• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistematika Penulisan

Dalam dokumen BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN (Halaman 6-0)

BAB I. PENDAHULUAN

1.4. Sistematika Penulisan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan BAB II GAMBARAN PELAYANAN PD

2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi PD 2.2. Sumber Daya PD

2.3. Kinerja Pelayanan PD

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan PD BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU PD

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan PD

3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

3.3. Telaahan RENSTRA K/L dan RENSTRA PD

3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

3.5. Penentuan Isu-Isu Strategis BAB IV TUJUAN DAN SASARAN

4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah PD BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN

BAB VIII PENUTUP

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

5

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH 2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, pada Bab II pasal 2 huruf a disebutkan bahwa Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat merupakan Sekretariat Daerah Tipe-A.

Menindaklanjuti Peraturan Daerah di atas, telah ditetapkan pula Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 69 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Nomor 95 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Berita Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 Nomor 69).

Mengacu pada pasal 5 angka (1) Peraturan Gubernur tersebut di atas, Susunan Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat terdiri dari :

1. Sekretaris Daerah;

2. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mengkoordinir:

a. Biro Pemerintahan;

b. Biro Kesejahteraan Rakyat; dan c. Biro Hukum.

3. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mengkoordinir:

a. Biro Perekonomian;

b. Biro Pengadaan Barang dan Jasa; dan c. Biro Administrasi Pembangunan.

4. Asisten Administrasi dan Umum, Mengkoordinir : a. Biro Organisasi;

b. Biro Umum; dan

c. Biro Administrasi Pimpinan;

Pada pasal 174 dijelaskan bahwa Biro Administrasi Pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf c, mempunyai

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

6

tugasmerumuskan dan mengkoordinasikan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan.

Selanjutnya pada pasal 175 dijelaskan bahwa untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 174, Biro Administrasi Pembangunan mempunyai fungsi :

a. Perumusan program kerja pada bidang Administrasi Pembangunan;

b. Perumusan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;

c. Penyelenggaraan kegiatan urusan pemerintah provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;

d. Pelaksanaan koordinasi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;

e. Pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan di lingkungan Pemerintah Provinsi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;

f. Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan; dan

g. Pelaksanaan tugas fungsi lain di bidang administrsi pembangunan yang diserahkan oleh Gubernur, Sekretaris Daerah atau Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

7

Selanjutnya pada pasal 176 dijelaskan bahwa Biro Administrasi Pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 174, terdiri dari:

a. Kepala Biro;

b. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah;

c. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah;

d. Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan; dan e. Kelompok Jabatan Fungsional.

Kepala Biro Sebagaimana dimaksud dalam pasal 176 huruf a, mempunyai tugas memimpin, membina, memfasilitasi, menyelenggarakan, mengawasi, mengevaluasi dan mengendalikan kegiatan serta mengkoordinasikan kebijakan perangkat daerah di bidang administrasi pembangunan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 177, kepala Biro mempunyai fungsi:

a. perumusan program kerja di bidang administrasipembangunan;

b. penyusunan perumusan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. penyelenggaraan kegiatan urusan pemerintah provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

d. pengkoordinasian dan fasilitasi kebijakan perangkat daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

e. pengendalian kegiatan di bidang administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

f. pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan pada Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

8

g. pemberian saran dan pertimbangan kepada pimpinan berkenaan dengan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

h. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan laporan terhadap tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pembangunan daerah, pengendalian administrasi pembangunan wilayah, serta pelaporan pembangunan, serta reformasi birokrasi, pelayanan publik dan

akuntabilitas di

lingkunganBirosesuaiketentuanperaturanperundang-undangan;dan i. pelaksanaan fungsi lainnya di bidang administrasi pembangunan

yang diserahkan oleh Gubernur, Sekretaris Daerah atau Asisten Perekonomian dan Pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat terdiri atas 3 (tiga) bagian, yaitu :

1. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah, menyiapkan bahan, merumuskan, mengkoordinasikan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBD, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBN, serta tata usaha biro, serta bertanggungjawab memimpin seluruh kegiatan pelayanan dan administrasi.Bagian tersebut mempunyai fungsi :

a. penyusunan program kerja Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan PembangunanDaerah;

b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBD sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBN sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan;

d. penyelenggaraan pelayanan ketatausahaanbiro;

e. pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

9

f. pengkoordinasian dan fasilitasi dengan perangkat daerah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

g. pelaksanaan kegiatan urusan pemerintahan provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

h. pembinaan dan pengawasan di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

i. pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Biro berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;dan

k. pelaksanaan fungsi lain di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah yang diserahkan oleh Kepala Biro sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan.

2. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah, yang mempunyai tugas menyiapkan bahan, merumuskan, mengkoordinasikan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah I, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah II, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah III, serta bertanggungjawab memimpin seluruh kegiatan pelayanan dan administrasi. Bagian tersebut mempunyai tugas :

a. penyusunan program kerja Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan PembangunanWilayah;

b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah I sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah II sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

10

d. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah III sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

e. pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

f. pengkoordinasian dan fasilitasi dengan perangkat daerah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

g. pelaksanaan kegiatan urusan pemerintahan provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

h. pembinaan dan pengawasan di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

i. pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Biro berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan; dan

k. pelaksanaan fungsi lain di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah yang diserahkan oleh Kepala Biro sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan.

3. Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan, yang mempunyai tugas menyiapkan bahan, merumuskan, mengkoordinasikan kebijakan pemerintah daerah di bidang analisis capaian kinerja pembangunan daerah, pelaporan pelaksanaan pembangunan daerah, serta kebijakan pembangunan daerah, serta bertanggungjawab memimpin seluruh kegiatan pelayanan dan administrasi. Bagian tersebut mempunyai tugas :

a. penyusunan program kerja Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan;

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

11

b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang analisis capaian kinerja pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

d. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang kebijakan

pembangunandaerahsesuaiketentuanperaturanperundang-undangan;

e. pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;

f. pengkoordinasian dan fasilitasi dengan perangkat daerah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

g. pelaksanaan kegiatan urusan pemerintahan provinsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;

h. pembinaan dan pengawasan di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

i. pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Biro berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;

j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;

dan

k. pelaksanaan fungsi lain di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan yang diserahkan oleh Kepala Biro sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun Struktur OrganisasiBiro Administrasi Pembangunan yang terdapat dalam lampiran Peraturan Gubernur Kalimantan tersebut diatas tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, adalah sebagai berikut :

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

12

2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah a. Sumber Daya Manusia

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan tidak terlepas dari sumber daya aparatur, baik ditingkat struktural maupun fungsional. Berdasarkan data kepegawaian per 01 Januari 2020, komposisi Sumber Daya ManusiaBiro Administrasi Pembangunan adalah sebagai berikut.

BAGIAN

PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN

DAERAH

SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN

APBD

SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN

APBN

SUB BAGIAN TATA USAHA BIRO

BAGIAN

PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN

WILAYAH

SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN

WILAYAH I

SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN

WILAYAH II

SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN

WILAYAH III

BAGIAN PELAPORAN PELAKSANAAN

PEMBANGUNAN

SUB BAGIAN ANALISIS CAPAIAN KINERJA

PEMBANGUNAN DAERAH

SUB BAGIAN PELAPORAN PELAKSANAAN

PEMBANGUNAN DAERAH

SUB BAGIAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN

DAERAH

KEPALA BIRO

KELOMPOK JABATAN FUNGSIOANL

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

13

Tabel 2.1

Data Pegawai menurut Analisis Beban Kerja (ABK) Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019

NAMA SATUAN ORGANISASI/JABATAN

KepalaBiro Administrasi Pembangunan 1 1

A. Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan

Pembangunan Daerah 1 1

a. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan APBD

1 1

b. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi

Pembangunan Pelaksanaan Pembangunan APBN 1 1

c. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro 1 1

B. Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan

Pembangunan Wilayah 1 1

a. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi

Pelaksanaan Pembangunan Wilayah I 1 1

b. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi

Pelaksanaan Pembangunan Wilayah II 1 1

c. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi

Pelaksanaan Pembangunan Wilayah III 1 1

C. Kepala Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembanunan 1 1

a. Kepala Sub Bagian Analisis Capaian Kinerja

Pembangunan Daerah 1 1

b.

Kepala Sub Bagian Pelaporan Pelaksanaan

Pembangunan Daerah 1 1

c. Kebijakan Pembangunan Daerah 1 0

D. Kelompok Jabatan Fungsional 15 2

TOTAL 28 14

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat kekurangan Sumber Daya Manusia yang seharusnya dibutuhkan 28 (DuaPuluh Delapan) orang namun hanya tersedia 12 (Dua Belas) orang.

