• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBARAN OBYEK

A. Sistem Rekrutmen Karyawan di BMT Sumber Usaha

Rekrutmen karyawan di BMT Sumber Usaha dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan organisasi, jika ada formasi yang harus diisi karena adanya karyawan yang resign, penambahan divisi dan pembukaan kantor kas maka akan segera dilaksanakan rekrutmen karyawan. Proses rekrutmen di BMT Sumber Usaha dilakukan oleh bagian personalia yang diketahui oleh pengurus dan manajer.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Hafnel Oktario, metode rekrutmen yang diterapkan BMT Sumber Usaha berdasarkan: 1. Metode internal

Rekrutmen internal di BMT Sumber Usaha dilakukan dengan cara promosi dan rekomendasi. Promosi jabatan dilakukan untuk mengisi jabatan yang lebih tinggi. Biasanya dilakukan sebagai bentuk apresiasi organisasi, selain itu promosi jabatan diupayakan agar setiap karyawan mendapatkan jenjang karir yang baik, menambah pengalaman dan bisa meningkatkan produktivitas kerja. Sedangkan rekomendasi dari internal biasanya bagi mereka calon karyawan yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman bekerja dan sesuai dengan kualifkasi organisasi.

2. Metode eksternal

Rekrutmen eksternal di BMT Sumber Usaha dilakukan dengan cara lowongan publik. Dimana pihak BMT membagikan pengumuman lowongan pekerjaan melalui media masa seperti koran dan media sosial serta memasang pengumuman di kantor.

Sumber rekrutmen yang dilakukan oleh BMT Sumber Usaha berasal dari berbagai hal, yaitu:

1. Lowongan publik

Pihak BMT membuka lowongan pekerjaan dengan memanfaatkan fasilitas media masa dan media sosial untuk memberitahukan kepada khalayak umum yang sedang mencari kerja. Penggunaan media masa seperti koran dilakukan dengan strategi pemasangan iklan pada hari sabtu dengan posisi iklan yang cukup strategis. Hal ini dilakukan karena, setiap hari sabtu para pencari kerja meluangkan waktunya untuk membaca koran lowongan pekerjaan. Selain itu dalam penyebaran lowongan pekerjaan pihak BMT memanfaatkan pula media internet karena dianggap lebih cepat tersampaikan karena di era sekarang ini kegiatan apapun tidak terlepas dari internet. Belum lama ini BMT Sumber Usaha membuka lowongan pekerjaan yang dimuat dimedia masa setempat.

2. Rekomendasi dari internal

Biasanya calon karyawan BMT Sumber Usaha yang direkomendasikan sebelumnya sudah memiliki pengalaman bekerja

56

dengan latar belakang lembaga keuangan. Selain itu rekomendasi karyawan juga dilakukan kepada mahasiswa yang sebelumnya pernah magang di BMT. Setiap tahunnya BMT Sumber Usaha menerima peserta untuk magang. Dalam proses magang setiap peserta akan belajar dan mempraktikkan kegiatan yang ada di BMT seperti dibagian teller, admin, account officer.

Berdasarkan database bagian personalia, SDI yang dimiliki BMT Sumber Usaha dengan masa kerja kurang dari lima tahun, bersumber dari:

Tabel 4.1 Sumber Rekrutmen Karyawan yang Ada dengan Masa Kerja Kurang dari Lima Tahun

No. Nama Sumber Rekrutmen

1. Kristian Sutrisno Melamar secara langsung (sebelumnya pernah magang). 2. Kadang Wismono Melamar secara langsung

3. Reni Purwanti Rekomendasi

4. Waluyo Rekomendasi

5. Ari Suwarno Rekomendasi

6. Hafnel Oktario Rekomendasi

7. Teguh Herwanto Rekomendasi

Sumber: BMT Sumber Usaha

Kriteria rekrutmen yang berlaku di BMT Sumber Usaha pada dasarnya sama seperti dengan kualifikasi organisasi yang lainnya, disesuaikan dengan kebutuhan formasi. Berikut kriteria rekrutmen untuk mengisi formasi analisis pembiayaan atau

surveyor yang belum lama ini membutuhkan karyawan baru, yaitu:

