HASIL TEMUAN LAPANGAN
I. SMA BOPKRI 2 Yogyakarta 1 Data Kelembagaan Sekolah
a. Nama Sekolah : SMA BOPKRI 2 Yogyakarta b. Lokasi : Jl. Jendral Sudirman 87 Yogyakarta c. Status : Swasta
2 Sejarah Berdirinya Sekolah
Sejarah SMA BOPKRI 2 Yogyakarta tidak terlepas dari Yayasan BOPKRI Yogyakarta. BOPKRI (Badan Oesaha Pendidikan Kristen Republik Indonesia) adalah suatu organisasi berbentuk yayasan yang didirikan pada jaman perjuangan. Yayasan BOPKRI Yogyakarta didirikan dengan motivasi, cita-cita dan idealisme tertentu. Pada saat berdirinya Yayasan BOPKRI mendapatkan dukungan dari masyarakat Kristen sebagai perwujudan pelayanan pendidikan secara formal untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia yang telah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Yayasan BOPKRI Yogyakarta lahir pada 18 Desember 1945.
Empat tahap sejarah yayasan BOPKRI: a. Pada Masa Penjajahan Belanda
Pada masa penjajahan Belanda, di Yogyakarta sudah terdapat lembaga pendidikan Kristen yaitu sekolah-sekolah Zending yang
diusahakan oleh gereja-gereja Nederland dan Vereneging Scholen yang diusahakan perkumpulan-perkumpulan di luar gereja.
Sekolah-sekolah Zending di Yogyakarta pada umumnya siswanya adalah anak-anak golongan pribumi sedangkan Vereneging Scholen menyelenggarakan 4 macam sekolah, yaitu HIS, ELS, HCS, dan MCS. Lulusan HIS yang berbahasa pengantar Belanda pada waktu itu mendapat penilaian lebih tinggi dibandingkan sekolah-sekolah yang memakai pengantar bahasa Jawa dan Melayu.
b. Pada Masa Penjajahan Jepang
Pada awal tahun 1943 Jepang memaksa sekolah-sekolah swasta dinegerikan, guru-guru yang bersedia menjadi pegawai negeri boleh mengajar terus. Sekolah-sekolah Kristen sepakat bernaung di bawah panji Perkumpulan Persekolahan Masehi (PPM). Agar sekolah-sekolah tersebut dapat diatur dengan baik, dipilih dan diangkat seorang pengampu yaitu Dr. Sumardi.
c. Pada Masa Revolusi Kemerdekaan
Dalam masa perang kemerdekaan, umat kristiani tidak mau ketinggalan, mereka turut berjuang menegakkan dan mengisi kemerdekaan. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dididrikan pada 11 Mei 1945. Dalam konggres yang pertama di Surakarta, diputuskan didirikan lembaga pendidikan dengan nama BOPKRI, dengan Ketua Umum IP. Simanjuntak dan penulis Pujo Suseno.
d. Setelah Pengakuan Kedaulatan 1949
Pada tanggal 29 Juni 1949 Belanda angkat kaki dari Yogyakarta, Pemerintah RI kembali ke Ibu Kota Yogyakarta. Sri Sultan HB IX selaku Menteri Negara Koordinator Keamanan, pada 5 Juli 1949 menyerukan agar semua sekolah dibuka kembali. BOPKRI menanggapi dengan antusias dan diadakan pembentukan BOPKRI baru dengan ketua : Drs. Sudarmono dan Penulis merangkap Bendahara : S. Subanu. Dari sekolah-sekolah yang dibuka kembali antara lain adalah SMA BOPKRI 2 yang ada di Jalan Jendral Sudirman 87 Yogyakarta.
