• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. ANALISIS DATA

2. Uji Statistik

2. Uji Statistik

Uji statistik dilakukan berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 14.0. Model persamaan regresi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4

Dimana:

Y = Curah kerja Petani Di Sektor off farm a = Konstanta

X1 = Tingkat pendidikan X2 = Pengalaman kerja X3 = Luas lahan

determinasi), uji t, serta meliputi uji f. Berikut ini penjelasan dari masing- masing uji statistik pada penelitian ini.

a. Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinan (R2) merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya persentase pengaruh semua variabel independen terhadap variabel dependen. Besarnya koefisien determinan berkisar antara 0 sampai dengan 1. Semakin koefisien determinasi mendekati angka 0, maka semakin kecil pengaruh dari semua variabel independen terhadap variabel dependen. Sebaliknya semakin besar koefisien determinasi mendekati angka 1,maka semakin besar pula pengaruh semua variabel independen terhadap variabel dependen. Tabel. V.13 Hasil Analisis R2 Model Summaryb .553a .305 .258 .805 1.911 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constant), Jml_pend, Tkt_Pend, Luas_lhn, Peng_Ker a.

Dependent Variable: Cur_Ker b.

Hasil nilai R2 pada penelitiam ini diperoleh dari nilai Adjusted R2 sebesar 0,258. Hal ini menunjukkan bahwa 25,8% curah kerja petani di sektor off farm dipengaruhi secara bersama-sama oleh variabel independen, yaitu tingkat pendidikan, pengalaman kerja, luas lahan garapan, dan jumlah pendapatan. Sedangkan sisanya sebesar 74,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.

pengaruh antara variabel bebas secara individual terhadap variable terikat, yaitu antara X1 terhadap Y, X2 terhadap Y, X3 terhadp Y, dan X4 terhadap Y. Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan antara nilai thitung dengan ttabel. Apabila nilai thitung > ttabel berarti variabel independen secara individual berpengaruh nyata dan signifikan terhadap variabel dependen. Sebaliknya, jika thitung< ttabel berarti variabel independen secara individual tidak berpengaruh secara nyata dan signifikan terhadap variabel dependen.

Hasil uji terhadap model regresi dengan menggunakan SPSS versi 14.0 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel. V.14 Hasil Analisis Uji t

Coefficientsa 8.002 .562 14.238 .000 -.292 .080 -.405 -3.664 .001 .966 1.036 .038 .045 .097 .863 .392 .925 1.081 .001 .000 .376 3.338 .001 .925 1.081 7.02E-007 .000 .208 1.848 .070 .930 1.075 (Constant) Tkt_Pend Peng_Ker Luas_lhn Jml_pend Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients

t Sig. Tolerance VIF

Collinearity Statistics

Dependent Variable: Cur_Ker a.

Dari tabel diatas akan dijelaskan bagaimana pengaruh masing- masing variabel independen terhadap variabel dependen, sebagai berikut:

1) Pengaruh Tingkat pendidikan (X1) terhadap Curahan Kerja petani di Sektor Off farm (Y).

= 1,670

Sehingga thitung -3,664 > ttabel 1,670, maka Ho : ditolak.

Melihat perbandingan nilai tersebut, maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh nyata dan signifikan antara tingkat pendidikan (X1) terhadap curah kerja petani di sektor off farm (Y).

2) Pengaruh Pengalaman Kerja (X2) Terhadap Curah Kerja Petani Di Sektor Off farm (Y).

Dari tabel output diperoleh nilai thitung = 0,863 Jadi ttabel : α=0,1, dk = n-2 (64-2 = 62 ) = 1,670

Sehingga thitung 0,418 < ttabel 1,670, maka Ho: diterima.

Melihat perbandingan nilai tersebut, maka dapat dikatakan bahwa tidak ada pengaruh nyata dan signifikan antara luas lahan (X2) terhadap curah kerja petani di sektor off farm (Y).

3) Pengaruh Luas Lahan (X3) Terhadap Curah Kerja Petani Di Sektor Off farm (Y).

