BAB II. GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat
Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tidak terlepas dari permasalahan yang akan dihadapi, akan tetapi permasalahan-permasalahan tersebut harus dipandang sebagai tantangan dan peluang dalam rangka mewujudkan pelayanan yang optimal.
Saat ini, tantangan yang nyata adalah sistem/mekanisme maupun sarana prasarana dalam pelaksanaan tugas dan fungsi yang semakin kompleks.
Disamping itu, Sumber Daya Manusia dalam hal ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dituntut selalu siap dalam meningkatkan kualitas diri.
b. Peluang
Saat ini tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governancemenjadi sorotan dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan pada bidang pelaporan.
Hal ini menjadi peluang bagi Biro Administrasi Pembangunan untuk mencapai optimalisasi tugas dan fungsi melalui program/kegiatan agar tercipta tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governance.
Untuk masa yang akan datang diharapkan Biro Adminsitrasi Pembangunan dapat menjadi Pusat Layanan Unggulan (Center of Excellence/CoE) dalam fungsi Sistem Peloporan, Monitoring dan Evaluasi.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
19
BAB III
PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah
Berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan Biro Administrasi Pembangunan, ada 2 (dua) permasalahan utama yang sangat strategis dalam meciptakan pelayanan publik yang optimal. Adapun permasalahan tersebut adalah :
Kurangnya tingkat kesadaran pentingnya penyampaian laporan administrasi pembangunan tiap-tiap Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kalimantan Barat guna memudahkan pimpinan dalam melakukan monitoring dan evaluasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain :
a. Sistem pelaporan yang masih belum terpusat pada satu pintu, sehingga Perangkat Daerah kesulitan memenuhi semua permintaan laporan.
b. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tiap-tiap Perangkat Daerah belum memadai baik dalam hal kualitas maupun kuantitas.
c. Sarana dan Prasarana pendukung pada beberapa Perangkat Daerah masih belum memadai.
Dari permasalahan diatas, telah dilakukan pemetaan permasalahan yang nantinya digunakan untuk penentuan prioritas dan sasaran pembangunan daerah yang akan dilakukan oleh Biro Administrasi Pembangunan. Pemetaan tersebut dapat kita lihat melalui tabel berikut.
Tabel 3.1
Pemetaan Permasalahan untuk penentuan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan
Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020
No. Masalah Pokok Masalah Akar Masalah
1 2 3 4
1. Administrasi Pembangunan
Kurangnya kesadaran pentingnya penyampaian laporan tepat waktu dan pelaksanaan Pembangunan tepat sasaran
a. Sistem pelaporan yang masih belum terpusat pada satu pintu, sehingga PD kesulitan memenuhi semua permintaan laporan.
b. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tiap-tiap PD belum memadai baik dalam hal kualitas maupun kuantitas.
c. Sarana dan Prasarana pendukung pada beberapa PD masih belum memadai.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
20
3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
Visi, Misi dan Program Pembangunan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih tahun 2018-2023 telah tertuang dalam Rancangan Program Jangka Menengah Daerah tahun 2018-2023 yang selanjutnya telah dijabarkan melalui Visi Pembangunan Gubernur Kalimantan Barat dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yaitu :
“Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Barat melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Perbaikan Tata Kelola
Pemerintahan”
Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut, telah ditetapkan pula Misi Pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat untuk periode 2018-2023 yaitu :
1. Mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur, yaitu mempercepat penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, energi listrik dan air bersih, menambah ruang terbuka hijau, membangun pelabuhan samudra, dan meningkatkan kapasitas pelabuhan udara agar bisa didarati jenis pesawat berbadan besar, yang diorientasikan untuk mendorong peningkatan kegiatan ekonomi dan untuk membantu peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.
