan danaa kass kecil, pengeluaran danaj kas kecil sesuaii dengan iotorisasi, dan permintaan pengisiann kembali dana kass kecil.
4) Fungsii pemeriksaan) intern, fungsi yang bertanggung jawab melakukan perhitunganl kas secara periodikl dan mencocokkan hasill perhitungannya dengan saldo kass sesuai dengan catatan akuntansi.
d. Bagan Alir Dokumen Sistem Dana Kas Kecil
Menurut Mulyadi, (2016: 447), terdapat tiga prosedur untuk untuk sistem dana kas kecil yaitu prosedur pembentukan dana kas kecil, prosedur permintaan dan pertanggung jawaban pengeluaran dana kas kecil, dan prosedur pengisian kembali dana kas kecil.
e. Prosedur Pembentukan Dana Kas Kecil
Prosedur pembentukan dana kas kecil pada imprest system dengan fluctuating-fund-balance system tidak terlalu berbeda.
Berikut bagan alir prosedur pembentukan dana kas kecil menurut Mulyadi, (2016: 448).
Bagan 2. 5. Prosedur Pembentukan Dana Kas Kecil Sumber : Mulyadi, (2016: 448)
f. Prosedur Permintaan dan Pertanggungjawaban Pengeluaran Dana Kas Kecil
Prosedur permintaan dan pertanggungjawaban pengeluaran dana kas kecil dengan imprest system dan fluctuating-fund-balance system ada sedikit perbedaan. Pada imprest system pencatatan akuntansi atas pengeluaran dana kas kecil tidak dilakukan sedangkan pada fluctuating-fund-balance system saldo dana kas kecil pada buku besar berfluktuasi sesuai dengan pengisian dan pemakaian kembali dana kas kecil (Mulyadi, 2016: 448). Berikut bagan alir prosedur permintaan dan pertanggungjawaban pengeluaran dana kas kecil.
Bagan 2. 6. Prosedur Permintaan dan Pertanggungjawaban pengeluaran Dana Kas Kecil dengan Imprest System
Sumber : Mulyadi, (2016: 448)
Bagan 2. 7. Prosedur Permintaan dan Pertanggungjawaban pengeluaran Dana Kas Kecil dengan Fluctuating-Fund-Balance System
Sumber : Mulyadi, (2016: 451) g. Prosedur Pengisian Kembali Dana Kas Kecil
Prosedur pengisian kembali dana kas kecil dalam imprest system dan fluctuating-fund-balance system ada sedikit perbedaan. Pada imprest system, pengisian kembali dana kas kecil berdasarkan atas total uang tunai yang telah dikeluarkan berdasarkan bukti pengeluaran kas kecil. Sedangkan pada fluctuating-fund-balance system, pengisian kembali dana kas kecil berdasarkan atas taksiran total uang tunai yang dibutuhkann oleh pemegang dana kas kecil Mulyadi, (2016: 452). Berikut bagan alir prosedur pengisian kembali dana kas kecil.
Bagan 2. 8. Prosedur Pengisian Kembali Dana Kas Kecil
Sumber : Mulyadi, (2016: 453-454)