BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
2. Bahaya biologi terdiri dari biological agent, virus, bakteri, binatang
4.1 Pengumpulan Data
4.2.1 Menentukan Nilai Kecelakaan Kerja (Accident Rate)
4.2.2.1 Stasiun Sterilizer
Stasiun Sterilizer digunakan untuk melakukan perebusan TBS (Tandan Buah Segar) dengan menggunakan uap (Steam) yang berkapasitas 5,5 Ton setiap Lori yang kemudian ditarik menggunakan sling. Perebusan TBS di Sterilizer mempunyai beberapa tujuan dan tahapan supaya dapat diperoleh hasil terbaik sesuai standar yang ditetapkan, jika perebusan berjalan dengan baik dan sempurna maka losses (kehilangan minyak pabrik sawit) dapat dikurangi.
1. Menentukan Detail Activity
Menentukan detail Activity digunakan untuk melihat kegiatan atau aktivitas yang ada pada stasiun Sterilizer. Adapun detail Activity yang ada pada stasiun Sterilizer sebagai berikut :
a. Membuka pintu rebusan kemudian lori ditarik menggunakan sling kedalam mesin Sterilizer, dengan masing-masing kapasitas 9 lori.
b. Kemudian tutup pintu rebusan.
c. Perebusan dilakukan selama 2 jam dengan tekanan rebusan 900 C (Uap).
2. Menentukan Potensi Bahaya
Mengidentifikasi potensi-potensi bahaya yang mungkin terjadi pada saat proses perebusan di stasiun Sterilizer.
53 Tabel 4.8 Identifikasi Potensi Bahaya pada Stasiun Sterilizer
Sumber Bahaya Potensi Bahaya Potensi Resiko
Membuka dan Terkena semburan uap panas Penarikan lori Sling putus Tangan terluka akibat sling putus Penarikan lori
Mengatur tekanan suhu Sterilizer
Sling putus
Terjatuh dari ruang kerja yang berada di atas ketinggian
Kepala terkena sling putus
Kaki dan tangan patah akibat jatuh dari tangga
Terpeleset saat naik atau turun dari tangga
Kelalaian pekerja
Kurangnya informasi dari operator kepada pekerja mengenai naik atau turunnya suhu di stasiun Sterilizer. Pekerja tidak menggunakan APD sesuai ketentuan dari perusahaan
Tangan pekerja melepuh akibat dari membuka pintu Sterilizer
Kelalaian pekerja
Kurangnya informasi dari operator kepada pekerja mengenai naik atau turunnya suhu di stasiun Sterilizer. Pekerja tidak menggunakan APD sesuai ketentuan dari perusahaan
Terkena semburan uap panas di stasiun Sterilizer
Sumber : (Pengolahan Data 2020)
54 3. Menentukan Risk Level dari Risk Matrik
R= P x S
Ket : R= Risk ( Resiko)
P= Probability (Tingkat Kemungkinan) S= Saverity (Tingkat Keparahan)
Tabel 4.9 Penentuan Penilaian Resiko K3 (Assesment of OHS Risk) Sumber
Sumber : Pengolahan Data (2020)
55 Tabel 4.9 Penentuan penilaian resiko K3 (Assesment of OHS Risk) (Lanjutan)
Sumber Bahaya
Potensi Bahaya
Potensi Resiko
P (Probability)
S (Saverity)
Risk Rating
Mengatur tekanan suhu Sterilizer
Terjatuh dari ruang kerja yang berada di atas ketinggian
Kaki dan tangan patah akibat jatuh dari tangga
2 3 Medium
Terpeleset saat naik atau turun dari tangga
4 1 Medium
Sumber : Pengolahan Data (2020)
56 Tabel 4.9 Penentuan penilaian resiko K3 (Assesment of OHS Risk) (Lanjutan)
Sumber
Sumber : Pengolahan Data (2020)
57 Tabel 4.10 Risk Matrix Assessment Stasiun Sterilizer
Severity (S)
Probability (P)
1 1 2 1 2 3 1 1 2
3 3 3 6 3 6 9 3 3 6
4 4 4 8 4 8 12 4 4 8
4 4 4 8 4 8 12 4 4 8
2 2 2 4 2 4 6 2 2 4
2 2 2 4 2 4 6 2 2 4
4 4 4 8 4 8 12 4 4 8
3 3 3 6 3 6 9 3 3 6
4 4 4 8 4 8 12 4 4 8
4 4 4 8 4 8 12 4 4 8
Sumber : Pengolahan Data (2020)
4. Menentukan Pengendalian Bahaya
Potensi bahaya tersebut dapat dikendalikan dengan menentukan suatu skala prioritas terlebih dahulu yang kemudian dapat membantu dalam prioritas terlebih dahulu yang kemudian dapat membantu dalam pemilihan pengendalian resiko yang disebut hirarki pengendalian resiko. Analisis evaluasi usulan perbaikan dengan Determining Control dilakukan untuk mesin Sterilizer dan Boiler.