1. Pria atau wanita, usia makimal 35 tahun, minimal lulusan D3. 2. Warga Negara Indonesia (WNI).

3. Minimal berpengalaman 2 tahun sebagai AO atau Marketing Kredit atau Analisis Kredit Lembaga Keuangan.

4. Tanggung jawab, amanah, jujur, komunikatif dan mampu bekerja sama dalam tim.

5. Mampu mengoperasikan komputer minimal bisa mengoperasikan MS.Office.

6. Memiliki kendaraan sendiri (SIM A/C). 7. Gaji menarik dan dapat di negoisasi. 8. Membuat surat lamaran atau CV.

Setelah melewati proses rekrutmen dimana pihak BMT menyebarkan informasi rekrutmen untuk menarik para pelamar untuk menjadi karyawan BMT, maka akan ada surat lamaran masuk. Langkah selanjutnya, akan dilakukan evaluasi atas proses rekrutmen. Apabila surat lamaran yang masuk tidak sesuai dengan kriteria BMT, maka dinyatakan tidak lolos sehingga tidak dapat mengikuti seleksi berikutnya.

Rata-rata karyawan di BMT Sumber Usaha bukan lulusan dari perbankan, bahkan nama pangkat karyawan tidak terlalu diutamakan. Minimal calon karyawan memiliki ijazah Diploma

58

Tiga. Namun, lebih diutamakan bagi mereka, calon karyawan yang sudah berpengalaman di lembaga keuangan, mampu berkomunikasi dengan baik, dan mengerti tentang keuangan syariah.

Tabel 4.2 Data Karyawan BMT Sumber Usaha yang Berpengalaman

No. Nama Jabatan Pengalaman Sebelumnya

1. Teguh Herwanto Manajer Direktur BPR

2. Hafnel Oktario Kesekretariatan dan IT Perintis BPRS Meru Sankara dan bekerja selama 7 tahun dengan menduduki berbagai jabatan.

3. Reni Purwanti Admin pembiayaan Pegawai di kantor Notaris, CIMB Niaga, BII Salatiga 4. Ari Suwarno Staff Penagihan (kolektor) Hana Bank Salatiga

5. Waluya Satpam Satpam

Sumber: BMT Sumber Usaha, data primer yang diolah

Berdasarkan hasil penelitian di BMT Sumber Usaha,wawancara dengan Bapak Hafnel Oktario sistem rekrutmen yang ada berdasarkan metode internal dan eksternal. Pihak BMT menggunakan promosi jabatan, rekomendasi dan lowongan publik. Kriteria rekrutmen yang dilakukan oleh BMT Sumber Usaha lebih mengutamakan yang berpengalaman. Sistem rekrutmen yang ada di BMT Sumber Usaha sesuai dengan teori menurut Mangkuprawira (2011:94), bahwa metode rekrutmen dapat melalui dua cara yaitu metode internal dan eksternal. Sedangkan sumber rekrutmen yang dilakukan oleh BMT Sumber Usaha juga sesuai dengan teori Hamali (2016 : 52), bahwa sumber rekrutmen dapat mencari dari

dalam berdasarkan rekomendasi dan dapat mencari dari luar melalui iklan lowongan untuk memperoleh karyawan yang kompeten pada bidangnya. B. Seleksi Karyawan di BMT Sumber Usaha

Proses selanjutnya yang dilakukan oleh bagian personalia bersama pihak-pihak yang berwenang adalah proses seleksi yang sebelumnya telah dilaksanakan rekrutmen. Dalam proses seleksi ini berdasarkan surat lamaran yang masuk melalui rekrutmen. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Hafnel Oktario, proses seleksi yang ada di BMT dibedakan berdasarkan sumber rekrutmen.

Proses seleksi yang bersumber dari internal tidak perlu melewati semua alur seleksi. Bagi karyawan yang memperoleh promosi jabatan hanya melakukan proses wawancara dengan pengurus begitu pula calon karyawan yang direkomendasikan serta berpengalaman dan sesuai dengan kebutuhan formasi.

