MODUL
Implementasi SSH yang banyak dipakai saat ini adalah OpenSSH, aplikasi ini telah dimasukkan kedalam berbagai macam distribusi linux. Redhat Linux versi 9 sudah menyediakan program tersebut dalam format RPM.
Fitur-fitur SSH
Protokol SSH menyediakan layanan sbb.:
• Pada saat awal terjadinya koneksi, client melakukan pengecekan apakah host yang dihubungi sudah terdaftar pada client atau tidak
• Client mengirimkan proses autentifikasi ke server menggunakan teknik enkrisp 128 bit
• Semua data yang dikirimkan dan diterima menggunakan teknik enkripsi 128 bit sehingga sangat sulit u dibaca tanpa mengetahui kode enkripsinya
• Client dapat memforward aplikasi Xwindows / X11 ke server, layanan ini disebuat
C. Praktikum.
1. Untuk mendapatkan hak akses penuh dari sistem Linux, terlebih dahulu kita harus login sebagai root. Apabila kita sudah terlanjur login sebagai user biasa kita bisa, pindah user dengan mengetikan perintah su diikuti dengan menekan tombol enter dan ketikan password root.Seperti perintah berikut.
2. Aktifkan program console, dengan menjalankan perintah berikut :
Klik Tombol Start Application > System > Terminal Program (Konsole). Pada layar akan ditampilkan seperti berikut :
linkzir@nakkampung:~$ su Password:
MODUL
3. Lakukan pengecekan ip_address pada mechine server, dengan menjalankan perintah berikut.
Hasil dari perintah di atas seperti yang ditampilkan pada gambar.
Gambar 4.2. Tampilan Hasil ifconfig
Apabila output yang ditampilkan seperti pada gambar di atas, artinya ip_address pada mechine server sudah dikonfigurasi, hal ini penting karena tiap akan melakukan ssh ke server dari client, terlebih dahulu kita harus mengetahui ip_address dari server.
3. Lakukan pengecekan paket SSH Server pada mechine server, apakah sudah terinstall atau belum, dengan menjalankan perintah, berikut.
Jika ditampilkan hasil seperti pada gambar berikut, artinya paket SSH server belum diinstall dan kita harus melakukan installasi.
Gambar 4.3. Tampilan Hasil Pengecekan Paket SSH nakkampung:~# ifconfig
MODUL
4. Installasi paket ssh, dengan langkah berikut: § Jalankan perintah installasi berkut.
Pada layar akan muncul tampilan seperti pada gambar, berikut. Masukan CD 1 dari distro Linux Debian tekan tombol ENTER.
Gambar 4.4. Tampilan Proses Installasi Paket SSH
§ Lanjutkan proses instalasi dengan mengikuti perintah yang direkomendasikan oleh system. Sampai terakhir muncul tampilan seperti gambar berikut.
Gambar 4.5. Tampilan Sukses Proses Installasi.
Jika tampilan muncul seperti tampilan di atas, proses installasi paket ssh berjalan sukses, dan selanjutkan kita bisa melakukan pengujian dengan
MODUL
Jika pada layar muncul seperti pada tampilan gambar berikut, service ssh berjalan dengan baik.
Gambar 4.6. Tampilan Service SSH Server. § Untuk melakukan stop service ssh jalankan perintah
§ Untuk menjalankan kembali serivice ssh, jalankan perintah berikut.
6. Lakukan pengujian ssh, dengan melakukan ssh ke localhost, jalankan perintah berikut.
Pada layar akan tampil seperti pada gambar.
Gambar 4.7. Tampilan Proses Melakukan Pengujian SSH ke Localhost . Apabila baru pertama kali kita melakukan ssh ke server maka akan ada konfirmasi apakah kita setuju untuk melanjutkan koneksi. Jika setuju jawab yes dan jika tidak jawab no.
Jika ktia menjawab yes maka system meminta kita untuk memasukan password dari root.
nakkampung:~# ssh localhost
nakkampung:~# /etc/init.d/ssh restart
nakkampung:~# /etc/init.d/ssh stop
MODUL
Gambar 4.8. Tampilan Proses Login ke Server SSH.
masukan password root pada mechine server, diikuti dengan menekan enter.
7. Keluar dari tssh, bisa menjalankan perintah berikut.
hasilnya seperti berikut.
8. Proses remote diatas bisa dilakukan dari komputer lain atau client. melihat kejadian diatas saat kita atau orang lain melakukan remote login dengan ssh ke mechine server, secara default mechine server mengijinkan kita untuk login sebagai root, mungkin kita berpikir masalah keamanan bila seseorang bisa login sebagai root pada mechine server maka orang itu akan bisa melakukan apa saja pada mechine server kita. Dan untuk memblok orang lain tidak bisa login sebagai root dengan ssh, maka pada mechine server harus melakukan sedikit konfigurasi.
9. Lakukan konfigurasi file sshd_config untuk memberi rule user untuk login ke server. jalakan perintah berikut.
lakukan perubahan pada baris berikut pada secara default PermitRootLogin yes diset yes dan rubah menjadi no. hasilnyas sepertri berikut.
nakkampung:~#exit nakkampung:~# exit logout Connection to 192.168.10.254 closed. nakkampung:~# nakkampung:~# vi /etc/ssh/sshd_config # Authentication: LoginGraceTime 600 PermitRootLogin no StrictModes yes
MODUL
10. Lakukan restart service ssh, dengan menjalakan perinah berikut.
11. Lakukan pengujian dengan melakukan remote login ke server dan input kan password root jika muncul tampilan seperti berikut maka proses perubahan sukses.
nakkampung:~# ssh 192.168.10.254
pada tampilan di atas system akan menolak password root dan untuk bisa melakukan remote login ke server kita harus login sebagai user biasa, dan jalan satu-satunya kita harus terdaftar dahulu sebagai user di komputer server. langkah untuk menambah user pada server seperti pada langkah 13.
