RENSTRA Biro Adm.Pem 2018-2023
BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN
PONTIANAK 2020
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
i DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... i
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Landasan Hukum ... 2
1.3. Maksud dan Tujuan ... 3
1.4. Sistematika Penulisan ... 4
BAB II. GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH ... 5
2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah ... 5
2.2. Sumber Daya Perangkat Daerah ... 12
2.3. Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah ... 15
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah ... 18
BAB III. PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH ... 19
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah ... 19
3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala dan Wakil Kepala Daerah ... 20
3.3. Telahaan RENSTRA K/L dan Perangkat Daerah ... 21
3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan KajianLingkungan Hidup Strategis ... 22
3.5. Penentuan Isu-Isu Strategis ... 24
BAB IV. TUJUAN DAN SASARAN ... 25
4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah ... 25
BAB V. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN ... 25
BAB VI. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN ... 26
BAB VII. KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN ... 29
BAB VIII. PENUTUP ... 30
RENSTRA Biro Adm.Pem 2018-2023
1
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
Rencana Strategis (RENSTRA) Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat merupakan orientasi suatu dokumen perencanaan pada hasil yang ingin dicapai dalam jangka waktu periode 5 (lima) tahun. Penyusunan RENSTRA ini sangat ditentukan oleh kemampuan perangkat daerah dalam mewujudkan visi, misi, maksud, tujuan, strategi, kebijakan dan capaian programpada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang disesuaikan dengan tugas, fungsi dan tata kerja Perangkat Daerah.
Selarasdengan penjabaran dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang mengamanatkan bahwa Perangkat Daerah menyiapkan rancangan RENSTRA sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dengan berpedoman pada rancangan awal RPJMD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (2). Dalam hal ini RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat harus memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah tersebut.
Penyusunan RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat dilakukan bersamaan dengan Penyusunan Rancangan Awal RPJMD sesuai dengan Pasal 109 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Namun dalam penyusunan RENSTRA tersebut harus tetap mengacu pada Rancangan Awal RPJMD sehingga ada sinergitas dalam pelaksanaan pembangunan.
RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat ini juga diharapkan dapat menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Perangkat Daerah setiap tahunnya sehingga pembangunan jangka menengah dapat terlaksana tepat waktu dan tepat sasaran.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
2
1.2. Landasan Hukum
1.2.1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah- daerah Otonomi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 65, Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1106);
1.2.2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
1.2.3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2005);
1.2.4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
1.2.5. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33);
1.2.6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 284, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5589);
1.2.7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indinesia Nomor 4578);
1.2.8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evalusi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
1.2.9. Bahwa berdasarkan ketentuan pasal 109 Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016, Menteri Dalam Negeri telah menetapkan Peraturan
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
3
Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pedoman Nomenklatur dan Unit Kerja Sekretariat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota;
1.2.10. Peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentangTata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
1.2.11. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018-2023;
1.2.12. Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 8, Tambahan Lembaran daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 6);
1.2.13. Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2019 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Gubernur Nomor 95 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Berita Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 77 Tahun 2019).
1.3. Maksud dan Tujuan
1.3.1. Maksud dari penyusunan RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat ini adalah agar dapat menjamin keterkaitan, keserasian dan harmonisasi antara perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program/ kegiatan selama periode 5 (lima) tahun.
1.3.2. Tujuan penyusunan RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat ini adalah untuk dijadikan pedoman atau acuan dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan tata kerja dalam mendukung visi dan misi Sekretariat Daerah selama periode 5 (lima) tahun.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
4
1.4. Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan BAB II GAMBARAN PELAYANAN PD
2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi PD 2.2. Sumber Daya PD
2.3. Kinerja Pelayanan PD
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan PD BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU PD
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan PD
3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
3.3. Telaahan RENSTRA K/L dan RENSTRA PD
3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
3.5. Penentuan Isu-Isu Strategis BAB IV TUJUAN DAN SASARAN
4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah PD BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
BAB VIII PENUTUP
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
5
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN PERANGKAT DAERAH 2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, pada Bab II pasal 2 huruf a disebutkan bahwa Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat merupakan Sekretariat Daerah Tipe-A.
Menindaklanjuti Peraturan Daerah di atas, telah ditetapkan pula Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 69 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Nomor 95 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Berita Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 Nomor 69).
Mengacu pada pasal 5 angka (1) Peraturan Gubernur tersebut di atas, Susunan Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat terdiri dari :
1. Sekretaris Daerah;
2. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mengkoordinir:
a. Biro Pemerintahan;
b. Biro Kesejahteraan Rakyat; dan c. Biro Hukum.
3. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mengkoordinir:
a. Biro Perekonomian;
b. Biro Pengadaan Barang dan Jasa; dan c. Biro Administrasi Pembangunan.
4. Asisten Administrasi dan Umum, Mengkoordinir : a. Biro Organisasi;
b. Biro Umum; dan
c. Biro Administrasi Pimpinan;
Pada pasal 174 dijelaskan bahwa Biro Administrasi Pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 109 ayat (1) huruf c, mempunyai
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
6
tugasmerumuskan dan mengkoordinasikan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan.
Selanjutnya pada pasal 175 dijelaskan bahwa untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 174, Biro Administrasi Pembangunan mempunyai fungsi :
a. Perumusan program kerja pada bidang Administrasi Pembangunan;
b. Perumusan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;
c. Penyelenggaraan kegiatan urusan pemerintah provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;
d. Pelaksanaan koordinasi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;
e. Pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan di lingkungan Pemerintah Provinsi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;
f. Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan; dan
g. Pelaksanaan tugas fungsi lain di bidang administrsi pembangunan yang diserahkan oleh Gubernur, Sekretaris Daerah atau Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
7
Selanjutnya pada pasal 176 dijelaskan bahwa Biro Administrasi Pembangunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 174, terdiri dari:
a. Kepala Biro;
b. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah;
c. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah;
d. Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan; dan e. Kelompok Jabatan Fungsional.
Kepala Biro Sebagaimana dimaksud dalam pasal 176 huruf a, mempunyai tugas memimpin, membina, memfasilitasi, menyelenggarakan, mengawasi, mengevaluasi dan mengendalikan kegiatan serta mengkoordinasikan kebijakan perangkat daerah di bidang administrasi pembangunan.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 177, kepala Biro mempunyai fungsi:
a. perumusan program kerja di bidang administrasipembangunan;
b. penyusunan perumusan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. penyelenggaraan kegiatan urusan pemerintah provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
d. pengkoordinasian dan fasilitasi kebijakan perangkat daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
e. pengendalian kegiatan di bidang administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
f. pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan pada Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
8
g. pemberian saran dan pertimbangan kepada pimpinan berkenaan dengan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah, serta pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang- undangan;
h. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan laporan terhadap tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pembangunan daerah, pengendalian administrasi pembangunan wilayah, serta pelaporan pembangunan, serta reformasi birokrasi, pelayanan publik dan
akuntabilitas di
lingkunganBirosesuaiketentuanperaturanperundang-undangan;dan i. pelaksanaan fungsi lainnya di bidang administrasi pembangunan
yang diserahkan oleh Gubernur, Sekretaris Daerah atau Asisten Perekonomian dan Pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat terdiri atas 3 (tiga) bagian, yaitu :
1. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah, menyiapkan bahan, merumuskan, mengkoordinasikan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBD, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBN, serta tata usaha biro, serta bertanggungjawab memimpin seluruh kegiatan pelayanan dan administrasi.Bagian tersebut mempunyai fungsi :
a. penyusunan program kerja Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan PembangunanDaerah;
b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBD sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan APBN sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan;
d. penyelenggaraan pelayanan ketatausahaanbiro;
e. pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
9
f. pengkoordinasian dan fasilitasi dengan perangkat daerah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
g. pelaksanaan kegiatan urusan pemerintahan provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
h. pembinaan dan pengawasan di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
i. pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Biro berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;dan
k. pelaksanaan fungsi lain di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan daerah yang diserahkan oleh Kepala Biro sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan.
2. Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah, yang mempunyai tugas menyiapkan bahan, merumuskan, mengkoordinasikan kebijakan pemerintah daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah I, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah II, pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah III, serta bertanggungjawab memimpin seluruh kegiatan pelayanan dan administrasi. Bagian tersebut mempunyai tugas :
a. penyusunan program kerja Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan PembangunanWilayah;
b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah I sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah II sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
10
d. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah III sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
e. pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
f. pengkoordinasian dan fasilitasi dengan perangkat daerah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
g. pelaksanaan kegiatan urusan pemerintahan provinsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
h. pembinaan dan pengawasan di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
i. pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Biro berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan; dan
k. pelaksanaan fungsi lain di bidang pengendalian administrasi pelaksanaan pembangunan wilayah yang diserahkan oleh Kepala Biro sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan.
3. Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan, yang mempunyai tugas menyiapkan bahan, merumuskan, mengkoordinasikan kebijakan pemerintah daerah di bidang analisis capaian kinerja pembangunan daerah, pelaporan pelaksanaan pembangunan daerah, serta kebijakan pembangunan daerah, serta bertanggungjawab memimpin seluruh kegiatan pelayanan dan administrasi. Bagian tersebut mempunyai tugas :
a. penyusunan program kerja Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan;
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
11
b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang analisis capaian kinerja pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
d. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan daerah di bidang kebijakan
pembangunandaerahsesuaiketentuanperaturanperundang- undangan;
e. pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;
f. pengkoordinasian dan fasilitasi dengan perangkat daerah terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
g. pelaksanaan kegiatan urusan pemerintahan provinsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan;
h. pembinaan dan pengawasan di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
i. pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Biro berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan;
j. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
dan
k. pelaksanaan fungsi lain di bidang pelaporan pelaksanaan pembangunan yang diserahkan oleh Kepala Biro sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Adapun Struktur OrganisasiBiro Administrasi Pembangunan yang terdapat dalam lampiran Peraturan Gubernur Kalimantan tersebut diatas tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, adalah sebagai berikut :
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
12
2.2 Sumber Daya Perangkat Daerah a. Sumber Daya Manusia
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan tidak terlepas dari sumber daya aparatur, baik ditingkat struktural maupun fungsional. Berdasarkan data kepegawaian per 01 Januari 2020, komposisi Sumber Daya ManusiaBiro Administrasi Pembangunan adalah sebagai berikut.
BAGIAN
PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
DAERAH
SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
APBD
SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
APBN
SUB BAGIAN TATA USAHA BIRO
BAGIAN
PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
WILAYAH
SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
WILAYAH I
SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
WILAYAH II
SUB BAGIAN PENGENDALIAN ADMINISTRASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN
WILAYAH III
BAGIAN PELAPORAN PELAKSANAAN
PEMBANGUNAN
SUB BAGIAN ANALISIS CAPAIAN KINERJA
PEMBANGUNAN DAERAH
SUB BAGIAN PELAPORAN PELAKSANAAN
PEMBANGUNAN DAERAH
SUB BAGIAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
DAERAH
KEPALA BIRO
KELOMPOK JABATAN FUNGSIOANL
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
13
Tabel 2.1
Data Pegawai menurut Analisis Beban Kerja (ABK) Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019
NAMA SATUAN ORGANISASI/JABATAN
STANDAR KEBUTUHAN
SDM APARATUR
(ABK)
ASN TAHUN 2019 (Januari
2020)
1 2 3
KepalaBiro Administrasi Pembangunan 1 1
A. Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan
Pembangunan Daerah 1 1
a. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan Pembangunan APBD
1 1
b. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi
Pembangunan Pelaksanaan Pembangunan APBN 1 1
c. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro 1 1
B. Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pelaksanaan
Pembangunan Wilayah 1 1
a. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi
Pelaksanaan Pembangunan Wilayah I 1 1
b. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi
Pelaksanaan Pembangunan Wilayah II 1 1
c. Kepala Sub Bagian Pengendalian Administrasi
Pelaksanaan Pembangunan Wilayah III 1 1
C. Kepala Bagian Pelaporan Pelaksanaan Pembanunan 1 1
a. Kepala Sub Bagian Analisis Capaian Kinerja
Pembangunan Daerah 1 1
b.
Kepala Sub Bagian Pelaporan Pelaksanaan
Pembangunan Daerah 1 1
c. Kebijakan Pembangunan Daerah 1 0
D. Kelompok Jabatan Fungsional 15 2
TOTAL 28 14
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat kekurangan Sumber Daya Manusia yang seharusnya dibutuhkan 28 (DuaPuluh Delapan) orang namun hanya tersedia 12 (Dua Belas) orang.
Berdasarkan bezetting pegawai tahun 2018 juga dapat disampaikan bahwa dari 12 (Dua Belas) pegawai yang tersedia dapat dikasifikasikan menurut golongan berdasarkan jenjang pendidikan melalui tabel berikut.
