Rata-rata hasil observasi
SOAL TES UJI COBA SMK Negeri 4 Semarang
Mata Pelajaran : Kelistrikan Otomotif Nama : ... Kelas / Semester : XI TKR / Genap No : ... Waktu : 45 Menit Tanda tangan : ...
Petunjuk Umum
1. Baca dengan cermat perintah soalnya dan kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu. 2. Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang anda anggap benar.
3. Jika terjadi perbaikan dilakukan dengan cara mencoret jawaban yang salah dengan dua garis dan menuliskan perbaikan jawabannya diatas jawaban yang diperbaiki.
1. Di bawah ini yang merupakan pengertian dari sistem pengapian adalah ... a. Sistem yang digunakan untuk mengubah bunga api menjadi listrik b. Sistem yang digunakan untuk pembakaran pada motor diesel
c. Sistem yang digunakan untuk mengubah tegangan baterai dari 12 Volt menjadi 10 KV atau lebih dan digunakan pada proses pembakaran
d. Sistem yang digunakan untuk mengubah tegangan baterai dari 10 KV menjadi 12 Volt dan digunakan pada proses pembakaran
2. Di bawah ini yang merupakan pengertian saat pengapian adalah ... a. Saat busi meloncatkan bunga api untuk mulai pembakaran
b. Saat kunci kontak diarahkan ke posisi start untuk menghidupkan mesin c. Saat platina mulai menutup
a. Arus listrik b. Tegangan listrik c. Kemagnetan d. Percikan listrik
4. Urutan proses pengapian saat platina tertutup yang benar adalah ...
a. Arus mengalir dari (+) Baterai – (B) Kunci Kontak – (IG) Kunci Kontak –
(+) Koil Kumparan Primer – (-) Koil – Platina – Massa
b. Arus mengalir dari (-) Baterai – (B) Kunci Kontak – (IG) Kunci Kontak –
(+) Koil Kumparan Primer – (-) Koil – Platina – Massa
c. Arus mengalir dari (+) Baterai – (IG) Kunci Kontak – (B) Kunci Kontak –
(+) Koil Kumparan Primer – (-) Koil – Platina – Massa
d. Arus mengalir dari (+) Baterai – (B) Kunci Kontak – (IG) Kunci Kontak –
(+) Koil Kumparan Primer – (-) Koil – Massa – Platina 5. Urutan proses pengapian saat platina terbuka yang benar adalah ...
a. Arus primer terputus – Induksi Kumparan Sekunder – Baterai – Kabel Tegangan Tinggi – Busi – Massa – Terjadi percikan bunga api pada busi b. Arus primer terputus – Induksi Kumparan Sekunder – Distributor – Kabel
Tegangan Tinggi – Massa– Busi – Terjadi percikan bunga api pada busi c. Arus primer terputus – Induksi Kumparan Sekunder – Kabel Tegangan
Tinggi – Busi – Distributor– Massa – Terjadi percikan bunga api pada busi d. Arus primer terputus -Induksi Kumparan Sekunder – Distributor – Kabel
Tegangan Tinggi – Busi – Massa – Terjadi percikan bunga api pada busi 6. Sumber arus listrik utama pada kendaraan untuk membantu proses pengapian
adalah ... a. Baterai b. Distributor c. Motor Stater
d. Semua jawaban benar
7. Jenis baterai yang digunakan pada kendaraan bermotor adalah ... a. Baterai ABC & Baterai charger
b. Baterai Kering & Baterai Basah c. Baterai Kering & Baterai Charger
82 d. Baterai Charger & Baterai Basah
8. Komponen baterai terdiri dari ...
a. Elemen baterai, Elektrolit baterai dan Arus
b. Elemen baterai, Elektrolit baterai dan Kotak baterai c. Elemen baterai, Arus dan Kotak baterai
d. Tegangan, Elektrolit baterai dan Kotak baterai 9. Gambar dibawah ini merupakan gambar ...
a. Platina
b. Kunci Kontak c. Busi
d. Kondensor
10. Kunci kontak pada sistem pengapian berfungsi untuk ...
a. Memutus dan menghubungkan arus listrik dari baterai menuju koil pengapian
b. Memutus dan menghubungkan arus listrik dari alternator menuju koil pengapian
c. Menyediakan sumber arus dari baterai menuju koil pengapian d. Menyediakan sumber arus dari sekering menuju koil pengapian 11. Didalam koil pengapian terdapat dua buah kumparan yaitu ...
