• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.6. Rencana Pengembangan Jangka Pendek (2020-2024): Penguatan

4.6.2. Strategi, Kebijakan dan Indikator Pengembangan

Pada tahap awal ini, UIN Datokarama Palu diarahkan pada pengembangan fakultas dan program studi serta evaluasi dan penataan kembali (redesign) kurikulum sesuai dengan paradigma keilmuan yang menjadi distingsi UIN Datokarama Palu, serta penguatan standar mutu akademik berbasis KKNI sejalan dengan SN Dikti.

1.3.8. Ilmu Perpustakaan dan

Informasi Islam 1.5.3. Pengembangan Masyarakat

Islam

1.5.4. Manajemen Dakwah 1.6. Fakultas Adab dan Humaniora

1.6.1. Sejarah Kebudayaan Islam 1.6.2. Sastra Arab

1.6.3. Sastra Inggeris

1.6.4. Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam

1.7. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1.7.1. Pemikiran Politik Islam

1.7.2. Sosiologi Agama dan Konflik 1.7.3. Administrasi Pemerintahan 1.8. Fakultas Kesehatan Masyarakat

1.8.1. Kesehatan Masyarakat 1.8.2. Kesehatan Lingkungan 2. Program Pascasarjana 2. Program Pascasarjana

2.1. Program Magister (S2) 2.1. Program Magister (S2)

2.1.1. Pendidikan Agama Islam 2.1.1. Pendidikan Agama Islam 2.1.2. Hukum Keluarga 2.1.2. Hukum Keluarga

2.1.3. Pemikiran Islam

2.1.4. Manajemen Pendidikan Islam 2.1.5. Ekonomi Islam

2.1.6. Komunikasi Islam 2.1.7. Pendidikan Bahasa Arab 2.1.8. Pendidikan Islam Anak Usia

Dini

2.2. Program Doktor (S3) 2.2 Program Doktor (S3)

2.1.2. Pendidikan Agama Islam 2.2.1. Pendidikan Agama Islam 2.2.2. Hukum Islam

2.2.3. Ekonomi Islam

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

58

4.6.2.1. Pengembangan Bidang Pendidikan

a. Strategi Dasar

 Pengembangan fakultas dan program studi

 Pengembagan kurikulum berbasis integrasi ilmu, spritualitas dan kearifan lokal.

 Peningkatan kualitas input, proses dan output pembelajaran.

b. Kebijakan Dasar

 Pendirian fakultas dalam bidang ilmu-ilmu sosial, humaniora, sains dan teknologi.

 Perbaikan sistem seleksi calon mahasiswa agar diperoleh input yang berkualitas;

 Penguatan jaringan dengan pondok pesantren sebagai basis input berkualitas bagi program studi unggulan (Akidah dan Filsafat, Ilmu Alquran dan Tafsir, Perbandingan Mazhab dan hukum, Ahwal Syakshiyyah).

 Peningkatan kualitas dan inovasi proses pembelajaran berorientasi student centered learning;

 Membangun networking dengan berbagai pihak untuk memperkuat kurikulum dan proses pembelajaran;

 Pengembangan kurikulum berdasar pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);

 Integrasi kajian Islam moderat pada studi-studi keislaman sebagai dasar penciptaan keunggulan;

 Investasi untuk pengembangan dan mentoring civitas akademika;

 Implementasi penjaminan mutu secara menyeluruh;  Meningkatkan kompetensi civitas akademika;  Mengoptimalkan ratio dosen dan mahasiswa;

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

59

 Pemutakhiran kurikulum berbasis integrasi ilmu dan disain pembelajaran berdasarkan hasil kajian interdisipliner.

c. Indikator Pengembangan

 Terbukanya sejumlah fakultas dan program studi baru dalam bidang ilmu-ilmu sosial, humaniora, sains dan teknologi.

 Kesesuaian kualitas calon mahasiswa dengan kebutuhan setiap program studi;

 Kepuasan civitas akademika terhadap proses pembelajaran;  Kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan stakeholder;

 Kecepatan lulusan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang keilmuannya;

 Tingkat penerimaan lulusan diterima studi lanjut (S2, S3) di universitas yang berkualitas (regional dan internasional);  Integrasi kajian Islam moderat dalam kurikulum, khususnya

pada studi-studi keislaman.