Dalam proses wawancara ini, dibagi menjadi dua yaitu wawancara awal dan wawancara akhir. Dalam wawancara awal biasanya membahas tentang alasan ingin bergabung dan mengisi formasi di BMT, dan pengalaman kerja sebelumnya. Pada wawancara awal berlaku bagi calon karyawan yang direkomendasikan, yang berhak melakukan wawancara dengan calon karyawan adalah manajer dengan bantuan personalia. Sedangkan dalam tahap wawancara akhir membahas tentang kompensasi dan kesepakatan antara pengurus dan calon karyawan yang selanjutnya

60

dituangkan di dalam surat perjanjian ikatan kerja.Berikut alur seleksi yang ada di BMT Sumber Usaha

Sumber: BMT Sumber Usaha

Gambar 4.2 Alur Seleksi di BMT Sumber Usaha

Bagi calon karyawan yang melamar secara langsung (fresh graduate) harus melewati tahapan seleksi dari awal hingga akhir, yaitu: 1. Seleksi administrasi

Dalam seleksi administrasi atas surat lamaran yang telah diterima bagian personalia, maka seleksi administrasi disesuaikan dengan kualifikasi awal, yaitu:

a. Pria atau wanita

b. Usia maksimal 35 tahun

c. Pendidikan minimal Diploma Tiga (D III)

d. Mampu mengoperasikan komputer, minimal MS.Office.

Seleksi administrasi di BMT Sumber Usaha dilakukan oleh bagian personalia dengan sepengetahuan manajer. Apabila pelamar kerja lulus dalam seleksi administrasi maka akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

2. Tes Syariah

Dalam seleksi pelamar di tahap tes syariah ini berupa pengetahuan tentang keislaman, ujian membaca Al-quran. Tes syariah dilakukan oleh tim dari BMT Sumber Usaha yang sudah ditugaskan.

3. Wawancara Awal

Dalam wawancara awal yang dilakukan oleh manajer kepada pelamar kerja berupa keseharian dari pelamar, pengenalan diri, motivasi ingin bergabung dengan BMT, visi misi, pengalaman kerja sebelumnya, selain itu menguji pula tentang kemampuan pelamar dalam mengemukakan pendapat, memecahkan suatu permasalahan. Wawancara awal meruapakan langkah untuk mengenal secara dekat kepribadian dari pelamar.

62

4. Tes Keahlian

Dalam tes keahlian ini dilakukan oleh tim BMT yang sudah ditugaskan. Tes keahlian ini meliputi akademis, teknis, pengetahuan yang disesuaiakan dengan kebutuhan BMT.

5. Wawancara Akhir

Setelah lulus dari tahap – tahap sebelumnya maka pelamar akan melakukan wawancara akhir yang dilakukan oleh pengurus. Di dalam wawancara akhir ini berupa penyampaian komitmen, kompensasi, dan berbagai kesepakatan bersama.

Setelah proses seleksi dilakukan maka pelamar yang diterima menjadi karyawan BMT Sumber Usaha akan melewati proses training (pelatihan) selama tiga bulan dan masa percobaan tiga bulan. Apabila lulus dalam masa percobaan maka karyawan akan diperpanjang kontraknya sesuai dengan hasil evaluasi kinerja. Namun tidak semua karyawan yang diterima melewati proses training karena disesuaikan dengan pengalaman yang sebelumnya jika sesuai dengan jabatan yang diduduki sekarang ini bisa langsung melakukan aktivitas kerja dan dibawah pengawasan yang terkait.