a. Primer dan resistor b. Sekunder dan resistor c. Seri dan paralel d. Primer dan sekunder
12. Fungsi kumparan primer koil adalah ... a. Memercikkan bunga api
b. Menimbulkan tegangan induksi yang tinggi c. Membangkitkan induksi elektromagnet d. Membagi pengapian pada busi
13. Fungsi kumparan sekunder koil adalah ... a. Memercikkan bunga api
d. Membagi pengapian pada busi
14. Proses naiknya tegangan di dalam koil pengapian sering disebut dengan proses ... a. Elektrik
b. Elektrodinamik c. Induksi elektromagnet d. Induksi elektrodinamik
15. Pada gambar di bawah ini yang berfungsi untuk merubah induksi menjadi
tegangan tinggi adalah no …..
a. 1 b. 2 c. 3 d. 4
16. Berikut ini yang berfungsi untuk memutuskan arus listrik dan menghubungkannya dari kumparan primer koil ke massa agar terjadi induksi pada kumparan sekunder koil adalah ...
a. Breaker point b. Breaker plate c. Vacum advancer d. Governor advancer
17. Berikut ini komponen distributor yang berfungsi untuk memajukan saat pengapian sesuai dengan pertambahan putaran mesin adalah ...
a. Governor advancer b. Vacum advancer c. Governor spring d. Advancer rod
18. Untuk memajukan atau memundurkan saat pengapian pada saat beban mesin bertambah atau berkurang berdasarkan kevakuman yang terjadi di dalam intake manifold adalah fungsi dari…..
a. Dwell angel
b. Governor advancer c. Octane selector
84 d. Vacuum advancer
19. Sudut putaran cam distributor saat breaker point menutup pada putaran idle adalah ...
a. Dwell angel
b. Governor advancer c. Octane selector d. Vacuum advancer
20. Akibat yang ditimbulkan apabila sudut dwell/dwell angel terlalu besar adalah ... a. Koil menjadi panas
b. Pengapian terlalu cepat c. Pengapian terlalu lama
d. Percikan di platina terlalu besar
21. Akibat yang ditimbulkan apabila sudut dwell terlalu kecil adalah ... a. Pengapian terlalu lama
b. Pengapian terlalu cepat
c. Menimbulkan pembakaran yang jelek d. Percikan di platina terlalu besar
22. Apabila celah breaker point besar, maka sudut dwell/dwell angel ... a. Besar
b. Kecil c. Tetap d. Berubah
23. Komponen sistem pengapian yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik tegangan tinggi dari koil pengapian ke busi adalah ...
a. Distributor cap b. Rotor
c. Kabel tegangan tinggi d. Kondensor
24. Salah satu komponen dari sistem pengapian yang berfungsi menghasilkan bunga api dengan menggunakan tegangan tinggi yang dihasilkan koil pengapian adalah ...
a. Baterai b. Resistor
25. Kemampuan untuk meradiasikan sejumlah panas oleh busi adalah ... a. Nilai panas busi
b. Nilai didih busi c. Nilai percikan busi d. Nilai bakar busi
26. Busi dibagi menjadi dua macam yaitu ... a. Busi dingin dan busi pijar
b. Busi panas dan busi pijar c. Busi pijar dan busi racing d. Busi panas dan busi dingin
27. Salah satu bagian dari busi yamg berfungsi untuk mencegah bocornya arus listrik tegangan tinggi adalah ...
a. Konduktor b. Regulator c. Komutator d. Isolator
28. Urutan rangkaian sistem pengapian pada gambar di bawah yang benar adalah …..
a. 2 – 3 – 4 – 6 – 8 – 11 – 7 – 9 – 10 – 1 b. 2 – 4 – 5 – 6 – 8 – 11 – 7 – 9 – 10 – 1 c. 2 – 5 – 4 – 6 – 8 – 11 – 7 – 9 – 10 – 1 d. 2 – 5 – 4 – 6 – 8 – 11 – 7 – 10 – 9 – 1
29. Di bawah ini urutan firing order pada sistem pengapian 4 silinder yang benar adalah...
a. 1-2-3-4 b. 1-3-2-4 c. 1-4-3-2 d. 1-3-4-2
86 a. 100% x 360/n (n=jumlah silinder)
b. 75% x 360/n (n=jumlah silinder) c. 60% x 360/n (n=jumlah silinder) d. 50% x 360/n (n=jumlah silinder)
31. Bila waktu pengapian terlalu maju, maka penyetelan waktu pengapian yang tepat
dilakukan dengan cara ….