Tabel 2.2
Data Pegawai Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 menurut Klasifikasi Pendidikan
JENJANG PENDIDIKAN
GOLONGAN
JUMLAH ASN I II III IV
1 2 3 4 5 6
S3 - - - - -
S2 - - 1 1 2
D4/S1 - - 9 3 12
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
14
D3 - - - - 0
D2 - - - - 0
D1 - - - - 0
SLTA/SMA Sederajat - - - - 0
SMP - - - - 0
TOTAL 0 0 10 4 14
b. Asset (Sarana dan Prasarana)
Selain sumber daya aparatur dan sumber daya keuangan, faktor penunjang pelaksanaan kegiatan dalam mencapai target kinerja yang ditetapkan adalah sarana dan prasarana. Adapun informasi mengenai aset tersebut adalah sebagai berikut :
Tabel 2.3
Rekapitulasi Buku Inventaris Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019
NO GOL
KODE BIDANG BARANG
NAMA BIDANG BARANG BARANG JUMLAH HARGA KET
1 2 3 4 5 6 7
1 0,01 TANAH
2 .01.01 Tanah
Jumlah Nihil Nihil
3 0,02 PERALATAN DAN MESIN
4 .02.02 Alat Alat Besar
5 .02.03 Alat Alat Angkutan 13 785.027.150
6 .02.04 Alat Bengkel Dan Alat Ukur
7 .02.05 Alat Pertanian
8 .02.06 Alat Kantor Dan Rumah Tangga 743 2.515.399.857
9 .02.07 Alat Studio Dan Komunikasi 47 132.129.823
10 .02.08 Alat Alat Kedokteran
11 .02.09 Alat Laboratorium
12 .02.10 Alat Alat Persenjataan / Keamanan
Jumlah 803 3.432.556.830
13 0,03 GEDUNG DAN BANGUNAN
14 .03.11 Bangunan Gedung
15 .03.12 Monumen
Jumlah Nihil Nihil
16 0,04 JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN
17 .04.13 Jalan dan Jembatan
18 .04.14 Bangunan Air
19 .04.15 Instalasi
20 .04.16 Jaringan
Jumlah Nihil Nihil
21 0,05 ASET TETAP LAINNYA
22 .05.17 Buku Perpustakaan
23 .05.18
Barang Bercorak
Kebudayaan/Kesenian
24 .05.19 Hewan dan Ternak Serta Tanaman
Jumlah Nihil Nihil
25 0,06
KONSTRUKSI DALAM
PENGERJAAN
26 .06.20 Konstruksi dalam Pengerjaan
Jumlah Nihil Nihil
TOTAL JUMLAH GOL 01 S/D 06 803 3.432.556.830,00
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
15
Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa yang menjadi kewenangan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat belum dapat dicatat dalam buku invetaris karena belum diketahui / belum terdata secara keseluruhan golongan Peralatan dan Mesin.
2.3 Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Kinerja Perangkat Daerah dapat dilihat dari sejumlah keluaran (output) dari program/kegiatan yang dilaksanakan dan sesuai dengan tugas dan fungsi Perangkat Daerah.
Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi hal peting dan utama sebagai tolak ukur keberhasilan Biro Administrasi Pembangunan dimasa yang akan datang. Pembinaan terhadap pelaksanaan administrasi pembangunan dan peningkatan pelayanan pengadaan barang/jasa menjadi prioritas pelayanan Biro Administrasi Pembangunan.
Memperhatikan tugas dan fungsi serta tata kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 77Tahun 2019 serta perubahannya, Biro Administrasi Pembangunan bertanggung jawab dalam pelaksanaan Rencana Program Jangka Menengah (RPJMD) 2018-2023secara khusus pada misi pembangunan ke 2 (dua) yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governance. Adapun misi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu mengikuti perubahan lingkungan eksternal dan internal, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan tersebut Dalam rangka mendukung visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan yang ada dalam RPJMD tersebut, diusulkan Rancangan ProgramBiro Administrasi Pembangunan. Program tersebut masing-masing bertujuan untuk mewujudkan sasaran strategis di atas, yaitu :
1. Program Bina Administrasi Pembangunan guna terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.
2. Program Tata Kelola Biro Administrasi Pembangunan yang berkualitas.
Adapun pencapaian kinerja pelayanan Biro Administrasi Pembangunan periode tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel halaman berikutnya.
RENSTRA Biro Adm.Pem 2018-2023
16
Pencapaian Kinerja Pelayanan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019
No. Indikator Kinerja Target
NSPK Target
IKK
Target RENSTRA Perangkat Daerah Realisasi Capaian Rasio Capaian
Keterangan Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
1 Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.
