BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Lampiran 1 Skala Uji Coba Penelitian
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Dengan hormat,
Dalam rangka memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara, saya membutuhkan sejumlah data yang hanya akan saya peroleh dengan adanya kerjasama dari Anda dalam mengisi skala ini.
Skala ini terdiri dari sejumlah pernyataan, cara menjawab skala ini akan dijelaskan di dalam petunjuk pengisian skala. Periksalah kembali jawaban Anda, jangan sampai ada nomor yang tidak diisi.
Tidak ada jawaban yang dianggap salah dalam skala ini, yang diharapkan adalah jawaban yang paling sesuai dengan keadaan Anda yang sesungguhnya. Saya sangat mengharapkan Anda memberikan jawaban yang jujur dan terbuka. Semua jawaban dan identitas Anda akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian ini.
Kesediaan Saudara/i untuk mengisi skala ini merupakan bantuan yang amat besar artinya bagi keberhasilan penelitian ini. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih.
Hormat Saya,
Putri Ratnaiskana Pandiangan NIM. 101301126
DATA IDENTITAS
Nama :
Jenis Kelamin : L / P ( lingkari yang sesuai )
Fakultas :
Semester :
PETUNJUK PENGISIAN
Berikut ini ada 2 buah skala yang terdiri dari sejumlah pernyataan. Baca dan pahami baik-baik setiap pernyataan. Anda diminta untuk mengemukakan apakah pernyataan- pernyataan tersebut sesuai dengan diri Anda dengan cara memberi tanda silang (X) pada salah satu dari keempat alternatif jawaban yang paling sesuai.
STS : Sangat Tidak Sesuai TS : Tidak Sesuai
S : Sesuai SS : Sangat Sesuai
Contoh:
No Pernyataan STS TS S SS
1. Saya mampu menyelesaikan tugas dengan baik.
X
Bila Anda ingin mengganti jawaban yang telah Anda berikan sebelumnya, coret tanda silang (X) sebelumnya dengan dua garis (=), dan berikan tanda silang (X) pada pilihan yang menurut Anda sesuai.
Contoh:
SELAMAT MENGERJAKAN
No. Pernyataan STS TS S SS
1. Saya mampu menyelesaikan tugas dengan baik.
1. SKALA SELF REGULATED LEARNING
NO. PERNYATAAN STS TS S SS
1. Saya mencatat IP tiap semester
2. Saya menandai hal-hal penting saat membaca materi kuliah
3. Saya membuat ringkasan dari tiap materi kuliah
4. Saya langsung mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen
5. Saya menata ruangan belajar di rumah sehingga terasa nyaman
6. Saya membandingkan nilai saat ini dengan nilai sebelumnya
7. Saya meluangkan waktu untuk membaca catatan materi kuliah di rumah
8. Saya mengulang kembali pelajaran yang sebelumnya
9. Saya mencari buku referensi yang direkomendasikan oleh dosen
10. Saya bertanya pada dosen bila ada materi yang tidak dimengerti
11. Setiap selesai mengerjakan tugas, saya menonton film kesukaan
12. Menjelang ujian, saya membahas kembali tugas-tugas yang berkaitan dengan materi kuliah
13. Saya bertanya pada teman bila ada pelajaran yang tidak dimengerti
14. Di rumah, saya mempelajari kembali topik perkuliahan yang telah disampaikan dosen 15. Bila tidak mengerti dengan catatan, saya
membaca buku teks untuk memahaminya 16. Saya membaca catatan berulang kali supaya
tidak kewalahan saat ujian
17. Saya bertanya pada senior bila ada materi yang tidak dimengerti
18 Saya melakukan refreshing setelah melewati masa ujian
lebih mudah terlebih dahulu
20. Saya tidak tertarik bertanya pada senior tentang materi perkuliahan
21. Jika ada kesempatan, saya menemui dosen di ruangannya untuk berdiskusi
22. Saya tidak tertarik mencari referensi untuk perkuliahan
23. Saya menetapkan target IP tiap semester 24. Saya meminta pendapat dosen bila
mengalami kesulitan dalam belajar
25. Pada saat ujian, saya memeriksa kembali jawaban sebelum mengumpulkannya
26. Saya menyimpan hasil ujian untuk melihat sejauhmana kemajuan belajar
27. Saya malas membuat ringkasan materi kuliah
28. Saya merasa tidak perlu mengulang kembali pelajaran di rumah
29. Walaupun nilai tugas jelek, saya tetap bermain bersama teman
30. Saya belajar hanya jika ada ujian
31. Saya mengerjakan tugas kuliah ketika sudah mendekati batas waktu pengumpulan
32. Saya takut bertanya pada dosen walaupun belum mengerti akan materi kuliah
33. Saya membaca ulang catatan untuk mempertajam pemahaman
34. Saya berdiskusi dengan teman-teman untuk membahas tugas bersama
35. Saya mempersiapkan materi untuk perkuliahan yang akan berlangsung
36. Saya menyingkirkan hal-hal yang bisa mengganggu proses belajar
37. Saya memeriksa kelengkapan catatan setelah perkuliahan selesai secara rutin
38. Saya berdiskusi dengan senior membahas soal-soal yang sulit
39. Jika tidak paham, saya mencari informasi tentang materi kuliah dari internet
40. Jika nilai ujian jelek, saya akan menambah waktu belajar
