• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UKSW

Dalam dokumen KEBIJAKAN PEMBELAJARAN (Halaman 88-97)

DOKUMEN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UKSW

DKP-IV/LPMAI/S-03

Disetujui

89

DOKUMEN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA

DKP-UKSW LPMAI S-03

Disusun Lembaga Penjaminan Mutu & Audit Internal

Diperiksa Pembantu Rektor 1

SK Penetapan

Tanggal Penetapan

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA 2016

90

1. Visi dan Misi Universitas Visi

1. Menjadi Universitas Scientiarum, untuk pembentukan persekutuan pengetahuan tingkat tinggi, yang terikat kepada pengajaran kebenaran (alethea) berdasarkan pada realisme Alkitabiah.

2. Menjadi Universitas Magistroum et Scholarium untuk pembentukan minoritas yang berdaya cipta (creative minority) bagi pembangunan dan pembaharuan masyarakat dan negara Indonesia.

3. Menjadi pembina kepemimpinan untuk berbagai jabatan dalam masyarakat (termasuk gereja) yang sedang membangun.

4. Menjadi radar dalam situasi perubahan kebudayaan, politik, moral dan rohaniah, yang mensinyalir, mencatat, dan mengikuti perubahan-perubahan itu guna menjadikannya objek atau sasaran pembahasan dan penelitian.

5. Menjadi pelayan dan lembaga pendidikan pelayanan (diakonia), sepanjang masa mencakup kritik yang konstruktif serta informatif kepada gereja dan masyarakat terhadap keadaan masyarakat dimana masih terdapat kemiskinan, ketidakadilan, ketidakbenaran, dan ketidakdamaian.

Misi

1. Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: Pendidikan dan pengajaran tinggi, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

2. Melaksanakan Perguruan Tinggi Kristen Indonesia, yang berarti bahwa hidup dan kegiatan-kegiatannya pada satu pihak mempunyai motivasi dan merupakan bentuk perwujudan Iman Kristen yang Oikumenis dan pada pihak lain menjawab secara tepat dan bertanggung jawab situasi sosiokultural dan kebutuhan bangsa serta negara Republik Indonesia.

3. Mendorong dan mengembangkan sikap serta pemikiran yang kritis – prinsipal dan kreatif – realistis, berdasarkan kepekaan hati nurani yang luhur dan dibimbing oleh Firman Allah.

4. Mewujudkan pusat pemikiran dan pengalaman untuk pembinaan kehidupan yang adil, bebas, tertib serta sejahtera.

5. Mencari dan mengusahakan terdapatnya hubungan yang bermakna antara Iman Kristen dengan berbagai bidang ilmu dan kegiatan atau pelayanan.

6. Mengusahakan terbentuknya dan membina angkatan-angkatan pemimpin masyarakat yang selain diperlengkapi dengan bekal ilmu pengetahuan dan kepakaran di bidang tertentu, juga memiliki kesadaran pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.

91

2. Deskripsi Umum Standar Kompetensi Lulusan

Lulusan yang diharapkan dari pembelajaran di lembaga pendidikan tinggi UKSW adalah lulusan yang mencerminkan visi dan misi UKSW. Lulusan UKSW dihasilkan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga mampu menjadi pemimpin masyarakat yang kompeten terhadap ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta memiliki kesadaran pengabdian yang tinggi kepada masyarakat. Karakteristik penting sebagai lulusan UKSW adalah memiliki pemikiran dan pengalaman untuk pembinaan kehidupan yang adil, bebas, tertib serta sejahtera serta kepekaan hati nurani yang luhur dan dibimbing oleh Firman Allah.

Capaian lulusan ini sejalan dengan sebagaimana pada Pasal 6 ayat 1 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 49 Tahun 2014 Bab II bagian kedua tentang Standar Kompetensi Lulusan yaitu “merupakan perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran”.

3. Subyek/Pihak Yang Bertanggung Jawab Untuk Mencapai Standar Kompetensi Lulusan

1. Dosen.

2. Ketua Program Studi. 3. Dekan.

4. Pernyataan Isi Standar Kompetensi Lulusan

1. Penyusunan kurikulum pembelajaran di UKSW berdasarkan pada peraturan pemerintah yang terdiri dari : (1) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan (2) Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 Tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi.