a. merapatkan celah katup b. merenggangkan celah katup
c. memutar bodi distributor searah putaran rotor
d. memutar bodi distributor berlawanan arah dengan putaran rotor 32. Penyetelan celah platina yang tepat adalah ...
a. 0,2-0,3 mm b. 0,4-0,5 mm c. 0,6-0,7 mm d. 0,8-1 mm
33. Gambar di bawah ini merupakan gambar pemeriksaan ...
a. Kumparan primer koil b. Kumparan sekunder koil c. Ballast resistor
d. Kabel tegangan tinggi
34. Penyebab busi yang cepat kotor adalah ...
a. Campuran bahan bakar dan udara yang miskin b. Terjadi percikan di koil pengapian
c. Percikan bunga api yang besar d. Kabel busi yang putus
35. Pada umumnya, saat pengapian putaran idle seperti gambar di bawah ini disetel
pada …..
a. < 200 sebelum TMA b. > 200 sesudah TMA c. 50– 100 sebelum TMA d. 50– 100 sesudahTMA
1 UC-01 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 27 729 2 UC-02 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 27 729 3 UC-03 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 27 729 4 UC-04 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 14 196 5 UC-05 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 24 576 6 UC-06 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 25 625 7 UC-07 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 14 196 8 UC-08 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 18 324 9 UC-09 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 27 729 10 UC-10 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 18 324 11 UC-11 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 14 196 12 UC-12 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 27 729 13 UC-13 0 1 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 10 100 14 UC-14 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 25 625 15 UC-15 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 25 625 16 UC-16 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 27 729 17 UC-17 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 25 625 18 UC-18 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 25 625 19 UC-19 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 18 324 20 UC-20 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 27 729 21 UC-21 0 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 23 529 22 UC-22 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 21 441 23 UC-23 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 25 625 24 UC-24 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 19 361 25 UC-25 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 15 225 26 UC-26 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 24 576 27 UC-27 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 0 0 13 169 28 UC-28 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 25 625 29 UC-29 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 15 225 30 UC-30 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 13 169 31 UC-31 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 24 576 32 UC-32 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 12 144 33 UC-33 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 14 196 34 UC-34 1 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 13 169 23 23 20 23 21 23 23 23 23 22 23 22 21 23 15 22 21 22 23 12 11 16 23 23 18 10 22 23 17 17 8 23 19 22 20 700 15494 p 0,6765 0,6765 0,5882 0,6765 0,6176 0,6765 0,6765 0,6765 0,6765 0,6471 0,6765 0,6471 0,6176 0,6765 0,4412 0,6471 0,6176 0,6471 0,6765 0,3529 0,3235 0,4706 0,6765 0,6765 0,5294 0,2941 0,6471 0,6765 0,5 0,5 0,2353 0,6765 0,5588 0,6471 0,5882 q 0,3235 0,3235 0,4118 0,3235 0,3824 0,3235 0,3235 0,3235 0,3235 0,3529 0,3235 0,3529 0,3824 0,3235 0,5588 0,3529 0,3824 0,3529 0,3235 0,6471 0,6765 0,5294 0,3235 0,3235 0,4706 0,7059 0,3529 0,3235 0,5 0,5 0,7647 0,3235 0,4412 0,3529 0,4118 Mp 21,957 22,087 22,2 23,522 22,381 23,13 22 22,304 22,174 22,182 21,957 22,5 22,095 23,13 17,6 23,182 22,143 23,045 23,565 16,5 16,182 22,813 22,739 22,478 22,389 16,2 23,318 23,739 22,647 22,529 14,75 23,522 22,421 22,182 22,35 Mt 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 20,588 SDt 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 5,6418 rbis 0,3507 0,3841 0,3415 0,7519 0,4039 0,6516 0,3618 0,4398 0,4064 0,3824 0,3507 0,4588 0,3395 0,6516 -0,471 0,6224 0,3502 0,5897 0,763 -0,535 -0,54 0,3717 0,5513 0,4844 0,3385 -0,502 0,6552 0,8076 0,3649 0,3441 -0,574 0,7519 0,3656 0,3824 0,3732 Jumlah n 5. Ta b el ana li sis s oa l i nstrumen
88
PERHITUNGAN VALIDITAS SOAL INSTRUMEN La
mpi ra n 6. P erhitunga n va li dit as soal ins trume n