• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Pemulihan

Dalam dokumen Prediksi Ekonomi Indonesia Pasca Covid-19 (Halaman 116-119)

BAB III : PREDIKSI PERBANKAN KONVENSIONAL

D. Strategi Pemulihan

Indonesia juga terkena dampak sosial dan ekonomi dari wabah virus covid-19. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini akan jauh lebih rendah dari target yang dicanangkan tahun lalu. Kementerian Keuangan memprediksi ekonomi kita menghadapi ketidakpastian dan kemungkinan hanya tumbuh minus 0,4%–2,3%. Sejumlah lembaga internasional memprediksi ekonomi Indonesia bisa tumbuh 1%-2,5%, tetapi berbagai prediksi tersebut tergantung pada faktor seberapa buruk dampak pandemi serta efektivitas respon pemerintah mengatasi perlambatan ekonomi dan besaran stimulus yang dialokasikan untuk memacu pemulihan ekonomi.

Pemerintah diminta untuk mempersiapkan strategi untuk mengem-balikan kondisi ekonomi Indonesia setelah pandemi Covid-19 berlalu. Namun langkah strategis yang tepat juga tetap harus disiapkan walau sampai saat ini penyebaran virus Corona masih belum dapat dikendalikan.

Yang telah dilakukan pemerintah dalam menetapkan PSBB diban-dingkan lockdown sudah tepat. Sebab PSBB memungkinkan ekonomi tetap bergerak, sehingga tidak sama sekali mati. Berbeda dengan negara-negara maju yang menetapkan sistem lockdown, sektor informal yang sangat besar di Indonesia menopang perekonomian secara nasional.

Pemerintah telah menyusun langkah awal untuk memulihkan ekonomi secara nasional akibat pandemi covid-19. Diasumsikan pada waktu pelaksanaannya, yaitu sebagai berikut:

1. Pertama, perkiraan waktu yang akan dilaksanakan yaitu tanggal 1 Juni 2020 di mana pemerintah akan merencanakan untuk menjalankan

kembali sektor industri produk maupun jasa sesuai dengan kebijakan pembatasan sosial yang selama pandemi covid-19 diberlakukan. Sektor kesehatan juga juga sudah mulai bisa menerima kembali pasien secara penuh karena sebelumnya sektor ini lebih difokuskan untuk pasien covid-19, namun tetap dengan memperhatikan kapasitasnya. Sementara, toko serta pasar dan mall belum diizinkan beroperasi, kecuali untuk toko yang menjual fasilitas kesehatan dan bahan makanan. Selain itu, kegiatan masyarakat dalam keseharian yang sifatnya di ruang terbuka atau outdoor juga belum diizinkan berkumpul lebih dari dua orang.

2. Kedua, pemerintah akan mulai mengizinkan toko, pasar dan mall untuk buka pada 8 Juni 2020 dengan syarat yang sesuai protokol kesehatan yang lebih diperketat. Protokol yang diperketat yaitu dengan cara mengurangi jam kerja karyawan atau penjaga toko misal pada saat sebelum pandemi bias dilakukan 6-8 jam untuk satu orang karyawan sekarang hanya 2-4 jam disesuaikan dengan jam buka tutup toko, menetapkan standar jaga jarak untuk melayani konsumen, serta toko harus membatasi banyaknya kedatangan pelanggan. Sementara, usaha dengan kontak fisik seperti salon dan spa dan kegiatan masyarakat outdoor lebih dari dua orang masih belum diperbolehkan.

3. Ketiga, perkiraan waktu pemerintah akan berjalan pada 15 Juni 2020, pemerintah mengizinkan pembukaan toko, pasar dan mall seperti pada tanggal 8 Juni 2020 namun ada tambahan dari hasil evaluasi bahwa untuk pembukaan usaha yang terkait dengan kontak fisik seperti salon dan spa akan dibuka. Pada fase ketiga ini, pemerintah juga mengizinkan pembukaan pusat-pusat kebudayaan seperti museum, dengan syarat pembatasan jarak. Kemudian, sekolah sudah mulai dibuka dengan sistem shift sesuai jumlah kelas. Tak hanya itu, pemerintah juga mengizinkan dilakukannya aktivitas outdoor, serta mengevaluasi kemungkinan pembukaan fasilitas-fasilitas yang digunakan untuk acara seperti resepsi pernikahan, ulang tahun, dan kegiatan sosial.

4. Keempat dengan perkiraan tanggal 6 Juli 2020, pemerintah sudah mulai mengizinkan pembukaan secara bertahap tempat-tempat berkumpul dengan protokol kebersihan yang ketat. Kemudian, kegiatan outdoor, berpergian dan aktivitas ibadah juga diizinkan dengan menerapkan pembatasan sosial.

5. Terakhir, pada tanggal 20 Juli 2020 sampai 27 Juli 2020 pemerintah akan mengevaluasi setiap tahapan dan tetap mengizinkan pembukaan kegiatan ekonomi secara skala besar. Pada akhir Juli atau awal September 2020 pemerintah diharapkan sudah membuka seluruh ke-giatan ekonomi jika hasil dari evaluasi menunjukkan hasil yang baik. Diharapkan lima waktu yang telah dirancang oleh pemerintah guna pemulihan ekonomi dapat benar-benar membantu berjalannya ruang ekonomi secara nasional dan dapat mengembalikan keadaan ekonomi yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Di beberapa daerah di Indonesia sudah mulai menerapkan new normal sesuai arahan dari Presiden terhadap Kepala Daerah yang telah berhasil menurunkan jumlah angka kasus positif covid-19. Segala cara akan dilakukan oleh pemerintah dan bukan menyerah dengan keadaan sekarang, selain itu harus menjaga agar tetap produktivitas namun tetap aman dari covid-19 ini, yaitu dengan cara tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan selama menjalani aktivitas agar tetap produktif. Sehingga diperlukan kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat inilah yang kemudian disebut sebagai new normal. Cara yang dilakukan dengan rutin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat ke luar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan.

Pemerintah yang dibantu oleh pihak terkait dalam transportasi berkoordinasi agar mentaati kebijakan pemerintah yang dibuat untuk pengguna jasa tersebut. Semua modal transportasi umum dibolehkan kembali beroperasi dengan menerapkan syarat-syarat ketat dalam hal mobilitas manusia. Adapun syarat-syarat nya adalah sebagai berikut. 1. Menggunakan masker

3. Dilarang berbicara secara langsung maupun telepon saat di dalam transportasi umum

4. Rajin mencuci tangan atau membawa cairan handsanitizer

Sedangkan untuk perjalanan dinas menggunakan transportasi pribadi ke luar daerah, berikut syarat yang harus dipenuhi.

1. Surat izin dari atasan/surat pernyataan 2. Memiliki surat sehat

3. Menerapkan protokol kesehatan

Kehidupan masyarakat saat ini sepenuhnya akan berubah hingga vaksin covid-19 ditemukan. Untuk itu masyarakat harus berdamai dengan keadaan ini agar perekonomian kembali bergerak. Prinsip untuk hidup berdamai dengan kenormalan baru tetap akan berlangsung, sampai ditemukannya vaksin.

Dalam dokumen Prediksi Ekonomi Indonesia Pasca Covid-19 (Halaman 116-119)

Dokumen terkait