METODOLOGI PENELITIAN
2. Jenis Kelamin Responden
4.3.2. Strategi Komunikasi Pelayanan Perangkat Perangkat Kelurahan Tabel 4.3
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa lebih dari setengah responden yaitu sebanyak 57 orang (58.2%) menyatkan setuju bahwa perangkat kelurahan mampu melayani masyrakat dengan cepat, selanjutnya juga terdapat sebanyak 18 orang (18.4%) yang menyatakan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan mampu melayani masayarakat dengan cepat. Sementara itu terdapat 2 orang (2.0%) yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan mampu melayani masyarakat dengan cepat, selanjutnya juga terdapat cukup banyak responden yakni sebanyak 21 orang (21.4%) yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan mampu melayani masyarakat dengan cepat.
Berdasarkan jawaban responden atas pernyataan tersebut maka dapat diketahui bahwa pada umumnya responden menyatakan bahwa perangkat kelurahan mampu melayani masyarakat dengan cepat dimana dari jumlah total responden sebanyak 98 orang, hanya terdapat sebanyak 23 orang saja yang menyatakan bahwa perangkat kelurahan belum mampu melayani masyarakat dengan cepat.
Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa dari jumlah total responden sebanyak 98 orang, mayoritas responden yaitu sebanyak 56 orang (57.1%) menyatakan setuju bahwa perangkat kelurahan telah bersikap ramah melayani masyarakat, selanjutnya juga terdapat sebanyak 24 orang (24.5%) responden yang
sangat setuju bahwa perangkat kelurahan telah bersikap ramah melayani masyarakat, Sementara itu hanya terdapat 17 orang (17.3%) responden yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah bersikap ramah melayani masyarakat, serta hampir tidak ada responden atau hanya 1 orang (1.0%) yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa peranglat kelurahan telah bersikap ramah melayani masyarakat.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pada umumnya responden setuju bahwa perangkat kelurahan telah bersikap ramah melayani masyarakat.
Berdasarkan tabel hasil penelitian diatas dapat dilihat bahwa lebih dari setengah responden dari jumlah total sebanyak 98 orang yaitu sebanyak 61 orang (62.2%) responden menyatakan setuju bahwa perangkat kelurahan telah menggunakan bahsa yang sopan dalam melayani masyarakat. Selanjutnya juga terdapat sebanyak 33 orang (33.7%) responden yang menyatakan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan telah menggunakan bahasa yang sopan dalam melayani masyarakat. Sementara itu hanya terdapat sebagian kecil responden yaitu sebanyak 4 orang (4.1%) yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah menggunakan bahasa yang sopan dalam melayani masyarakat,
serta tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah menggunakan bahasa yang sopan dalam melayani masyarakat.
Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden yakni sebanyak 61 orang (62.2%) yang menyatakan setuju dan sebanyak 33 orang (33.7%) yang menyatakan sangat setuju menyatakan bahwa perangkat kelurahan telah menggunakan bahasa yang sopan dalam melayani masyarakat.
Tabel 4.6
Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat dilihat bahwa responden yang menyatakan setuju dan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah menampilkan kesiapan dan kecakapan dalam melayani masyarakat seimbang yakni masing-masing sebanyak 42 orang (42.9%). Selanjutnya terdapat 13 orang (13.3%) responden yang menyatakan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan telah menampilkan kesiapan dan kecakapan dalam melayani masayarakat, sementara itu hampir tidak didapati masyrakat yang sangat tidak setuju atau hanya sebanyak 1 orang (1.0%) bahwa perangkat kelurahan telah menampilkan kesiapan dan kecakapan dalam melayani masyarakat.
Hal diatas menunjukkan bahwa masyarakat umumnya terbelah menjadi dua bagian besar antar satuju dan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah menampilkan kesiapan dan kecakapan dalam melayani masyrakat. Namun dengan adanya sebanyak 13 orang (13.3%) responden yang menyatakan sangat setuju
menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan bahwa perangkat kelurahan telah menampilkan kesiapan dan kecakapan dalam melayani masyarakat.