Tabel 4.11 Pengendalian Bahaya di Stasiun Sterilizer
Sling Putus Terjatuh dari Ketinggian (Tangga) sling dan memastikan sling dalam kondisi baik dan layak beroperasi
Melakukan perawatan dan pengecekan berkala pada tangga yang digunakan, dan memastikan tangga tersebut layak untuk digunakan penggunaan APD pada saat bekerja, meskipun tingkat resiko kecelakaan yang rendah
Mengganti sling yang tidak layak beroperasi
Mengganti tangga yang tidak layak digunakan bahwa APD sangat penting dan di utamakan dalam melakukan setiap pekerjaan
Sumber : Pengolahan Data (2020)
59 Tabel 4.11 Pengendalian Bahaya di Stasiun Sterilizer (Lanjutan)
Hazard Elimination
Potensi Bahaya
Pintu Rebusan yang Bertekanan Tinggi
Sling Putus Terjatuh dari Ketinggian (Tangga)
Memindahkan mesin operator (Sterilizer) dari semula berada di atas baiknya dipindahkan ke area kerja yang tidak mengetahui pekerja yang melanggar dan tidak menggunakan APD.
Sumber : Pengolahan Data (2020)
60 Tabel 4.11 Pengendalian Bahaya di Stasiun Sterilizer (Lanjutan)
Hazard Elimination
Potensi Bahaya
Pintu Rebusan yang Bertekanan Tinggi
Sling Putus Terjatuh dari Ketinggian
Melakukan training K3 dan sosialisasi agar pekerja melakukan pekerja akan pentingnya komunikasi di suatu
kepada pekerja (sarung tangan, helm safety, Talkie) kepada operator dan pekerja
Memberikan APD kepada pekerja dan melakukan training K3 berdasarkan SOP
Sumber : Pengolahan Data (2020)
5. Menentukan Opportunity Mungkin Dapat dilakukan dari Jenis Pekerjaan, Tentukan Opportunity Levelnya.
Menentukan seberapa besar tingkat kemungkinan dari peluang perbaikan yang telah diusulkan dapat diimplementasikan dengan mempertimbangkan dampaknya.
OR= P x I
Ket : OR= Opportunity Rating ( Peringkat Peluang) P= Probability (Tingkat Kemungkinan) I= Impact (Dampak)
Adapun contoh perhitungan opportunity rating sebagai berikut : 1. Sumber bahaya : Membuka dan menutup pintu rebusan 2. Potensi bahaya : Pintu rebusan yang bertekanan tinggi 3. Potensi bahaya : Tangan melepuh
4. Peluang perbaikan : Tangan melepuh disebabkan oleh pintu rebusan yang bertekanan tinggi, pada dasarnya disebabkan kelalaian pekerja itu sendiri, jadi peluang perbaikan yang akan dilakukan dalam hal ini adalah memberikan Heat Resistant Glove (sarung tangan anti panas).
Maka cara penyelesaiannya adalah : Diketahui :
P = 9 (angka Sembilan berarti potensi tinggi dan mudah untuk diimplementasikan dalam waktu dekat (rentang 1 -3 bulan) ).