12. Menambah user baru, jalankan perintah berikut.
nakkampung:~# /etc/init.d/ssh restart
The authenticity of host '192.168.10.254 (192.168.10.254)' can't be established.
RSA key fingerprint is 12:4b:89:f0:b3:98:07:39:13:34:94:6f:2e:aa:59:6f.
Are you sure you want to continue connecting (yes/no)? yes Warning: Permanently added '192.168.10.254' (RSA) to the list of known hosts.
Password: Password:
nakkampung:~# adduser tesan Adding user `tesan'...
Adding new group `tesan' (1011).
Adding new user `tesan' (1011) with group `tesan'. Creating home directory `/home/tesan'.
Copying files from `/etc/skel' Enter new UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: password updated successfully Changing the user information for tesan
Enter the new value, or press ENTER for the default Full Name []:
Room Number []: Work Phone []: Home Phone []: Other []:
MODUL
Setelah service SSH berjalan dengan baik pada mechine server, sekarang kita bisa melakukan remote login dari PC client ke server atau dari PC ke PC. pada praltikum ini kami akan melakuak remote login dari client dengan sistem operasi windows XP Profesioanl. Langkah-langkahnya seperi pada hasil praktikum berikut.
Melakukan Remote Login dengan SSH dari sisi client dengan sistem operasi windows.
Untuk dapat melakukan remote login dari sisi client windiws, pada client harus ada software yang bisa mendukung ssh, pada praktikum ini kami menggunakan software PuTTY. Adapun langkah untuk melakukan remote ke sever seperti berikut.
1. Lakukan pengecekan konektifitas ke server, dengan menjalankan perintah berikut.
Jika hasil ping tampil seperti pada gambar berikut, artinya client sudah terkoneksi dengan server.
Gambar 4.9. Tampilan Hasil Ping ke Komputer Server
2. Aktifkan software Putty, pada layar akan muncul kotak dialog PuTTY configuration seperti pada gambar.
MODUL
Gambar 4.10. Tampilan Kotak Dialog Configuration Putty
Keterangan :
Host Name (or IP address) : isi dengan ip_address dari mechine server/pc yang akan di remote.
Port : isi dengan port dari ssh yaitu 22 (port akan otomatis terisi saat kita memilih protocol). Protocol : pada protocol pilih SSH
Saved Sessions : ketikan namaserver atau PC untuk lebih mudah mengingatnya.
3. Setelah selesai melakukan konfigurasi, klik tombol Save.
4. Pilih dan klik nama server yang akan diremote dan klik open, seperti pada gambar
MODUL
pada layar akan muncul tampilan berikut,
Gambar 4.12. Tampilan Login Ke SSH Server Keterangan :
nakkampung login : : isi dengan username, yang sudah didaftarkan pada mechine server. Diikuti dengan menekan tombol enter.
Password : isi dengan password dari user, diikuti dengan menekan tombol enter.
Jika berhasil login, akan tampil seperti pada gambar
Gambar 4.13. Tampilan Lembar Kerja SSH Server dg User tesan
Pada tampilan di atas kita login sebai user tesan bukan root, karena pada server kita sudah meberi rule user mana yang bisa login untuk menjaga
MODUL
pidah hak akses dari user biasa ke root dengan mengetikan perintah
selanjutnya masukan password root. 5. Keluar dari ssh. Jalankan perintah berikut
tesan@nakkampung:~$ su
MODUL
Modul 5
A. Tujuan Pembelajaran.
Setelah melakukan praktikum ini, diharapkan. 1. Siswa mampu menjelsakan pengertian DHCP
2. Siswa mampu menjelaskan kegunaan DHCP dan paket installasi DHCP. 3. Siswa mampu menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari DHCP. 4. Siswa mampu melakukan konfigurasi DHCP server dan client.
B. Dasar Teori.
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) merupakan protocol jaringan yang secara otomatis menunjuk informasi TCP/IP kepada komputer client. Masing-masing DHCP client terhubung ke server DHCP sentral yang berfungsi mengembalikan konfigurasi jaringan client termasuk IP address, gateway, and DNS servers.
DHCP berfungsi untuk pengiriman secara cepat konfigurasi jaringan client. Ketika mengkonfigurasi sistem client, administrator dapat memilih DHCP dan tidak harus memasukkan IP address, netmask dan gateway atau DNS servers. Clien memperoleh informasi dari server DHCP. Selain itu, jika sebuah laptop atau jenis mobile komputer yang lain dikonfigurasi untuk DHCP, maka dapat dipindahkan dari kantor satu ke kantor lain tanpa menkonfigurasi kembali selama masing-masing kantor memiliki server DHCP yang
memungkinkan komputer tersebut terhubung ke jaringan.
Mengkonfigurasi server DHCP
Anda bisa mengkonfigurasi sebuah server DHCP dengan mengggunakan file /etc/dhcpd.conf. DHCP juga menggunakan file /var/lib/dhcp/dhcpd.leases untuk menyimpan transaksi database client.