(Persentase tingkat kepatuhan pelaporan)
n/a n/a n/a n/a n/a n/a 100% 100% n/a n/a n/a n/a 100% 100% n/a n/a n/a n/a 100% 100% Jumlah PD yang tertib administrasi pelaporan dibagi jumlah keseluruhan total PD
Tabel 2.5
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019
No. Uraian
Anggaran pada tahun Realisasi Anggaran pada tahun Rasio antara Realisasi dan Anggaran pada tahun Rata-rata pertumbuhan
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Anggaran Realisasi
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
1 Bina Administrasi Pembangunan n/a n/a n/a n/a 1,132 M 1,093 M n/a n/a n/a n/a 1,118 M 1,051 M n/a n/a n/a n/a 98,7% 96,7% -3,4% -5,9%
Keterangan :
Sebagai unit kerja yang baru terbentuk pada tahun 2017, Biro Administrasi Pembangunan baru menetapkan sasaran startegis dan indikator kinerja utama pada tahun berjalan melalui Rencana Strategis Biro Administrasi Pembangunan menunggu dilaksanakannya perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2013-2018.
Sehubungan dengan hal tersebut, usulan program Biro Administrasi Pembangunan untuk tahun 2017 belum dapat dilaksanakan dikarenakan belum dimasukkan ke dalam RPJMD-Perubahan sehingga kegiatan-kegiatan dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan tata kerja ditampung ke dalam program yang telah ada dalam RPJMD sebelumnya.
Meskipun program usulan Biro Administrasi Pembangunan belum dapat diakomodir pada tahun 2017, kegiatan-kegiatan guna mencapai tujuan, sasaran startegis dan indikator kinerja utama dapat dilaksanakan meskipun pengalokasian kegiatan tersebut pada program yang telah ada. Adapun program tersebut adalah Program Perumusan Kebijakan Umum Perkonomian dan Pembangunan Daerah.
RENSTRA Biro Adm.Pem 2018-2023
18
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Perangkat Daerah a. Tantangan
Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tidak terlepas dari permasalahan yang akan dihadapi, akan tetapi permasalahan-permasalahan tersebut harus dipandang sebagai tantangan dan peluang dalam rangka mewujudkan pelayanan yang optimal.
Saat ini, tantangan yang nyata adalah sistem/mekanisme maupun sarana prasarana dalam pelaksanaan tugas dan fungsi yang semakin kompleks.
Disamping itu, Sumber Daya Manusia dalam hal ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dituntut selalu siap dalam meningkatkan kualitas diri.
b. Peluang
Saat ini tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governancemenjadi sorotan dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan pada bidang pelaporan.
Hal ini menjadi peluang bagi Biro Administrasi Pembangunan untuk mencapai optimalisasi tugas dan fungsi melalui program/kegiatan agar tercipta tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governance.
Untuk masa yang akan datang diharapkan Biro Adminsitrasi Pembangunan dapat menjadi Pusat Layanan Unggulan (Center of Excellence/CoE) dalam fungsi Sistem Peloporan, Monitoring dan Evaluasi.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
19
BAB III
PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah
Berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan Biro Administrasi Pembangunan, ada 2 (dua) permasalahan utama yang sangat strategis dalam meciptakan pelayanan publik yang optimal. Adapun permasalahan tersebut adalah :
Kurangnya tingkat kesadaran pentingnya penyampaian laporan administrasi pembangunan tiap-tiap Perangkat Daerah di lingkungan Provinsi Kalimantan Barat guna memudahkan pimpinan dalam melakukan monitoring dan evaluasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain :
a. Sistem pelaporan yang masih belum terpusat pada satu pintu, sehingga Perangkat Daerah kesulitan memenuhi semua permintaan laporan.
b. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tiap-tiap Perangkat Daerah belum memadai baik dalam hal kualitas maupun kuantitas.
c. Sarana dan Prasarana pendukung pada beberapa Perangkat Daerah masih belum memadai.
Dari permasalahan diatas, telah dilakukan pemetaan permasalahan yang nantinya digunakan untuk penentuan prioritas dan sasaran pembangunan daerah yang akan dilakukan oleh Biro Administrasi Pembangunan. Pemetaan tersebut dapat kita lihat melalui tabel berikut.
Tabel 3.1
Pemetaan Permasalahan untuk penentuan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan
Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020
No. Masalah Pokok Masalah Akar Masalah
1 2 3 4
1. Administrasi Pembangunan
Kurangnya kesadaran pentingnya penyampaian laporan tepat waktu dan pelaksanaan Pembangunan tepat sasaran
a. Sistem pelaporan yang masih belum terpusat pada satu pintu, sehingga PD kesulitan memenuhi semua permintaan laporan.
b. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki tiap-tiap PD belum memadai baik dalam hal kualitas maupun kuantitas.