2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip Good Governance, yaitu meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu mengikuti perubahan lingkungan eksternal dan internal, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan tersebut. Selanjutnya untuk mengurangi rentang kendali pemerintahan maka akan diwujudkan melalui pemekaran daerah yaitu dalam jangka pendek terbentuknya Provinsi di bagian timur Kalimantan Barat, yaitu Provinsi Kapuas Raya beserta pemekaran Kabupaten Sambas, Sanggau, Ketapang, dan Kapuas Hulu dan dalam jangka panjang terbentuknya Provinsi di bagian selatan Kalimantan Barat, yaitu Provinsi Ketapang (Tanjungpura).
3. Mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan inovatif, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
21
pendidikan dan derajat kesehatan, dan memperkuat kehadiran nilai-nilai keagamaan dalam proses pendidikan untuk membentuk manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
4. Mewujudkan masyarakat sejahtera, yaitu dengan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran, mempertegas keberpihakan pemerintah terhadap kelompok masyarakat dan wilayah yang kurang beruntung, menghilangkan diskriminasi dalam berbagai aspek pelayanan sosial, dan mempercepat proses hilirisasi dengan memperkuat sinergi antara sektor pertanian dalam arti luas dan sektor pertambangan dengan sektor industri pengolahan.
5. Mewujudkan masyarakat yang tertib, yaitu dengan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmoni antar kelompok, etnis, agama, dan wilayah.
6. Mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan, yaitu dengan tetap menjaga fungsi, daya dukung, dan kenyamanan dalam kehidupan pada masa kini dan masa depan, melalui pemanfaatan ruang yang serasi antara penggunaan untuk permukiman, kegiatan sosial ekonomi, dan upaya konservasi.
Dilihat dari Visi dan Misi Pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat di atas, dapat disimpulkan bahwa tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan berkaitan dengan Misi Pembangunan ke 2 yaitu Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governance. Hal tersebut dikarenakan bahwa untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang berkualitas tidak terlepas dari pengendalian administrasi pembangunan yang optimal dan pengadaan barang/jasa yang ideal.
3.3 Telaahan RENSTRA K/L dan RENSTRA Perangkat Daerah
Undang-UndangNomor25Tahun2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional menetapkan bahwa Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara pemerintahan di pusat dan Daerah dengan melibatkan masyarakat.
Dalam undang-undang tersebut terdapat 5 (lima) tujuan pelaksanaan sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yaitu:
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
22
1. Untuk mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan;
2. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi antar daerah, antar ruang, antar waktu, dan antar fungsi pemerintah, serta antara pusat dan daerah;
3. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan;
4. Optimalisasi partisipasi masyarakat; dan
5. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.
Dalam pembangunan yang bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, maka perlu penyelarasaran Arah kebijakan antara Kementerian/Lembaga terkait dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat khususnya berkaitan dengan Biro Administrasi Pembangunan.
Melalui Rencana Strategis Kementerian Dalam Negeri periode 2015-2019 telah dijabarkan arah kebijakan dan strategi pembangunan nasional yang mana salah satunya sangat berkaitan dengan tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan khususnya bidang urusan pengendalian administrasi pembangunan. Arah kebijakan dan strategi pembangunan nasional dimaksud yaitu Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan melanjutkan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.
Tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan adalah memastikan bahwa arah kebijakan dan strategi pembangunan pada Kementerian/Lembaga terkait berjalan dengan baik dan saling mendukung guna keselarasan pembangunan dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah.
3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan tidak berkaitan langsung dengan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis, melainkan 2 (dua) hal tersebut lebih tepat berada pada Perangkat Daerah teknis.
3.5 Penentuan Isu-Isu Strategis
Dalam merumuskan isu-isu strategis, perlu dicermati kembali faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan dalam pelayanan Perangkat Daerah.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
23
Adapun faktor-faktor tersebut antara lain :
1. Kurangnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia dalam pelaksanaan pelayanan baik dalam hal administrasi pembangunan.
2. Pemahaman akan konsep penggunaan teknologi informasi yang seharusnya dapat memberikan informasi evaluasi kebijakan serta yang menjadikan cara kerja lebih efektif, efisien dan fokus belum optimal digunakan.