Dari tabel output diperoleh nilai thitung = 3,338 Jadi ttabel : α=0,1, dk = n-2 (64-2 = 62 ) = 1,607

Melihat perbandingan nilai tersebut, maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh nyata dan signifikan antara pengalaman kerja (X3) terhadap curah kerja petani di sektor off farm (Y).

4) Pengaruh Jumlah Pendapatan (X4) Terhadap Curah Kerja Petani Di Sektor Off farm (Y).

Dari tabel output diperoleh nilai thitung = 1,848 Jadi ttabel : α=0,1, dk = n-2 (64-2 = 62 ) = 1,607

Sehingga thitung 1,848 < ttabel 1,607, maka Ho: ditolak.

Melihat perbandingan nilai tersebut, maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh nyata dan signifikan antara jumlah pendapatan (X4) terhadap curah kerja petani di sektor off farm (Y).

Dari analisis data dengan menggunakan uji parsial di atas dapat disimpulkan bahwa dari masing- masing variabel bebas yaitu tingkat pendidikan (X1), luas lahan (X3), jumlah pendapatan (X4) ternyata memiliki pengaruh nyata dan signifikan terhadap curah kerja petani di sektor off farm (Y), dan pengalaman kerja (X2) ternyata tidak mempunyai pengaruh nyata dan signifikan terhadap curah kerja petani di sektor off farm (Y).

signifikan Fhitung > Ftabel berarti ada pengaruh nyata dan signifikan antara variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan bersama-sama. Sebaliknya, jika nilai signifikan Fhitung < Ftabel berarti tidak ada pengaruh nyata dan signifikan antara variabel independen terhadap variabel dependen secara bersama-sama.

Hasil uji terhadap model regresi dengan menggunakan SPSS versi 14.0 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel. V.15 Hasil Analisis Uji F

ANOVAb 16.832 4 4.208 6.486 .000a 38.278 59 .649 55.109 63 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), Jml_pend, Tkt_Pend, Luas_lhn, Peng_Ker a.

Dependent Variable: Cur_Ker b.

Berdasarkan tabel di atas terlihat bahwa hasil analisis yang diperoleh untuk Fhitung adalah sebesar 6,486 dengan signifikansi 0,000, sedangkan nilai untuk Ftabel sebesar 2,528. Karena nilai Fhitung 6,486 > Ftabel 2,528, maka Ho di tolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel tingkat

pendidikan, pengalaman kerja, luas lahan garapan, dan jumlah pendapatan secara bersama-sama berpengaruh terhadap curah kerja petani di sektor off farm.

berbagai fakta dan alasan-alasan yang terkait dengan faktor- faktor yang mempengaruhi curah kerja petani di sektor off farm. Di depan dikatakan bagaimana tingkat pendidikan, pengalaman kerja, luas lahan, dan jumlah pendapatan berpengaruh pada curah kerja petani di sektor off farm. Dari hasil analisis data, ternyata ada satu variabel independent dalam penelitian ini, yaitu tingkat pendidikan yang berpengaruh negatif terhadap curah kerja petani di sektor off farm. Namun ketiga variabel independent dalam penelitian ini mempunyai pengaruh positif terhadap curah kerja petani di sektor off farm. Sebesar 25,8% ternyata curah kerja petani di sektor off farm dapat dipengaruhi secara bersama-sama (serentak) oleh faktor tingkat pendidikan, pengalaman kerja, luas lahan, dan jumlah pendapatan. Namun curah kerja petani di sektor off farm tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor itu saja, ternyata sebesar 74,2% curah kerja petani di sektor off farm juga dipengaruhi oleh faktor lain.

Untuk lebih menjelaskan pengaruh dari masing- masing faktor terhadap curah kerja petani di sektor off farm, akan diuraikan pengaruh masing- masing faktor terhadap curah kerja petani di sektor off farm secara individu. Untuk lebih jelasnya pengaruh dan faktor-faktor yang terkait dengan masalah curah kerja petani di sektor off farm akan diuraikan, sebagai berikut:

1. Pengaruh Variabel Bebas Terhadap Variabel Terikat Secara Individu

Dokumen terkait