c. Sarana dan Prasarana pendukung pada beberapa PD masih belum memadai.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
20
3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
Visi, Misi dan Program Pembangunan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih tahun 2018-2023 telah tertuang dalam Rancangan Program Jangka Menengah Daerah tahun 2018-2023 yang selanjutnya telah dijabarkan melalui Visi Pembangunan Gubernur Kalimantan Barat dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yaitu :
“Terwujudnya Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Barat melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Perbaikan Tata Kelola
Pemerintahan”
Dalam rangka mewujudkan Visi tersebut, telah ditetapkan pula Misi Pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat untuk periode 2018-2023 yaitu :
1. Mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur, yaitu mempercepat penyediaan infrastruktur jalan, jembatan, energi listrik dan air bersih, menambah ruang terbuka hijau, membangun pelabuhan samudra, dan meningkatkan kapasitas pelabuhan udara agar bisa didarati jenis pesawat berbadan besar, yang diorientasikan untuk mendorong peningkatan kegiatan ekonomi dan untuk membantu peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.
2. Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip- prinsip Good Governance, yaitu meningkatkan kualitas aparatur baik intelektual maupun moral agar lebih transparan, partisipatif, responsif, efisien, dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik serta mampu mengikuti perubahan lingkungan eksternal dan internal, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan tersebut. Selanjutnya untuk mengurangi rentang kendali pemerintahan maka akan diwujudkan melalui pemekaran daerah yaitu dalam jangka pendek terbentuknya Provinsi di bagian timur Kalimantan Barat, yaitu Provinsi Kapuas Raya beserta pemekaran Kabupaten Sambas, Sanggau, Ketapang, dan Kapuas Hulu dan dalam jangka panjang terbentuknya Provinsi di bagian selatan Kalimantan Barat, yaitu Provinsi Ketapang (Tanjungpura).
3. Mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan inovatif, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
21
pendidikan dan derajat kesehatan, dan memperkuat kehadiran nilai-nilai keagamaan dalam proses pendidikan untuk membentuk manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
4. Mewujudkan masyarakat sejahtera, yaitu dengan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran, mempertegas keberpihakan pemerintah terhadap kelompok masyarakat dan wilayah yang kurang beruntung, menghilangkan diskriminasi dalam berbagai aspek pelayanan sosial, dan mempercepat proses hilirisasi dengan memperkuat sinergi antara sektor pertanian dalam arti luas dan sektor pertambangan dengan sektor industri pengolahan.
5. Mewujudkan masyarakat yang tertib, yaitu dengan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmoni antar kelompok, etnis, agama, dan wilayah.
6. Mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan, yaitu dengan tetap menjaga fungsi, daya dukung, dan kenyamanan dalam kehidupan pada masa kini dan masa depan, melalui pemanfaatan ruang yang serasi antara penggunaan untuk permukiman, kegiatan sosial ekonomi, dan upaya konservasi.
Dilihat dari Visi dan Misi Pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat di atas, dapat disimpulkan bahwa tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan berkaitan dengan Misi Pembangunan ke 2 yaitu Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip good governance. Hal tersebut dikarenakan bahwa untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang berkualitas tidak terlepas dari pengendalian administrasi pembangunan yang optimal dan pengadaan barang/jasa yang ideal.
3.3 Telaahan RENSTRA K/L dan RENSTRA Perangkat Daerah
Undang-UndangNomor25Tahun2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional menetapkan bahwa Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara pemerintahan di pusat dan Daerah dengan melibatkan masyarakat.
Dalam undang-undang tersebut terdapat 5 (lima) tujuan pelaksanaan sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yaitu:
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
22
1. Untuk mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan;
2. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi antar daerah, antar ruang, antar waktu, dan antar fungsi pemerintah, serta antara pusat dan daerah;
3. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan;
4. Optimalisasi partisipasi masyarakat; dan
5. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.
Dalam pembangunan yang bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, maka perlu penyelarasaran Arah kebijakan antara Kementerian/Lembaga terkait dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat khususnya berkaitan dengan Biro Administrasi Pembangunan.
Melalui Rencana Strategis Kementerian Dalam Negeri periode 2015-2019 telah dijabarkan arah kebijakan dan strategi pembangunan nasional yang mana salah satunya sangat berkaitan dengan tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan khususnya bidang urusan pengendalian administrasi pembangunan. Arah kebijakan dan strategi pembangunan nasional dimaksud yaitu Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan melanjutkan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.
Tugas dan fungsi Biro Administrasi Pembangunan adalah memastikan bahwa arah kebijakan dan strategi pembangunan pada Kementerian/Lembaga terkait berjalan dengan baik dan saling mendukung guna keselarasan pembangunan dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah.