Berdasarkan jasil penelitian diatas responden yang menyatakan setuju dan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah melakukan pelayanan sesuai dengan prosedur seimbang yakni masing-masing sebanyak 42 orang (42.9%). Selanjutnya terdapat sebanyak 8 orang (8.2%) responden yang menyatakan bahwa mereka sangat setuju perangkat kelurahan telah melakukan pelayanan sesuai dengan prosedur, sementara itu terdapat juga sebanyak 6 orang (6.1%) responden yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah melakukan pelayanan sesuai dengan prosedur.
Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya kurang memahami seperti apa prosedur yang sebenarnya harus dilakukan oleh perangkat kelurahan dalam melayani masyarakat. Hal ini dapat terlihat dari jumlah responden yang menyatakan setuju dan tidak setuju sangat berimbang yakni sebanyak 42 orang (42.2%) setuju dan 8 orang (8.2%) menyatakan sangat setuju sementara juga terdapat sebanyak 42 orang (42.2%) yang menyatakan tidak setuju dan sebanyak 6 orang (6.1%) yang menyatakan sangat tidak setuju.
Tabel 4.8 responden terdapat sejumlah 46 orang (46.9%) yang menyatakan setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan sarana yang mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Selanjutnya terdapat sebanyak 20 orang (20.4%) responden yang menyatakan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan sarana yang mempermudah masyrakat dalam memperoleh pelayanan. Sementara itu terdapat sebanyak 25 orang (25.5%) responden yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan sarana yang mempermudah masyrakat dalam memperoleh pelayanan. Selanjutnya juga terdapat sebanyak 7 orang (7.1%) responden yang menyatakan bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan sarana yang mempermudah masyrakat dalam memperoleh pelayanan.
Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa masyarakat pada umumnya setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan sarana yang mempermudah masyrakat dalam memperoleh pelayanan. Hal ini dapat terlihat dari jumlah responden yang menyatakan setuju dan sangat setuju yakni sejumlah 66 orang (67.3%) dari total responden sebanyak 98 orang.
Tabel 4.9 Data dan Informasi
Data dan Informasi
Frekuensi Persentase
Sangat Tidak Setuju Tidak Setuju Setuju Sangat setuju
1 15 61 21
1.0 15.3 62.2 21.4
Total 98 100.0
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa mayoritas responden sebanyak 61 orang (62.2%) dari total 98 orang responden menyatakan setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan data dan informasi yang diperlukan masyarakat. Selanjutnya terdapat sebanyak 21 orang (21.4%) responden yang menyatakan mereka sangat setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan data dan informasi yang diperlukan masyarakat. Sementara itu hanya terdapat 15 orang (15.3%) responden yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan data dan informasi yang diperlukan masyarakat, dan hampir tidak ada atau hanya sebanyak 1 orang (1.0%) yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah menyediakan data dan informasi yang diperlukan masyarakat.
Hal penelitian diatas menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat atau mayoritas responden telah menerima data dan informasi yang diperlukan dari perangkat kelurahan pada saat menerima pelayanan. Hal ini terlihat dari jumlah responden yang setuju yaitu sebanyak 61 orang dan yang sangat setuju sebanyak 21 orang dari total sebanyak 98 orang responden.
Tabel 4.10
Berdasarkan tabel diatas dapat terlihat bahwa mayoritas masyarakat yakni sebanyak 55 orang (56.1%) yang menyatakan setuju bahwa perangkat kelurahan telah memberikan kenyamanan kepada msyarakat pada saat memberikan pelayanan. Selanjutnya juga terdapat sebanyak 16 orang (16.3%) masyarakat yang menyatakan bahwa perangkat kelurahan telah memberikan kenyamanan kepada msyarakat pada saat memberikan pelayanan. Sementara itu terdapat 27 (27.6%) orang masyarakat yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah memberikan kenyamanan kepada msyarakat pada saat memberikan pelayanan, dan tidak terdapat masyrakat yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan telah memberikan kenyamanan kepada masyarakat pada saat memberikan pelayanan.