2. Berdasarkan Pasal 5 ayat 2 Permen No. 49 2014, Standar Kompetensi Lulusan disusun menggunakan referensi utama dalam perumusan Standar Isi Pembelajaran, Standar Proses Pembelajaran, Standar Penilaian Pembelajaran, Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran, Standar Pengelolaan Pembelajaran, dan Standar Pembiayaan Pembelajaran.

3. Tim Penyusun Kurikulum Program Studi adalah tim penyusun kurikulum yang dibentuk oleh Ketua Program Studi, diketahui oleh Dekan Fakultas dan beranggotakan para dosen di dalam Program Studi tersebut. Tim ini memiliki tugas merumuskan standar kompetensi lulusan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran.

92

4. Penyusunan Standar Kompetensi Lulusan, dilakukan oleh tim yang terdiri dari: tim kurikulum program studi, stakeholder sebagai pengguna lulusan dan asosiasi program studi sejenis

5. Standar Kompetensi Lulusan digunakan sebagai acuan terhadap penilaian dan kelulusan mahasiswa selama pembelajaran di Program Studi.

6. Standar Kompetensi Lulusan dirumuskan dan dituliskan dalam bentuk dokumen dengan nama “Dokumen Standar Kompetensi Program Studi Berbasis KKNI”.

7. Kompetensi lulusan dituliskan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijasah yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Akademik UKSW dan ditanda tangani oleh Dekan dan Rektor.

8. Ketua Program Studi bertanggung jawab terhadap pemenuhan standar kompetensi lulusan.

9. Syarat kelulusan tiap jenjang studi adalah sebagai berikut:

a. Mahasiswa program diploma dan program sarjana dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban studi yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh program studi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih besar atau sama dengan 2,00 (dua koma nol). b. Mahasiswa program profesi, program spesialis, program magister, program

magister terapan, program doktor, dan program doktor terapan dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban studi yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh program studi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih besar atau sama dengan 3,00 (tiga koma nol).

5. Daftar Istilah dan Pengertian

1. Standar Kompetensi Lulusan adalah kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan.

2. Rumusan capaian pembelajaran lulusan mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan KKNI dan memiliki kesetaraan dengan jenjang kualifikasi pada KKNI.

3. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, yang selanjutnya disingkat KKNI, adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

4. SKPI adalah Surat Keterangan Pendamping Ijasah, surat yang menginformasikan kualifikasi kompetensi lulusan dan diberikan pada saat mahasiswa lulus dari program studi tempat belajarnya.

5. Capaian pembelajaran adalah kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap, ketrampilan, kompetensi, dan akumulasi pengalaman kerja. 6. Kualifikasi adalah penguasaan capaian pembelajaran yang menyatakan

93

6. Strategi Pencapaian

1. Kerja sama antara program studi, pengguna lulusan dan asosiasi program studi dibawah tanggungjawab Dekan dalam menyusunan dan mengimplementasikan standar kompetensi lulusan.

2. Fasilitasi, pelatihan dan pendampingan penyusunan dan pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) oleh UKSW melalui LPMAI.

3. Pemberian pengalaman kerja kepada mahasiswa dalam kegiatan di bidang tertentu pada jangka waktu tertentu, yakni berbentuk pelatihan kerja, kerja praktik, praktik kerja lapangan atau bentuk kegiatan lain yang sejenis.

7. Indikator Pencapaian

Indikator pencapaian standar kompetensi lulusan adalah

1. Memiliki waktu tunggu yang singkat (kurang dari 1 tahun) untuk mendapatkan dan atau menciptakan pekerjaan sesuai dengan kualifikasi kompetensi yang tertulis pada SKPI.