Berdasarkan hasil penelitian di BMT Sumber Usaha, proses seleksi yang dilakuakan berdasarkan sumber rekrutmen yaitu internal dan eksternal. Apabila bersumber dari internal cukup dengan wawancara dengan catatan sesuai dengan kebutuhan formasi. Berbeda dengan yang bersumber dari eksternal perlu melewati tahapan-tahapan seleksi dari awal

hingga akhir. Pada dasarnya proses seleksi di BMT Sumber Usaha hampir sama dengan teori yang ada. Menurut zainal (2014:127-140) Proses seleksi merupakan rangkaian tahap – tahap khusus yang digunakan untuk memutuskan pelamar mana yang akan diterima. Proses tersebut dimulai ketika pelamar melamar kerja diakhiri dengan keputusan penerimaan. Menurut Manulang (2012: 122), langkah– langkah proses seleksi pada umumnya dimulai dari pengisian formulir, tes psikologi, wawancara, dan fase terakhir adalah meminta referensi dari calon karyawan, yang bertujuan agar calon karyawan menunjukkan beberapa orang baik karyawan perusahaan ataupun orang – orang di luar perusahaan yang dapat memberikan keterangan tentang diri pelamar, baik tentang pribadinya, pengalamannnya, baik teterangan lisan maupun tulisan. Perbedaan tahap seleksi di BMT dengan teori tidak adanya tahap tes psikologis dan tes kesehatan. Karena diwawancara awal cukup mewakili tes psikologis, terkait tes kesehatan tidak dilakukan karena calon pelamar biasanya melampirkan surat keterangan kesehatan dari pihak – pihak yang terkait. C. Relevansi Proses Rekrutmen dan Seleksi Dengan Visi dan Misi di

BMT Sumber Usaha

Sumber daya manusia yang dibutuhkan adalah yang berkualitas, memiliki sifat jujur, amanah, berbasis ilmu pengetahuan baik umum maupun agama serta memiliki berbagai keterampilan karena hal tersebut adalah suatu hal yang sangat penting sebagai roda penggerak untuk mewujudkan tujuan lembaga melalui visi dan misinya. Sebagaimana

64

disampaikan oleh Bapak Hafnel Oktario bahwa untuk memperoleh tenaga kerja yang benar-benar berkualitas, maka proses rekrutmen dan seleksi di BMT Sumber Usaha harus dilakukan secara baik. Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan tujuan BMT Sumber Usaha melalui visi dan misinya.

Visi BMT Sumber Usaha adalah sebagai suatu badan usaha atau lembaga yang memiliki kegiatan yang berlandaskan syariah Islam dalam upaya meningkatkan dan atau mewujudkan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi umat secara umum dan masyarakat di sekitar BMT Sumber Usaha. BMT Sumber Usaha selalu mengupayakan untuk mendapatkan calon karyawan baru yang berkualitas untuk mewujudkan visi tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui proses rekrutmen, dengan metode internal promosi jabatan agar setiap karyawan mendapatkan jenjang karir yang baik dan rekomendasi pengalaman kerja. Sedangkan metode eksternal melalui lowongan publik untuk mendapatkan karyawan baru yang berkompeten. Kriteria rekrutmen yang berlaku di BMT Sumber Usaha pada dasarnya sama seperti dengan kualifikasi organisasi yang lainnya, disesuaikan dengan kebutuhan formasi. Salah satu kriterianya adalah minimal lulusan D3 dan berpengalaman. Proses rekrutmen tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan misi BMT Sumber Usaha, yaitu mengusahakan pertumbuhan BMT Sumber Usaha seoptimal mungkin.

BMT Sumber Usaha selalu mengupayakan untuk mendapatkan calon karyawan baru yang memiliki sifat jujur, amanah, professional, memiliki semangat kerja yang tinggi, team work dan berkompeten

dibidangnya. Setelah calon karyawan baru melalui proses rekrutmen selanjutnya adalah proses seleksi. Proses seleksi BMT Sumber Usaha yang bersumber dari internal tidak perlu melewati semua alur seleksi. Sedangkan calon karyawan yang melamar secara langsung (fresh graduate) harus melewati tahapan seleksi dari awal hingga akhir. Semua tenaga kerja dari berbagai sumber yang dipilih harus diseleksi tanpa terkecuali, sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Proses rekrutmen dan seleksi sumber daya manusia sudah relevan dengan visi dan misi BMT Sumber Usaha Kembangsari. Hal tersebut dikarenakan untuk memperoleh karyawan baru yang berkualitas, sehingga dapat mewujudkan tujuan BMT Sumber Usaha melalui visi dan misinya. Pada dasarnya tujuan proses seleksi di BMT Sumber Usaha hampir sama dengan teori yang ada.Menurut Zainal (2014:141) Dalam hal ini perlu disadari bahwa proses seleksi karyawan baru merupakan kegiatan penting bagi perusahaan maupun bagi calon karyawan. Mempertahankan atau mengembangkan suatu sistem yang menghasilkan karyawan produktif dan mencari peluang untuk meningkatkan cara kerjanya sangat penting bagi perusahaan.