41. Saya menanyakan tugas kuliah pada teman bila tidak masuk kuliah
42. Bila memperoleh nilai tugas yang jelek, saya mengurangi jam bermain
43. Saya membaca buku teks perkuliahan sebelum masuk kuliah
44. Saya tidak memiliki jadwal belajar
44. Jika ragu dengan kebenaran jawaban soal ujian, saya tidak berusaha mencari tahu yang benar
45. Saya meminta bantuan senior apabila ada masalah akademik
46. Saya tidak memiliki waktu membaca catatan perkuliahan
47. Saya membiarkan proses belajar mengalir begitu saja
48. Saya membiarkan meja belajar di rumah berantakan
49. Bila tidak masuk kuliah, saya tidak melengkapi catatan
50. Saya membaca buku teks perkuliahan sekalipun tidak ada ujian
51. Bagi saya, meminta bantuan senior itu tidak penting
52. Saya mengerjakan tugas hanya karena tidak ingin dihukum
53. Di rumah, saya memilih tidur dari pada belajar
54. Saya tidak tertarik untuk berdiskusi dengan teman
56. Saya membahas kembali soal-soal ujian di rumah
57. Saya membaca ulang catatan sekalipun tidak ada ujian
58. Saya menyimpan buku dengan rapi agar mudah menemukan saat dibutuhkan
berupa catatan kecil
60. Saya tidak peduli bila IP saya mengalami penurunan
61. Saya memilih menonton TV daripada membaca ulang catatan
62. Saya tidak memiliki buku teks perkuliahan 63. Saya hanya mengandalkan materi kuliah dari
dosen
64. Saya memilih duduk di barisan paling belakang untuk menghindari dosen
65. Saya menyimpan catatan hasil diskusi
66. Saya mencari bahan tambahan dari perpustakaan
67. Saya malas bertanya pada teman apabila ada tugas yang sulit
68. Ketika diberi kesempatan untuk bertanya pada dosen, saya memilih diam saja
69. Saya tidak memiliki waktu membahas soal- soal
70. Saya tidak tertarik membaca buku teks perkuliahan
2. SKALA KECERDASAN EMOSIONAL
NO. PERNYATAAN STS TS S SS
1. Saya tahu dengan benar perasaan saya 2. Saya tahu kapan saya harus marah 3. Saya dapat mengendalikan rasa bosan
dengan baik
4. Saya sabar dalam menghadapi orang-orang yang membuat kesal
5. Saya tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan
6. Saya tetap bersemangat meskipun memiliki banyak masalah
7. Saya dapat mengenali emosi orang lain dari ekspresi wajahnya
kesusahan
9. Saya mudah bergaul dengan orang lain 10. Ketika teman memiliki masalah, saya
mampu menyemangatinya 11. Saya bisa marah tanpa tahu pasti
penyebabnya
12. Saya sulit memahami perasaan saya dengan baik
13. Ketika marah, saya akan membanting barang-barang yang berada di dekat saya 14. Ucapan saya cenderung kasar apabila marah 15. Saya mudah menyerah pada keadaan yang
sulit
16. Saya merasa minder apabila gagal 17. Saya sulit mengerti perasaan orang lain 18. Saya tidak peduli dengan keadaan orang lain 19. Saya sulit bergaul dengan orang yang baru
saya kenal
20. Ketika teman menceritakan masalahnya, saya hanya berpura-pura mendengar 21. Ketika suasana hati saya sedang tidak baik,
saya tahu penyebabnya
22. Saya mampu berpikir dengan tenang walaupun suasana menegangkan
23. Saya melakukan refreshing setelah melakukan rutinitas yang padat
24. Saya mengerti perasaan teman dari nada bicaranya
25. Saya dapat mengkritik teman tanpa menyakiti perasaannya
26. Saya sulit menerima kritikan dari orang lain apabila saya salah
27. Saya tidak mampu menyesuaikan diri ketika bertemu orang baru
28. Saya pesimis dengan kemampuan yang saya miliki
29. Saya mudah terpengaruh dengan perasaan takut gagal daripada harapan untuk sukses 30. Ketika ada masalah dengan teman, saya sulit
menemukan solusi yang tepat
31. Saya tahu hal-hal yang bisa memicu emosi saya
32. Saya tahu hal-hal yang dapat meredakan emosi saya
33. Saya mampu berpikir secara objektif dalam menyikapi masalah
34. Saya dapat melupakan kejadian yang tidak menyenangkan
35. Saya dapat menghibur diri sendiri ketika menghadapi kesulitan
36. Saya mampu mengatasi permasalahan sesulit apapun
37. Saya mendengarkan dengan baik ketika teman menceritakan masalahnya
38. Saya mampu menerima sudut pandang orang lain sekalipun berbeda
39. Saya membantu orang lain dengan senang hati
40. Saya mampu menghangatkan suasana ketika berdiskusi dengan teman
41. Saya ragu dengan kemampuan yang saya miliki
42. Saya tidak tahu hal-hal yang dapat merusak suasana hati
43. Suasana hati saya cenderung berubah-ubah tidak menentu
44. Saya tidak tahu harus berbuat apa ketika menghadapi masalah
45. Ketika sedang ada masalah, saya sulit untuk kembali bersemangat
46. Saya kurang peka dalam memahami perasaan orang lain
47. Saya merasa senang ketika teman sedang kesusahan
48. Saya tidak mampu mengenali emosi orang lain dari ekspresi wajahnya
49. Saya sulit mengatasi rasa bosan