3. Lemahnya koordinasi antar Instansi Pemerintah baik secara horizontal maupun vertikal.
Melalui RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan ini dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan pelayanan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat khususnya pada bidang pelaporan administrasi pembangunan, maka dapat diproyeksikan tingkat keberhasilan capaian penyelenggaraan pembinaan administrasi pembangunan.
Dari faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan Perangkat Daerah di atas, selanjutnya dikemukakan isu-isu strategis yang akan dikelola melalui RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan ini, yaitu :
1. Mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional guna mewujudkan pelayanan yang optimal.
2. Memberikan pemahaman terhadap penggunaan teknologi informasi guna memudahkan dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan tata kerja.
3. Memfasilitasi koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan, baik dalam hal administrasi pembangunan.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
24
BAB IV
TUJUAN DAN SASARAN
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah
Dalam rangka perumusan tujuan dan sasaran jangka menengah perangkat daerah, Biro Administrasi Pembangunan telah memperhatikan Rancangan Awal RPJMD dimana perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang sinergi harus menjawab isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah serta mendukung tercapainya sasaran strategis RPJMD.
Pernyataan tujuan dan sasaran jangka menengah Biro Administrasi Pembangunan beserta indikator kinerjanya disajikan dalam tabel berikut :
Tabel 4.1
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Biro Administrasi Pembangunan
Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat
No. Tujuan Sasaran Indikator Tujuan/Sasaran
Target Kinerja Tujuan Pada Tahun Ke-
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.
Kualitas Pengendalian
1.1 Meningkatkan kualitas
pengendalian administrasi pembangunan
Persentase OPD dalam ketepatan waktu penyampaian laporan pelaksanaan realisasi dan target pelaksanaan pembangunan
Dari tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, masing-masing tujuan dan sasaran telah ditetapkan indikator beserta target yang akan dicapai selama 5 tahun kedepan. Adapun pengukuran beserta kriterianya dijelaskan sebagai berikut.
Tujuanutama adalah “Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.” dengan indikator berupa “Kualitas Pengendalian Administrasi Pembangunan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat”. Perhitungan capaiannya adalah Ketepatan Waktu (Persentase Penyampaian Laporan Tepat Waktu dari OPD) dengan Bobot 60% ditambah Ketepatan Sasaran (Persentase Capaian Realisasi Pembangunan dari OPD) dengan Bobot 40%. Sedangkan kriteria untuk menentukan capaiannya adalah
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
25
0%-20% (Buruk); 21%-40% (Kurang Baik); 41%-60% (Cukup Baik); 61%-80%
(Baik); dan 81%-100% (Baik Sekali).
BAB V
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Pada bagian ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan yang harus dilaksanakan pada Biro Administrasi Pembangunan pada periode RENSTRA.
Strategi yang harus dilaksanakan adalah :
1. Interaktif, komunikatif dan informatif terhadap pembinaan administrasi pembangunan.
2. Peningkatan Profesionalitas pelayanan administrasi pembangunan.
Untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi maka strategi memerlukan persepsi, komitmen dan perlunya pendampingan dalam bentuk kebijakan. Kebijakan merupakan pedoman pelaksanaan tindakan-tindakan tertentu. Pemilihan kebijakan secara hati-hati dapat mempertajam arti strategi dan menjadi pedoman bagi keputusan-keputusan dalam suatu arah yang mendukung strategi.
Kebijakan yang telah dan akan dirumuskan pada Biro Administrasi Pembangunan adalah sebagai berikut:
1. Merumuskan kebijakan mengenai pengendalian administrasi pembangunan terintegrasi.
2. Menjadikan Biro Administrasi Pembangunandapat mempertajam arti strategi dan menjadi pedoman bagi keputusan-keputusan dalam suatu arah yang mendukung strategi.
Secara ringkas disajikan pula keterkaitan antara Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan pada Biro Administrasi Pembangunan pada tabel dibawah ini.
Tabel 5.1
Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat
VISI : TERWUJUDNYA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT MELALUI PERCEPATAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN PERBAIKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN
MISI ke-2 : Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip Good Governance.
TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN
Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.
Meningkatkan kualitas pengendalian administrasi pembangunan
Interaktif, komunikatif dan informatif terhadap pembinaan administrasi pembangunan.
Merumuskan kebijakan mengenai pengendalian administrasi pembangunan terintegrasi.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
26
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat disajikan pada tabel dibawah ini.
Tabel 6.1
Rencana Program dan Kegiatan serta PendanaanBiro Administrasi Pembangunan
NO. TUJUAN SASARAN
TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN
UNIT KERJA AKHIR PERIODE RENSTRA PD
TARGET Rp. TARGET Rp. TARGET Rp. TARGET Rp. TARGET Rp.
1.220.000.000 100% OPD Tepat Waktu
1.812.000.000 100% OPD Tepat Waktu
1.736.437.500 100% OPD Tepat Waktu
1.823.259.375 100% OPD Tepat Waktu
8.288.446.875 Biro Adm.pem Pontianak
2. Persentase OPD
1.220.000.000 100% OPD Tepat Sasaran
1.812.000.000 100% OPD Tepat Sasaran
1.273.387.500 100% OPD Tepat Sasaran
1.337.056.875 100% OPD Tepat Sasaran
6.078.194.375 Biro Adm.pem Pontianak
1.1 Analisis Capaian
1.933.970.938 Biro Adm.pem Pontianak
1.2 Pelaporan
1.105.126.250 Biro Adm.Pem Pontianak
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
27
1.657.689.375 Biro Adm.Pem Pontianak
1.5 Pengendalian
1.657.689.375 Biro Adm.Pem Pontianak
1.6 Pengendalian
1.657.689.375 Biro Adm.Pem Pontianak
1.7 Pembangunan
1.657.689.375 Biro Adm.Pem Pontianak
150.000.000 1 Dokumen Laporan
199.000.000 1 Dokumen Laporan
347.287.500 1 Dokumen Laporan
364.651.875 1 Dokumen Laporan
1.657.689.375 Biro Adm.Pem Pontianak
1.9 Sistem ainformasi
1.657.689.375 Biro Adm.Pem Pontianak
PROGRAM RUTIN/PENUNGJANG
31.860.750 Biro Adm.Pem Pontianak
2.3 Penyediaan Alat
41.418.975 Biro Adm.Pem Pontianak
2.5 Penyediaan
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
28
Keuangan Jasa lainnya 2.9 Penyediaan Jasa
584.113.750 Biro Adm.Pem Pontianak
3.4 Pemeliharaan
185.854.375 Biro Adm.Pem Pontianak
3.6 Pengadaan
24.500.000 10 Unit Meja, 10 Unit Kursi,
10 Unit Meja, 10 Unit Kursi,
10 Unit Meja, 10 Unit Kursi,
Biro Adm. Pem Pontianak
3.7 Pengadaan
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
29
6.2 Penyusunan
LAKIP
Jumlah Dokumen Laporan Kinerja Tahunan
1 Dokumen 1 Dokumen 10.645.000 1 Dokumen 15.000.000 1 Dokumen 10.645.000 1 Dokumen 10.645.000 1 Dokumen 75.000.000 Biro Adm.Pem Pontianak
6.3 Penyusunan
RENJA SKPD
Jumlah Dokumen RENJA
1 Dokumen 1 Dokumen 12.412.500 1 Dokumen 25.000.000 1 Dokumen 12.412.500 1 Dokumen 12.412.500 1 Dokumen 75.000.000 Biro Adm.Pem Pontianak
6.4 Penyusunan dan
Pelaporan LPPD dan LKPJ
Jumlah Dokumen LPPD dan LKPJ
2 Dokumen 2 Dokumen 11.579.250 2 Dokumen 25.000.000 2 Dokumen 11.579.250 2 Dokumen 11.579.250 2 Dokumen 75.000.000 Biro Adm.Pem Pontianak
6.5 Penyusunan RKA
SKPD dan DPA SKPD
Jumlah Dokumen RKA SKPD dan DPA SKPD
2 Dokumen 2 Dokumen 12.400.500 2 Dokumen 25.000.000 2 Dokumen 12.400.500 2 Dokumen 12.400.500 2 Dokumen 75.000.000 Biro Adm.Pem Pontianak
6.6 Pengelolaan
Pelayanan Informasi dan Dokumentasi
Jumlah Laporan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi
1 Laporan 1 Laporan 17.171.500 1 Laporan 17.171.500 1 Laporan 35.000.000 1 Laporan 17.171.500 1 Laporan 75.000.000 Biro Adm.Pem Pontianak
6.7 Penyusunan RENSTRA SKPD
Jumlah Dokumen RENSTRA
1 Dokumen 1 Dokumen 0 1 Dokumen 20.150.000 1 Dokumen 25.125.000 1 Dokumen 25.500.000 1 Dokumen 75.625.000 Biro Adm. Pem Pontianak
7. Program
Peningkatan Pengelolaan Aset Daerah
12.481.500 15.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000 Biro Adm.Pem Pontianak
7.1 Penyusunan /
Pelaporan Inventarisasi Asset
Jumlah Dokumen Laporan Inventarisasi Aset
1 Dokumen 1 Dokumen 12.481.500 1 Dokumen 15.000.000 1 Dokumen 30.000.000 1 Dokumen 30.000.000 1 Dokumen 150.000.000 Biro Adm.Pem Pontianak
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
30
BAB VII
KINERJA PENYELENGGARA BIDANG URUSAN
Tabel 7.1
Indikator Kinerja Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Yang Mengacu Pada Tujuan dan Sasaran RPJMD
NO INDIKATOR
KONDISI KINERJA
PADA AWAL RPJMD TARGET KINERJA
KONDISI KINERJA PADA AKHIR PERIODE RPJMD Tahun 0 Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5
1 3 4 5 7 9 11 13 15
1. Kualitas Pengendalian Administrasi
1.2 Persentase OPD dalam ketepatan
Biro Administrasi Pembangunan seperti yang kita lihat pada tabel diatas melaksanakan bidang urusan dimana urusan tersebut dituangkan program tersendiri, adalah Program Bina Administrasi Pembangunan yang mendukung urusan pengendalian administrasi pembangunan dengan 2 (dua) indikator kinerja.
Adapun penjelasan mengenai pengukuran kinerjabeserta kirteria pengukurannya, dijelaskan sebagai berikut :
Program Bina Administrasi Pembangunan, dengan indikator :
a. Persentase Perangkat Daerah dalam ketepatan waktu penyampaian laporan pelaksanaan pembangunan, dengan perhitungan dimana Perangkat Daerah yang menyampaikan laporan sebelum batas akhir penyampaian laporan rutin dibagi jumlah Perangkat Daerah. Adapun kriterianya yaitu waktu penyampaian laporan sesuai waktu yang ditentukan.
b. Persentase Perangkat Daerah dalam ketepatan sasaran antara realisasi dan target pelaksanaan pembangunan, dengan perhitungan dimana Persentase capaian realisasi keuangan/fisik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Adapun kriterianya yaitu capaian atas target keuangan/fisik yang telah ditetapkan
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
31
BAB VIII PENUTUP
Rencana Strategis (RENSTRA) Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat hasil penjabaran lebih lanjut dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018-2023 telah disusun berdasarkan pendekatan yang bersifat strategis dan terfokus pada kebijakan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Pendekatan isu-isu strategis berdasarkan tugas, fungsi dan tata kerja Biro Administrasi Pembangunan melahirkan visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi dan kebijakan untuk jangka menengah yang dituangkan dalam rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran serta pendanaan indikatif selama periode 5 (lima) tahun.
Demikian RENSTRA ini dibuat dengan penuh harapan dapat dilaksanakan secara terencana, terukur dan berkelanjutan.
Pontianak, Maret 2020
KEPALA BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN,
Dra. Hj. LINDA PURNAMA, M.Si Pembina Utama Muda NIP. 19690823 198803 2 002