Berdasarkan bezetting pegawai tahun 2018 juga dapat disampaikan bahwa dari 12 (Dua Belas) pegawai yang tersedia dapat dikasifikasikan menurut golongan berdasarkan jenjang pendidikan melalui tabel berikut.

Tabel 2.2

Data Pegawai Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 menurut Klasifikasi Pendidikan

JENJANG PENDIDIKAN

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

14

b. Asset (Sarana dan Prasarana)

Selain sumber daya aparatur dan sumber daya keuangan, faktor penunjang pelaksanaan kegiatan dalam mencapai target kinerja yang ditetapkan adalah sarana dan prasarana. Adapun informasi mengenai aset tersebut adalah sebagai berikut :

Tabel 2.3

Rekapitulasi Buku Inventaris Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019

NO GOL

KODE BIDANG BARANG

NAMA BIDANG BARANG BARANG JUMLAH HARGA KET

1 2 3 4 5 6 7

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

15

Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa yang menjadi kewenangan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat belum dapat dicatat dalam buku invetaris karena belum diketahui / belum terdata secara keseluruhan golongan Peralatan dan Mesin.

2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

Kinerja Perangkat Daerah dapat dilihat dari sejumlah keluaran (output) dari program/kegiatan yang dilaksanakan dan sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah.

Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi hal peting dan utama sebagai tolak ukur keberhasilan Biro Administrasi Pembangunan dimasa yang akan datang. Pembinaan terhadap pelaksanaan administrasi pembangunan dan peningkatan pelayanan pengadaan barang/jasa menjadi prioritas pelayanan Biro Administrasi Pembangunan.

Memperhatikan tugas dan fungsi serta tata kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 77Tahun 2019 serta perubahannya, Biro Administrasi Pembangunan bertanggung jawab dalam pelaksanaan Rencana Program Jangka Menengah (RPJMD) 2018-2023secara khusus pada misi pembangunan ke 2 (dua) yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governance. Adapun misi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu mengikuti perubahan lingkungan eksternal dan internal, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan tersebut Dalam rangka mendukung visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan yang ada dalam RPJMD tersebut, diusulkan Rancangan ProgramBiro Administrasi Pembangunan. Program tersebut masing-masing bertujuan untuk mewujudkan sasaran strategis di atas, yaitu :

1. Program Bina Administrasi Pembangunan guna terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.

2. Program Tata Kelola Biro Administrasi Pembangunan yang berkualitas.

Adapun pencapaian kinerja pelayanan Biro Administrasi Pembangunan periode tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel halaman berikutnya.

RENSTRA Biro Adm.Pem 2018-2023

16

Pencapaian Kinerja Pelayanan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019

No. Indikator Kinerja Target

NSPK Target

IKK

Target RENSTRA Perangkat Daerah Realisasi Capaian Rasio Capaian

Keterangan Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun

2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

1 Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.

(Persentase tingkat kepatuhan pelaporan)

n/a n/a n/a n/a n/a n/a 100% 100% n/a n/a n/a n/a 100% 100% n/a n/a n/a n/a 100% 100% Jumlah PD yang tertib administrasi pelaporan dibagi jumlah keseluruhan total PD

Tabel 2.5

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019

No. Uraian

Anggaran pada tahun Realisasi Anggaran pada tahun Rasio antara Realisasi dan Anggaran pada tahun Rata-rata pertumbuhan

Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun

Anggaran Realisasi

2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

1 Bina Administrasi Pembangunan n/a n/a n/a n/a 1,132 M 1,093 M n/a n/a n/a n/a 1,118 M 1,051 M n/a n/a n/a n/a 98,7% 96,7% -3,4% -5,9%

Keterangan :

Sebagai unit kerja yang baru terbentuk pada tahun 2017, Biro Administrasi Pembangunan baru menetapkan sasaran startegis dan indikator kinerja utama pada tahun berjalan melalui Rencana Strategis Biro Administrasi Pembangunan menunggu dilaksanakannya perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2013-2018.

Sehubungan dengan hal tersebut, usulan program Biro Administrasi Pembangunan untuk tahun 2017 belum dapat dilaksanakan dikarenakan belum dimasukkan ke dalam RPJMD-Perubahan sehingga kegiatan-kegiatan dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan tata kerja ditampung ke dalam program yang telah ada dalam RPJMD sebelumnya.