Tabel diatas menunjukkan bahwa perangkat kelurahan telah berhasil memberikan kenyamanan kepada masyarakat saat memberikan pelayanan. Hal ini dapat terlihat dari total jumlah responen sebanyak 98 orang, terdapat 71 orang yang menyatakan perangkat kelurahan telah memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Mereka ini adalah responden yang menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan telah memberikan kenyamanan kepada msyarakat pada saat memberikan pelayanan.
Tabel 4.11
Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa sebanyak 56 orang (57.1%) masyarakat menyatakan bahwa mereka setuju perangkat kelurahan memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik. Berikutnya juga terdapat sebanyak 11 orang (11.2%) responden yang menyatakan bahwa mereka sangat setuju perangkat kelurahan memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat 28 orang (28.6%) responden yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik Sementara itu tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik.
Tabel tersebut dapat dilihat bahwa mayoritas masyrakat menyatakan bahwa perangkat kelurahan memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik. Dimana dari jumlah 98 orang responden lebih dari setengahnya yakni sebanyak 67 orang yang menyatakan bahwa perangkat kelurahan memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik. Mereka ini adalah responden yang menyatkan setuju dan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan memiliki pengetahuan yang baik tentang pelayanan publik.
Tabel 4.12 Tanggapan yang Baik
Tanggapan yang Baik Frekuensi Persentase Sangat Tidak Setuju
Tidak Setuju Setuju Sangat setuju
2 45 40 11
2.0 45.9 40.8 11.2
Total 98 100.0
Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat dilihat bahwa terdapat sebanyak 40 orang (40.8%) responden yang menyatakan setuju bahwa perangkat kelurahan mampu memberikan tanggapan yang baik kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan. Berikutnya juga terdapat sebanyak 11 orang (11.2%) responden yang menyatakan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan mampu memberikan tanggapan yang baik kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan.
Sementara itu penelitian ini juga menunjukkan terdapat sebanyak 45 orang (45.9%) responden yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan mampu memberikan tanggapan yang baik kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan. Selanjutnya terdapat sebanyak 2 orang (2.0%) responden yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan mampu memberikan tanggapan yang baik kepada msyarakat dalam memberikan pelayanan.
Tabel menunjukkan bahwa hampir terdapat keseimbangan antara responden yang menyatakan bahwa perangkat kelurahan mampu memberikan tanggapan yang baik kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan dengan responden yang menyatakan bahwa perangkat kelurahan tidak memberikan tanggapan yang baik kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan.
Tabel 4.13 Penampilan Rapi
Penampilan Rapi Frekuensi Persentase Sangat Tidak Setuju
Berdasarkan tabel penelitian diats dapat dilihat bahwa mayoritas masyarakat yakni sebanyak 62 orang (63.3%) dari total 98 responden yang menyatakan setuju bahwa perangkat kelurahan menggunakan pakaian yang rapi pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berikutnya juga terdapat sebanyak 21 orang (21.4%) responden yang menyatakan sangat setuju bahwa perangkat kelurahan menggunakan pakaian yang rapi pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu hanya terdapat sebanyak 15 orang (15.3%) responden saja yang menyatakan tidak setuju bahwa perangkat kelurahan menggunakan pakaian yang rapi pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berikutnya tidak ada responden yang menyatkan sangat tidak setuju bahwa perangkat kelurahan menggunakan pakaian yang rapi pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan mayoritas masyarakat menyatakan bahwa perangkat kelurahan menggunakan pakaian yang rapi pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dapat terlihat dari jumlah responden yang menyatakan setuju dan sangat setuju perangkat kelurahan menggunakan pakaian yang rapi pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat sebanyak 83 orang dari total responden sebanyak 98 orang.