3 Pergantian Kepala Sekolah
Sebagai tonggak sejarah BOPKRI Yogyakarta, setelah mengalami pasang surut, pada tanggal 1 Agustus 1949 dinyatakan sebagai hari lahir SMA BOPKRI 2 Yogyakarta. Hingga sekarang ini, setelah diakreditasi sebanyak dua kali akhirnya pada tahun 1977 SMA BOPKRI 2 Yogyakarta memperoleh status disamakan. Sejak awal berdiri hingga sekarang SMA BOPKRI 2 Yogyakarta sudah mengalami pergantian Kepala Sekolah sebanyak sembilan kali, mereka adalah
a. Margono Paulus (1949-1957) b. Nathanael Daljoeni (1957-1963) c. Eghbert Daniel Yohanes (1963-1969) d. Drs. Widiatmoko Br (1970-1971)
e. Purwanto, B.A. (1971-1974) f. Widiarso (1975-1977)
g. Drs. Tukidjo, W.S (1977-1995) h. Drs. S. Supadiyono (1995-2003) i. Drs. Priyono (2003-2007)
j. Sri Rahayuningsih, S.Pd ( 2008-sekarang) 4 Keadaan Siswa
Tabel IV. 1
KEADAAN SISWA SMA BOPKRI 2 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Jumlah Siswa No Kelas L P Jml 1 X A 14 11 25 2 X B 14 8 22 3 X C 18 7 25 4 X D 15 10 25 5 X E 15 6 21 6 X F 16 9 25 7 X G 15 9 24 8 XI BHS 5 5 10 9 XI IPA 1 17 9 26 10 XI IPA 2 15 10 25 11 XI IPA 3 15 11 26 12 XI IPS 1 20 11 31 13 XI IPS 2 20 12 32 14 XI IPS 3 21 11 32 15 XI IPS 4 19 12 31 16 XII BHS 8 13 21
17 XII IPA 1 14 21 35 18 XII IPA 2 18 16 34 19 XII IPA 3 15 15 30 20 XII IPS 1 23 13 36 21 XII IPS 2 24 12 36 22 XII IPS 3 22 14 36 23 XII IPS 4 10 23 33 Jumlah 641
5 Guru dan Karyawan Guru:
Guru DPK : 15 Orang Guru Tetap Yayasan : 11 Orang Guru Tetap : 26 Orang Guru Tidak Tetap : 28 Orang Guru Kontrak : 01 Orang Guru Bantu : 03 Orang Karyawan:
Karyawan Tetap Yayasan : 11 Orang Karyawan Tidak Tetap : 23 Orang Karyawan Kontrak : 03 Orang Total Jumlah Pegawai : 93 Orang
Tabel IV. 2
DAFTAR NAMA GURU SMA BOPKRI 2 YOGYAKARTA TAHUN 2008/2009
No. Nama Jabatan
1. Sri Rahayuningsih, S.Pd Kepala Sekolah
2. Dra. Dorothea Sri Ismayawati Wakasek Ur. Kurikulum 3. Drs. Fx. Catur Setyo Wakasek Ur. Kesiswaan 4. Dra. Jeanne Ambarningrum Wakasek Ur. Sarana Prasarana 5. Samuel Sunu Nugroho, SH Wakasek Ur. Hukermas 6. Dra. Arina Rahayu Bendahara
7. Sri Sulastri, S.Pd Koord. Litbang 8. Drs. Edi Sutrisno Koord. BP/BK
9 Didik Prasetyo Ka. Ur. Tata Usaha 10. Dra. Purwantini Wali Kelas XA 11. Endah Nursinta, S.Pd Wali Kelas XB 12. Agustinus Wuryanto, S.Pd Wali Kelas XC 13. Muncar Tyas Palupi, M.Hum Wali Kelas XD 14. Ita Hermayanti A., S.Pd Wali Kelas XE 15. Paulus Kristriyanto, M.Pd Wali Kelas XF 16. Soeryaningsih, S.Pd Wali Kelas XG 17. Lusia Septian Murti, A.Md Wali Kelas XI BHS 18. Dra. Rr. Sri Esti Budi S Wali Kelas XI IPA 1 19. Desy Miranti S., S.Pd Wali Kelas XI IPA 2 20. Dwi Ariani Astuti, S.Pd Wali Kelas XI IPA 3 21. Drs. Agus Tri Wuryatmaja Wali Kelas XI IPS 1 22. Lilik Setia D., S.Pd Wali Kelas XI IPS 2 23. Raksita, S.PAK Wali Kelas XI IPS 3 24. Drs. Priyo Cahyono Wali Kelas XI IPS 4 25. Sri Sulastri, S.Pd Wali Kelas XII BHS 26. Drs. Wahyu Santosa Wali Kelas XII IPA 1 27. Dra. Istiana Wali Kelas XII IPA 2 28. Rr. Ariatmi Puji H., S.Pd Wali Kelas XII IPA 3 29. Nanto Fieratmana, SE Wali Kelas XII IPS 1 30. Dra. Maria Goretti Sri Nuryati Wali Kelas XII IPS 2 31. Dra. Prapti Wijayanti Wali Kelas XII IPS 3 32. Dra. Kristiana P Wali Kelas XII IPS 4 33. Drs. Totok Murjianto Koordinator UKS 34. Drs. Risman Purwanto Pemerhati Lingk. Seklh
6 Struktur Organisasi
Struktur organisasi sekolah sangatlah penting artinya bagi pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar. Sebab hal ini berhubungan dengan masalah tata kerja personal dari suatu sekolah. Tanpa struktur organisasi, sekolah tidak akan bisa melaksanakan kegiatannya secara efektif dan efisien.
SMA BOPKRI 2 Yogyakarta dipimpin oleh seorang kepala sekolah. Dalam melaksanakan tugasnya, kepala sekolah dibantu oleh kepala urusan Tata Usaha dan 4 wakil kepala sekolah, yaitu:
a. Wakil kepala sekolah urusan kesiswaan b. Wakil kepala sekolah urusan kurikulum
c. Wakil kepala sekolah urusan sarana dan prasarana d. Wakil kepala sekolah urusan hubungan masyarakat. Personalia dan Pembagian Tugas
a. Kepala Sekolah
Kepala sekolah secara umum mempunyai tugas sebagai berikut: 1. Memimpin dan bertanggung jawab atas semua kegiatan
persekolahan.