Meskipun program usulan Biro Administrasi Pembangunan belum dapat diakomodir pada tahun 2017, kegiatan-kegiatan guna mencapai tujuan, sasaran startegis dan indikator kinerja utama dapat dilaksanakan meskipun pengalokasian kegiatan tersebut pada program yang telah ada. Adapun program tersebut adalah Program Perumusan Kebijakan Umum Perkonomian dan Pembangunan Daerah.

RENSTRA Biro Adm.Pem 2018-2023

18

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah a. Tantangan

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tidak terlepas dari permasalahan yang akan dihadapi, akan tetapi permasalahan-permasalahan tersebut harus dipandang sebagai tantangan dan peluang dalam rangka mewujudkan pelayanan yang optimal.

Saat ini, tantangan yang nyata adalah sistem/mekanisme maupun sarana prasarana dalam pelaksanaan tugas dan fungsi yang semakin kompleks.

Disamping itu, Sumber Daya Manusia dalam hal ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dituntut selalu siap dalam meningkatkan kualitas diri.

b. Peluang

Saat ini tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governancemenjadi sorotan dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan pada bidang pelaporan.

Hal ini menjadi peluang bagi Biro Administrasi Pembangunan untuk mencapai optimalisasi tugas dan fungsi melalui program/kegiatan agar tercipta tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governance.

Untuk masa yang akan datang diharapkan Biro Adminsitrasi Pembangunan dapat menjadi Pusat Layanan Unggulan (Center of Excellence/CoE) dalam fungsi Sistem Peloporan, Monitoring dan Evaluasi.

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

19

BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah

Berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan Biro Administrasi Pembangunan, ada 2 (dua) permasalahan utama yang sangat strategis dalam meciptakan pelayanan publik yang optimal. Adapun permasalahan tersebut adalah :

Kurangnya tingkat kesadaran pentingnya penyampaian laporan administrasi pembangunan tiap-tiap Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kalimantan Barat guna memudahkan pimpinan dalam melakukan monitoring dan evaluasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain :

a. Sistem pelaporan yang masih belum terpusat pada satu pintu, sehingga Perangkat Daerah kesulitan memenuhi semua permintaan laporan.

b. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tiap-tiap Perangkat Daerah belum memadai baik dalam hal kualitas maupun kuantitas.

c. Sarana dan Prasarana pendukung pada beberapa Perangkat Daerah masih belum memadai.

Dari permasalahan diatas, telah dilakukan pemetaan permasalahan yang nantinya digunakan untuk penentuan prioritas dan sasaran pembangunan daerah yang akan dilakukan oleh Biro Administrasi Pembangunan. Pemetaan tersebut dapat kita lihat melalui tabel berikut.

Tabel 3.1

Pemetaan Permasalahan untuk penentuan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan

Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020

No. Masalah Pokok Masalah Akar Masalah

1 2 3 4

1. Administrasi Pembangunan

Kurangnya kesadaran pentingnya penyampaian laporan tepat waktu dan pelaksanaan Pembangunan tepat sasaran

a. Sistem pelaporan yang masih belum terpusat pada satu pintu, sehingga PD kesulitan memenuhi semua permintaan laporan.

b. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tiap-tiap PD belum memadai baik dalam hal kualitas maupun kuantitas.

c. Sarana dan Prasarana pendukung pada beberapa PD masih belum memadai.

RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023

20

3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

Visi, Misi dan Program Pembangunan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih tahun 2018-2023 telah tertuang dalam Rancangan Program Jangka Menengah Daerah tahun 2018-2023 yang selanjutnya telah dijabarkan melalui Visi Pembangunan Gubernur Kalimantan Barat dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yaitu :

“Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Barat melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Perbaikan Tata Kelola

Pemerintahan”

Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut, telah ditetapkan pula Misi Pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat untuk periode 2018-2023 yaitu :

1. Mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur, yaitu mempercepat penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, energi listrik dan air bersih, menambah ruang terbuka hijau, membangun pelabuhan samudra, dan meningkatkan kapasitas pelabuhan udara agar bisa didarati jenis pesawat berbadan besar, yang diorientasikan untuk mendorong peningkatan kegiatan ekonomi dan untuk membantu peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.

2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu mengikuti perubahan

2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu mengikuti perubahan

Dalam dokumen BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN (Halaman 6-0)

Dokumen terkait