2. Mampu menjadi wirausaha yang menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

8. Dokumen Terkait

1. Dokumen Standar Kompetensi Program Studi Berbasis KKNI. 2. Surat Keterangan Pendamping Ijasah.

94

Instrumen Pelaksanaan dan Evaluasi Standar 3 Kompetensi Lulusan

Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Kristen Satya Wacana

Salatiga 2016

NO. DOKUMEN : DKP-IV/LPMAI/S-03

o Nama Program Studi : o Nama Fakultas : o Nama Koordinator Penjaminan Mutu Fakultas :

A. Pelaksanaan Standar Kompetensi Lulusan

Lingkari jawaban yang anda pilih

1. Apakah fakultas telah melaksanakan kerjasama antara program studi, pengguna lulusan dan asosiasi program studi dibawah tanggungjawab Dekan dalam menyusunan dan mengimplementasikanstandar kompetensi lulusan?

Ya Tidak

2. Apakah fakultas/proditelah melaksanakan pemberian pengalaman kerja kepada mahasiswa dalam kegiatan di bidang tertentu pada jangka waktu tertentu, yakni berbentuk pelatihan kerja, kerja praktik, praktik kerja lapangan atau bentuk kegiatan lain yang sejenis?

Ya Tidak

3. Apakah lulusan memiliki waktu tunggu yang singkat (kurang dari 1 tahun) untuk mendapatkan dan atau menciptakan pekerjaan sesuai dengan kualifikasi kompetensi yang tertulis pada SKPI?

95

4. Apakah lulusan mampu menjadi wirausaha yang menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain?

Ya Tidak

5. Apakah fakultas/proditelah memiliki formulir pencatatan pelaksanaan dan evaluasi Standar Kompetensi Lulusan secara mandiri?

Ya Tidak

6. Apakah fakultas/proditelah mengembangkan ruang lingkup dokumen Standar Kompetensi Lulusanpada tingkat fakultas/prodi?

Ya Tidak

7. Bila „ya‟ apakah dokumen Standar Kompetensi Lulusanpada tingkat fakultas/prodi tersebut dirumuskan dalam bentuk buku atau dokumen tertulis?

Ya Tidak

8. Bila „ya‟ apakah dokumen pengembangan Standar Kompetensi Lulusanpada tingkat fakultas/prodi tersebut dirumuskan dalam bentuk SOP, Instruksi Kerja, atau Buku Panduan?

Ya Tidak

9. Apakah fakultas/prodimemiliki tim khusus yang melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan Standar Kompetensi Lulusanpada tingkat fakultas/prodi?

Ya Tidak

10. Apakah fakultas/prodi melakukan sosialiasi Standar Kompetensi Lulusanpada mahasiswa, dosen dan staf kependidikan tingkat fakultas/prodi?

Ya Tidak

B. Pelaksanaan Standar Kompetensi Lulusan No

Nama Standar Dokumen Formulir

Pelaksanaan/Eval uasi

I. Standar Kompetensi Lulusan

1 Monitoring proses pembelajaran Ada Tidak Ada Tidak 2 Praktek kerja lapangan Ada Tidak Ada Tidak 3 Pengajuan proposal skripsi Ada Tidak Ada Tidak 4 Kolokium proposal skripsi Ada Tidak Ada Tidak 5 Ujian skripsi Ada Tidak Ada Tidak 6 Pelacakan lulusan Ada Tidak Ada Tidak

96

C. Upaya Peningkatan Mutu Standar Kompetensi Lulusan

1. Apakah fakultas/prodi berupaya meningkatkan mutu pada dokumen Standar Kompetensi Lulusan?

Ya Tidak

2. Apakah upaya peningkatan mutu pada Standar Kompetensi Lulusan fakultas/prodi ditulis dalam bentuk dokumen Standar Mutu, SOP, Instruksi Kerja atau Buku Panduan atau Aturan?

Ya Tidak

3. Apakah tersedia dokumen Standar Mutu, SOP, Instruksi Kerja atau Buku Panduan atau Aturan peningkatan mutu pada Standar Kompetensi Lulusan fakultas/prodi? Ya Tidak

D. Nama Standar/Manual/Prosedur Mutu

Isikan pengembangan yang sudah ada. Lingkari Y jika “Ya”, T jika “Tidak”

No

Nama Standar/Manual/Prosedur Mutu Nomor Lampiran (Y/T)

1 2 3

97

PROSEDUR

PENGUSULAN PROPOSAL

Dalam dokumen KEBIJAKAN PEMBELAJARAN (Halaman 88-97)

Dokumen terkait