2. Bertanggung jawab atas penyelenggaraaan sekolah terhadap Dinas P dan P kota Yogyakarta serta Kepala Yayasan BOPKRI Yogyakarta.
3. Sebagai Supervisor semua kegiatan yaitu menyelenggarakan supervisi mengenai kegiatan BP, ketatausahaan dan lain-lain.
4. Sebagai manajer dalam pengelolaan sekolah. b. Wakil Kepala Sekolah
Wakil kepala sekolah bertugas membantu kepala sekolah dalam melaksanakan tugas-tugasnya dan menggantikan kedudukan kepala sekolah apbila kepala sekolah berhalangan atau karena sebab tertentu sehingga tidak dapat menjalankan tugas-tugasnya. Dalam struktur organisasi SMA BOPKRI 2, Kepala Sekolah dibantu oleh:
1. Wakil Urusan Kesiswaan 2. Wakil Urusan Kurikulum
3. Wakil Urusan Sarana dan Prasarana 4. Wakil Urusan Hukermas
c. Dewan Guru
Tugas dewan guru sesuai kedudukannya adalah sebagai berikut: 1. Guru wali kelas
Guru wali kelas bertugas mengatur administrasi kelas, membantu guru dalam mengelola anak didik, mempersiapkan kenaikan kelas dan bertanggung jawab atas kelas yang ditunjuk. 2. Guru bidang studi
Guru bidang studi bertugas menyusun program semester, menyusun satuan pelajaran, rencana pembelajaran, mengatur program evaluasi, melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan melaksanakan evaluasi pada setiap semester.
3. Guru piket
Guru piket bertugas mengisi daftar presensi guru, mengisi daftar dan kartu izin siswa baik masuk dalam kelas maupun keluar kelas serta bertanggung jawab jika ada kelas yang kosong. d. Bimbingan Penyuluhan/Bimbingan Karier
Penyusunan program pelaksanaan bimbingan penyuluhan, koordinasi dengan wali kelas dalam mengatasi masalah-masalah siswa, memberikan layanan kepada siswa dalam bimbingan penyuluhan, pemberian saran dalam pemilihan jurusan, mengadakan penilaian pelaksanaan BP/BK, menyusun laporan pelaksanaan BP/BK secara berkala.
e. Laboran
Membantu mempersiapkan ruang laboratorium/praktik, pemeliharaan, penyimpanan bahan/alat praktik, inventarisasi bahan/alat praktik, pengawasan pelaksanaan praktik, penyusunan laporan keadaan bahan alat praktik, menerima, memeriksa, meneliti alat-alat yang dipakai praktik, mengetahui kegunaan dan cara kerja setiap peralatan yang menjadi wewenangnya, melaporkan kalau ada alat yang rusak/hilang.
f. Tata Usaha
Penyusunan program tata usaha, penyusunan keuangan sekolah, pembinaan dan pengembangan karier pegawai, penyusunan
perlengkapan sekolah, penyusunan dan penyajian data statistik sekolah, penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan ketatausahaan. Secara sistematik struktur organisasi SMA BOPKRI 2 Yogyakarta adalah sebagai berikut
Garis Komando Garis Kerjasama
Gb. IV. 1
Yayasan BOPKRI Yogyakarta
Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta
Komite Sekolah Kepala Sekolah
Kepala Tata Usaha
Wakasek. Kurikulum Wakasek. Kesiswaan Wakasek. Sarana Prasarana Wakasek. Hukermas Koordinator BP/BK Litbang Dewan Guru SISWA
STRUKTUR ORGANISASI SMA BOPKRI 2 YOGYAKARTA
7 Fasilitas Pendidikan dan Latihan a. Tenaga Pengajar
Tenaga pengajar yang ada di SMA BOPKRI 2 Yogyakarta secara keseluruhan bergelar sarjana (S1) dan terseleksi dengan baik. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran, tenaga pengajar diwajibkan mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai kegiatan pelatihan dan seminar.
b. Perpustakaan
Perpustakaan SMA BOPKRI 2 Yogyakarta berperan dalam memberikan pengetahuan bagi anak didik sekaligus memberikan kesadaran pada siswa bahwa perpustakaan merupakan sumber belajar bagi siswa. Perpustakaan yang ada di SMA BOPKRI 2 ini melayani peminjaman baik bagi guru, murid maupun karyawan yang ada.
c. Laboratorium
Laboratorium merupakan sarana pendukung keberhasilan pembelajaran. Untuk itu sekolah melengkapi diri dengan laboratorium komputer, bahasa, biologi, kimia maupun fisika.
d. Koperasi Sekolah
Koperasi sekolah dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan serta pendidikan bagi para siswa untuk memahami dan mengerti tentang keuntungan dan kegunaan koperasi.
e. Rekreasi dan olah raga
Sekolah juga menyediakan fasilitas pendukung antara lain kantin, koperasi, lapangan basket maupun lapangan volley.
J. SMA Pangudi Luhur Sedayu