Rata-rata karyawan di BMT Sumber Usaha bukan lulusan dari perbankan, bahkan nama pangkat karyawan tidak terlalu diutamakan. Hal tersebut menjadi hambatan bagi BMT Sumber Usaha dalam mewujudkan visi dan misinya. Mengingat BMT Sumber Usaha sebagai suatu badan usaha atau lembaga yang memiliki kegiatan yang berlandaskan syariah Islam, yang memiliki misi Ikut serta dalam meningkatkan atau memajukan

66

kualitas kehidupan sosial ekonomi umat. BMT Sumber Usaha seharusnya lebih mengutamakan calon karyawan baru lulusan perbankan syariah, yang pada dasarnya sudah memahami tentang hukum syariah Islam tentang perbankan tanpa harus melakukan pelatihan terlebih dahulu, sehingga lebih cepat melakukan penyesuaian kerja. Juga dijelaskan menurut Mangkuprawira (2011:94), bahwa rekrutmen dan seleksi eksernal untuk memperoleh pelamar langsung (fresh graduate) membutuhkan periode penyesuaian kerja yang lama, ha tersebut belum termasuk background kelulusan karyawan baru tersebut.

67 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di BMT Sumber Usaha terkait rekrutmen dan seleksi dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Sistem rekrutmen yang ada di BMT Sumber Usaha berdasarkan

metode internal dan eksternal. Pihak BMT menggunakan promosi jabatan, rekomendasi dan lowongan publik. Kriteria rekrutmen yang dilakukan oleh BMT Sumber Usaha lebih mengutamakan yang berpengalaman.

2. Tahapan proses seleksi yang ada di BMT Sumber Usaha juga dilakuakan berdasarkan sumber rekrutmen yaitu internal dan eksternal. Proses seleksi yang bersumber dari internal tidak perlu melewati semua alur seleksi. Karyawan yang memperoleh promosi jabatan hanya melakukan proses wawancara dengan pengurus begitu pula calon karyawan yang direkomendasikan serta berpengalaman dan sesuai dengan kebutuhan formasi. Sedangkan seleksi yang bersumber dari eksternal, yaitu bagi calon karyawan yang melamar secara langsung (fresh graduate) harus melewati tahapan seleksi dari awal hingga akhir, yaitu seleksi administrasi, tes syariah, wawancara awal, tes keahlian, dan yang terakhir wawancara akhir.

68

3. Proses rekrutmen dan seleksi di BMT Sumber Usaha harus dilakukan secara baik, untuk memperoleh tenaga kerja yang benar-benar berkualitas. Semua tenaga kerja dari berbagai sumber yang dipilih harus diseleksi tanpa terkecuali, sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan tujuan BMT Sumber Usaha melalui visi dan misinya. Sehingga proses rekrutmen dan seleksi sudah relevan denfan visi dan misi BMT Sumber Usaha Kembangsari.

B. Saran

Berdasarkan pembahasan di atas, maka penulis ingin memberikan beberapa saran yang mungkin dapat dijadikan pertimbangan dan masukan bagi BMT Sumber Usaha dalam kegiatan rekrutmen dan seleksi.BMT Sumber Usaha seharusnya lebih mengutamakan calon karyawan baru lulusan perbankan syariah, yang pada dasarnya sudah memahami tentang hukum syariah Islam tentang perbankan tanpa harus melakukan pelatihan terlebih dahulu, sehingga lebih cepat melakukan penyesuaian kerja dan dapat membantu mewujudkan tujuan BMT Sumber Usaha melalui visi dan misinya.

Dokumen terkait