3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan tidak berkaitan langsung dengan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis, melainkan 2 (dua) hal tersebut lebih tepat berada pada Perangkat Daerah teknis.
3.5 Penentuan Isu-Isu Strategis
Dalam merumuskan isu-isu strategis, perlu dicermati kembali faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan dalam pelayanan Perangkat Daerah.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
23
Adapun faktor-faktor tersebut antara lain :
1. Kurangnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia dalam pelaksanaan pelayanan baik dalam hal administrasi pembangunan.
2. Pemahaman akan konsep penggunaan teknologi informasi yang seharusnya dapat memberikan informasi evaluasi kebijakan serta yang menjadikan cara kerja lebih efektif, efisien dan fokus belum optimal digunakan.
3. Lemahnya koordinasi antar Instansi Pemerintah baik secara horizontal maupun vertikal.
Melalui RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan ini dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan pelayanan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat khususnya pada bidang pelaporan administrasi pembangunan, maka dapat diproyeksikan tingkat keberhasilan capaian penyelenggaraan pembinaan administrasi pembangunan.
Dari faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan Perangkat Daerah di atas, selanjutnya dikemukakan isu-isu strategis yang akan dikelola melalui RENSTRA Biro Administrasi Pembangunan ini, yaitu :
1. Mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional guna mewujudkan pelayanan yang optimal.
2. Memberikan pemahaman terhadap penggunaan teknologi informasi guna memudahkan dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan tata kerja.
3. Memfasilitasi koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan, baik dalam hal administrasi pembangunan.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
24
BAB IV
TUJUAN DAN SASARAN
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah
Dalam rangka perumusan tujuan dan sasaran jangka menengah perangkat daerah, Biro Administrasi Pembangunan telah memperhatikan Rancangan Awal RPJMD dimana perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang sinergi harus menjawab isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah serta mendukung tercapainya sasaran strategis RPJMD.
Pernyataan tujuan dan sasaran jangka menengah Biro Administrasi Pembangunan beserta indikator kinerjanya disajikan dalam tabel berikut :
Tabel 4.1
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Biro Administrasi Pembangunan
Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat
No. Tujuan Sasaran Indikator Tujuan/Sasaran
Target Kinerja Tujuan Pada Tahun Ke-
1 2 3 4 5
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.
Kualitas Pengendalian Administrasi Pembangunan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat
Baik Baik Baik Baik Sekali
Baik Sekali
1.1 Meningkatkan kualitas
pengendalian administrasi pembangunan
Persentase OPD dalam ketepatan waktu penyampaian laporan pelaksanaan pembangunan
100%
OPD Tepat Waktu
100%
OPD Tepat Waktu
100%
OPD Tepat Waktu
100%
OPD Tepat Waktu
100%
OPD Tepat Waktu Persentase OPD dalam
ketepatan sasaran antara realisasi dan target pelaksanaan pembangunan
100%
OPD Tepat Sasaran
100%
OPD Tepat Sasaran
100%
OPD Tepat Sasaran
100%
OPD Tepat Sasaran
100%
OPD Tepat Sasaran
Dari tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, masing-masing tujuan dan sasaran telah ditetapkan indikator beserta target yang akan dicapai selama 5 tahun kedepan. Adapun pengukuran beserta kriterianya dijelaskan sebagai berikut.
Tujuanutama adalah “Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.” dengan indikator berupa “Kualitas Pengendalian Administrasi Pembangunan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat”. Perhitungan capaiannya adalah Ketepatan Waktu (Persentase Penyampaian Laporan Tepat Waktu dari OPD) dengan Bobot 60% ditambah Ketepatan Sasaran (Persentase Capaian Realisasi Pembangunan dari OPD) dengan Bobot 40%. Sedangkan kriteria untuk menentukan capaiannya adalah
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
25
0%-20% (Buruk); 21%-40% (Kurang Baik); 41%-60% (Cukup Baik); 61%-80%
(Baik); dan 81%-100% (Baik Sekali).
BAB V
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Pada bagian ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan yang harus dilaksanakan pada Biro Administrasi Pembangunan pada periode RENSTRA.
Strategi yang harus dilaksanakan adalah :
1. Interaktif, komunikatif dan informatif terhadap pembinaan administrasi pembangunan.
2. Peningkatan Profesionalitas pelayanan administrasi pembangunan.
Untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi maka strategi memerlukan persepsi, komitmen dan perlunya pendampingan dalam bentuk kebijakan. Kebijakan merupakan pedoman pelaksanaan tindakan-tindakan tertentu. Pemilihan kebijakan secara hati-hati dapat mempertajam arti strategi dan menjadi pedoman bagi keputusan-keputusan dalam suatu arah yang mendukung strategi.