 Kesesuaian bidang keahlian civitas akademika dengan tuntutan perkembangan ilmu;

 Terwujudnya kurikulum integratif sesuai paradigma keilmuan UIN Datokarama Palu.

 Peningkatan jumlah civitas akademika yang memiliki kompetensi dan reputasi nasional;

 Rasio dosen dan mahasiswa yang ideal (1:30 untuk jurusan keagamaan, sosial dan Humaniora; 1:25 untuk jurusan eksakta).

4.6.2.2. Pengembangan Bidang Penelitian

Penelitian yang dijalankan berbasis roadmap dengan prioritas untuk memperkaya wawasan keilmuan. Publikasi hasil penelitian berskala nasional dan internasional. Strategi untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan sarana prasarana penunjang penelitian, pembinaan peneliti berbasis roadmap penelitian.

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

60

a. Strategi Dasar

Penelitian berbasis pada penguatan integrasi keilmuan, speritualitas dan kearifan lokal.

b. Kebijakan Dasar

 Peningkatan jumlah penelitian berbasis kebutuhan pengembangan keilmuan di tiap jurusan.

 Pembinaan penelitian tingkat dasar dan lanjut berbasis interdisipliner.

c. Indikator Pengembangan

 Meningkatnya penelitian berbasis kebutuhan program studi/juruan.

 Meratanya distribusi judul penelitian pada tiap jurusan secara proporsional.

 Meningkatnya partisipasi peneliti mengikuti pembinaan.  Meningkatnya persentase civitas akademika melaksanakan

penelitian interdisipliner.

 Meningkatnya publikasi penelitian tingkat nasional.

4.6.2.3. Pengembangan Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Penyelenggaraan kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah wujud komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian ditekankan untuk internalisasi dan penguatan nilai-nilai tanggungjawab sosial (social responsibility values) seluruh sivitas akademika terhadap masyarakat. Nilai ini diharapkan menjadi salah satu budaya seluruh sivitas akademika dan menjadi landasan bagi pengembangan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat memiliki bentuk dan metode beragam, sepanjang memberikan kontribusi bagi penguatan social

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

61

a. Strategi Dasar

Sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai tanggungjawab sosial civitas akademika, dan pengembangan program pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat.

b. Kebijakan Dasar

 Mendorong keterlibatan civitas akademika dalam berbagai kegiatan pengabdian pada masyarakat.

 Melaksanakan pelatihan tenaga-tenaga pendampingan dan pemberdayaan masyarakat berbasis kekayaan budaya lokal.  Peningkatan kerjasama dan sinergi dengan pihak eksternal dalam

kegiatan pengabdian dan pembangunan masyarakat. c. Indikator Pengembangan

 Meningkatnya partisipasi civitas akademika dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat.

 Meningkatna keterampilan dan keahlian yang diperlukan untuk kegiatan pengabdian dan pembangunan masyarakat.

 Peningkatan kinerja organisasi penyelenggara kegiatan pengabdian pada masyarakat.

 Keterlibatan dalam proyek pembangunan masyarakat bersama elemen masyarakat lainnya.

 Terjalinnya kerjasama dengan pihak eksternal (masyarakat, bisnis, dan pemerintah).

4.6.2.4. Pengembangan Bidang Organisasi dan SDM

Pengelolaan organisasi UIN Datokarama Palu mengacu pada fungsi manajemen (Planning, organizing, budgeting, actuating, controlling) berdasar kebijakan Pemerintah Republik Indonesia. Sistem organisasi yang baik akan mempengaruhi pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran. Strategi diarahkan pada revitalisasi organisasi serta membangun komitmen sumberdaya manusia. Proses pembangunan

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

62

komitmen sumberdaya manusia meliputi; rekruitmen, pembinaan, monitoring, evaluasi dan purna tugas.

Pengembangan organisasi dan SDM pada lima tahun pertama pasca perubahan status menjadi UIN Datokarama Palu dioritasikan pada penguatan kelembagaan dan ketersediaan SDM sesuai standar nasional. melalui peningkatan kinerja sistem organisasi dan komitmen sumberdaya manusia (SDM).

a. Strategi Dasar

Revitalisasi organisasi dan komitmen Sumber Daya Manusia dalam mewujudkan Good University Governance.

b. Kebijakan Dasar

 Penyediaan dosen untuk program studi baru (prioritas pada ilmu-ilmu sosial, humaniora, sains dan teknologi) dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K)

 Pembentukan konsorsium dosen sesuai tuntutan transformasi akademik dan keilmuan

 Memperkuat budaya kerja organisasi dan komitmen SDM.  Rekruitmen dan pelatihan peningkatan skill SDM.