I = 6 (angka enam berarti zero incident ) Maka OR = P x I
= 9 x 6 = 54 (Normal Priority)
Tabel 4.12 Assessment Of OHS Opportunity Stasiun Sterilizer
Tangan melepuh disebabkan oleh pintu rebusan yang bertekanan tinggi, pada dasarnya disebabkan kelalaian pekerja itu sendiri, jadi peluang perbaikan yang akan dilakukan dalam hal ini adalah memberikan Heat Resistant Glove (sarung tangan anti panas)
9 6 Normal
Priority
Terjepit pintu Sterilizer
Terjepit pintu sterilizer disebabkan oleh kurangnya kesadaran pentingnya K3 didalam suatu pekerjaan, jadi peluang perbaikan yang akan dilakukan agar dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan adalah memberikan sistem otomatis sehingga operator bisa membuka dan menutup pintu secara otomatis
8 7 Low
Priority
Terkena semburan uap panas
Terkena semburan panas disebabkan oleh kelalaian dari pekerja biasanya sering terjadi di stasiun Sterilizer dan Boiler, oleh karena itu untuk meminimalisir resiko kecelakaan kerja perusahaan dapat memberikan sosialisasi kepada pekerja akan pentingnya keselamatan dalam melakukan pekerjaan selain itu perusahaan hendaknya juga menyediakan APD dalam hal ini khususnya baju Coverall Nomex yaitu baju anti panas yang dapat melindungi pekerja dari api atau uap yang panas
8 6 Low
Priority
Sumber : Pengolahan Data (2020)
63 Tabel 4.12 Assessment Of OHS Opportunity Stasiun Sterilizer (Lanjutan)
Sumber Bahaya
Potensi Bahaya
Potensi Resiko
Peluang Perbaikan
P (Probability)
I (Impact)
Opportunity Rating
Penarikan lori Sling putus
Tangan terluka akibat sling putus
Tangan terluka akibat sling sering terjadi dikarenakan kurangnya perawatan dan pengecekan terhadap keadaan sling sebelum melakukan proses produksi, hal ini dapat berakibatkan resiko kecelakaan kerja, peluang perbaikan yang diusulkan adalah melakukan pengecekan yang rutin dan mengganti sling yang tidak layak di beroperasi
9 8 High
Priority
Kepala terkena sling putus
Kepala terkena sling putus sering terjadi akibat kelalaian pekerja dalam perawatan sling, hal ini dapat berakibatkan resiko kecelakaan kerja, peluang perbaikan yang diusulkan adalah memberikan Helm yang sesuai standar kepada setiap pekerja
9 6 Normal
Priority
Sumber : Pengolahan Data (2020)
64 Tabel 4.12 Assessment Of OHS Opportunity Stasiun Sterilizer (Lanjutan)
Sumber Bahaya Potensi Bahaya
Hal ini sering terjadi akibat kurangnya perawatan tangga sehingga dapat mengakibatkan pekerja terpeleset dan jatuh dari tangga, oleh karena itu peluang perbaikan yang diusulkan adalah melakukan Five Minute For Safety pengecekan dan memastikan bahwa tangga yang digunakan pekerja masih dalam kondisi yang baik dan layak pakai
Terpeleset saat naik atau turun tangga diakibatkan oleh kelalaian dari pekerja yaitu kurang hati-hati jika melewati tangga yang licin akibat tumpahan
Sumber : Pengolahan Data (2020)
65 Tabel 4.12 Assessment Of OHS Opportunity Stasiun Sterilizer (Lanjutan)
Sumber operator kepada pekerja mengenai naik atau turunnya suhu di stasiun Sterilizer. Pekerja tidak menggunakan APD sesuai ketentuan dari perusahaan
Tangan pekerja melepuh akibat dari membuka pintu Sterilizer
Tangan melepuh disebabkan oleh pintu rebusan yang bertekanan tinggi, pada dasarnya disebabkan kelalaian pekerja itu sendiri, jadi peluang perbaikan yang akan dilakukan dalam hal ini adalah memberikan Heat Resistant Glove (sarung tangan anti panas), dan memberikan HT (Handie Talkie)
8 9 High
Terkena semburan panas disebabkan oleh kelalaian dari pekerja biasanya sering terjadi di stasiun Sterilizer dan Boiler, oleh karena itu untuk meminimalisir resiko kecelakaan kerja perusahaan dapat memberikan sosialisasi kepada pekerja akan pentingnya keselamatan dalam melakukan pekerjaan selain itu perusahaan hendaknya juga menyediakan APD dalam hal ini khususnya baju Coverall Nomex.
9 8 High
Priority
Sumber : Pengolahan Data (2020)
Tabel 4.13 Matrix OHS Opportunity Stasiun Sterilizer
Probability (P)
9 8 8 9 9 9 9 8 9
Severity (I)
8 72 64 64 72 72 72 72 64 72
9 81 72 72 81 81 81 81 72 81
9 81 72 72 81 81 81 81 72 81
9 81 72 72 81 81 81 81 72 81
6 54 48 48 54 54 54 54 48 54
8 72 64 64 72 72 72 72 64 72
6 54 48 48 54 54 54 54 48 54
7 63 56 56 63 63 63 63 56 63
6 54 48 48 54 54 54 54 48 54
Sumber : Pengolahan Data (2020)