Kebijakan yang telah dan akan dirumuskan pada Biro Administrasi Pembangunan adalah sebagai berikut:
1. Merumuskan kebijakan mengenai pengendalian administrasi pembangunan terintegrasi.
2. Menjadikan Biro Administrasi Pembangunandapat mempertajam arti strategi dan menjadi pedoman bagi keputusan-keputusan dalam suatu arah yang mendukung strategi.
Secara ringkas disajikan pula keterkaitan antara Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan pada Biro Administrasi Pembangunan pada tabel dibawah ini.
Tabel 5.1
Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat
VISI : TERWUJUDNYA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KALIMANTAN BARAT MELALUI PERCEPATAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN PERBAIKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN
MISI ke-2 : Mewujudkan tata kelola pemerintahan berkualitas dengan prinsip-prinsip Good Governance.
TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN
Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.
Meningkatkan kualitas pengendalian administrasi pembangunan
Interaktif, komunikatif dan informatif terhadap pembinaan administrasi pembangunan.
Merumuskan kebijakan mengenai pengendalian administrasi pembangunan terintegrasi.
RENSTRA Biro Adm. Pem 2018-2023
26
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
Rencana Program dan Kegiatan serta Pendanaan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat disajikan pada tabel dibawah ini.
Tabel 6.1
Rencana Program dan Kegiatan serta PendanaanBiro Administrasi Pembangunan
NO. TUJUAN SASARAN
KODE PROGRAM / KEGIATAN
INDIKATOR KINERJA TUJUAN,
SASARAN, PROGRAM DAN
KEGIATAN
DATA CAPAIAN TAHUN AWAL PERENCANAAN
TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN
UNIT KERJA PERANGKAT DAERAH PENANGGUNG
JAWAB
LOKASI
2019 2020 2021 2022 2023
KONDISI KINERJA PADA AKHIR PERIODE RENSTRA PD
TARGET Rp. TARGET Rp. TARGET Rp. TARGET Rp. TARGET Rp.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
BIRO ADMINISTRASI PEMBANGUNAN 1.645.144.950 2.834.400.000 12.830.138.500 13.480.145.425 57.418.376.325
1. Terwujudnya pengendalian administrasi pembangunan yang efisien dan efektif.
Kualitas Pengendalian Administrasi Pembangunan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat
n/a Baik Baik Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali Biro Adm.pem Pontianak
1. Meningkatkan kualitas pengendalian administrasi pembangunan
1. Program Bina Administrasi Pembangunan
1. Persentase OPD dalam ketepatan waktu penyampaian laporan pelaksanaan pembangunan
n/a 100% OPD
Tepat Waktu
1.220.000.000 100% OPD Tepat Waktu
1.812.000.000 100% OPD Tepat Waktu
1.736.437.500 100% OPD Tepat Waktu
1.823.259.375 100% OPD Tepat Waktu
8.288.446.875 Biro Adm.pem Pontianak
2. Persentase OPD dalam ketepatan sasaran antara realisasi dan target pelaksanaan pembangunan
n/a 100% OPD
Tepat Sasaran
1.220.000.000 100% OPD Tepat Sasaran
1.812.000.000 100% OPD Tepat Sasaran
1.273.387.500 100% OPD Tepat Sasaran
1.337.056.875 100% OPD Tepat Sasaran
6.078.194.375 Biro Adm.pem Pontianak
1.1 Analisis Capaian
Kinerja Pembangunan Daerah
Jumlah Dokumen Laporan Analisis Capaian Kinerja Pembangunan Daerah
1 Dokumen Laporan
1 Dokumen Laporan
150.000.000 1 Dokumen Laporan
170.000.000 1 Dokumen Laporan
405.168.750 1 Dokumen Laporan
425.427.188 1 Dokumen Laporan
1.933.970.938 Biro Adm.pem Pontianak
1.2 Pelaporan
Pelaksanaan Pembangunan Daerah
Jumlah Dokumen Laporan Pelaporan Pelaksanaan Pembangunan Daerah
1 Dokumen Laporan
1 Dokumen Laporan
150.000.000 1 Dokumen Laporan
260.000.000 1 Dokumen Laporan
231.525.000 1 Dokumen Laporan
243.101.250 1 Dokumen Laporan
1.105.126.250 Biro Adm.Pem Pontianak