 Monitoring dan evaluasi kinerja organisasi dan komitmen SDM melalui audit intenal dan aplikasi elektronic Strategic Management

System (e-SMS).

c. Indikator Pengembangan

 Tersedianya standar minimal dosen dalam bidang ilmu-ilmu sosial, humaniora, sains dan teknologi.

 Terbentuknya konsorsium dosen sesuai tuntutan transformasi akademik dan keilmuan

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

63

 Sistem rekruitmen dan pelatihan peningkatan skill SDM yang berkelanjutan.

 Sistem monitoring dan evaluasi kinerja organisasi dan komitmen SDM yang berkelanjutan.

 Tercapaiannya predikat unggul dalam katagori Good University

Governance pada apalikasi e-SMS.

4.6.2.5. Pengembangan Bidang Sarana-Prasarana

Keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya didasarkan pada kurikulum, kompetensi, sikap dan keterampilan dosen dalam mentransformasi ilmu pengetahuan pada mahasiswa, tapi juga ditentukan oleh sarana dan prasarana yang tersedia.

Pada tahap ini UIN Datokarama Palu meningkatan dan menata kembali secara optimal fasilitas sarana dan prasarana akademik sesuai dengan standar minimal kebutuhan universitas modern.

a. Strategi Dasar

Pemulihan sarana-prasarana akademik dan sarana penunjang sesuai standar mutu nasional (setalah sebagian besar fasilitas kampus mengalami kerusakan pasca gempa dan tsunami).

b. Kebijakan Dasar

 Rehabilitasi dan pembangunan kembali sarana-prasarana akademik di kampus I (pasca dilanda gempa dan tsunami).  Pembangunan kampus II yang representatif bagi kebutuhan

sebuah perguruan tinggi modern.

 Penyediaan laboratorium standar untuk program studi eksakta.  Penyediaan pepustakaan yang representatif bagi sesuai standar

universitas modern.

 Peningkatan kapasitas server IT untuk memenuhi keberlangsungan sistem informasi.

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

64

c. Indikator Pengembangan

 Pulihnya kembali sarana dan prasarana akademik di kampus I, paling lambat di akhir tahun pertama setelah perubahan status menjadi UIN.

 Terbangunnya fasilitas perkuliahan di kampus II

 Tersedianya perpustakaan yang representative berstandar nasional;

 Tersedianya laboratorium sains dan teknologi terpadu

 Fasilitas IT dapat memenuhi seluruh kebutuhan sistem informasi akademik.

4.6.2.6. Pengembangan Bidang Teknologi Informasi

Perkembangan dan kemajuan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komputer memberi peluang bagi pengelola perguruan tinggi untuk memanfaatkannya sebagai pendukung optimalisasi pengelolaan kegiatan universitas, baik di bidang pendidikan-pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, maupun tata kelola administrasi. Oleh karena itu, pengembangan teknologi informasi pendukung aktivitas akademik menjadi salah satu prioritas utama pada 5 tahun pertama perubahan status menjadi UIN Datokarama Palu.

a. Strategi Dasar

Penguatan sistem informasi akademik, sistem informasi sumber daya terpadu dan sistem pengelolaan pembelajaran berbasis daring.

b. Kebijakan Dasar

 Optimalisasi pemanfaatan sistem informasi akademik (SIAKAD).  Pengembangan sistem informasi sumber daya terintegrasi

(SISTER)

 Melakukan kerjasama untuk mendapatkan akses informasi/ teknologi yang lebih luas dan murah.

Proposal Alih Status IAIN Palu Menjadi UIN Datokarama Palu |

65

 Kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi informasi.

c. Indikator Pengembangan

 Aplikasi SIAKAD digunakan secara maksimal oleh mahasiswa dan dosen (input nilai UAS dan UTS dilakukan langsung oleh dosen).  Pengelolaan BKD dan SKP dilakukan secara daring.

 Database SDM dapat diakses dan diupdate langsung oleh masing-masing dosen dan tenaga kependidikan.

Terjalinnya kerja sama antar lembaga untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan IT dalam bidang akademik.

4.7. Rencana Pengembangan Jangka Menengah (2025-2029):

Dokumen terkait